Sebelum saya yang newbie izin dengan kerendahan hati para suhu disini agar dapat untuk menulis sebuah cerita hasil ide abstrak ini.
Di dalam cerita ini merupakan hanya karangan dan imanijasi dari sebuah kisah nyata disertai bumbu penambah agar menarik buat para suhu disini, apabila isi dan teks dari cerita ini ada kesamaan dengan cerita lain atau repost mohon di maafkan yah suhu maklum newbie.
Di pagi hari menjelang menampakan seberkas sinar matahari memasuki celah jendela mengusik ketenangan alam mimpi jhono.
Jhono sendiri adalah sosok pria single berusia 24thn kelas kehidupan yang sederhana dengan tinggi 170cm beperawakan badan yang kurang lebih beratnya 60kg disertai warna kulit kuning langsat dengan berparas wajah yang terbilang pas"an.
Jhono bangkit dari tidurnya dengan gontai menuju kamar mandi untuk segera bersiap-siap menjalankan sebuah aktivitasnya sebagai supir taksi. Dengan bermalas-malasan dia membuka pintu kamar mandi tersebut dan ada yang mengusiknya sebuah jam dinding yang berdetak menunjukan jam 08:00 wib.
Jhono terpanjat kaget berguman dia dalam hati.
" sial... aku kesiangan lagi aja. wah gawat harus lekas buru-buru nih bisa kena marah oleh bu ita.... kacau "
Bu ita disini merupakan sosok wanita berparas cantik tapi kecantikan beliau tenggelam seiring kejudesannya. dia sendiri berusia 30thn dengan tinggi badan 165cm bodynya sendiri ideal dengan berat 65 dan di dukung dengan ukuran bra 34B.
Kembali ke Jhono
Jhono bergegas segera mengejar waktu seiring tingginya matahari mengunakan motor bututnya menuju ketempat dia mencari sesuap nasi.
Ketika Jhono tiba di pool taksi yang memperkerjakan dia. Tiba-tiba Jhono disambut teriakan yang membuat telinga terasa sakit memanggil namanya.
" wah pasti kena lagi dah aku sama bu ita yang kejam bin judes lagi ni, aduh bisa-bisa potong gaji lagi dah dasar apes " kata Jhono dalam hati
Jhono melangkah mengikuti suara yang memanggil namanya dan sekarang dia membuka pintu di sebuah ruangan yang didalamnya menunggu bu ita disana.
" pagi bu "; kata Jhono menyapa bosnya yang sedang duduk disana. meskipun jhono tahu yang ada dia dibalas dengan perkataan yang tak mengenakan
" apa kamu bilang? pagi? kamu tahu ini jam berapa ha? " bu ita berkata sambil bangkit dari kursi singgahsananya yang dimana dia adalah pimpinan utama di perusahaan ini.
" maaf bu, saya terlambat " Jhono berkata dengan kepala tertunduk lesu tak semangat sambil dia berdiri tegak
" maaf? kamu sering kali terlambat masih berani berkata maaf kepada saya? kamu tau kan karyawan disini masuk jam berapa? " bu ita berkata pada suara meninggi sambil memperhatikan jhono dengan seksama
" iya bu, saya tahu tapi.... tolonglah bu kasih kesempatan sekali lagi aja dan ini yang terakhir saya terlambat " kata jhono mengiba dan mengharapkan tidak dipecat
" tidak akan saya kasih kesempatan kamu. kan sudah sering kali saya memberi kesempatan kepada kamu agar tidak terlambat dan.... ( tiba-tiba bu ita tidak bisa melanjutkan perkataannya ketika melihat sesuatu dari keseluruhan tubuh jhono terutama daerah selangkangannya dan ternyata belum di resleting celananya )
" hmmm ternyata anak buahku ini benar-benar teledor. saking dia tergesa-gesa kemari dia lupa mereslting celananya, uh dasar mana tidak pakai CD pula. loh apa tidak sadar yah dia sampai kepala penis dia aja keluar gitu. duh kenapa yah dengan diriku ini ketika melihat itu si Jhono " bu ita berguman dalam hati
" dan... apa bu? " jhono berkata karena dia penasaran kenapa bu ita menghentikan perkataannya
kaget bu ita dari lamunannya ketika melihat senjata tempurnya si Jhono barusan tesontak dia melesatkan perkataan yang tak sengaja yang dia pikirkan.
" dan keluar kamu. saya pecat kamu " kata bu ita yang spontan terpanjat kaget ketika dia asik melamun melihat tontonan gratis tadi
Seketika Jhono terperanjat kaget dan tak percaya shock menjadi satu wadah dalam sesaat di pikirannya
" apa bu? saya di pecat? " kata jhono sedih
" iya kamu saya pecat karena..." terputus lagi kata bu ita
" duh kenapa yah dengan diri ini. apakah saya terangsang melihat kepala penis jhono itu? yang membuatku penasaran belum bereaksi aja kepala penis Jhono lumayan besar. uhm berapa kira-kira yah ukuran diameternya aduh kacau sungguh aku terangsang sekali " berguman bu ita dalam hati
Jhono yang dalam keadaan kemelut itu segera melangkahkan kaki menuju pintu agar dia lekas pulang tanpa harus mendengar sisa perkataan dari bu ita tadi.
Sambil terlena oleh khayalan tinggi bu ita juga tidak sadar bahwa jhono menghilang dari hadapannya.
Segera dia bergegas menuju pintu dan bertanya kepada sekretarisnya
" hey kamu astri " bu ita memanggil sekretarisnya itu
Di jelaskan bahwa astri ini sosok wanita jawa berkulit sawo matang rambut lurus panjang terurai dengan tinggi badan 168cm serta berat badan 60kg sedikit ideal didukung dengan ukuran bra 36B
" iya bu, ada apa? " astri menimpali perkataan bos nya yang memanggil dia
" kamu melihat jhono? " kata bu ita bertanya kepada astri
" iya bu, saya lihat dia sudah pulang 10 menit yang lalu " kata astri menerangkan kepada bosnya perihal si jhono
" kamu tau di mana tempat tinggal si jhono tidak? " bertanya lagi bu ita kepada astri
" tahu bu, sebentar saya tuliskan alamatnya " kata astri sambil dia mengoreskan tinta penanya diatas kertas dan memberikan kepada bosnya
" oke terima kasih. oh yah astri saya mau ke rumah jhono perihal masalah tadi jadi kamu disini tolong bantu saya yah mengawasi karyawan lain " ucap bu ita seketika
" baik bu " astri berkata sambil memikirkan jhono yang malang karena tiada hentinya dia di maki oleh bosnya dan sekarang akan kerumahnya
Kembali ke Jhono
Dengan gontai dia melangkah ke kontrakan yang keadaan sederhana dan masuk langsung dia menghempaskan badannya ke kasur lesunya. Jhono masih berkecamuk semua pikirannya waktu disaat di pecat oleh bosnya.
Kembali ke Bu ita
" aku akan segera kesana akan ku manfaatkan situasi ini kepada jhono " guman didalam hati bu ita
Entah apa yang ada dipikiran bu ita saat itu. Mengingat beliau adalah janda tanpa anak yang di tinggal mati oleh suaminya disaat dia berusia 26thn. Dia menikah di usia muda berselisi usia 15 tahun sama suaminya tersebut
Kuda besi yang dikendarai bu ita tanpa sadar sudah berada di depan istana yang sederhana yang berpenghuni si Jhono.
( Tok...Tok...Tok ) Suara badan pintu diketuk oleh bu ita.
Didalam rumah itu sendiri jhono terlelap ketiduran karena memikirkan sebuah beban.
Bu ita heran tiada ada jawaban dari sang penghuni ini dan mencoba mengetuk pintunya lagi.
Jhono terganggu tidurnya dengan suara asal dari pintu itu. Dia melangkah dan membuka ganggang pintu tesebut. Alangkah terkejutnya dia melihat bosnya datang kesini sampai dia melamun dan menerka ada gerangan apakah bosnya kesini? Tidak puaskah di memakiku?
" jhon bolehkah aku masuk ke dalam? " lontar perkataan bu ita yang membangunkan lamunan jhono seketika
" oh iya maaf bu, silahkan masuk " jhono menimpali perkataan bu ita
" maaf ya bu, rumah ini kusam maklum kontrakan bu, silahkan bu duduk " jhono berkata kepada bu ita dan mempersilahkan beliau duduk di lantai beralaskan tikar.
" terima kasih jhon, gpp kok ga ada masalah buat saya " sahut bu ita dengan senyuman
" aneh tadi dikantor barusan saja aku dimakinya sekarang bersikap sopan atau jangan-jangan akh ga tahu apa yang sedang ku pikirkan " batin jhono menerka dengan perubahan bosnya itu
" ada perlu apa lagi bu dengan saya? " jhono membuka topik pembicaraan
" anu saya kemari tadi di kantor saya tak bermaksud berkata demikian jhon " terang bu ita
" terus? Maksud ibu apa dengan kata-kata ibu yang dikantor dengan ibu bicara karena... karena apa bu saya di pecat? " jhono bertanya
" oh maksudku itu gini jhon " terang bu ita sambil mendekati jhono berguman dalam hati " akh peduli setan yang penting hasratku tersampaikan akan ku manfaatkan anak buahku yang lugu dan teledor ini "
Sambil tangan bu ita merayap dan hinggap di atas paha jhono dan tanpa di sadari oleh si jhono sendiri
" sesungguhnya aku tak maksud memecat kamu tapi karena kamu telah membuatku kaget dari lamunanku " jelas bu ita
" aku jadi tak mengerti bu " timpal si jhono
" karena itu mu belum direslting masa ga sadar si kamu sampai sekarang " terang bu ita sambil tersenyum kepada jhono
seketika jhono melihat arah selangkangannya yang tidak dia resleting celananya
" sial pasti lupa aku gara-gara tadi buru-buru berangkat kerja " umpat jhono dalam hati
Tiba-tiba tangan yang dihiasi jari lentik bu ita mengenggam sesuatu
pelajaran pertama kehilangan keperjakaan dari cintanya
Jari lentik bu ita menggenggam anak kunci taksi yang biasa jhono dipakai beroperasi.
" ini kunci kamu, ini kesempatan terakhir kamu asal jangan terlambat besok " seru bu ita sambil dia mengumpat dalam hati " sial ku tak bisa melakukannya mungkin lain waktu pasti ku ingin merasakan barang jhono itu "
Jhono menerima kunci tersebut dan masih dia terheran-heran tentang perilaku bosnya di hatinya.
" loh kok malah bengong kamu jhon, yah sudah laen kali jangan teledor sampai-sampai itu kamu lupa di resleting " timpal bu ita ketika melihat jhono melamun
" oke kalau begitu saya pamit pulang dulu yah jhon, jangan lupa besok jangan terlambat " pamit bu ita kepada jhono.
" oh iya bu, terima kasih ibu telah
mempercayai saya " kata jhono ketika mengantar bu ita keluar dari pintu rumahnya
Waktu terus berjalan seiring mimpi yang singkat dialami jhono ketika tidur. Berkokoknya ayam di iringi jam weker bersuara cukup keras yang mengganggu tidur jhono yang menandaikan matahari mulai tampak.
Jhono pun bangkit dari tidurnya dan bergegas tuk segera berangkat kerja. Setibanya dia dikantor masih sunyi belum ramai ada kegiatan aktivitas karyawan.
Tiba-tiba ada sesuatu yang mengusik telinga jhono, seperti suara orang sedang bercinta. Jhono mencari suara tersebut dari mana asalnya.
Terlihat berkas cahaya didalam ruangan bu ita serta sumber suara datang dari sana. Jhono menghampiri dan mencoba mengintip apa yang terjadi disana.
" uhhh...ahhh duhhh jhoon teerrus "
Ternyata mata telanjang jhono melihat pemandangan yang belum pernah jhono alami sepanjang hidupnya. Di dalam sana bu ita sedang bermastrubasi sambil membayangkan bersetubuh dengan dirinya.
" sungguh pemandangan yang indah, terutama alat vital bu ita yg terawat. tiada satupun helai bulu kemaluaan yang menghiasi mungkin dicukur olehnya " guman jhono di dalam hati
" ehh...hoo auch...jhon tuusuk aku yang dalam uhh ahh hmmm sungguh ku ingin merasakan kepala penismu ahhh " seiring bu ita menggesekan jarinya di vagina dia sendiri
Tanpa jhono sadar di belakang dia sudah ada astri sekretaris bu ita. Dan dia penasaran apa yang jhono lihat sedikit ia membungkukkan badan ke jhono agar pas dia melihat apa yang terjadi di ruangan bu ita.
Seiring permainan mastrubasi bu ita sendiri. Jhono dan ita mereka berdua mengalami sesuatu rasa yaitu rasa birahi. Jhono sekilas merasakan hembusan nafas seorang di belakangnya.
Dia menoleh melihat ada siapa yang berada dibelakangnya. Dan akhirnya jhono tahu bahwa pujaan hatinya yang setiap hari dia damba dan impikan.
" astri kamu sedang apa? " tegur halus jhono kepada astri
Astri tetap tidak menghiraukan perkataan jhono, diapun juga sibuk terangsang melihat bu ita. Jhono pun bangkit dan ingin menyudahi pemandangan itu tanpa sengaja punggung jhono mengenai buahdada astri yang sama-sama dalam posisi membungkuk ketika mengintip.
" maa..af as " ucap jhono
seketika astri tersenyum dan menyeret jhono kesalah satu ruangan. Seiring nafsu tertahan dari astri dan mencari sebuah pelampiasan kepada jhono.
" jhon aku mau tanya sama kamu " astri bertanya kepada jhono
" iya tanya apa tri? " jawab jhono
" apa benar yang bu ita meracau barusan ketika dia dalam kepala burungmu besar? Apa kamu sudah bercinta dengan bu ita yah kemarin dirumah kamu? " selidik astri
" tidak.... aku tidak bercinta dengan bu ita, beliau mengantarkan anak kunci taksi yang biasa ku gunakan saja kok " tegas jhono berkata
" oh begitu...terus jawaban pertanyaanku td kamu belum jawab " tambah astri
" anu.. tidak tahu juga aku tri " sambil menghela nafas jhono berkata
" oh ya sudah, sini biar ku periksa " seru astri seiring dia melepaskan resleting berserta isi dari celana jhono
Tertampanglah penis jhono di hadapan astri seperti menemukan hal baru dia langsung mengocok menjilat di sertai mengulum didalam mulutnya.
" uhh tri sungguh nikmat ahh.... terus tri duh ahhh " seru jhono ketika penisnya di oral astri
" enak ga jhon sayang? " astri berkata sambil melirik nakal ke arah jhono
" enak sekali uhh isap yang dalam sayang ahhh.....ahh ohhh..." kata jhono ketika merasakan sensasi pertamanya
" ih ternyata bener juga palkonnya gede 7-8cm diameternya serta leher penis kira-kira 4-5cm dah "
" ga panjang si paling cuma 12cm aja penis ini " pendapat astri dalam hati yang mengira panjang serta diameter penis jhono
" ahhh trii.... sttoop please aku mau pipis nih " seru jhono ketika akan mendekati klimaksnya
" uhmmm....uhm.. hmm " suara tertahan astri yang sengaja tidak melepaskan penis jhono dan ia merasakan jhono akan mencapai klimaksnya
" ahh... sungguh tak tertahan lagi ni tri ahh lepaskan aku mau pipis " perintah jhono agar astri melepaskan kegiatan astri yang menghisap penisnya
Dan tiba-tiba
crott....croot... jhono melepaskan semua kedalam mulut astri hingga sebagian spermanya menetes disamping bibirnya yg sensual.
" wah maaf tri udah ga tahan lagi, kamu sih ga mau lepasin " tampik jhono
" gpp jhon ini nikmat sekali sperma kamu dan ini bukan pipis yang kamu maksud jhon " seru astri
" ini baru awalnya nanti ku ajarkan bagaimana kamu menjadi seorang pria sejati dan tak lugu lagi di hadapan wanita, pokoknya kamu dapat ketagihan atau kamu bisa merasakan suatu perubahan dalam diri kamu " tambah astri seiring dia menelan habis semua sperma jhono
pembelajaran tentang rasa nafsu, cinta dan rasa patah hati yang tersakiti.
Seketika astri mencium bibir jhono. Dan jhono hanya diam tak membalas ciuman astri tersebut.
" jangan diam aja jhon sayang, balas ciuman aku jangan terlalu kaku yah ikuti aja naluri kamu, okey " astri memberi instruksi kepada jhono dengan melakukan ciuman kembali
" uhmmm...mmm...hmmm " suara mereka melakukan ciuman di sertai tangan astri membimbing tangan jhono agar menyentuh dan meremas buah dadanya yg membusung itu.
" ohhh...uhhh...ah remm..as terus sayang, buahdada ku ini milikmu mainkanlah sepuasnyaaa...ahhh " seru astri bertanda bahwa dia mulai menikmati sentuhan dan remasan tangan jhono, tanpa di suruh jhono melepaskan anak kancing dari pakaian yang di kenakan oleh astri dan memulai menghisap pentil buahdadanya.
" iyaa..sayang...isappp...teeruus....ahhh " pekik astri bahwa daerah sensitifnya di rangsang oleh jhono tak mau kalah astri mengocok kembali penis jhono yang tergolek lemas akibat pemanasan pertama tadi.
Kemudian disentuh kepala jhono oleh astri dan mengarahkan kepada pintu surga duniawi tersebut. Jhono tidak tahu maksud astri hanya menatap dia
" di buka sayang dan jilat vaginaku seperti yang kulakukan terhadap penismu tadi " perintah astri kepada jhono.
Jhono pun melakukan apa yang dimaksud astri seiring semangat cinta terpendam dia kepada astri.
" awww...pelann aja jhon jilatnya...uhhh yahh teruss itunyaa juu...ga di..hiii...sap " kata astri sambil menunjukan itilnya tanpa dilanjut lagi jhono menghisapnya disertai permainan lidahnya didalam lubang surga duniawi astri
" ohhh...ahh...teerr...us akk...uu...dah maaauu saamp...aii....saayanng...ahhh " akhirnya setelah 10 menit dalam permainan ini astri mencapai orgasme dia yang pertama dihisapnya cairan cinta dari liang vagina astri oleh jhono.
" ternyata kamu pandai juga sayang, ini step pertama yang ku ajari kepada kamu " imbuh astri kepada jhono
" yuk kamu sekarang tidur biar aku yang mengajari step ke 2 dan terakhir, mungkin kamu belum merasakan jadi nikmati dan ikuti naluri kamu yah " perintah astri dan tak lama kemudian penis jhono sudah bangkit lagi dan di arahkan ke liang vagina oleh astri.
" uhhh....ah aduuh...sudah lama ku tak melakukan inii, palkon kamu sungguh besar sampai mau masuk ahhh...rada susah.." celetuk astri padahal dia mengunakan posisi WOT agar mempermudah penestrasinya
Tidak membutuhkan waktu lama bagi astri memasukan penis jhono ke dalam lubang peranakkannya " awww....yaa uhh...akhirnya masuk juga oughh... ohhh my god....fuck me jhonn....aughh...!! " rintih astri dan seketika itu pula jhono paham dan mengerti akibat naluri nafsu birahinya
Dengan hantaman serta gerakan dari penis jhono yang mengaduk isi dalam lubang vagina astri membuat dia semakin mengerang.
" ouugh....ohh...uh..ah kamu udah pandai yah jhon...yah terus sodok yang dalam ah...ah...augh... " ricau astri tanpa jhono peduli dengan perkataan astri, sambil dia menggenjot jhono menggapai buah dada astri yang membusung karena nafsu birahinya sendiri dengan tangannya.
Seiring melesaknya penis jhono menandai rintihan astri yang menandakan orgasme ke 2 nya
" yah terus...ahh..oh...oh...ouh " tiba-tiba seluruh otot vagina astri menggenggam erat penis jhono seketika ia berteriak
" ahhh...ayo jhon kuuu tak....ku..at la..gi...yeahhh...ouggghh....ohh " tanpa memperdulikan kata astri jhono meningkatkan gerakan pinggul dan tanpa henti menghujami penisnya seiring astri menggenjot layak seperti rodeo, perpaduan dua gerak dan gesekan dari mereka menghasilkan sesuatu yang baru jhono alami
" ahhh....aaaa...kkkuu...kee..luuu..aaar...ssreeets ahh...oh...oh...ternyata kamu pandai juga jhon, step 2 ini kamu jalani dengan baik, kamu belum keluar yah sayang..? " kata astri kepada jhono ketika mencapai puncaknya dan astri ingin membantu menyelesaikan hasrat jhono dengan melakukan oral sex
Namun jhono menghindar dan membalikan tubuh astri agak membungkuk dengan kedua lututnya bertopang ke kursi.
" aku bosan dengan itu tri, ku ingin mencoba menusuk mu dari belakang sini " jhono berkata kepada astri di sertai lirikan sepasang mata nakal darinya
" oke sayang bebas apa mau kamu, tubuh ini milikmu sekarang " imbuh astri dan seketika masuklah penis jhono.
(bles)
Bunyi yang menandakan masuknya organ sensitif pasangan yang berpacu birahi. Dengan posisi doggystyle ini dengan perkasanya di menghujami liang vagina astri ketika astri berkata mesra kepadanya.
" Ouhh...yeahh...ahhh...humm vagina kamu sungguh sempit sayang ahh...ahh "
" jadi ingin merasakan tubuhmu ini tiap hari tak kan ku lepaskan ahhh...ohhh sungguh nikmatt yang kurasa...seperti ketagihan..." jhono berkata
" iaa...saa..yang...uhhh....ahhh sungg...uh perr...kasa nya kamu ough...oh...oh " balas astri seiring bunyi plok...plok suara benturan bokong astri yang membulat padat dengan paha jhono.
Seiring itu jhono menganti gaya standart MOT tanpa melepas penis dari vagina astri itu ke lantai dengan mengendongnya.
" ahhh...oh yess...ahhh...oughhh teruss sss...aaaya...ng " rintih astri tak dapat dibendung seiring genjotan jhono yang semakin menusuk dan di percepatnya
" aaakuuu... suddaaah tak...kuua...at laa...gii..." racau astri
" tahhaan...sayang...aku juga mau sampai...ah...ahhh
Seketika keluarlah cairan kewanitaan astri membanjiri seluruh penis jhono di dalam vaginanya dan di iringi kontraksi jepitan dari otot vaginanya kepada penis jhono
" ahh aku keluar lagi...sayang " kata astri ketika mencapai orgasmenya yang ke 3 dan di lain halnya jhono akibat dari hasil orgasmenya astri penis jhono yang terjepit oleh vagina astri mengalami perubahan yaitu puncak klimaksnya.
" akuu jugga...saayang ahhh" timpal jhono seiring bunyi sperma yang dilepaskan jhono crot...crottt...ohh 6 sampai 8 kali tembakan sperma jhono yang membasahi di dalam vagina astri menandai mereka telah usai bercinta.
Terasa seluruh tulang lepas dari raga jhono ketika dia mengakhiri sengsamanya. Terpancar berkas kepuasan di raut wajah mereka berdua.
Tanpa sengaja jhono mencium kening astri yang dia cintai. Dilubuk hati dalam astri berkata " selain lugu ternyata jhono perkasa dan romantis terhadap pasangannya tapi sayang aku tak dapat memilikinya semua "
Sesaat mereka mengenakan pakaian kembali yang berserakan entah kemana. Jhono ingin mengungkapkan sesuatu terhadap astri. Semua tentang rasa dia terhadap astri yang terpendam itu.
" tri, aku ingin bicara sama kamu. selama ini aku memendam sebuah sesuatu rasa padamu sejak pertama kita jumpa. ku sendiri tak mengerti tentang perasaan ku waktu itu, mungkin ini yang di namakan cinta pada pandangan pertama. sekaligus merupakan cinta pertamaku selama ku hidup. " kata jhono dengan penuh keyakinan agar astri menerimanya sebagai kekasihnya.
" sebelumnya aku minta maaf sama kamu dan berterima kasih kamu telah mencintaiku tapi sungguh jhon aku tak bermaksud menyakiti kamu, bahwa aku sudah bertunangan dengan seseorang. " balas astri dengan hela nafas terbebani
Dengan santai dan berkepala dinginya jhono bertanya pada astri apa maksud dengan permainan bercinta dia dengan dirinya.
" jadi yang kita lakukan barusan tadi apa tri? " kata jhono sambil dia menghampiri dan menggenggam tangan astri
" yah aku tau kamu cinta padaku, karena sering ku perhatikan tingkah kamu kepada ku dan sungguh kita bercinta bukan berdasarkan cinta jhon " jawab asti yang tak bisa memendung perasaan bersalah di dalam hatinya karena mempermainkan hati dan cinta jhono demi nafsu birahi
" lah terus berdasarkan rasa apa kita melakukan ini semua tadi? hal ini merupakan yang pertama keperjakaan ku hilang di raih oleh kamu, apakah ini tak cukup membuktikan aku sayang kamu dan melakukan atas cinta..!! " jhono berkata sesuai fakta
" memang salah ku jhon, maka dari itu ku minta maaf atas ini semua dan mungkin memanfaatkan perasaanmu tapi kita melakukan bercinta dengan dasar kamu tidak lebih dari pelampisan nafsu seks saya semata. " terang astri mencoba tegar
Jhono mendengar penjelasan astri kaget dan tidak percaya yang di hadapi olehnya sekarang ini, kemudian dia berkata " jadi selama kita melakukan dan kamu memanggilku sayang itu karena kau anggap aku pelampisan? Oh yah sudah ku anggap ini pembelajaran bagiku yg lugu dan bodoh ini mungkin suatu saat nanti kamu tau siapaku sesungguhnya dan akan menyeseli perbuatanmu kepadaku. dan ingat tri kau tidak tau aku "
Ketika mereka bertengkar kecil yang disebabkan cinta terlintas sesuatu bayangan yang melihat mereka di balik pintu dan menghilang cepat sekali.
" Jhon aku menyesal kenapa kau tak memaafkan aku " ucap astri di sertai tetes air mata mengalir di kedua pipinya dan di saat itu juga jhono bangkit menghampiri pintu dan menghilang dengan sejuta rasa yang dipikirkannya.
sang malaikat penolong datang dan mengubah segalanya
Jhono keluar dari pintu tersebut dengan sejuta perasaan tak menentu. Tidak lama kemudian ia di datangin bu ita dan terkejutlah jhono ketika bu ita menenggur dan menyuruhnya.
" jhon aku senang lihat kamu menepati janjimu datang tidak terlambat dan satu lagi ada pelanggan kita yang menelepon ingin segera di antar ke jalan kenangan, kamu bisakan antarkan pelanggan kita? Kamu jemput pelanggan kita di daerah perumahan rindu " tegur dan perintah bu ita namun bu ita merasakan ada hal yang ganjil buat dirinya ketika melihat jhono pagi ini
" baik, bu saya akan segera kesana " jawab jhono di iringi langkah kaki dan perasaan yang tak menentu menuju taksi kesayangannya
Singkat cerita jhono tiba di rumah pelanggan yang dimaksud oleh bosnya. Ternyata pelanggan tersebut seorang wanita berparas biasa saja di hiasi warna kulit kuning langsat dengan tinggi 170cm berat badan 60kg memiliki buahdada berukuran 34b
Ketika dia masuk kedalam taksi tersebut wanita itu mengunakan pakaian kebaya nan anggun sepertinya akan menghadiri acara pernikahan dsb. Jhono yang melihatnya terpaku diam sejenak serasa hilang semua persoalan yang tadi dia hadapi ketika wanita itu tersenyum.
10 menit perjalanan dari total 1 jam menuju ke alamat yang di tuju, mungkin sang pelanggan jenuh ingin mengajak jhono berbincang agar suasana mencair dan sedikit memperhatikan raut wajah jhono yang muram sepertinya memikirkan sesuatu guman wanita itu
" hai perkenalkan nama saya resti, usia ku 40thn. Kalo boleh tahu nama kamu sapa? " tanya wanita yang diketahui bernama resti serta menjulurkan tangannya layak salam perkenalan pada umumnya kepada jhono
Jhono tidak mengubris ucapan wanita itu karena dia melamun dan memikirkan kejadian tadi yang mengalaminya. Di dalam hatinya dia berkata
" akan ku buktikan, aku dapat melupakan astri yang telah membuatku patah hati dan kecewa. akan ku manfaatkan ke luguanku ini untuk menjerat wanita biar ku buktikan aku dapat wanita yang dapat memuaskan pelampisan kekecewaan ini rasa patah hati ini ke wanita lain agar dia merasakan apa yang ku rasa " pikir jhono seketika ada tepukan tangan di pundaknya yang membangunkan dia dari lamunannya.
" hey kenapa kamu tidak menjawab? Nama kamu sapa? Sepertinya ada yang kamu lamunkan yah? " tanya wanita itu selidik penuh tanda tanya
" maaf bu, nama saya jhono usia 24thn. Iya bu saya lagi memikirkan sesuatu " jawab jhono
" bisa kau ceritakan kepadaku jhon? Diusia muda seperti kamu kalau tidak kuat mental maka takutnya terjadi yang tidak-tidak " kata wanita itu dengan penuh perhatian. Namun tak selang berapa lama jhono mau berkata tak terasa mereka berdua tiba di tujuannya.
" oh yah ceritanya nanti saja yah ketika ku selesai acara ini, kamu tunggu sini yah aku sudah telpon bos kamu, aku telah menyater kamu jadi kamu tidak usah khawatir masalah setoran " seru bu resti selangkah keluar meninggalkan taksi yang di kendarai jhono
Jhono hanya terpaku diam saja, memikirkan wanita itu dan kenapa dia begitu perhatiannya kepadaku guman jhono. Seiring mata mengantuk menunggu wanita itu mungkin agak lama acara itu selesai, jhono menyandarkan tubuhnya dikursi dan memejamkan mata untuk beristirahat sejenak.
Tanpa terasa 30 menit berlalu, tak lama kemudian wanita bernama resti keluar dan menghampiri taksi jhono. Ketika hendak membuka pintu dan duduk kembali kedalam taksi itu, tanpa sadar dia berguman dalam hati.
" sungguh kasihan jhono ini, kelihatannya di raut wajahnya tersimpan kelelehan batin yang tertekan. memang dari tutur katanya dan sikap dia pemuda baik" dan terlalu polos sepertinya " guman wanita itu
" ah alangkah baiknya ku biarkan dia beristirahat sejenak sampai terbangun sendiri " timpal wanita itu lagi sambil dia tersenyum melihat jhono. meskipun dia baru pertama jumpa tapi dia yakin bahwa dirinya terasa nyaman
Sudah 10 menit bu resti memandang jhono yang tertidur dengan memperhatikan dengan sangat seksama. Tiba-tiba tanpa sengaja dan tak sadar karena terlelap tidur tangan jhono merogoh menyelusup ke dalam celana mengaruk-garuk penisnya, seketika palkon jhono mencuat dari sangkarnya.
"astaga besar sekali kepala penis jhono, tak seperti punya suamiku jadi penasaran dengan seluruh bentuknya. Ya tuhan perasaan apakah ini? Apakah perasaan nafsuku yg terpendam selama ini, sial ini tidak boleh terjadi ku tak ingin menghianati suamiku meskipun dia tidak memberiku kebutuhan batin " guman bu resti dalam hati yang sedang kemelut seketika melihat pemandangan yang tak biasa
Tak terasa ada segilintir gerakan tubuh jhono mungkin menandakan dia akan bangun dari mimpi tidurnya. Seketika melihat gelagat itu bu resti menghindar turun dari taksi berpura-pura dia baru tiba dan mengetuk jendela.
" tok...tok...tok " bunyi jendela diketuk dari luar. Jhono yang amenyadari suara tersebut sekejap dia bangun dan melihat keadaan dirinya.
" tunggu sebentar bu " jawab jhono dari dalam taksi. dia bergegas merapihkan pakaian ketika dia kaget sejenak melihat kepala penisnya mencuat kepermukaan dari celananya serta memasukkan kembali kedalamnya
Pintu dibuka, bu resti masuk kedalam duduk di kursi depan tuk menemani jhono. " maaf bu, bukan maksud saya tidak memperbolehkan duduk disini, tapi tidak enak dan kurang sopan dilihatnya bu " tegur halus jhono kepada bu resti yang tiba-tiba duduk disampingnya padahal sebelumnya dia duduk dibelakangnya
" tidak apa jhon, kan tadi aku ingin mendengarkan cerita masalah kamu tadi " terang bu resti.
" hm mungkin aku dapat mengorek masalah dan dapat mengetahui sifat asli jhono dari tutur bicaranya " guman dalam hati bu resti. Memang bu resti pekerjaannya adalah piskitiater.
Seiring bu resti menjawab jhono menstrater taksinya menuju ke rumah bu resti. Di dalam perjalanan jhono memulai cerita masalah yang barusan dia alami ke bu resti.
" jadi begitu ceritanya, saya tak habis menyalahkan kebodohan dan kelemahan saya ini yg terlalu polos serta keluguan saya ini, bu ! " kata terakhir dari cerita jhono
" astaga, ternyata benar dugaanku ternyata jhono meskipun lugu, baik dan sopan ada yang memanfaatkannya hanya sebagai pelampiasan nafsu sex semata, hmm mungkin saya mencoba memberikan terapi kepada dia agar melupakan masalah dan membuat layaknya pria sejati " pikir sejenak bu resti mendengar keluhan jhonn dan mendapati solusi jalan keluarnya
" oh begitu jhon, mungkin saya dapat membantu kamu tuk melupakan situasi yang kau alami. mulai besok kamu datang ke tempat praktek kerja aku yah jhon " seiring perkataan bu resti menyerahkan secuil kartu nama dia kepada jhono ketika mereka tiba di halaman rumah bu resti
" terima kasih yah jhon atas pelayananmu " ucap bu resti disertai memberikan uang sewa yang lebih kepada jhono
" iya bu sama-sama " timpal jhono mencoba tersenyum ramah kepada bu resti. Dan pada itu juga bu resti ke dalam rumah seiring menghilangnya taksi jhono ditemani sore berganti malam.
Setiba didalam rumah bu resti. Dia melihat sekelias suami belum tiba dari kerjaannya yang padat hanya terlihat putri semata wayangnya saja yang usia setara dengan jhono.
Kemudian dia menyapa anaknya yang tampak asik mengerjakan tugas kuliahnya. " duh anakku rajin benar kamu nak, sudah makan belum kamu dew? " bu resti berkata
" udah kok mah, gimana mah acaranya? " tanya putrinya. Diketahui putri bu resti bernama dewi berperawakan serupa dengan ibunya yang membedakan tinggi badan dan kemontokan bokong yang ia miliki selaras dengan buah dada yang membusung lebih besar dari ibunya 36B mungkin terlihat dari pakaian yang digunakannya tercetak jelas.
" lancar kok, oh kamu sudah makan yah, hm ya udah mami mau mandi dulu habis gerah seharian " ucap bu resti kepada dewi anaknya seiring dia melangkah meninggalkan anaknya menuju kekamar mandi didalam kamarnya sendiri
Setiba dalam kamar mandi yang dihiasi dinding bercermin besar yang terdapat di ruangan shower miliknya. Ia melepaskan satu persatu pakaian kebaya nya dan pakaian dalamnya.
Kini ia telanjang total tanpa sehelai benang yang menutupi indah dan terawatnya tubuh yang ia milik. Sambil dia memperhatikan dirinya didalam cermin dia berguman di dalam hati
" alangkah bersyukurnya diriku, seiring usia ku berkepala 4 tubuhku ini masih terawat sempurna. uhmm...sepertinya rambut kemaluanku mulai lebat tampaknya harus ku pendekan agar suamiku tiba dan melihat tubuhku ini merasa senang " imbuh bu resti
Seketika ia mencukur rambut kemaluannya sudah tertata rapi dan indah. Bergegas ia menyalakan shower seiring keluarnya air dari shower yang membelai lembut tubuhnya.
Sepintar dia mengambil sebuah botol shampo miliknya. Tanpa sengaja botol itu membuat dirinya terdiam sejenak ketika dia mengenggamnya. Sepertinya dia memikirkan sesuatu
" astaga, sepertinya ku pernah melihat bentuk yang sama besar dengan botol shampo ku ini tapi dimana yah? " pikir bu resti
" oh iya aku mengingatnya seperti kepunyaan jhono yang terlihat tadi siang olehku, tapi ku tak tahu panjang nya seperti apa? kalo panjang leher botol shampoku ini ada kali 14cm an" terka bu resti setelah mengingat apa yang dia lupa barusan
Seiring dia telah bershampoan dan sekarang membersihkan badan di iringi gesekan tangan beralaskan sabun melintasi centi demi centi tubuhnya akhir tiba di area sensitif dia. Jari lentik dan gemulai membelai dengan sentuhan pelan yang membelah goa kewanitaanya yang nikmat itu.
Atas perlakuan gerakan yang ia lakukan maka tanpa sadar nafsu birahi melanda seketika itu juga, dia bertindak lebih dalam lagi agar semua kenikmatan saat ini tidak dia sia-siakan seiring dengan nafsu birahi yang tertahan. Kini jari jemarinya sudah masuk kedalam lubang kewanitaanya bergerak maju mundur mencari kenikmatan
Tak kalah memasukan jari jemari dari tangan kanannya, digerakan jari jemari tangan kirinya itu menyentuh bagian itilnya. Dia melakukan memuaskan diri dalam mastrubasi selama 15 menit tapi dia tak dapat merasakan kepuasan yang lebih dari apa dia lakukan saat ini.
Sepintas dipikirannya ada yang terhinggap dalam otaknya ketika dia melayang jauh atas kenikmatan dari olah kedua tangannya. Tiba-tiba dia bangkit seiring terdengar langkah suara yang mengganggu kenikmatan yang diraihnya.
dampak dari meregukan kenikmatan tertunda akibat khayalan sesaat
Seketika suara benda jatuh memecah konsentrasi ibu resti yang mereguk kenikmatan yang sedang diraihnya. Dia bangkit dari pinggiran bathupnya dan melihat apa yang jatuh dan ternyata hanya sebuah botol shampo yang digenggamnya saat berkeramas tadi. Di raihnya botol itu dan diletakan namun di urungkan kembali oleh bu resti.
" hmmm...mungkin ku manfaatkan saja benda ini " imbuhnya dalam hati serta menuju kekamar tidurnya dengan masih ia menggenggam botol tersebut dan mengambil sesuatu dari lacinya yaitu berupa kondom
Dipasangnya kondom itu ke leher botol tersebut. Dikulum botol itu bagai mengulum penis yang dia bayangkan bentuk menyerupai penis jhono yang memiliki palkon yang berbeda, ingat bu resti ketika ia melihat di taksi.
Bless....
"arrggh....uuggh...hmmm" geliat bu resti ketika botol itu memasuki lubang kewanitaan yang hangat itu
"uhhh...ahh..ahh..argh..oh..." rintih bu resti seiring gerakan maju mundur botol itu menyeruak keluar masuk di vagina bu resti
"sial...kenapa ku jadi sungguh bernafsu begini apakah mungkin karena sudah lama tak di belai suamiku dan kenapa tiba-tiba nafsuku timbul ketika mengingat palkon penis jhono, sebenarnya ada apa dengan diriku" batin bu resti di dalam hati
"ah peduli setan dengan yang ku pikirkan barusan tadi yang terpenting nafsuku tersalurkan" kata bu resti didalam hati ketika nafsu melanda sangat tinggi dan mengalahkan semua pikiran dia yang selama ini dikenal memberikan pemikiran positif dan jernih
"arggh...yes...oh...auuhh...uhmm" geliat tak tertahan disertai gerakan bokong bu resti menahan kenikmatan yang dirasakan saat ini.
"uh...uh..ah...ah...duuhh...eee..naak tak ku bayangkan...duh...arrggh...auh" rintihan bu resti seiring dipercepatnya gerakan keluar masuk botol ke vaginanya diselaraskan usapan di itil vaginanya
Tiba-tiba mata bu resti mendelik, yang hanya terlihat mata putihnya saja. Dia merasaka sesuatu yang dirasakan, sebuah rasa yang ia rindu dan idamkan selama mencoba meraih kenikmatan nafsu surgaduniawi ini.
"ahh...aaduuhhh...ku udah ga kuat lagi....menahan ini semua...ahh..hoo...oh..." rintihan tak tertahan bu resti seiring semburan air kenikmatan crott....crott
" haa...ahhh...uhh...hmmm " suara nafas tersenggal dari bu resti ketika merasakan orgasme yang baru dialaminya
Seketika tubuhnya lemas terkulai, air kenikmatan yang di hasilkan membanjiri celah vagina bu resti. Di lain situasi di celah lubang anak kunci kamar bu resti ada sepasang mata yang mengintip tanpa disadari bu resti sendiri.
Siapa lagi kalau bukan anaknya bu resti si dewi. Tanpa sadar pula dewi juga terangsang melihat ibunya mempermainkan vaginanya sendiri. Dengan menandakan tangannya dewi yang menyelusup kedalam hotpantsnya.
Entah bisikan dari mana dewi masuk kekamar ibunya. Sekilas dia memandangi ibunya yang terkulai mempejamkan matanya tertidur setelah mengalami orgasmenya. Rasa nafsu yang amat merangsangnya dan mengalahkan akal sehatnya tuk bertindak lebih jauh lagi
Sekarang dewi berubah liar seketika jauh dari biasanya. Ditariknya selimut yang menutupi bu resti, penuh nafsu dia memandang tubuh polos ibunya tanpa satu helai benang pun yang melekat.
Tangan dewi menyentuh vagina ibunya yang masih membekas air kenikmatannya. Di putar jari tengah dewi seakan menari didalam vagina ibunya ditambah tarian lidah dewi menjilat serta mempermainkan itil ibunya. Tak lama kemudian ada perubah dikit sedikit dari bahasa tubuh bu resti.
Dia mengeliat menahan geli dari rangsangan dari vaginanya meskipun dia dalam tidur, dibenak alam bawah sadarnya mungkin dia bermimpi bersenggama dengan sama suami tercinta. Seketika itu pula dewi meningkatkan ritme goyangan lidah di vagina ibunya, disedot dalam-dalam cairan kenikmatan ibunya
Senyum sumingrah terpancar puas dari wajah dewi, ketika dia membuat orgasme yang dia lakukan kepada ibunya sendiri. Tanpa dia sadari bahwa ibunya membuka matanya perlahan akibat orgasme yang kedua yang mengganggu tidurnya tapi dia hanya berpura-pura tidur ingin tahu lebih lanjut yang dilakukan anaknya itu.
Tak hanya sampai disitu dewi malah bertindak lebih jauh lagi. Perlahan dia membuka semua pakaian yang melekat ditubuhnya yang tersisa hanyalah bra dan cdnya. Bu resti yang melihat sayup-sayup tanpa membuat dewi curiga bahwa dia sudah bangun sepintas menganggumi tubuh anaknya terutama buah dada nya yang begitu besar dari miliknya, karena bu resti dapat menduga dari bra anaknya yg sesak itu.
Dewi meraih botol yang digunakan oleh ibunya bermastrubasi tadi. Di genggan dan dikulumnya botol itu dengan gerakan memutar tak lama di tinggalkannya CD yang menghalangi indah dan seksinya bulu kemaluan yang tertata rapi serta warna pink yang menggoda dari dalam vaginanya.
Hanya hitungan detik dia memasukan botol itu kedalam lubang kewanitaannya dan matanya yang mendelik ke atas hanya bagian berwarna putih yg tersisa. Gerak maju mundur keluar masuk botol tersebut menandakan kenikmatan yang sedang diraihnya, namun sekuat tenaga akan kenikmatan itu diraihnya maka tak mau dewi menahan erangan rintihan dari perbuatannya itu.
Dewi sadar bahwa disampingnya tergolek lemah ibunya dalam tidur dan mimpinya. Dewi tak mau berlama-lama dalam situasi yang menyiksa kenikmatan ini, di kencangkan ritme tangannya yang mengendalikan permainannya. Serta mengimbangi tangan kiri yang mengesek bagian itilnya, mungkin tak kan lama lagi dia mencapai puncak.
"sial aku terangsang amat sangat sekali melihat perbuatan anakku ini, astaga apa aku ini tidak normal sehingga melihat anakku mastrubasi jadi terangsang begini? apa yang mendasari anakku melakukan perbuatan yang tak semestinya dilakukannya? kurang ajar kenapa banyak pertanyaan yang hinggap dikepalaku ini, mungkin ku tanyai dewi alasannya " guman bu resti yang bertarung dalam pemikiran yang kemelut di hatinya
Tiba-tiba bu resti bangun tak kuat dia menahan rangsangan nafsu yang dibuat anaknya tanpa disadari dewi yang sedang mengejar puncaknya sambil memejamkan matanya. Tanpa ragu bu resti menepuk pundak anaknya seiring beberapa detik lagi dewi akan memetik indahnya orgasme yang dinantinya. Mata dewi membuka sedikit karena ada yg menyentuhnya seketika itu juga dia kaget bahwa ibunya sudah bangun dan melihat aksinya.
Oleh karena itu akhirnya dewi tak berhasil orgasme nya yang dalam hitungan detik akan melanda dirinya karena hal barusan. Nafas dewi tersenggal-senggal akibat rasa puncak kenikmatan yang tertunda itu. Bu resti segera membalikan tubuh anaknya sehingga bertatapan muka langsung dan menanyakan apa yang sesuai hati bu resti barusan tadi.
" astaga dewi apa yang kamu lakukan dikamar mami? dan telanjang lagi apa yang kamu masukan didalam vaginamu itu? " pertanyaan yang dilontarkan bu resti kepada dewi yang dalam keadaan linglung, pusing serta semua rasa ada di benaknya.
"sial kenapa mami pakai bangun sih, akh sebel jadi kena introgasi mami lg akh apes mau jawab apa dari semua pertanyaan mami nih " umpat maki dewi di hati. Bu resti melihat dewi diam ketika selontar pertanyaan dari dia ajukan barusan kepada dewi.
Tak menunggu lama dari mulut dewi dia menarik wajahnya dewi dengan kedua tangannya merapatkan ke muka dia sendiri kini mereka saling adu bertatapan wajah antara ibu dan anak.
" maafkan dewi mi, dewi melakukan ini akibat nafsu tak sengaja dewi melihat mami yang bermastrubasi. tadinya dewi hanya penasaran kenapa didalam kamar mami ada suara rintihan, aku kira mami terkilir atau apa dan ternyata mami sedang bermastrubasi, sekali lagi maafin dewi yah mi soalnya susah sekali menahan gejolak ini " jawab dewi seketika
" hmm mungkin salahku juga tak bisa kontrol diriku ini terhadap nafsu tertahankan sekian lama, makanya anakku seperti ini " rasa penyesalan bu resti didalam hatinya
" ya sudah lupakan saja, mungkin salah mami juga yang teledor. lekas pakai pakaian kamu dew dan jangan bilang kejadian ini kepada papimu yah " timpal bu resti kepada anaknya untuk merahasiakan semua kejadian barusan kepada siapapun meski papinya sendiri.
Entah akibat pengaruh apa dewi merasakan kembali sesuatu rasa ketika ia melihat ibunya bangkit dari tempat tidur. Yang membuat rasa itu timbul kembali pada saat melihat bongkahan bokong yang indah milik mami nya sendiri. Mungkin akibat gagalnya dewi mengejar orgasmenya membuat pikiran jernihnya musnah seketika.
Di raihnya tangan maminya dan di rebahkan secara paksa ke tempat tidur semula yang dia tiduri barusan. Tanpa banyak kata dewi mengunci semua pergerakan maminya yang sekuat tenaga merontah-rontah akibat serangan tak terduga dari dewi. Ketika akan bersuara dari mulutnya bu resti, dewi menutup dengan mulutnya sendiri sambil memberi rangsangan dengan memainkan lidah ke dalam mulut maminya.
Tak berdaya seakan pasrah bu resti menghadapi anaknya sendiri, mau tidak mau karena dorongan nafsu dia yang mulai bangkit akhirnya membalas perbuatan anaknya. Di benaknya bu resti sudah tak menghiraukan akal sehatnya persetan jika dia menjadi seorang lesbi oleh ulah anaknya. Dia pun mempermainkan lidah sehingga beradu memberi rangsangan sesama jenis ini.
Dewi yang menyadari maminya tak ada perlawanan segera dia melancarkan serangan berikutnya. Sepasang tangannya mengapai dua bukit kembar milik maminya sambil meremas-remas dan mempelintir putingnya. Menggeliatlah bu resti seketika akibat rangsangan itu, di kulum puting buah dada kiri maminya oleh dewi diremas bagian kanannya dengan tangan kanannya.
Tak mau ketinggalan tangan kiri melalui jari lentik tengahnya seketika menerobos masuk ke vagina maminya. Di kocok-kocok jarinya itu tak puas hanya sampai disana dan bosan melakukan rangsangan buah dada maminya, kini dewi mentelusuri goa liang vagina milik maminya.
Kini tampak sudah dihadapan dewi pemandangan tak asing dirinya, tak ingin membuang waktu lama akhirnya dia melahap dan mempermainkan vagina maminya. Rintihan kenikmatan sudah melanda bu resti, masih ada kesadaran sedikit hinggap di otaknya.
Dia menyadari anaknya melakukan dengan agresif merangsang dirinya seketika dia bicara.
" uuh...ohh...uhmm...dewww...akhh...ah puttaar...tubuh kamu...sayang...ahh... " pinta bu resti kepada dewi yang sibuk mengoral vagina dirinya
Menoleh dengan nakalnya wajah dewi ketika maminya memanggil dirinya disertai rintihan akibat ulahnya. Dengan senyum penuh mengerti maksud maminya segera dia memutar tubuhnya hingga menjadi gaya 69.
Secepat angin kini pemandangan vagina anaknya sudah tampak di depan mata. Naluri nafsu melihat bentuk kelamin anaknya bu resti tak menyiakan hal itu. Menjulur seketika lidahnya mengoyak lubang vagina dewi dan kedua tangan bu resti menyibak mencari sesuatu didalam kelamin anaknya.
Pada akhirnya apa yang ia cari didapatkannya. Tanpa ragu lagi lidahnya menjilat itil anaknya, tidak mau kalah atas permainan anaknya jari tengah bu resti mengaduk dengan mencolok-colok secara cepat.
Tak terasa permainan oral mereka berjalan 30 menit lamanya dan akan mengakhiri permainan tersebut. Seketika itu mereka merasakan sesuatu yang ingin melesak keluar.
" akh...akh...akh mami....dewi su...daaahh mau...tibaaa...ah..ah..augh..." rintihan dewi seketika juga bu resti paham dari perkataan anaknya. Tak ingin berasa bersalah dua kali nya lagi kepada dewi yang mengganggu mencapai orgasmenya, bu resti mempercepat ritme kocokan jari tangannya. Tiba-tiba jari bu resti mengalami terasa di jepit oleh kontraksi otot vagina anaknya.
" ahh..ah..ah..im...coming mami...ohh..god...ohh yess...immm..comming...uhh..oh...crott..crot.. " lenguh dewi ketika dia mencapai orgasme yang tertunda tadi seiring air kenikmatan keluar dari vaginanya. Tak mau air itu sia-sia dilahap semua tanpa sisa oleh bu resti.
Nafas dewi tersenggal-senggal di sisa kenikmatan yang diraihnya oleh maminya. Tersentak seketika dewi yang mengingat maminya belum mencapai yang sudah dia rasa. Dilanjutkan kembali kocokan tertunda jari dewi di vagina bu resti tanpa rasa ego dia ketika mengalami orgasmenya.
Tak butuh waktu lama bu resti segera meraih orgasme nya. Tanpa menahan lagi keluarlah air kenikmatan hasil orgasme jari tangan anaknya. Seperti maminya dewi melakukan hal serupa hingga terkulai lemas dan tidur bersama dalam pelukan maminya keadaan telanjang.
Sementara itu di sesuatu tempat
Jhono mengendarai taksi menuju pool taksi dan ingin segera mungkin cepat tiba disana. Sambil melamunkan tawaran bu resti kepadanya mengenai dirinya tadi. Akibat dari lamunan dia tiba-tiba taksi yang jhono kendarai di cegat sekawanan orang seketika jhono diam dan panik
apakah yang akan terjadi selanjutnya
Pertemuan tak terduga dan tidak direncanakan
Seketika rem diinjak jhono, taksi yang dikendarai jhono berhenti tepat di depan gerombolan yang menghentikan laju taksinya. Kemudian di ketuk pintu kaca taksi jhono oleh mereka, jhono yang dalam keadaan terkejut dan panik akibat rem mendadak itu langsung tersadar pintu kacanya ada yang mengetuk.
Sejenak jhono mengendalikan peraturan nafasnya agar dapat menenangkan pikiran yang tidak-tidak terhadap kawanan itu. Ketika jendela kaca terbuka alangkah dia terheran-heran dengan para kawanan itu. Salah satu dari mereka memaksa kehendaknya kepada jhono.
" maaf mas, kami menghentikan taksi mas secara tiba-tiba karena kami dalam keadaan emergency nih " kata salah satu diantara mereka menjelaskan maksud dari aksinya, sambil menunjukan diantara mereka ada yang teler akibat mabuk
Sepintas jhono melihat sekeliling dia berada saat ini. Ternyata dia berada di lokasi daerah yang terkenal hiburan malamnya. Maka tak heran gerombolan sekawan yang memberhentikan taksi jhono itu adalah wanita penghibur.
" ya sudah masuklah kedalam taksi, memang kalian hendak akan kemana? " tanya jhono dan tujuan mereka berempat
" tolong antarkan kami berdua ke jalan damai mas " jawab salah satu dari mereka
" loh cuman berdua saja? " terkejut jhono ternyata yang akan menyewa taksi dia hanya berdua orang saja mungkin dikira jhono berempat akan menaiki taksi dia
" iya mas, masalahnya kami berdua masih ada pekerjaan disini " jawab serempak dua wanita penghibur yang tak turut serta ikut
Singkatnya dua wanita penghibur tadi berpisah dengan dua temannya. Satu wanita penghibur dalam keadaan teler dan tidak sadarkan diri tidur di bangku belakang taksi. Sedangkan satu yang masih dalam keadaan sadar duduk di sebelah jhono.
Tempo waktu perjalanan membutuhkan satu jam lamanya ketujuan wanita penghibur yang disebutkan tadi. Baru sepuluh menit ditempuh jhono terjebak macet total dalam keadaan yang macet itu wanita yang masih sadar mencoba mengajak jhono ngobrol
" maaf mas, perkenalkan nama saya novi sedangkan yang dibelakang aku itu tria mas sendiri namanya siapa? " kata wanita yang masih sadar itu diketahui bernama novi
" nama saya jhono mbak " balas jhono sambil memberi salam menjabat tangan novi
Perlu diketahui bahwa novi berusia 20thn memiliki kulit yang putih seperti mutiara serta tubuh yang profosional dengan tinggi badan yang menyelaraskan bentuk tubuhnya yang montok di hiasi sepasang payudara yang cukup besar 36B siap untuk dijamah oleh semua tangan pria yang melihatnya.
Sedangkan tria wanita keturunan cina ini berusia 19thn kulit putih menghiasi tiap lekukan tubuhnya yang mungil mengoda dan memiliki payudara yang sama oleh novi menjadikan dia seorang wanita kecil yang mengairahkan pria yang melihat tubuhnya berjalan
Singkatnya akibat macet total itu tak terasa mereka mengobrolkan sana sini jam menunjukkan jam 11 malam berati mereka terjebak macet selama satu jam. Setengah jam kemudian arus lancar kembali dan secepatnya akhirnya tiba ditempat tujuan dua wanita itu.
Karena tidak mampu novi membangunkan temannya dia meminta bantuan jhono mengantarkan mereka kedalam kostnya yang terbilang sederhana namun bebas. Tergopoh-gopoh jhono memapah tubuh tria yang kecil dan novi bergegas membuka pintu kostnya. Sebelum tiba pintu kost mereka jhono menginjak kulit pisang.
Tak dapat dihindari seketika tubuh jhono terjatuh, namun untungnya tubuh tria tak terjatuh kepermukaan tanah hanya jhono saja. Gerakan refleks jhono menyelamatkan tubuh tria oleh pelukannya dan terhindar dari krikil batu halaman kost mereka
Jantung jhono seakan berhenti seketika karena dia salah berpegangan bukan samping perut atau perut tria yang di pegang melainkan sepasang payudara yang mengkal dan aduhai. Darah jhono naik cepat memacu dengan nafsu mungkin rangsangan normal
Jhono yang tau apa yang dirasa saat itu hanya diam dan saking lugunya dia berteriak kepada novi agar membantunya. Secepat kilat novi menghampiri mereka dan membangkitkan jhono, jhono bangkit dan berinisiatif mengendong tria kedalam kost
Setelah tiba didalam kost dan membaringkan tubuh munggil tria. Novi menghampiri jhono dan menyerahkan biaya sewa taksinya. Ketika jhono akan kembali ke taksi dan ingin segera pulang, langkah kakinya berhenti.
" tunggu sebentar mas jhono, novi ingin minta tolong bisa tidak? kalo bisa tolong tungguin tria sebentar yah mas, aku mau beli makanan didepan sana " ucap novi yang membuat jhono menghentikan langkah kakinya ketika hendak pulang
" bisa mbak, tapi tidak lamakan mbak? masalahnya saya sungkan mbak kalau berada disini terlalu lama " balas jhono menyanggupi permintaan tolong novi seiring meninggalkan jhono membeli makanan
Tidak beberapa lama sepeninggalan novi pergi jhono duduk dan menyalakan televisi berada didepannya. Jhono menikmati acara tv yang membosankan secara terpaksa agar rasa suntuk dan kantuknya hilang sambil menunggu novi kembali. Selama sepuluh menit mata jhono terpaku tv tidak dapat mengalahkan rasa kantuknya.
Mulailah terpejam mata jhono tertidur dalam keadaan duduk di sofa. Tidak selang beberapa lama tertidurnya jhono tiba si novi yang dinanti jhono agar lekas kembali. Di lihat jhono di sofa membuat novi heran dan terpana dan mendekati jhono yang tertidur.
" sepertinya mas jhono lelah seharian bekerja dan ketika hendak pulang ku menyuruh menjaga tria sebentar, alangkah sopan dan lugunya mas jhono ini. tidak seperti sopir taksi lainnya aku dapat memastikan dari wajahnya yang lumayan tampan ini tidak akan berbuat kurang ajar " batin novi menilai sesaat kepribadian jhono.
Tidak sembarangan novi menilai jhono yang baru dijumpainya ia telah menduga dan menimbang dari pertama dia naik taksi milik jhono. Padahal kalau memang jhono bertindak kurang ajar maka tria akan di garapnya sesuai suasananya sendiri.
Novi meninggalkan jhono setengah jam lebih lamanya itu merupakan kondisi menguntungkan buat mengarap tria yang sedang mabuk dan pula tria mengenakan pakaian yang seksi mengundang birahinya jhono tapi nyatanya justru sebaliknya
Tak lama dia menilai dan kagum kepada jhono, novi bangkit dari duduknya. Langkah kaki novi akan menuju kamarnya dan melihat tria masih tertidur dikasur mereka biasa tiduri akibat mabuk hanya sepintas ia melihat temannya itu. Bergegas dia mengambil peralatan mandi, mungkin dia gerah akan rutinitas kota tadi
Singkatnya novi telah mandi, dililitkan handuk menutupi tubuhnya yang menandakan dia telah benar usai mandi. Hendak ingin keluar di pegang gagang pintu kamar mandi, entah kenapa gagang pintu macet. Panik melanda novi, mengoyak-goyakan gagang pintu kamar mandi serta menggedor agar ada yang tahu bahwa novi terjebak didalam kamar mandi dan ada yang mau menolongnya.
Suara gaduh dari dalam kamar mandi mengakibatkan jhono kaget dan terbangun dilihat pertama kali jam dinding kemudian suara gaduh tersebut. Tak ingin ada masalah yang diharapkan jhono bergegas menuju kesumber suara itu, ternyata dari kamar tria dan novi. Jhono terdiam hanya melihat tria saja disana yang tertidur pulas.
Semakin terasa suara itu dari dalam kamar. Jhono tidak dapat bertindak lebih jauh lagi hanya terpaku diam dari luar pintu kamar karena keadaan yang tidak memungkinkan untuk dia masuk menghampiri asal suara. Jhono yakin suara itu berasal dari kamar mandi tapi dia tetap sungkan akan menunggu novi kembali agar tidak menimbulkan fitnah.
" tolong...tolong....!!! " teriak novi minta pertolongan kepada siapapun yang mendengarnya.
" mbak novi kah itu? mbak...mbak benar itu mbak novi? " jhono menyahuti suara teriakan minta tolong dari kamar mandi dan menyakinkan bahwa yang berteriak barusan si novi
" iya mas jhono ini aku novi tolong mas, gagang pintu tiba-tiba macet tidak tahu kenapa " timpal novi menjawab keraguan jhono
" tapi mbak kurang sopan aku masuk kekamar mbak novi " jawab jhono singkat
" sudah tidak apa-apa masuk aja keburu masuk angin aku nanti " seru novi mengizinkan jhono masuk ke dalam kamar dan segera menolongnya
Ketika hendak masuk tak sengaja jhono melihat tria tidur dengan posisi telentang dengan rok nya tersingkap. Apabila dari dekat akan terlihat jelas CD yang dikenakan tria sungguh transparan tembus pandang menampilkan belahan gundukan vagina tanpa sehelai bulu kemaluan yang menutupi vaginanya.
Tidak hanya itu pakaiannya pun melorot seiring perubahan posisi tidurnya sendiri. Tak ayal lagi buah dada kirinya tersembul keluar dari persembunyiannya seakan menantang ingin dijamah. Namun jika diperhatikan payudara yang terlihat barusan tadi ada sebuah tatto yang menghiasi.
Jhono hanya menarik nafas ketika melihat pemandangan itu. Dia mengingatkan kejadian pagi buta tadi ketika berhubungan badan dengan astri. Bagi jhono organ tubuh wanita yang mungkin buat pria lain dapat menguggah birahi tapi tidak buat dia.
Pantang buat jhono melakukan atau mengingat tiap lekukan tubuh wanita yang mencoba merangsang dirinya yang hanya nantinya dirinya sebagai pelampisan nafsunya. Trauma akan dimanfaatkan dirinya kembali datang lagi ketika hendak ingin menolong novi.
Tapi setelah menimbang lagi perasaan dan pemikiran apa yang dirasa akhirnya jhono memutuskan akan menolong novi. Dengan cuek nya dia melangkah ke pintu kamar mandi dan kini dia sudah berdiri di pintu itu.
Tangan kekar jhono meraih gagang pintu itu mencoba memutar dan membukanya tapi sulit sekali. Semakin dia mencoba semakin sulit, jhono diam sejenak memikirkan jalan keluarnya
" sebentar yah mbak novi, sepertinya mustahil kalo dibuka dengan tangan kosong saja, saya coba mencari alat bantu dulu agar dapat membuka pintu ini " imbuh jhono kepada novi dan menerangkan betapa sulit dia membuka pintu tersebut
" iya mas jhono, cepat sedikit yah..!! " balas novi kepada jhono, seketika mendapat jawaban dari novi tadi, jhono melihat sekeliling kamar mungkin ada barang yang berguna sebagai alat bantu untuk membuka pintu itu.
Bergegas jhono mengitari seisi dalam rumah namun sebelumnya dia mendekati tria yang tertidur layaknya orang mati. Kini jhono sudah berhadapan langsung dengan tria. Dengan tenangnya dia menarik selimut agar menutupi tubuhnya dari pakaian minim yang dikenakannya.
Hal itu dilakukan agar tidak menganggu konsentrasi jhono ketika mencari benda yang bisa dijadikan alat bantu serta jika novi keluar maka tidak ingin timbul fitnah akibat gaya tidurnya tria seperti itu. Setelah berputar seisi rumah mencari benda di maksud jhono terpikiran dengan tuas dongkrak roda milik taksinya.
Bergegas diambilnya dan kembali ke dalam kamar menuju pintu kamar mandi tersebut. Dan jhono mengetuk pintu memastikan bahwa novi masih sadar didalam sana
tok...tok " mbak novi alat bantu sudah ada, mbak mundur dari pintu yah " imbuh jhono memberi aba-aba
" iya mas, lakukanlah segera " jawab singkat novi didalam kepada jhono dapat dipastikan bahwa novi masih sadar.
Seketika jhono memukul gagang pintu pakai tuas dongkrak dengan maksud agar mendapat celah sehingga nanti tuas tersebut dapat di masukan kesana. Selang berapa lama gagang pintu lepas jatuh tanpa membuang waktu tuas itu dimasukan kelubang bekas gagang pintu.
Tiba-tiba saja adahal yang terjadi yang tidak diinginkan oleh jhono. Setelah sesaat bunyi pintu tersebut terbuka.
Rasa kecewa datang lagi bertubi-tubi dan membawa perubahan sisi kelam yang cerah
Akhir dari penantian usai juga telah dirasakan oleh jhono. Pintu yang membelenggu novi kurang lebih 15 menit terbuka sudah. Peluh keringat jhono terjatuh tiap tetes dari dahinya seakan membasahi lantai kamar ketika dia menegakan kembali kepalanya.
Dimana saat kepalanya tegak dan pandangannya jhono menjelajah isi kamar mandi dan ingin memastikan novi baik-baik saja terkejut sejenak tatapan terpaku sekian detik.
" maaf mbak novi, saya bukan bermaksud tindak kurang ajar dengan mbak " kata jhono langsung menundukan kepalanya kembali seakan takut apa yang dilihat di hadapannya dan meninggalkan ruangan itu.
Seketika jhono selangkah lagi mencapai pintu keluar dia terkejutkan kembali dengan kejadian tak terduga.
brukk...!! ( suara orang terjatuh )
" aduh...!! sakit...!! " rintihan novi ternyata dia jatuh kesakitan
Tersentak dengan suara orang jatuh dan ternyata dia si novi, jhono pun kembali dan mengurungkan niat hendak kembali ke taksinya. Lekas ia periksa keadaan novi yang terjatuh dan tak lama jhono akan masuk segera dia membuang pandangan matanya.
Posisi terjatuh tergeletak beralaskan handuk keadaan novi sekarang saat ini. Tak ayal terpapang tubuh yang mengoda birahi akan bentuknya yang sensual itu. Tak tersisa penghalang lagi ditubuhnya, payudara yang besar selama ini menjadi daya tarik tumpah kesamping dan sebuah lubang kenikmatan tanpa bulu terpajang bebas.
Pantas saja jhono berpaling buang pandangannya ketika melihat keadaan novi saat ini. Bimbang, segan dan malu berpadu menjadi satu saat mau menolong dirinya
" mas jhono tolong aku...aduh punggung ku sakit " lirih novi meringis kesakitan akibat terjatuh tadi
Suara kesakitan memecahkan lamunan jhono dan saat itu juga dia bertindak. Segera saja jhono mencari selimut yang dicari buat menutup tubuh telanjang novi. Setelah seluruh bagian tubuh tertutup, diangkat tubuh novi oleh jhono kepembaringannya yang kini seranjang dengan tria.
" bagian mana mbak yang sakit? kok mbak bisa jatuh? " tanya jhono ke novi kenapa ia bisa jatuh dan bagian mana yang dia rasa sakit
" tidak tahu mas, tadi aku keluar dari pintu mas buka paksa itu aku terjatuh " terang novi ke jhono sambil menunjuk arah dia jatuh tadi.
Mata jhono menuju kearah yang novi maksud bekas dia terjatuh dan ternyata penyebabnya adalah dari keringat dia sendiri ketika membongkar paksa pintu tadi. Sejenak jhono memandang tempat di tuju tadi tangan novi mengapai tangan jhono. Di gerakan ke arah sumber sakit yang di rasa novi yaitu pas dekat tulang ekornya. Merasakan atau tidak akan perbuatan itu secara tak langsung menyentuh bongkahan bokong novi.
Jhono seketika sadar dan menarik tangannya menghindari area tadi yang disentuhnya. Ingin segera jhono pergi tuk kembali taksinya, dengan cepat novi menyambar tangan jhono tak ayal lagi dia menibani tubuh novi yang terpisah jarak selimut dan kemeja kerja jhono saja.
" mas jhono, kalau boleh aku jujur padamu, aku kagum dengan dirimu, kamu sungguh beda mas dengan lelaki yang sering ku jumpai bahkan berkencan dengan diriku. Yang membedakan kamu dengan yang lain adalah sikapmu mas, kamu perhatian, kamu sopan, baik serta lugu " novi berkata dari ungkapan hati yang tependam kepada jhono
" sungguh benar begitu mbak? " tanya balik kepada novi, sambil jhono berkata sendiri di hatinya. Tidak ada salahnya membuka hatiku kepada wanita lain meski aku disakiti oleh wanita yang kusayang harus ku lupakan.
Anggukan kepala novi menandakan sungguh benar dari pertanyaan dia barusan. Sambil dia merangkul dengan kedua tangan di belakang jhono dengan mesra dan ingin melakukan hal jauh lagi dengan kecupan pelan dari bibir novi dilayangkan ke bibir jhono.
Lagi-lagi jhono menghindar dan sadar akan trauma yang tadi pagi ia rasakan. Ketika akan menghindar lagi novi sudah tak tahan segera menarik lagi tangan si jhono.
" mas jhono, aku sayang kamu. jika kau pergi dari sini aku akan berteriak bahwa kamu mencoba memperkosa kami berdua, sekarang pilihan ada di tangan kamu mas " ancam novi ketika jhono hendak menghindar dan kembali pulang.
Beban, pikiran, kemelut, cinta, dan nafsu semua rasa menjadi satu. Menimbang semua rasa dengan ancaman novi tadi, tak mau menunggu jawaban lagi dari jhono, novi bangkit dan melabrak tubuh jhono.
Sehingga posisi tidurnya berbalik arah, jhono terlentang dibawah sedangkan novi diatasnya. Dengan nafsunya novi mencoba mencumbu jhono yang pasif dan diam karena dia masih trauma akan kejadian pagi itu. Novi yang sudah biasa melakukan hubungan badan dengan pria hidung belang langsung membuka resleting jhono.
Tidak mau berlama-lama sampai jhono sadar kembali dan menolak tubuhnya, dikeluarkanlah senjata pamungkasnya jhono dari peristirahatannya. Tersentak kaget melihat bentuk kepala penis jhono yang besar tapi masih keadaan belum ereksi serta leher penis yang sedang membuat novi penasaran akan bentuk primanya.
Tak ayal lagi dilumatnya penis jhono dengan ganas, membuat jhono merasakan ngilu dan geli akibat tiap hisapan dan jilatan yang mendarat di kepala penisnya. Senyum licik berkembang di bibir novi yang mungil dan mengairahkan merasakan puas akibat serangan fajar yang dihasilkannya membuat jhono merintih.
Kini terpampang tegak menjulak keatas penis jhono dan novi menghentikan perbuatannya akan bertindak jauh dari yang dilakukannya. Di pegang penis jhono yang sudah membesar, keras dan tegang di arahkan ke dalam lubang terhangat milik novi. Senti demi senti perlahan penis jhono menyeruak memasuki vagina novi dengan penuh sesak yang dirasakan novi.
" blesttt...srut...ahhh " suara penis jhono ketika masuk ke vagina novi disertai desahannya
Novi yang terdiam sejenak untuk merasakan dan membiasakan penis jhono dahulu yang besar itu. Setelah itu bokongnya beraksi melalui gerakan naik turun. Tanpa sadar jhono mengimbangi permainan novi dalam posisi WOT itu karena naluri nafsu birahinya, dengan menghujam keras dari bawah ke atas yang selaras naik turun bokongnya novi.
" ahh....ahh...yahhh...ough...ugh...ohh... " rintih novi yang terkena serangan balik dari jhono.
" terruss...mas...kamu perkasa sekali...ahhh...nikmat...aw..oh...oh " ceracau novi kembali.
Jhono hanya tersenyum dipuji karena perkasaan penisnya, ini dua kalinya dia mendengar pujian dari dua wanita hari ini. Seiring nafsu melanda jhono menuntun nalurinya, jhono bangkit sekarang dalam keadaan duduk di pinggiran ranjang memangku novi.
Dengan nafsu membara disentakan penis jhono dengan keras terasa di ujung akhir kedalaman vagina novi. Saling rangkul mereka memacu saling mengejar kenikmatan tanpa peduli tria yang sedang tertidur pulas. Seketika pekikan novi menggema memecah konsentrasi jhono.
" ahhh...aduh...mas...oh...oh novi udahh ga...kuat...lagi...ughh...ugh " rintihan novi menandakan akan mencapai puncaknya sesaat lagi yang diraihnya
" crootts...crotts sreer.... " suara air kenikmatan orgasme novi keluar sederas dia membuang air kecil membasahi kedua paha jhono.
" huh...uh...uh sungguh nikmat sekali mas jhono sayangg...hmmm.. " kata novi setelah mencapai orgasmenya
" tunggu yah mas jhono ku sayang, biarkan aku beristirahat sejenak " pinta novi kepada jhono yang tubuhnya lunglai akibat orgasmenya
Seketika jhono melepaskan tubuh novi dan membaringkan agar dia dapat tidur. Jhono mengerti keadaan novi yang kecapaian dan tidak memikirkan ego nya yang dia sendiri belum mencapai klimaksnya.
Di belainya rambut novi penuh perhatian tersenyum simpul wajahnya sambil dia membelai penis jhono yang masih tegak gagah perkasa. Di benak jhono ingin mengutarakan sesuatu yang menganjal di pikirannya.
" mbak, aku mau tanya sama mbak boleh? " tanya jhono yang mau diutarakan.
" iya memang mau tanya apa sih " timpal novi penasaran apa yang jhono ingin katakan.
" apa benar yang mbak novi katakan sebelum kita melakukan perbuatan ini? maaf sebelumnya menurut ku perkataan mbak secara tak langsung menyukai diriku apa benar mbak?" tanya jhono serius kepada novi
Tersentak sejenak novi atas pertanyaan jhono yang penasaran tentang perkataan dia yang menilai semua sifatnya jhono. Bimbang melanda karena novi sudah memiliki kekasih dan perkataannya tadi hanya pujian biasa tapi buat jhono merupakan kata terindah yang membuat semangat tuk hidup dua kalinya akibat terpuruk yang dialami pagi tadi.
Inilah kelemahan jhono akibat keluguannya tidak bisa membedakan pujian biasa dan pujian dari hati yang membutakan dirinya yang mencari cinta sejatinya. Seiring itu akhirnya novi mempunyai cara agar jhono melupakan dan menjauh dari kejadian semua perasan dan hubungan bercinta mereka tadi.
" oh itu yang kamu tanyakan kepadaku mas, hal yang perlu kamu ketahui aku memang benar memuji sifat dan caramu yang berbeda dari pria yang lain yang hanya memandang kemulusan dan menikmati tubuhku sesaat demi nafsunya. karena itu aku test kamu mas, apakah kamu benar-benar polos dan sifatmu bukan dibuat-buat "
" untuk membuktikan keraguan atas aku menilai sikapmu yang mungkin berlebihan aku mengunakan cara yaitu menggodamu. pertama sengaja ku tidak mengenakan pakaian cuma handuk yang melilit di tubuhku ketika kamu hendak menolongku membukakan pintu kamar mandi yang benar-benar rusak sedangkan yang kedua dengan aku berpura-pura jatuh dan membuka handuk sebagai alas tubuh bugil ku "
" aku merintih kesakitan itu juga bohong agar kamu mendekat dan melihat diriku yang bugil dan aku mencari alasan kesakitan akibat terpleset. Sedangkan ketiga ketika kau datang ingin menolongku, kamu kaget dan menghindar jika pria lain mungkin akan memperkosaku meskipun aku ini wanita penghibur nyatanya "
" dari situ ku mencoba merayumu untuk menjamah tubuhku dengan cara ku tarik tanganmu ke bokongku dengan alasan dibagian itu aku merasakan sakitnya tapi tangan mu malah menolak menjamah tubuh bugilku "
" semuanya itu membuatku yakin mas, memang kamu lelaki yang baik beda dengan yang lain, entah kenapa mungkin kamu berbeda tiba-tiba saja ada sebuah rasa penasaran yang menghampiriku mas "
" rasa penasaranku itu bagaimana bercinta dengan penuh rasa sayang dan perhatian seperti dirimu mas jhon. ku tahu jika aku meminta jujur ingin bercinta kepadamu mas jhon, mungkin kamu akan menolaknya "
" maka dari itu rasa penasaran akhirnya mau tidak mau aku memaksamu dengan mengancam, maafkan aku mas jhono, aku tidak bisa menjadi milikmu kamu terlalu baik untukku dan bukan itu saja aku sudah mempunyai tunangan, jadi mintaku cuma satu mas, jangan menuntutku agar menjadi kekasih anggaplah kita melakukan bercinta hanya melampiaskan nafsu saja yah " novi menjawab pertanyaan dengan jelas maksud dari semuanya, tak terasa novi menitikan air mata
Bagai disambar petir kedua kali buat jhono yang menyesakan dada itu setelah mendengar penjelasan novi dari pertanyaan yang dia tanyakan ke novi. Sungguh nestapa selalu dialami jhono yang ingin merasakan cinta sejati malah dia merasakan cinta sesaat dan pelampisan nafsu yang ditimbulkan dari cinta sesaat
Jhono termenung sambil tetap membelai dan mengelur tiap helai rambut novi, agar dia nyaman dan tidak merasa bersalah. Semakin jhono membelai rambut novi, dia memeluk dengan erat sekali dan menyandarkan kepalanya ke dada jhono yang bidang.
Entah kenapa jhono tersenyum dalam lamunannya akibat depresi dialami. Senyuman mengandung makna yang tak menentu apa yang membuat jhono tersenyum seperti itu.
Apa yang jhono lamunkan dan apa yang ia senyumi ketika dia melamun?
Senyuman tak bermakna berkembang dibibir jhono dari lamunanannya. Mungkin dibenaknya tersirat sesuatu yang membuatnya seperti itu. Dia menoleh arah tria dan dipandanginya terbesit sepintas nafsu ketika memandangnya. Entah apa yang akan terjadi pada dirinya nanti.
" hmm mungkin ini kebodohanku kedua kalinya yang ku lakukan, karena sifatku dan hasratku mencari cinta sejatiku hingga aku hanya korban pelampisan nafsu birahi semata "
" mungkin benar ucapan mbak novi, baiklah akan ku buktikan janjiku pagi tadi. biar tahu dia kepolosanku bisa membawa dia dalam kekecewaan yang sama dirasakan olehku saat ini. biar ku buktikan bercinta dengan nafsu seperti apa, apakah sama dengan bercinta dengan kasih sayang yang dirasakan dia tadi "
" jika novi bisa melakukan kepada diriku hanya pelampiasan nafsu semata, kenapa tidak kulakukan saja kepada tria. sepertinya secara tak langsung aku menikmati perasaan baruku ini. rasa nafsu birahi karena kekecewaan dipermainkan oleh cinta " ucap semua perkataan isi dalam hati jhono ketika ia lamunkan tadi
Dari semua isi hatinya hingga menimbulkan senyuman yang berati sekarang. Dengan dorongan lamunan dan kecewaan di alaminya saat ini menuntun kearah yang tak pernah ia lakukan selama hidupnya.
Dengan sigap jhono berpindah posisi dibawah tempat tidur dan mengapai selimut yang dikenakan tria saat ini. Dia melihat novi matanya yang sayu tertidur akibat tangis sendunya dan kelelahan orgasme yang berbeda. Ini merupakan malapetaka dan kesempatan buat jhono yang belum menggapai klimaks yang dia rasakan pertama kali tadi seperti dia bercinta dengan astri.
Seketika selimut sudah pindah posisi sejajar dengan lutut tria yang seputih mutiara itu. Di singkap roknya tanpa CD itu keatas oleh jhono dan tertampang sudah gundukan vagina yang tak ada helai rambut kemaluan yang menutupi indahnya gundukan itu.
Di koyaknya dengan kedua tangan jhono tanpa ragu adanya perlawanan dari tria yang tertidur pulas akibat mabuknya dari tadi. Sepasang mata jhono semakin liar memandang isi dalam gundukan vagina berwarna pink merkah itu. Tak ayal mengundang lidah jhono tertantang bermain di dalamnya.
Menari-nari lidah jhono didalam sana seakan tidak ingin melepas dari tiap bagian vagina itu. Ingat sesuatu dari pembelajaran astri dia menjilat dan melakukan sedikit sedotan dibagian kliortisnya. Di iringi cucukan jari jemari jhono yang menelusuk kedalam sana maju mundur ritme dia permainkan.
Tanpa sadar yang dia lakukan kepada vagina yang mengairahkan milik tria menimbulkan kontraksi. Nafas tria semula teratur kini bergebu-gebu menandakan dia menikmati rangsangan yang diberikan kepada jhono buat dirinya. Senyum jhono kembali mendapati tria sudah menggapai orgasme hanya berselang waktu 10 menit lamanya jhono mempermainkan lidahnya disana dan tenggelamlah tria dalam tidurnya.
Naik turunnya nafas tria akibat orgasmenya mulai teratur dan berpeluh keringat dialaminya meskipun ia tak sadar dari tidurnya. Air kenikmatan perlahan keluar dari dalam vaginanya dan melewati pangkal pahanya. Di hentikan sejenak oleh jhono dan terbesit sebuah rencana lagi yang belum dia alami di hidupnya dan akan segera ia mencoba dan mentuntaskan semua siksaan hati dan nafsu yang melanda.
Bangkitlah dia dari pemandangan yang terpancar mengairahkan dari vagina tria. Kini penis jhono yang tegak menantang langit bergerak sesuai irama kaki dia berjalan. Tiap langkah mengandung arti kemana dari tujuan dia yang terbesit di otaknya. Laksana penis perkasa yang belum menunjukan kelemahannya secara naluri bergerak mencari sasaran yang dapat membuat penis itu bersarang.
Akhir dari tujuan dia melangkahkan kaki tepat di wajah novi. Dibelai wajah novi dengan halus, novi membuka mata perlahan dan senyumnya berkembang ketika melihat penis jhono tepat di mulutnya. Tak menunggu lama dari novi disumpalnya mulutnya oleh penis jhono agar novi mau melayani oral sex kepada jhono. Jhono yang tadinya pasif ketika di awal permainannya, kini mulai menunjukan ke agresifannya kepada novi.
Di jenggut rambut panjang terurai milik novi dengan genggaman kedua tangan jhono memaksakan agar dia tau siapakah yang berkuasa akan nafsu birahinya. Seiring dipegangnya kepala novi sesaat itu juga di hentak-hentakan dengan keras penis dia ke mulut novi, seakan sudah berpenghujung di pangkal mulut dan sesaknya penis jhono didalam sana terbelakak mata si novi seakan tak percaya perubahan si jhono yang drastis.
Tak tinggal diam jhono meremas kedua payudara menantang milik novi yang mengairahkan. Sambil dia meremas tak tertinggal kedua putingnya di lahap oleh mulut jhono untuk diemutnya, silih berganti gerakan tersebut dipakai jhono untuk merangsang nafsu novi disertai cumbuan halus di sekitar lehernya.
" uhmmm...ahh...mass nikmatt sekali hisapanmu di dadaku serta leherku mas...ohhh...ohh...uhh...remas yang kuuu...aat yah sayang..." rintih novi karena desahan akibat kedua payudaranya dirangsang oleh jhono.
" awww...pelan...dong sayang...auch...auh yah...begitu duhh...kamu mulai nakal mas...uumm ah...ah " pekik desahan novi ketika salah satu putingnya tergigit kecil oleh jhono.
Hanya tersenyum jhono menanggapi rintihan dan perkataan novi. Dibenaknya sendiri ini permulaian dari sebuah rencana jhono sendiri. Tak puas mencumbu payudaranya kini jhono menyudahinya langsung ditujunya vagina novi yang menantang untuk dioral olehnya.
Diseruput vagina novi melalui kecupan kecil di luar belahan vaginanya oleh bibir jhono. Dibelahnya vaginanya dia mengunakan lidah jhono yang membelah lebih dalam dan segera ingin menari-nari disekitar rongga dinding vagina novi. Tak hanya lidah yang beraksi didalam sana jarinya pun turut andil merangsang lubang kenikmatan novi.
Tak ketinggal pula kliortisnya dilahap dengan buasnya oleh lidahnya jhono seiring hisapan kecil di kliortis novi. Serangan demi serangan yang dilancarkan jhono tak sadar novi bahwa bagian tangan jhono telah nyasar dan bersarang di vaginanya tria. Silih berganti jhono mengoral kedua vagina wanita itu yang telah mengubahnya menjadi buas akan nafsu.
"ah...ah...auh...ohh..mass....aku uu..dah...tidak kuat lagi...aihhh...aaaah...aah...ohh" lolongan rintihan novi mendekati puncak orgasme yang sesaat lagi diraihnya dari permainan oralnya jhono.
Jhono yang mengetahui novi akan orgasme bukannya mempercepat tangannya tapi menghentikan gerakannya begitu juga dengan jari tangan yang lain di dalam vagina tria dihentikan. Sepintas raut wajah novi berubah yang tadinya semangat akan menggapai orgasme kini terlihat raut muka yang menandai tanggungnya rasa yang memuncak. Akibat itu semua kepala novi menjadi pening, seketika dia bertanya sebabnya kepada jhono.
"aduh...mas jhono sayang kenapa dihentikan...uhhh kan aku tidak tahan lagi mencapainya meski akan tiba...uhh...ah...ah" tanya novi disertai sisa nafas yang masih memburu orgasme yang ditunda.
"sabar yah sayangku, nanti akan ku berikan kenikmatan yang dahsyat ketika kau telah menyaksikan aksiku sesaat lagi ini. jadi simpan tenaga dan nafsumu itu yah" jelas jhono kepada novi yang terlihat nafasnya yang naik turun akibat nafsu yang tak tertuntaskan.
Berdiri jhono memandangi kedua wanita yang tergeletak tak berdaya. Novi tergeletak akan pening dan lelahnya menahan sebuah nafsu tertundanya dan tria tergeletak seakan tak bernyawa dari tidur akibat dirinya mabuk. Tersenyum kembali diraut wajah jhono ketika melihat kedua wanita itu. Tak ingin melepaskan moment kesempatan yang ada didepannya itu.
Tanpa sadar dan tanpa diketahui novi dari senyuman jhono itu, sesaat itu juga dia terbelakak kedua matanya. Kini masuk sudah penis jhono ke vagina novi dalam posisi MOT di hentakan dengan cepat sehingga buah zakar jhono membentur dinding bokong indah milik novi. Tak mau berlama-lama juga jhono mengenjot novi dan niatnya hanya mempermainkan diri novi yang mengejar orgasmenya.
Sepuluh menit jhono mengempur vagina novi dia merasakan penisnya akan di himpit oleh otot-otot vagina novi. Dia tau novi akan mengalami orgasmenya dan di cabut secara tiba-tiba oleh jhono. Kembali lagi nafsu yang tertunda di alami novi, yang akhirnya pasrah menikmati siksaan nafsunya sendiri dipermainkan jhono.
Keluarlah penis jhono yang berlumuran cairan di sekitar daging penisnya ketika dia mencabut pasaknya dari vagina novi. Kemudian di arahkan lagi kelubang vagina yang telah banjir oleh cairan kenikmatan yang telah di tunggunya. Tak ayal lagi bukan vagina novi di tuju melainkan vagina tria yang dilesakan penis jhono yang menyeruak kedalam vagina tria yang sempit itu.
"aaaa....arghhh....apa-apaan ini...ohh...tidak...jangan kau lakukan ini kepadaku dasar kau lelaki bajingan" teriakan tria serta membangunkan dirinya dari tidurnya tadi dengan adanya benda tumpul yang mencoba masuk dengan paksa yang belum tria ketahui bahwa yang masuk kedalam vaginanya adalah milik jhono
Dengan tubuh meronta-ronta tria melawan tubuh jhono yang mendekap dirinya. Seketika itu juga novi mencegah jhono agar tidak bertindak lebih jauh lagi kepada tria. Di pegang tangan jhono oleh kedua tangan novi agar jhono menghentikannya segera.
" lepaskan sepupuku mas, dia bukan wanita penghibur seperti aku, jangan kau rusak dia mas, tolong mas hentikan " teriak novi agar jhono sadar. Dan diketahui tria merupakan sepupu jauh dari novi dan bukan teman sesama profesi novi yang jalani
" kak...novi tolong aku kak...lepaskan aku dari bajingan ini " balas perkataan tria agar novi segera menyadarkan jhono yang membekap tubuhnya
Pada saat kedua wanita itu meminta agar melepaskan tubuh tria kepada jhono yang kesetanan. Di saat itu pula kepala penisnya sudah telanjur masuk ke dalam vaginanya tria. Novi secepat kilat mencegahnya dengan menarik bokong jhono agar segera keluar penisnya dari vagina sepupunya itu.
Namun sia-sia saja dilakukan novi. Dengan semakin berusaha dia mencegah semakin menggila si jhono pasrah sudah si novi. Tanpa rasa ada beban yang menghalangi dirinya lagi dan merasa posisi penisnya sudah pas dengan lubang vagina tria yang telah masuk kepala penis jhono yang besar itu. Di lesakan dengan keras melaju kedalam vagina tria.
"aduh...hhh... sakit dasar kau lelaki bajingan" teriak kesakitan tria akibat dari penis jhono yang melesak kedalam dan merusak mahkota milik tria selama ini dijaganya.
" sudah kamu tahan rasa sakitmu dik tria, nanti kamu merasakan nikmatnya nafsu surga duniawi yang mbakmu novi ajarkan kepadaku barusan "
" jadi jangan anggap perbuatanku ini semata didepanmu hanya tindakan memperkosa, tapi kamu adalah wadah pelampisan kekecewaan dan nafsu ku belaka, dan kelak ku yakin kau juga akan menjadi seperti mbakmu itu "
" jadi jangan salahkan aku mengagahi dan memperkosa dirimu dik tria. dari pakaianmu saja mengundang orang tuk menjamah dirimu. yah aku melakukan ini sengaja dan aslinya tak tega melihat kamu ku rusak setelah ku mengetahui bahwa kau masih perawan ketika ku oral tadi tanpa mbakmu novi sadar ha..ha..ha " jhono berkata dengan jelas alasan dan maksud tujuannya dari lamunannya tadi. secara tak langsung dia ingin balas rasa kecewa dari kakak sepupu tria yaitu novi.
Bagai tersambar petir novi mendengarkan perkataan jhono yang telah memperkosa dan mengambil mahkota tria tersebut. Novi tak menduga dari perkataan dia kepada jhono menimbulkan kecewaan yang besar dan terdalam buat jhono.
Nasi sudah menjadi bubur perkataan di hati kecil novi berkata dengan tetesan airmata yang jatuh dari sepasang matanya yang lentik. Seiring gerakan jhono mengenjot tubuh adik sepupunya itu terasa sakit menyayat hati novi yang saat ini hanya menyaksikan pergulatan mereka dari tepi ranjang.
" tolong mas, kasihani aku mas...aduuh sakitttt... " rintih tria meminta ampun kepada jhono yang tak mengubrisnya.
Di lumatnya mulut tria oleh mulut jhono agar tak berteriak lagi sekaligus mencoba merangsang tria dari permainan lidahnya yang memaksa masuk ke rongga mulutnya. Sambil mencoba membobol pertahanan mulut tria yang sedang dipermainkan jhono, ia memperlambat ritme gerakan penisnya didalam vagina tria seakan menikmatinya dan mencoba memberi rasa rangsangan dari gaya ngebornya dalam posisi MOT itu.
Akhirnya tak perlu menunggu lama lagi buat jhono merangsang tria agar rasa nafsu timbul agar dapat melupakan rasa kecewa dan sakit hati yang direnggutnya mahkota perawan yang telah sirna musnah diraih oleh penis jhono tadi. Perlahan bibir tria menanggapi permainan lidah jhono yang menari diatas rongga mulutnya, jhono yang mengetahui gelagat dari tria itu sadar dan menyudahi permainannya.
Senyum jhono akibat perubahan dari diri tria langsung melancarkan aksinya. Dengan buas jhono membuka seluruh pakaian tria tanpa melepaskan penisnya dari vagina tria tak ayal lagi bebas jelas kedua payudara tria yang menantang jhono tuk mengaulinya. Tanpa di perintah dan merasa di tantang dijamahlah kedua payudara tria dengan buasnya dia mengarapnya kanan kiri dari sepasang payudaranya.
Tria meresponnya melalui geliat bahasa tubuhnya, sambil menikmati kedua payudara tria, jhono menaikan lagi ritme goyangannya. Seketika dua kelamin yang berbeda saling tabrak menimbulkan suara dan sensasi.
" ah...ah...kok jadi nikmati begini yah mas...ah tusuk lebih dalam lagi mas...ahh...ahhh " rintihan kenikmatan melanda tria yang merupakan sensasi pertamanya meski dirasakan sakit diawalnya
" ohhh...ohhh terus mas...tria ketagihann jadinya ahh...tusuk yang dalamm penismu mas....oh...oh begini rasanya bercinta...ahhh " kata tria yang mengambarkan sedikit menunjukan binalnya menikmati sodokan demi sodokan penis jhono.
Tak terasa 15 menit sudah jhono menggarap tria dengan posisi MOT di balik dan menunggingnya tubuh tria, tertampang vagina yang mungil menyempit sedang mengintip menantang penis jhono agar kembali masuk ke vaginanya. Masuklah kembali penis jhono ke vagina tria dalam posisi doggystlye yang memberi sensasi lain. Terasa vagina tria memberi perlawanan menjepit penis jhono dengan kuat.
" ohh tria...vaginamu sungguh enak sekali terasa peret dan legit untuk ku garap ah...ah " ceracau jhono yang mengakui nikmatnya vagina tria di bandingkan milik kakak sepupunya novi.
Gerakan demi gerakan dalam posisi itu yang memakan waktu sepuluh menit lamanya. Tak akan lama lagi dua insan yang berlainan jenis mengapai puncaknya.
" oh...oh...oh aku merasa mau pipis mas...ah...ah...uhh aku tidak kuat lagi menahannya ahh...oh " rintih tria memulai gejala orgasmenya
" lepaskan saja dik tria, tidak usah ditahan yah...mas juga mau sampai kita barengan..." timpal jhono
" ohh..oh...oh...ah...croot...crot... " rintihan terakhirnya dari mereka yang menandai orgasme bersama, seiring semburan sperma dilesakan delapan kali didalam dan membanjiri rahim tria yang tercampur jadi satu dengan cairan vagina tria.
Di cabutnya penis jhono dari vagina tria, seiring air kenikmatan mereka berdua mengalir dikit sedikit dari liang kenikmatan tria. Cairan kental berpadu dengan darah perawan tria ternyata sungguh indah dilihat oleh jhono dan dia merasa bangga kepada dirinya karena berhasil membalas kekecewaan kepada novi dan mendapat keperawaan dan merasakan vagina keperawaanan itu sendiri dari tria.
Memang pada dasarnya jhono yang lugu dan baiknya melihat novi yang berselimut duduk terpaku di pinggir ranjang entah apa yang dipikirkannya saat ini. Dan saat itu juga jhono menghampiri novi ingin menghiburnya namun hendak tangan jhono meraih memegang pundak novi, di tangkap dan di pegang tangan jhono itu.
Di genggam tangan jhono dan ditampiknya oleh novi. Jhono sadar mungkin novi masih terguncang dan tidak percaya atas perbuatannya yang dilakukan kepada adik sepupunya tria. Jhono tak menyerah begitu saja menyeka rambut novi dan menghapus air mata dengan kedua tangannya dari pipinya yang basah.
Meskipun novi tahu kalau jhono bertindak diluar dari sifatnya tapi tetap saja sifat dasarnya tidak berubah. Ketika jhono membelai halus pipinya novi merasakan hangatnya kasih sayang yang berbeda. Jhono mulai aga tenang melihat novi menghentikan rintikan airmatanya.
Jhono berlutut dan memegang kepala novi sehingga bertatapan pandangan yang mendalam dari masing-masing mata mereka. Tak kuasa novi melihat perlakuan jhono di hadapannya dan dia ingin tahu apa maksud dia berlutut di hadapannya. Di lihat oleh novi adanya pergerakan bibir jhono yang sudah terdiam karena saling tatapan mungkin dia akan berucap.
" maafkan aku mbak novi karena sikapku seperti binatang tadi membuat hatimu terluka, aku khilaf tak seharusnya aku melakukan ini kepada adik mu mbak, karena ada dorongan dari hati gelapku yang ingin melakukan itu semua " ucap jhono meminta maaf akan kesalahan yang dilakukannya.
" kamu tidak salah mas, yang salah kakakku novi aku dapat memahami perasaanmu, meskipun kau telah memperkosaku namun ku merasa mas tidak seperti memperkosaku dapat kulihat dari matamu mas " ucap tria tiba-tiba memecah suasana dingin diruangan itu sambil dia memeluk mesra jhono dari belakang seakan tak ingin melepaskan pelukan itu.
Jhono tak mengerti semua perkataan yang terlontar dari mulut tria tadi serta perilakunya yang memeluk dirinya tak dipungkiri punggung jhono ada yang menekan empuk sekali dan kenyal seakan menyatu.
" aku merasa bahagia mas, kamu memberi pengalaman terindah yang selama ini ku impikan. Mimpi kenyataan bahwa bercinta itu nikmat. aku rela dan ikhlas memberi hal terindah dariku untukmu mas, karena kamu aku bisa merasakan penis yang sesungguhnya karena selama ini ku hanya menikmati elusan jemariku ketika bermastrubasi di luar vaginaku saja "
" mas pasti bertanya kenapa aku melakukan mastrubasi dan berkata barusan mengenai kejadian dan perasaan ku ketika kau memperkosaku padahal dimatamu mas tidak memiliki keberanian untuk melakukan tindakan itu "
" jawaban alasannya adalah aku juga sakit hati kepada kakakku ini, yang tega merayu kekasihku dan bercinta dengan dirinya, ku tersiksa mas melihat itu semua. rasa kecewa dan nafsu birahiku menumpuk jadi satu ketika melihat itu semua akhirnya sambil keadaan ku bermastrubasi ku bertekad suatu saat nanti aku dapat membalasnya "
" membalas dengan cara ini, yang sengaja ku korbankan mahkotaku untuk kekasih kakakku dan ku ingin dia melihat langsung ketika kekasihnya merenggut mahkotaku melalui pemerkosaan " tria berkata menjelaskan maksudnya yang ditunggu oleh jhono yang tak mengerti dari sikap tria tadi.
Akhirnya mereka mengerti dari ini semua dan tidak menyesali apa yang telah perbuat tadi. Novi perlahan mengerti karena sikapnya yang terlalu hypersex akibat pekerjaannya dan ketika nafsu birahinya memuncak matanya seakan gelap dan tak peduli pria manapun di hajarnya agar nafsunya terpuasakan.
Kini ruang kamar terasa sunyi meskipun didalam terdapat tiga penghuni tanpa sehelai pakaian berada disana. Sunyi akibat permasalahan yang di alami tiap penghuninya. Dan di saat kesunyiannya terpecah oleh senyuman seseorang.
Ternyata senyuman tak bermakna berasal dari wajah tria. Tangannya mengapai tangan jhono agar mendekat dengan dirinya meninggalkan novi yang terdiam akan renungannya. Setelah mendekat tria membisikan sesuatu di telinga jhono. Entah apa yang direncanakan oleh mereka.
Bisikan sesuatu rencana akan segera dilaksanakan oleh mereka berdua. Tanpa menunggu lama lagi mereka beraksi. Mereka menghampiri novi, kini mereka berdua telah berdiri dihadapan novi yang masih terdiam. Tiba-tiba tria berlutut, novi hanya sepintas melihat tria lakukan entah apa maksud dari tria berlutut tadi.
Ternyata tak ayal dari tria berlutut di hadapan novi, dia segera mengapai penis jhono yang terkulai lemah tak berdaya. Agar perkasa seperti tadi, tria mengerti segera melakukan oral sex kepada jhono. Di kulum dan dihisapnya penis jhono dengan pelan agar terangsang lagi.
" uh...ahhh...nikmat sekali hisapmu dik tria uhmmm...membuatku ngilu...ahh...hisapanmu hebat kamu pandai sekali....ah...ah...siapa yang mengajarimu dik? " rintihan jhono tak kala dimana dia mendapat serangan oral di penisnya yang dilakukan tria dan sekaligus menanyakan dia bisa melakukan ini padahal tadi saat bercinta tak melakukan oralsex kepada jhono.
" kakak novi yang tersayang yang mengajariku mas, meskipun aku mengintip ketika ia bercinta dengan pria lain disini...uhmm " jawab tria dan melanjutkan kulumannya di penis jhono yang memulai siap beraksi.
Novi tercengang mendengar perkataan tria ucapkan tadi dan rasanya secara tak langsung tria berkata tadi seperti menampar dengan keras di wajahnya. Seketika juga amarahnya seakan meledak dan ingin mengakhiri permainan dengan penuh masalah ini. Rasanya novi ingin menampar adik sepupunya sendiri, namun entah kenapa diurungkan niatnya itu.
Dia melihat adik sepupunya yang sedang mengoral penis jhono yang berbeda itu. Sekilas mengingatkan dia ketika pertama kali bercinta dengan kekasihnya, dia mengingat karena perumpamaan datang di hadapanya sendiri. Di lihat sesakma mungkin oleh novi permainan tria dan jhono.
Tanpa sadari dari khayalan akibat pemandangan permainan panas jhono dan tria, novi memangkangkan kedua kakinya lebar-lebar dan mempermainkan vaginanya sendiri dengan kedua tangannya. Dibelai dan diusapnya vaginanya dengan tangan kirinya sedangkan jari jemari tangan kanannya diemut sendiri dengan mulutnya.
Sekarang nafsu birahi novi membara akibat nafsu yang tertunda dan pertunjukan permainan yang dilakukan adik sepupunya dan jhono sehingga seakan tidak memperdulikan mereka. Novi mencoba mengejar nafsunya sendiri dengan mengosok kliortis dengan jari jemari tangan kanannya yang sudah terpenuh air liurnya. Usapan demi usapan tidak cukup buatnya dilesakan jari tengahnya ke dalam vagina novi.
Ritme maju mundur jari tengah novi memberi sensasi kenikmatan yang dia rasa. Dipercepat kocokan ritme jari yang didalam vagina novi agak meningkat, tak sengaja jhono melihat perbuatan novi dan membelai dan mengarahkan kepala tria agar melihat perbuatan kakaknya. Di hentikan kuluman penis jhono oleh tria sambil tersenyum dia menghampiri kakaknya berserta jhono.
Tanpa disadari dan diketahui novi yang memejamkan kedua matanya yang sedang meraih kenikmatan sendiri oleh mastrubasinya, mendekatlah jhono dan tria kini dekat novi. Jhono paham yang akan dilakukan tria kepada novi, ketika hendak novi akan mengapai puncaknya dan sedetik itu juga tangan novi yang memainkan jemari di vaginanya oleh tria diraih jemari tangannya sehingga novi gagal mencapai puncak orgasme kedua kalinya.
Seketika itu juga novi membuka kedua matanya dan ingin melihat siapa yang melakukan dan menganggu dia ketika akan orgasme. Setelah meraih tangan novi, tria yang sadar novi telah membuka mata kembali langsung mengapai bibir novi. Tria mencoba memberi rangsangan atas permainan antar mulut dan beradu lidah didalamnya, novi sadar akan perliaku tria sejenak ia melupakan akal sehatnya akan hubungan terlarang ini, sekarang yang dipikirkannya adalah ingin segera mengakhiri siksaan nafsu birahinya.
Tak hanya memberi permainan dimulut saja, tria yang semakin binal dan liar mulai bertindak jauh. Kini kedua payudara kakak sepupunya dijamah oleh sepasang tangan tria. Diremas-remas silih berganti payudara novi oleh tria, tak ketinggalan sepasang puting payudara novi diplintir-plintir dipermainkan oleh adik sepupunya itu.
Jhono yang terpaku menahan sejuta rasa nafsu akibat tontonan yang menggiurkan adik kakak sepupu ini hanya terdiam disamping novi. Novi melirik sepintas ke arah jhono yang terdiam di sebelahnya membuat dia berinisiatif. Tanpa ragu lagi yang membuat nafsu birahi yang menggila dilanda novi mengerakan tangannya ke penis jhono yang tegak mengancung ke langit atap kamar itu.
Dikocok lembut oleh jemari tangan novi di penisnya jhono biar dia dapat merespon maksudnya. Tanpa berpikir lagi jhono melepaskan tangan novi yang memberi rangsangan melalui kocokan lembut penisnya. Kini jhono bangkit berdiri menuju selangkangan novi, tersenyum dia melihat vagina novi yang telah basah itu.
Hanya pandangan sayu yang sekarang terlihat dari sepasang mata novi ketika melihat perlaku jhono. Tidak membutuhkan tenaga lagi dan tanpa halangan ketika penis jhono di arahkan kedalam lubang kenikmatan milik novi.
" uuuhh...masukin penismu mas yang dalammm...aaahh....jangan siksa aku mas...uhmmm " rintih novi ketika palkon jhono menembus gua hangat dari novi dan setelah itu jhono menggerakan ritme maju mundurnya agar penisnya dapat menusuk lebih dalam di liang kewanitaan novi.
" ahhh...ahhh...yang keras goyanganmu mas....auhh....ugh...ohh " rintih novi akibat lubang kewanitaannya dikocok kasar oleh jhono.
Disisi lain tria semakin panas merangsang tubuh kakak sepupunya dilihat dari dia mempermainkan kedua payudara novi. Jhono yang mengenjot novi melihat tingkah laku tria dan seketika dia menghentikan genjotan dan melepas penisnya dan dibaring telentangkan badan dia disisi novi. Novi mengerti dan memberitahu tria agar berhenti dari kulumannya di payudara milik novi dengan memegang kepala serta rambut tria.
Sekarang novi bersiap-siap memasukan penis dan menunggangi tubuh jhono. Setelah masuk kini novi mengoyangkan tubuhnya naik turun seakan melindas habis penis jhono. Dalam keadaan novi menunggani jhono dalam posisi WOT seperti menunggangi kuda, jhono mengambil kesempatan dan mencoba sesuatu yang belum dirasa dan telah direncanakan tadi.
Dipegang tubuh tria agar mendekat ke jhono oleh kedua tanganya, tria paham dan memposisikan vaginanya sejajar dengan mulut jhono. Dimainkanlah vagina yang pink merkah milik tria oleh lidah jhono yang menari-nari didalam sana tak luput juga kliotris tria menjadi sasaran dari lidah jhono.
" ahhh...ahhh penismu memang berbeda sekali mas, hangat dan keras aku suka...uhhh...ohh...ohh "
" sungguh terasa menusuk rahimmm...akkuu...ohhhhh...uhhh " rintihan kenikmatan novi yang membuat tria semakin panas mendengarnya dan merangsang dirinya.
" yehh...uhmmm...ahh...ah...terus mas perkosa vaginaku dengan mulutmu...uhhh...uh...oh...oh " jerit kenikmatan tria yang semakin liar seiring dia menjenggut paksa kepala jhono agar lidahnya dapat masuk lebih dalam di vaginanya meskipun jhono kesulitan bernafas saat tria melakukannya.
Selang sepuluh menit lamanya mereka bertiga mereguk kenikmatan dalam posisi itu lambat laun semakin memanas dan seketika itu juga ada sebuah raungan keras yang memecahkan suasana didalam ruangan.
" ohhh mas....auhh..ohh...ahh aku tidak kuat laaa...gi...ah..ah...aaauhh "
" sebentar lagii...akuu...sammpai...ahhh...uhhh...oh " rintihan keras novi yang memecah ruang kamar ini menandakan dia telah meraih kenikmatan orgasme yang kedua kali tertunda tadi.
Seiring raungan keras akibat orgasme novi terkulai lemas dengan hebatnya dan terkapar seketika. Tubuh lemah novi tergeletak di samping jhono, ketika vagina novi terlepas dari penis jhono terlihat air kenikmatan hasil orgasme novi yang membasahi paha jhono.
Tria yang melihat penis jhono yang menganggur setelah kakak sepupunya terkapar akibat orgasme yang diraihnya tadi. Tak ingin menunggu lama-lama lagi secepat kilat kini tria sudah menggangkangi penis jhono yang masih tegak menantang setelah membuat novi orgasme. Setelah merasa posisinya pas ditancapkan kembali penis jhono didalam vagina tria.
Seperti yang di lihat tria tadi ketika permainan kakak sepupunya dia mencoba meniru pergerakan yang dilakukan kepada novi terhadap jhono. Di gilas penis jhono tanpa ampun oleh tria yang menggila karena kecanduan dengan penis jhono yang unik memiliki palkon yang besar, keras dan hangat meskipun tak panjang.
" ahhh....ahhh enak mas teruss hantam vaginaku yang keras...ah..ah "
" ohh...astaga...sungguh menusuk rahimku...ohh..oh..benar yang dikatakan kakakku tadi....ah...ah " rintihan tria tiap kali jhono menusuk penisnya dari bawah ke atas masuk di dalam vagina tria.
Tak puas dengan posisi itu kini jhono mengangkat tubuh tria dan memposisikan menungging dan segera melesakan penisnya kembali ke vagina tria. Digenjot perlahan sekali ini membuat jhono melayang karena vagina tria berbeda dengan vagina novi. Tria merasakan genjotan jhono yang pelan menusuk vagina dari belakang segera juga dia menghentakan bokong yang bulat itu maju mundur.
" duhh...ohh...kamu memang binal sekali dik tria...ah...ah " erang jhono merasakan goyangan pantat tria terasa memantul dan seakan menekan membentur buah zakarnya jhono dalam posisi doggystyle.
" uhmmm...ahhh siapa...suruh mas pelan mengenjot vaginaku...ahhh...hmmm enak yah mas?" rintih disertai lirikan mata nakal tria kepada jhono agar dia melakukan tusukan keras penis didalam vaginanya
" awww...ahhh terus kak...hiasap yang kencang aughh....uhhh..ohh " jerit tria ketika novi tanpa disadarinya kini memberi hisapan yang keras di puting payudara tria.
Permainan tria dan jhono memanas seiring novi merangsang dan menghisap payudara tria. Karena hal itu tak membutuhkan waktu lama lagi tria mencapai puncaknya.
" auhhh....ahhh...mas aku sampai...ohhh...ohh " pekikan tria yang telah mengapai orgasmenya dan terkulai lemah seketika itu juga terlepas penis jhono.
Mereka kakak adik sepupu ini sadar jika jhono belum terpuaskan. Mereka sepakat memberikan kepuasaan yang tak dilupakan jhono. Tanpa memberi ampun untuk jhono, mereka berdua melakukan oralsex silih berganti secara liar dan ganas, mengulum dan menghisap penis jhono.
Jhono yang mendapat serangan mendadak serta sensasi baru merasakan kelojotan dengan hebatnya. Hanya lima menit jhono mampu bertahan dari gempuran serangan adik kakak sepupu yang binal ini. Tak lama kemudian seluruh otot menegang menandakan jhono harus melepaskannya.
Novi dan tria tersenyum karena tak lama lagi jhono akan mencapai klimaksnya karena dari tanda dia mengejankan penisnya. Dihentikan kuluman mereka berdua di penis jhono, dikocok dengan kencangnya penis jhono oleh novi sambil mendekatkan kepalanya ke tria sambil mulut keduanya membuka lebar untuk menampung sperma jhono ketika keluar nanti.
" ohhh....ohhh...uhhh... crottt...crottt " erangan klimaks jhono seiring sperma yang kental keluar dari delapan kali tembakan penisnya dan sengaja dikeluarkan di kedua mulut novi dan tria yang perebutan spermanya jhono. Pengertian diantara mereka kakak adik sepupu ini saling membagi sperma jhono melalui adu mulut di keduanya.
Seketika klimaksnya jhono terkapar dipembaringan disertai dua wanita disampingnya sambil memeluk mesra akibat kejantanan penis jhono yang perkasa.
" terima kasih yah mas atas kesediaan kamu membuat rencana kita berdua berhasil, agar kita bercinta bersama dengan kakakku tersayang dalam satu ranjang denganku " ucap terima kasih tria kepada jhono ketika rencana yang dibisiknya berhasil.
Tersenyum jhono menanggapi perkataan tria begitupun novi juga tersenyum. Tak terasa jam dinding menunjukan waktu pukul 06:00 berati kurang lebih lamanya mereka bertiga bercinta selama lima jam.
Jhono menyadari tanda yang diberikan oleh jam dinding itu segera mengenakan kembali seragam taksinya dan meninggalkan kakak adik sepupu yang tertidur nyenyak tanpa membangunkannya. Sebelum dia melangkahkan kaki tuk pulang jhono mencium kedua kening kakak beradik sepupu ini yaitu novi dan tria.
Sepeninggalan kenangan dan pengalaman baru buat jhono seakan hilang di telan waktu karena sudah pagi segera mungkin ia akan kembali ke pool taksinya.
Singkatnya jhono tiba di kantor itu langsung menuju ke ruangan absensi karyawan dan mengambil kartu absen setelah memasukkan kartu ke mesin absen, langsung dia ingin menyerahkan kartu absen ke bu ita. Sepintas jhono melihat astri tanpa disadari astri sendiri yang menuju ruangan bu ita.
Setiba masuk ke dalam ruangan bu ita. Jhono terdiam ketika masuk kedalam ruangan bu ita yang masih gelap tanpa lampu menerangi. Ketika hendak mencoba menyalakan lampu, jhono kaget melihat sesuatu diruangan itu, sesuatu yang belum dilihatnya dan membuat penasaran.
* click * bunyi saklar lampu dinyalakan oleh jhono.
Lampu menyinari semua isi dalam ruangan bu ita. Namun ada sesuatu yang membuat sepasang mata jhono terbelakak tak berkedip. Rasa penasaran membuat jhono mendekati meja bu ita itu, ternyata sesuatu yang membuat jhono penasaran yaitu sebuah benda yang menyerupai bentuk penis lelaki.
" astaga ini mainan kok menyerupai apa yang saya punya yah? kepunyaan siapa yah? " batin jhono dalam hati yang tak mengetahui bahwa benda itu bernama dildo dan bertanya sendiri kepunyaan siapa benda itu.
Tak lama dari itu juga ada suara langkah seseorang yang mendekati ruangan bu ita. Jhono mengetahui gelagat itu secepat kilat dia meletakan kartu absen karyawan di balik pintu dan mematikan saklar lampu. Seiring jhono melakukan gerak cepat itu semakin mendekat dan terhenti didepan pintu. Gagang pintu berputar menandakan ada seseorang akan memasuki ruangan bu ita.
Tidak ada kesempatan jhono menghindar atau melarikan diri dari ruangan tersebut. Di salah satu bagian ruangan bu ita ada tempat yang memungkinkan untuk jhono dibuat bersembunyi. Tidak menunggu dan berpikir lama lagi buat jhono untuk melakukannya dan kini dia telah bersembunyi dibalik rak buku terletak di belakang meja kerja bu ita. Sudah merasa yakin dan mantap tidak merasa akan ketahuan dia oleh orang yang akan hendak masuk kedalam ruangan ini.
Seberkas sinar terpancar dari sisa lain ruangan yang memasuki ruangan bu ita dan jhono sekarang berada. Langkah seseorang telah masuk dan menyalakan saklar lampu agar diruangan terang dan tidak gelap gulita. Dari nyalanya lampu diruangan itu membuat mata jhono silau sesaat dan tahu-tahu orang yang masuk sudah duduk diruang kerja bu ita tak lama dari jhono membuka matanya.
Rupanya sosok wanita yang menduduki kursi tak lain ibu ita sendiri. Kemudian dia melihat benda yang tadi jhono juga melihatnya yang tak lain benda dimaksud ialah dildo. Di gapai dildo oleh bu ita dan ingin memasukan kedalam tasnya.
" hmm rupanya tertinggal disini pantas aku mencari kemana-kemana tidak ada. sepertinya jam menunjukan pukul 06:10 Wib terlalu pagi aku datang dari jam kerja yaitu jam 08:00 Wib. " bicara pelan orang itu yang tak lain ibu ita sambil mengenggam benda menyerupai penis atau dildo itu. Tak lama kemudian orang itu bangkit dari duduknya, dia berjalan menuju rak absensi karyawan.
" hmmm...rupanya jhono pagi-pagi sekali sudah tiba ada perubahan, ah mengucapkan namanya aku selalu teringat yang dia punya kepala penis yang besar itu ingin ku merasakan kepunyaan jhono menusuk vaginaku yang telah lama merindukan hangatnya penis pria " bicara pelan bu ita lagi dan posisi tubuhnya masih membelakangi pandangan jhono yang tidak diketahui bu ita di belakangnya.
Pandangan kosong bu ita ketika dia melamun sendiri ketika dia berbicara tadi. Seketika itu juga nafsu birahi melandanya akibat mengingat penis jhono. Bergerak bu ita melihat situasi keadaan kantornya, ternyata masi sepi cuman hanya ada astri saja.
" astri, kamu melihat jhono tidak? soalnya tadi dia sudah datang memberikan kartu absen karyawan di sana..!! " tanya bu ita kepada astri memastikan hanya jhono yang tiba pagi ini.
" tidak lihat saya bu, mungkin dia sudah narik taksinya. masalahnya saya tadi membereskan berkas bu jadi tidak memperhatikan kapan jhono tiba dan pergi " jawab astri
" oh ya sudah kalau begitu, lanjutkan pekerjaan mu " timpal bu ita meninggalkan astri menuju ruangannya.
Pintu ruangan dibuka dan ditutup tak lupa juga dikunci oleh bu ita. Bersandar dalaman berdiri di pintu ruangan kerjanya, sepertinya ada hal yang dipikirkannya.
" hmm berati kantor cuma hanya ada aku dan astri. berati masih ada waktu untuk melampiaskan nafsuku yg tiba-tiba ini. mungkin aku terbayang melihat kepala penis jhono yang besar dan aku juga melihat astri dan jhono bercinta kemarin, sungguh membuatku ingin merasakan bercinta dengan jhono dan memilikinya " guman bu ita dalam hati tanpa disadari dari lamunannya, saat itu juga CD yang dikenakan bu ita mulai basah.
Tak ayal nafsu birahi melanda dirinya. Di angkat rok mini dan melepaskan CD nya kemudian jari jemarinya bermain di vaginanya sendiri. Mungkin karena nafsu yang besar dilandanya, bu ita mengambil dildo yang tadi dimasukan ke tasnya. Di genggam didlo itu dan dikulum oleh bu ita, jhono yang melihat aksi dari bu ita dari tempat persembunyian nya hanya terbenggong tak percaya.
Tak ingin menyiakan waktu yang ada bu ita membuka lebar kedua pahanya sepertinya dia akan melakukan penetrasi dildo ke dalam vaginanya. Dalam keadaan keringat dingin jhono menyaksikan detik-detik masuknya dildo itu ke vagina bu ita sambil menahan nafsu yang kini mulai melanda jhono. Ketika hendak di lesakan dildo ke arah vagina bu ita, tiba-tiba ada ketukan halus dari dibalik pintu.
Antara nafsu dan marah bu ita segera merapihkan kembali pakaiannya dan tidak lupa juga ia mengembalikan dildo kedalam tasnya, berjalan ia menghampiri pintu serta membukanya. Ternyata yg mengetuk tadi ialah astri yang mengingatkan bahwa ada rapat pertemuan tiap kepala cabang pool taksi. Segeranya diraih tas oleh bu ita dan mereka berdua meninggalkan ruangan itu menuju tempat yang di maksud astri.
Melihat situasi aman segera mungkin jhono keluar dari tempat persembunyiannya. Seketika jhono keluar dan mengendari taksi meninggalkan kantornya dengan menahan sejuta rasa di hatinya. Di dalam perjalanan memburu penumpang di jalan ibukota yang semerawut dan terjebak macet. Seakan ada beban dipikirannya dia teringat sesuatu akan janji kepada seorang tapi dia lupa dengan siapa dia berjanji.
Berusaha jhono mengingat ditemani bising suara kendaraan bermotor akibat macetnya ibukota. Sedikit dia mengingat disertai tangan jhono merasa menuntun oleh ingatannya agar merogoh isi kantung celananya. Akhirnya dia menemukan sebuah kartu nama yang berisi alamat rumah berserta alamat praktek kerja dengan bernama bu resti.
Menghela nafas jhono yang akhirnya tahu dengan siapa dia berjanji setelah melihat kartu nama tadi yang kemarin di berikan bu resti. Dikeluarkan hp jhono menghubungi bu resti agar memastikan bahwa dia punya janji kepadanya.
" haloo... selamat siang apa benar saya berbicara dengan bu resti? " salam jhono mengawali percakapan melalui hpnya.
" iya benar saya sendiri. kalo boleh tahu anda siapa yah? " jawab bu resti di sebrang sana melalui hpnya dan memastikan jhono bahwa yang ditelponnya benar bu resti.
Singkatnya mereka bercakap-cakap dan sebelum mengakhiri perbincangan melalui masing-masing dari hp mereka. Sebelum bu resti benar-benar mengakhiri pembicaraan mereka dan mengucapkan sesuatu kepada jhono.
" oh yah sudah jhon, tapi jangan lupa loh kalau aku ini ingin membantu menyelesaikan masalah yang kamu hadapi sekarang ini. Terserah kapan kamu sempat datang kemari, oke kalau begitu sampai ketemu lagi yah jhono " akhir kata bu resti mengingatkan jhono dan menutup teleponnya.
Sesudahnya mengakhiri teleponnya tanpa buang waktu jhono memutarkan kemudi dan menghindari kemacetan segeranya dia menginjak gas taksinya menuju alamat praktek bu resti. Seiring waktu akhirnya tibalah jhono ditempat praktek bu resti yang sebagai psikiater.
Jhono mengetuk pintu rumah yang dijadikan praktek oleh bu ita tersebut. Pintu rumah terbuka dan muncul sosok bu resti dari dalam. Terbengonglah sepasang mata jhono melihat bu resti yang berpakain ala dokter itu. Senyum bu resti yang memperhatikan jhono yang memandangi dirinya.
" cepat sekali kau tiba kemari jhono, kok kamu malah melamun silahkan masuk " sapa bu resti sekaligus membuyarkan lamunan jhono yang memandangi dirinya.
" mmm...maaf bu, terima kasih " kata jhono gelagapan ketika merasa dirinya ketangkap basah mengagumi diri dari bu ita.
Kini mereka berdua telah berada didalam ruangan praktek bu resti.
" jhono silahkan duduk mari, jangan sungkan anggaplah rumah sendiri " sapa ramah bu resti kepada jhono dan mempersilahkan jhono untuk duduk di kursi.
" terima kasih bu, maaf kalau kedatangan saya yang tiba-tiba ini dan merepotkan ibu " jawab sopan jhono sambil menundukan kepalanya tidak berani dia bertatapan langsung dengan bu resti yang dianggapnya santun dan disegani oleh jhono.
" oh kamu tidak merepotkan saya, justru semakin cepat semakin baik dan cepat selesai jugakan masalah yang kamu hadapi " balas bu resti menyakinkan jhono bahwa dirinya merasa tidak direpotkan oleh kehadiran jhono yang tiba-tiba.
" terima kasih bu sudah mau menolong masalah yang saya alami " timpal singkat jhono.
" iya jhono, ini memang sudah menjadi tugas saya sebagai psikiater " jawab bu ita menyakinkan jhono menyelesaikan masalah yang di hadapinya.
" tapi apa aku tidak menganggu waktu kerja kamu jhon? " tanya bu resti lagi kepada jhono karena dia kemari pada waktu kerja.
" tidak kok bu, justru saya ingin menyelesaikan masalah didalam pikiranku ini bu, agar kerja saya tenang " jawab jhono menyakinkan bu resti.
" oke kalau begitu silahkan kamu berbaring disana jhon " suruh bu resti kepada jhono sambil menunjukan pembaringan seperti tempat duduk panjang semi tempat tidur yang bersandar.
Tanpa disuruh kedua kali jhono bangkit dari duduknya menuju pembaringan yang ditunjuk bu resti tadi. Seketika direbahkan badan jhono sambil besandar serta kedua kaki diluruskan kedepan.
" hm...sebelum kita memulai terapi mentalmu, coba kamu merasakan rileks dan jika ada masalah yang menganjal di hati dan pikiran kamu utarakan saja jangan di tahan sebab akan menghambat terapi ini " perintah bu resti kepada jhono.
" baik bu, saya akan mencobanya. hmm tapi bu saya malu kalau masalah ini ku ceritakan kepada ibu karena ini aibku yang paling tabu bu " ucap jhono merasa tidak percaya diri kepada bu resti.
" oh begitu...baiklah jika kamu merasa belum siap menceritakan semua kita dapat menundanya masalahnya di terapi ini membutuhkan keikhlasan dari hatimu " ucap bu resti menyakinkan jhono yang tak memaksakan dirinya.
" baik bu, tapi beri aku waktu sejenak tuk berfikir " jawab jhono meminta waktu kepada bu resti.
Jhono memikirkan apakah akan bercerita semua kepada bu resti tentang masalah tabu yang di alaminya hari kemarin. Tapi dirinya merasa tak mampu menghindar dari masalah yang di hadapinya kini terus-menerus menghantuinya. Akhirnya dia memutuskan dan memantapkan keyakinan bahwa bu resti dapat memberi solusi ketika jhono bercerita masalahnya.
" baiklah bu, saya sudah sangat siap bercerita sekarang " kata jhono memberi keputusan ke bu resti.
" hmm... jika itu keputusanmu jhon, ya sudah cerita asal muasal terjadi pada dirimu " jawab bu resti sesaat keputusan jhono yang melanjutkan terapi dan mulai bercerita.
Jhono bercerita tentang sebuah perasaan yang bergejolak tak seperti biasanya dan tak menentu yang disebut cinta. Cinta pertama yang tak berani diungkapkan kepada kekasih pujaan hatinya yaitu astri dan ternyata cintanya bertepuk sebelah tangan.
Namun dirinya mengetahui hal tersebut ketika jhono mengorbankan kebangganya yaitu kepejakaannya kepada orang yang dicintainya tapi orang yang dicintai hanya menganggap bercintanya mereka hanya didasarkan nafsu. Maka dari itu orang yg dicintai jhono tak menanggapi cinta jhono karena dia sudah bertunangan.
Singkatnya bu resti memperhatikan secara seksama dan menjiwai agar dia juga merasakan apa yang jhono rasakan. Akhirnya bu resti memutuskan hasil dari cerita jhono yaitu sebuah solusi kepada jhono.
" jadi begini jhon, kamu mengalami guncangan jiwa akibat rasa cinta yang bertolak sebelah tangan serta kamu hanya di campakan dan menjadikan kamu pemuas nafsu birahi orang yang kamu cintai " kata awal bu resti ketika memberi keputusan sebuah solusi kepada jhono.
" sehingga kamu tidak dapat menerima kenyataan hidup yang sesungguhnya. mungkin ini akan sulit buatmu tapi ini kenyataan jhon, ada pepatah mengatakan jika dirimu merasakan namanya cinta dan mencintai seseorang maka itu juga kamu secara tidak langsung akan mengalami rasanya patah hati " lanjut bu resti menerangkan kepada jhono yang diam mendengarkan saran bu resti.
" kalau kau tak mengerti maksudku, yang mudah begini kamu mencintai kekasihmu berati seseorang kekasih mengajari kamu rasa cinta dan begitu pula mengajari kamu rasa patah hati. jadi cobalah kau memulai hidup barumu dengan melupakan kekasih pujaan hatimu secara perlahan "
" cobalah kamu mencari hiburan yang dapat melupakan perasaanmu buat dirimu nyaman dan jangan sebaliknya jika kamu tak dapat menguasai perasaanmu maka akan menjadi bomerang bagimu, karena sikap polosmu dapat sekali tergoyahkan " lanjut bu resti memberi nasehat kepada jhono dan jhono sendiri mulai paham dan mengerti.
" terima kasih atas saran ibu resti. saran dan nasehat ibu sedikit menenangkan diriku bu " ucap terima kasih jhono kepada bu resti.
" jangan sering berterima kasih kepadaku jhon tadi sudah ku bilang ini merupakan tugasku " kata bu resti menimpali pertanyaan jhono.
" baiklah kalau begitu bu, saya pamit pulang dan melanjutkan pekerjaan saya " pamit jhono kepada bu resti.
" tapi ingat jhon, kamu harus kembali dan berkonsultasi lagi kepadaku sehingga aku dapat melihat perkembangan mentalmu " jawab bu resti sebelum jhono meninggalkan ruangan prakteknya.
Seiring berjalannya waktu sudah sebulan lamanya jhono berkonsultasi kepada bu resti. Sedikit demi sedikit sudah ada perubahan yang dirasakan oleh bu resti terhadap jhono.
" perkembangan yang bagus jhon, sekarang mentalmu sudah mantap dan mungkin kamu sudah mengerti watak dan perasaan seseorang. tidak cuma konsultasi saja kamu juga harus ku bekali sesuatu kepadamu dan mungkin ini pelatihan emosional dari dalam dirimu " kata bu resti ketika jhono menyelesaikan konsultasi mentalnya.
" terima kasih bu, tanpa dirimu aku tak bisa seperti ini dan aku siap menjalani test selanjutnya " ucap jhono yang tiada henti mengucapkan terima kasih kepada bu resti atas pertolongan terhadap dirinya.
" tapi sepertinya besok saja kita lanjutkan kembali testnya jhon, sepertinya kamu lelah menjalankan pekerjaanmu " ucap bu resti mengakhiri pertemuan konsultasi antara dirinya kepada jhono.
" baiklah bu, saya permisi " singkat kata jhono meninggalkan ruangan praktek bu resti setelah berpamitan kepadanya.
Sepeninggalan itu juga jhono melanjutkan kembali perjalanan pulang dengan taksinya. Namun di tengah perjalanan pulang taksi jhono terhenti di dekat sebuah mall karena lampu lalu lintas menunjukkan lampu merah. Tiba-tiba saja ada seseorang masuk ke dalam taksinya tanpa permisi. Jhono menenggok kebelakang memperhatikan gelagat seseorang yang di ketahui bahwa yang masuk kedalam taksinya adalah seseorang wanita.
" maaf mas aku terburu-buru nih, lekas antar aku ke jalan bunga mawar " ucap wanita itu kepada jhono dan ingin jhono mengantarkan dirinya ke alamat yang di tuju.
" baiklah non " jawab jhono singkat dengan sikap cueknya yang dia pelajari dari bu resti agar menutup watak asli jhono yang sopan dan lugu.
Didalam perjalanan ke alamat yang di tuju wanita itu, jhono bersikap tenang dan dingin sehingga tak ada percakap diantara mereka. Ternyata sukses terapi jhono setelah konsultasi kepada bu resti. Tak hanya itu jhono sering memperhatikan wanita itu dari kaca taksinya. Seiring memperhatikan wanita itu, jhono mengalami gejolak nafsu birahi yang di rasa karena pakaian yang dikenakan wanita itu.
Bayangan kemolekan tiap liuk tubuh wanita itu, sungguh menyiksa batin jhono. Namun lamunan jhono buyar ketika tiba ditempat tuju wanita itu. Wanita itu keluar taksi serta membayar sewa taksinya dan diterima jhono. Wanita itu keluar dari taksi jhono dan disambut teman wanita itu sambil meneriakan sebuah nama yaitu dewi itulah nama wanita yang membuat nafsu jhono bangkit seketika.
Singkat cerita jhono tiba dirumah kontrakannya dan merebahkan tubuh yang gontai akibat lelah yang dialami ketika bekerja. Malam telah berganti menjadi pagi, sinar mentari pagi menusuk jendela kamar jhono dan membuat dia bangun menuju kekamar mandi bergegas agar tidak telat absen dan memenuhi tagih janji kepada bu resti.
Segera mungkin jhono tiba dikantor dia juga sudah absen dan segera menuju praktek bu resti. Setibanya di praktek diketuk pintu dan telah dibuka oleh bu resti sendiri dan bu resti mempersilahkan jhono masuk seperti biasa dan duduk memulai test baru yang dijanjikan oleh bu resti.
" selamat pagi bu, bisa aku memulai test yang tertunda kemarin? " ucap jhono membuka percakapan antara dia dan bu resti.
" pagi jhon, semangat sekali baiklah kalau begitu kita memulai test ini jadi persiapkanlah dirimu dan pakailah penutup mata ini agar kau tetap merasa santai dan patuhi apa yang ku bilang " timpal bu resti sebelum mengajari atau menjalankan test terhadap jhono yang kini kedua matanya sudah tertutup oleh penutup mata yang di berikan bu resti.
Kondisi jhono saat ini dengan sepasang matanya yang tertutup dan disamping diri jhono ada bu resti mendampinginya menuju tempat tidur yang di sediakan dan akan memulai test yang akan dilakukan jhono.
" baiklah sebelum aku memulai alangkah baiknya kamu meminum sebutir obat ini " ucap bu resti sebelum memulai menyuruh jhono meminum obat entah jenis apa obat tersebut.
Diminumnya oleh jhono sebutir obat yang diberikan bu resti kepadanya. Setelah diminumnya obat tersebut jhono mengalami sebuah gejala aneh didalam dirinya. Disaat itu pula jhono merebahkan tubuhnya di ranjang yang didudukinya tadi. Melihat reaksi gejala dari bahasa tubuh jhono itu tersenyum di rona raut dari wajah bu resti entah apa makna senyumannya itu.
" bu kenapa tiba-tiba badanku tidak enak begini " kata jhono menjelaskan dirinya tidak enak badan kepada bu resti.
" oh gpp itu reaksi dari obatnya kamu tenang saja " ucap bu resti menyakinkan jhono bahwa tidak terjadi apa-apa hanya efek dari obat yang dia minum tadi.
Semakin kuat efek dari obat yg diberikan bu resti, dirasakan oleh jhono dilihat dia bermandikan keringat. Seperti berdiri dekat kobaran api jhono mengalami panas yang luar di dalam tubuhnya.
" bu aku tidak kuat panas tubuh ku ini, sungguh bu panasnya berbeda " keluh jhono yang merasakan panas yang tidak biasanya
" ini awal dari tes jhon jadi kamu tahan yah, jika kamu merasakan kegerahan buka saja seluruh pakaianmu " timpal bu resti menanggapi keluh kesah jhono.
Tanpa bantah dan malu lagi jhono menuruti perintah bu resti, seluruh pakaian dilecuti jhono hanya tersisa penutup mata dan CD yang melekat di tubuhnya. Sesudahnya jhono melepas seluruh pakaiannya dia berbaring di ranjang ruang praktek.
" hm akhirnya sekian lamanya dalam sebulan ini yang ku tunggu sudah di depan mata. hanya dengan cara inilah aku dapat menikmati sebuah permainan yang lain " batin bu resti melihat jhono terbaring pasrah.
" apakah kamu sudah merasa siap jhon melakukan test mengendalikan emosional kamu dan sedia menurut apa yang kukatakan? " tanya bu resti terhadap jhono.
" saya sungguh siap bu, apa saja asal saya dapat mengontrol emosi saya " jawab jhono di pembaringan
" oke... pertama-pertama aku akan mengikat kedua pergelangan tangan mu serta pergelangan kakimu agar kamu tetap rileks " ucap bu resti memberi keterangan langkah awal memulai test yg di hadapi jhono.
Tanpa menunggu persetujuan dari jhono, bu resti mengikat pergelangan kaki serta tangan jhono pada tiap tepi ranjang menyerupai bentuk X. Setelah yakin semua tali yang di ikat cukup erat oleh bu resti kepada jhono, bu resti bangkit dari duduknya ingin memastikan pintu terkunci dan mengambil sebuah kotak.
Di letakan kotak itu di samping meja dekat dimana jhono berbaring. Dibukanya kotak tersebut dan mengeluarkan peralatan yang entah fungsinya untuk apa.
" sempurna, rencanaku berhasil obat yang ku kasih ke jhono adalah obat kuat sekaligus obat perangsang ha...ha...ha akan ku nikmati tiap tubuh pemuda lugu ini yang bodoh menurut dengan test karanganku saja, mana ada test emosional sampai buka pakaian ha ha ha. maafkan aku jhon, aku sudah gila sex akibat tidak pernah dijamah oleh suamiku. " bu resti berkata dalam hati
" jangan salahkan aku juga jhon, akibat aku melihat kepala penismu tempo dulu membuat gelora birahiku yang mati menjadi hidup kembali. karena sering menghayalkan kepala penismu membuatku melakukan tindakan yang menyimpang sampai-sampai aku selalu bermastrubasi jika aku mengingat penismu serta sampai aku terpegok oleh anakku yang tahu aku sedang melakukan mastrubasi dan akhirnya kita melakukan lesbi sedarah " tambah perkataan bu resti dalam hati.
Perkataan yang terurai didalam hati bu resti sudah jelas maksud dari senyuman yang tak bermakna tadi bahwa ada maksudnya. Seketika itu juga dipegangnya kemonceng yang terdapat dari dalam kotak tadi oleh bu resti di arahkan ke badan jhono. Digerakkan memutar kemonceng oleh bu resti agar jhono merasakan geli ditubuhnya.
Akibat ulah yang dilakukan bu resti jhono kegelian tak tertahankan. Bergelinjangan dia, ingin menghindari gerakan yang dilakukan bu resti percuma saja karena terikat kedua tangan dan kakinya.
" ampunn...bu, jangan lakukan itu bu geli rasanya...aduh...ampun bu cukup geli bu...ahh " lirih jhono kegelian agar bu resti menyudahi ulah yang dilakukannya.
" diam kamu..!! tadi kamu yang minta dan menurut apa yang akan ku lakukan dan apa yang ku perintahkan, mengerti? " bentak bu resti agar jhono diam tak berteriak-teriak kegelian.
Semakin meronta jhono lakukan disertai teriak kegelian membuat bu resti geram dan menunjukan sifat aslinya, sifat emosi yang dipendam akibat menahan nafsu birahi yang tak tersalurkan oleh hangatnya pelukan saat bercinta oleh suaminya. Sebuah tindakan yang tak wajar diambil oleh bu resti, diloloskan CD yang dia kenakan dibuntal CD tersebut dan langsung disumpalnya mulut jhono dengan CD yg tadi di kenakan bu resti.
Yakin mangsanya tak berkutik, bu resti mendekat ke telinga jhono dan membisikan sesuatu.
" maafkan aku jhon, aku terpaksa melakukan ini agar kamu diam dan satu hal lagi bahwa test ini hanya permainan yang ku inginkan jadi cobalah kau mengerti aku tak meminta lebih dari kamu atas perubahanmu " bisik bu resti di sertai angguk kepala jhono menandakan ketersediaannya.
Dijenggut rambut jhono oleh bu resti di sertai tamparan kedua pipinya setelah bu resti berbisik kepada jhono tadi. Tak puas hanya disitu saja diambil sebuah lilin dari kotak itu dan dinyalakan lilin tersebut. Lelehan lilin diarahkan bu ita ke puting jhono, tak ayal tetes demi tetesan lelehan lilin yang mengenai kedua puting payudaranya jhono mencoba memberontak tapi sia-sia.
Siksa demi siksaan dilancarkan secara tubi-tubi yang dilakukan bu resti kepada jhono, membuat dia kesetanan dan meraih gunting. Diguntinglah CD yang dikenakan jhono dan mencuatlah penis jhono yang bebas berdiri tegak ke atas akibat rangsangan gelitikan kemonceng dilakukan bu resti.
Dibuka penutup mata jhono oleh bu resti. Ditampar lagi pipi jhono dengan kerasnya sehingga keluar air mata akibat menahan pedih di pipinya. Kini saatnya bu resti melancarkan aksinya, dibukanya secara perlahan layaknya seorang striptis. Hal ini membuat jhono makin tersiksa menyaksikan hal itu, nafsu yang tersiksa akibat obat perangsang serta obat kuat yg diberikan tadi oleh bu resti.
Liukkan tiap tubuh digerakan bu resti sengaja dilakukannya, sambil menaiki ranjang yang saat ini jhono terbaring tak berdaya. Senyum nafsu bu resti terpancar, turunlah sejenak dia mendekati kotak yang dia bawa dan mencari sesuatu yang di inginkannya.
Tak membutuhkan waktu lama dia mencari benda yang dimaksud ialah sebuah dildo berukuran seperti spidol white board. Langkah kaki bu resti terhenti disaat menuju ke bokong jhono, di kulum dildo oleh bu resti agar licin seketika dildo di rasa yakin sudah licin oleh bu resti dimasukan kedalam anus jhono.
Dampak masuk paksa dildo ke anusnya, mata jhono seakan melompat keluar menahan perih ketika dildo melesak kedalam anusnya. Dinyalakan dildo oleh bu resti agar bergerak bergetar didalam anus jhono biar memberi rangsangan tiap gerakannya. Karena ada gerakan tak wajar di anusnya, kepala jhono geleng-geleng ke kanan dan kiri.
Bu resti tertawa melihat pola tubuh jhono. Kemudian dia melakukan gerakan striptis lagi agar jhono semakin tersiksa dilihat dari teriakan tak jelas dari mulutnya yang tersumbat oleh CD bu resti. Bu resti mengerti dan mencabut CD nya yang digunakan untuk menyumbat mulut jhono.
"auhh...ouh...aaammpun..bu...ough..ough jangan siksa aku seperti ini " teriak jhono ketika CD bu resti yang menyumbat mulutnya dibuka oleh bu resti sendiri.
Tanpa menghiraukan teriak siksaan nafsu jhono, semakin membuat bu resti menggila. Tiap gerakan striptis yang makin memanas membelakangi wajah jhono yang berhadapan langsung dengan bokong bu resti. Pemandangan bokong bu resti yang masih kencang dan montok membuat jhono tak dapat menahan nafsunya. Tak dapat dibendung lagi menahan klimasnya.
~ crot...crot...crot
semburan sperma jhono terbang tak terarah melayang.
Bu resti tersenyum nakal dan binal saat melihat klimaks jhono dengan sendirinya keluar akibat siksan nafsu birah akibat obatnya dan perlakuan dirinya. Meskipun sudah mengalami klimaks, bukannya lemas justru sebaliknya penis jhono tetap tegak semakin keras menantang.
Dipermainkan lagi dengan kemonceng oleh bu resti dibadan jhono. Tiap gerakan menimbulkan kegelian serta nafsu memandangi tubuh sintal yang tertampang polos dari tubuh bu resti. Tak membutuhkan waktu lama hanya lima sampai sepuluh menit jhono mengalami klimaks kedua akibat dari rangsang yang bertubi-tubi.
Tersemburlah sperma jhono terbuang begitu saja, meskipun sudah klimaks kedua kalinya tetap saja penis jhono masih tegak dan makin keras mengancung sambil menahan rasa geli yang mengundang kenikmatan yang disebabkan oleh dildo dibokongnya. Bu resti masih menyiksa jhono kali ini di paksanya jhono meminum air seni bu resti yang daritadi ditahannya.
Diraih kepala jhono dengan cara menjenggut rambutnya agar mendekati vagina bu resti tanpa dihiasi bulu kemaluan. Di buka paksa mulut jhono dengan menekan kedua pipinya di lepaskan air seni dari vagina bu resti seketika di mulut jhono yang meluber tak tertampung dan sebagian ada yang tertelan sehingga jhono tersendak.
Setelah melakukan hal itu dengan gemasnya bu resti mengenggam penis jhono dengan kerasnya sehingga jhono berteriak kesakitan. Dikocoknya penis jhono dengan kencangnya oleh bu resti, tiap kali mengocok penisnya erangan jhono semakin mengencang.
" ahhh...sakit bu...ah...ohhh tidakkk...kuat lagi saya bu...ohh ahh " erangan jhono di sertai klimaksnya yang ketiga ditandai keluarnya sperma yang membasahi tangan bu resti yang mengocok penisnya. tapi bu resti tidak menghentikan kocokannya malah sebaliknya di kocoknya makin keras seakan tak ingin dilepaskan oleh bu resti.
" ahh...ahh...tolong bu akku...sudah tidaaak kuaat lagi...terhadap siksaan ini....ouh...oh...ahh...arrgggghh... " crott....crott muntah keempat kalinya sperma jhono yang dikocok oleh bu resti hanya berseling lima menit dari klimaks ketiganya.
Kini seluruh tangan bu resti berlumuran sperma jhono, dijilat dan ditelannya sperma jhono tanpa tersisa. Karena jhono mengalami empat kali klimaks dalam waktu kurang lebih setengah jam kondisi tubuh jhono lemas tak bedaya seakan mati tanpa tenaga tapi tidak dengan penisnya yang masih tegak perkasa akibat efek obat yang diminumnya tadi.
Sesudah melakukan aksi mengocok penis jhono kini bu resti ingin merasakan permainan oral sex dengan penis jhono yang masih keadaan ereksi penuh. Tanpa ragunya bu resti mengulum penis jhono dengan gemas dan buasnya. Gerakan maju mundur penis jhono didalam mulut bu resti seakan mentok di ujung tenggorokannya.
" ahh...ahh nikmat bu...ohhh...ah pelannn ahh...pelann bu...uh...uh ngilu...buu " erangan jhono, ketika dihisapnya penis jhono dengan kuat oleh bu resti.
" sudah diam jangan banyak bicara kamu nikmati saja hmmm...uhmmm..mmm " perintah bu resti agar diam dan melanjutkan kembali dia mengoral penis jhono.
" aduh...hhh ahhh...ahh lemas sekali bu...uhh seluruhh badankuu...ahhh...tidakk ohh....aku akan klimaks lagi...ahhh.... " rintih jhono merasakan klimaks kelima kalinya sperma dikeluarkan didalam mulut bu resti.
Dengusan nafas naik turun tak beraturan tergambar dikondisi tubuh jhono sekarang ini terasa tidak memiliki tenaga lagi dia berbicara lagi. Melihat situasi keadaan jhono yang benar-benar lemah tak berdaya bu resti bangkit menuju meja kerjanya meraih sesuatu dari tabung obat yang berkapasitas kecil itu, entah obat apalagi yang diberikan kepada bu resti untuk jhono.
" minumlah obat ini cepat...!! " bentak bu resti agar jhono meminum obat yang telah diberikan bu resti dan langsung diminumnya.
" itu multivitamin menambah stamina berbeda dengan yang pertama. kalo pertama adalah obat yang diracik khusus berpaduan obat perangsang dan obat kuat. makanya penis kamu tetap berdiri meskipun kamu berkali-kali klimaks. memang sengaja aku melakukan hal ini padamu agar kau dapat menikmati dan melatih emosi nafsu kamu yang sulit membedakan nafsu sex sesungguhnya dan nafsu sex yang ditimbulkan rasa dasar cinta. aku memanfaatkan dari cerita kamu selama sebulan berkonsultasi dengan diriku sekaligus menyalurkan impian dan hasrat dari nafsu sex liarku " ungkap bu resti terhadap jhono semua maksud dan tujuan permainan ini.
Jhono yang terkuras tenaganya hanya diam dan memahami semua perkataan yang terlontar barusan dari mulut bu resti. Disaat itu juga bu resti mengangkangi jhono yang tergeletak tak berdaya, dipegang penis jhono dan di arahkan ke vagina bu resti yang sudah basah oleh cairan pelumasnya tanpa ada halangan dan hambatan kini dua kelamin mereka menyatu.
" ahhh...uhmm nikmatnya... sudah sekian lamanya ku tak merasakan hangatnya penis pria sejak suamiku tak memberikan nafkah batin kepadaku uhmm...mmm " lirih bu resti yang merasakan kembali penis pria diliang vaginanya.
Bagaikan menunggang kuda di goyangkan bokong bu resti mengaduk-aduk dengan gerakan maju mundur dipenis jhono. Semakin liar gerakan seperti mengaduk itu dilakukan oleh bu resti menimbulkan derit suara ranjang seirama goyangan pinggulnya.
" ohh...yeah...oh..oh..ahh...ahh sungguh enak dan terasa sekali kontolmu jhon yeah...ah...ahhh seakan menganjal memekku ohhh...ohh.. " rintih binal bu resti yang melontarkan perkataan kotor kepada jhono. semakin liar akibat nafsunya tidak di cerna lagi akal sehat sejenak rasa sopan santun di lupakan oleh bu resti mengejar impiannya.
" uhmmm...ahh....ini yang dinamakan nafsu sex sesungguhnya jhon ungkapkan ekspresimu lupakan rasa santunmu mengerti tidak kau...ah...ah sekarang kau jadi mainan sekaligus budak sex ku yeah... ohh...ohhh " erangan kotor tiada henti terucap dar bu ita yang mengenjot jhono sambil meremasnya kedua payudaranya sendiri.
Tiba-tiba di tampar jhono oleh bu resti dan hanya terdiam dia.
" rasakan ini dasar budak sex ku yang tak tau diri ah...akhh...kenapa kau semprotkan peju mu didalam memekku akhhh...ahhh...hahaha untungnya ku minum pil KB dan ada gunanya juga uh...uhhh...ughh " berkata bu resti setelah menampar wajah jhono karena spermanya yg tiba-tiba di semprotkan di vagina bu resti.
" oh dasar budak tak diuntung sudah keluar enam kali pejumu masih mau melawan kontolmu yah...ah...ah genjotanku tak berati yahh masih ngaceng aja nih kontolmu uhhh...uhhh..rasakann ini yeah...ah...ah " racau sendiri bu resti seketika itu juga dia terdiam sejenak dari goyangnya dan menggunakan otot kegelnya bekerja.
" uhhmm....uchh...yummy pasti enakkan gerakanku ini...ahh...ahh yeah keluar juga pejumu dasar kau lonte lanang akh...akhhh " ucap bu resti merasakan lagi semburan ketujuh kalinya lebih cepat dari klimaks keenam hanya selisih dua menit akibat gerakan otot kegel bu resti.
Dalam posisi diam hanya mengunakan otot kegelnya saja bu resti berhasil memuntahkan lahar putih jhono. Kini mengganti gerakan naik turun segera dilakukannya. Dipercepat goyangan naik turunnya sambil diselingkan oleh bu resti dengan mempermainkan kedua payudaranya ke bibir jhono agar dihisap olehnya.
" hisap tetekku ini yang kencang...auhh....baguss yeah terus...uhmmm " perintah bu resti agar jhono menghisap kedua payudaranya dengan hisapan yang kuat dan kencang sambil rambutnya dijenggut oleh bu resti.
Dijenggut rambut jhono oleh bu resti agar melepaskan hisapan dikedua payudaranya. Dirasakan mungkin tak lama lagi dia mencapai orgasmenya. Di hentikan goyangan pinggulnya, bu resti menyakini bahwa jhono tak berkutik lemah tak berdaya dan tak melawan dirinya, segera dia mencabut dildo yang berada di anus jhono dan melepaskan semua ikatan yang membelenggu ditiap pasang tangan dan kakinya jhono.
Kemudian setelah melepas itu semua kembali bu resti mengoyangkan pinggulnya sambil mengerakan secara cepat dan buas. Tak lama yang di tunggu akan tiba.
" akh...akhh...ohh aku akan keluar yeahh...akhh..ahh...ini impianku yeah orgasme yang ku dambakan ohhh " pekik panjang bu resti ketika dia mengalami orgasme yang lama dipendamnya seiring bersamanya jhono mencapai klikmas kedelapan kalinya dan disaat itu juga menandai bu resti menghentikan permainan ini.
Nafas tak teratur jelas terlihat dari bu resti yang mengalami orgasmenya. Dan setelah dapat mengatur nafas bangkit dia mengambil peralatan yang tadi digunakannya tadi. Lekas pula juga bu resti mengenakan pakaian seragam dinasnya dan rok mininya tanpa CD dia melangkah membelakangi jhono yang masih tergeletak diranjang sana. Seiring langkah bu ita meninggalkan dirinya, tiba-tiba jhono merasakan seluruh tubuhnya berstamina lagi.
Mungkin akibat multivitamin stamina tadi yg diberikan bu resti. Terasa komplit sudah jhono bangkit dari ranjang dan memandang kosong ke arah bu resti berjalan membelakangi dirinya. Namun tiba-tiba jhono bangkit dan berjalan dengan penis masih tegak itu entah apa yang dilakukannya.
Pelan langkah kaki jhono menghampiri bu resti yang membelakanginya tanpa sepengtahuan bu resti sendiri. Tanpa menunggu lagi jhono mendekap tubuh bu resti dari belakang dan mendorong tubuhnya ke meja kerja sehingga menungging. Tanpa pemanasan dan dibendung nafsu jhono meloloskan CD yg dikenakan bu resti.
Tertancaplah penis jhono diliang vagina bu resti, goyangan pinggul jhono digerakan perlahan sekali sambil menikmati tiap gesekan dan eratnya otot vagina bu resti yang mulai basah akibat keluar masuk penis jhono di vaginanya.
" ah...akh...akh...kamu nakal sekali jhon...ah...ah sodok vaginaku yang dalam...ohhh...yaa...begitu...yang kerass " erangan bu resti menerima serangan mendadak dari jhono.
" hmmm...iya bu...ohh...vagina ibu sungguh nikmat dan sempit ahh..ah...ah " erangan jhono sekaligus menanggapi permintaan bu resti.
Kedua alat kelamin mereka seakan berbunyi seiring benturan kedua paha mereka disebabkan goyangan pinggul jhono yang bergerak cepat. Sambil mengoyangkan pinggulnya, jhono melecuti pakaian kerja bu resti serta bra yang dikenakannya. Tersembullah kedua payudara bu resti dan dihisap silih berganti oleh jhono sambil meremasnya.
Semakin lama gerakan jhono lakukan dengan cepat ia menyodokan penis ke vagina bu resti yang sudah mendekati puncaknya sesaat lagi dilihat dari erangan yg dikeluarkan dari mulut mungilnya.
" ohh...astaga nikmat...ahh.... terus jhon jangan berhenti dikit lagi aaah...akhh...ahh...astagaa akuuu..... " jeritan bu resti mendekati puncaknya sesaat lagi yang akan dia rasakan
" ahh astaga kenapa jhonnnn....apa yang kamu lakukan sayang ohh...ah " ucap kaget bu resti yang gagal mengapai puncaknya karena jhono menghentikan gerakan pinggulnya serta mencabut penisnya secara tiba-tiba.
Tanpa sepatah kata terlontar jhono ketika bu resti berkata tadi, malah ia kini menunduk dan menjilati vagina bu resti yang basah. Menari-nari lidah jhono didalam sana tak tertinggal itil bu resti digarap olehnya. Disertai jemari jhono mencolok vagina bu resti keluar masuk, hal itu malah membuat bu resti kian mendesah kuat.
Tanpa ampun jhono mempercepat gerakan jarinya di vagina bu resti. Jhono merasakan jemarinya terjepit oleh otot vagina bu resti, seketika mulut jhono mengoyak kembali vagina bu resti.
"ahh...uhh teruss...ohhh...aku sampai jhonnn...ahhh...ah " erangan puncak kenikmatan bu resti tertumpahkan, seiring mengalir air kenikmatan orgasme bu resti tertampung penuh di mulut jhono dan sengaja tidak ditelan air orgasme bu resti itu.
Ada sebuah pemandangan yang menggugah imanijasi jhono. Dia melihat lubang anus bu resti yang masih dalam posisi menungging. Melihat situasi bu resti yang lemah akibat orgasmenya di manfaatkan oleh jhono mencapai imanijasinya.
Di sibakan bongkahan bokong bu resti dan disemburkan air orgasme dirinya yg tertampung di mulut jhono ke arah lubang anus. Maksudnya agar jhono dapat melumasi lubang anus bu resti yang dia pikir kecil dan sempit bagi penis jhono masuk kesana.
Setelah terkena semburan air orgasme membasahi seluruh bagian bokong serta anus bu resti. Kini jhono melancarkan kembali rencananya, dijilatnya lubang anus bu resti yang mengairahkan buat jhono. Masuklah kini lidah jhono didalam anus bu resti, tanpa memperdulikan bau dan sejenisnya yang ditimbulkan dari anus bu resti menarilah kini lidah jhono.
Tak puas dengan permainan lidahnya kini jhono mencolokan jari kelubang anus bu resti. Keluar masuk jari jhono di lubang anus bu resti, sekilas bu resti bergelinjangan menghadapi akibat ulah perbuatan jhono kepadanya.
Merasa lubang anusnya sudah ada perubahan dari bentuk awalnya. Kemudian jhono mencoba memasukkan kepala penis dia yg besar ke lubang anus bu resti.
" aduh...!! Jhono apa yang kamu lakukan di lubang pantatku? Astagaa sakitt...hentikan jhon, kamu tidak boleh melakukan hal itu disana, lakukanlah di tempat semestinya yaitu di vaginaku....hentikan jhon...!! " pekik teriakan bu resti setelah merasakan kepala penis jhono mencoba memasuki lubang anusnya.
" sudah bu nikmati saja seperti yang ibu ajarkan kepada saya barusan " jawab jhono disaat menghentikan sejenak perbuatannya dan merasakan sensasi barunya itu.
" brengsek kau jhon, kau tak mengerti apa yang ku ajari. disana bukan tempat penismu tapi disini di vaginaku. cepat lepaskan penismu dari lubang anusku cepat...sakit dan perih sekali " rintih kesakitan yg dirasakan bu resti namun disisi lain dari semua kata bu resti tak digubris oleh jhono.
Makian dan rintihan membuat jhono menggila akibat sebuah sensasi baru yang dirasakan dia sekarang. Tanpa memperdulikan rasa sakit yang di derita bu resti, jhono menggerakkan pinggulnya. Terasa kesat ketika mengerakkan pinggulnya, jhono meludahi dan mengoleskan batang penis dengan air liurnya sendiri agar licin di benaknya.
Kini seluruh penis jhono basah oleh air liurnya sendiri. Ketika akan mengerakkan pinggulnya, bu resti melawan dan meronta-ronta agar jhono menghentikan perbuatannya. Bukannya menghentikan malah sebaliknya, kini ditekan punggung bu resti sehingga kedua payudaranya tertekan di meja kerjanya serta kedua kakinya direnggangkan oleh kaki jhono.
Merasa lawan main tak berkutik serta seluruh penis jhono telah basah akibat air liurnya sendiri, kini ia telah siap memperkosa lubang anus bu resti. Tanpa sungkan lagi di hentakan dengan keras dari ancang-ancang pinggulnya jhono memaksa penisnya melaju masuk ke dalam lubang anus bu resti.
Seketika masuk sudah seluruh penis jhono dan telah tenggelam dalam lubang anus bu resti yang tersembunyi di bongkahan bokongnya yang montok itu. Di saat gerakan yang dilakukan jhono membuat kedua mata bu resti melotot seakan loncat keluar ketika penis jhono memenuhi lubang anusnya.
Didiamkanlah sejenak selama lima menit penis jhono yang bersemayam didalam lubang anus bu resti agar terbiasa oleh penisnya. Serasa sudah cukup adaptasi penis jhono didalam lubang anus bu resti, digoyangkan pinggulnya sambil meremas kedua payudara bu resti.
Seiring gerakan serta rangsangan yang diberikan jhono membuat bu resti bergairah setelah merasakan sakit dan perih ketika penis jhono memperkosa dan memperawani lubang anusnya.
" ah...ah...uhhh...oh...terus jhon enak sekali oh...oh...oh " rintih bu resti menandai kenikmatan yang dirasakan dirinya.
Jhono bersemangat memompa lubang anus bu resti tanpa lelah mungkin ini efek dari multivitamin yang diberikan bu resti dan diminum oleh jhono. Tidak hanya lubang anus yang dikerjai oleh penis jhono, tangan serta jemarinya memainkan lubang vagina bu resti. Mendapat serangan yang bertubi-tubi dari jhono membuat bu resti tak berdaya dan mencapai puncaknya lagi.
" ah...ah...uh yeah kamu...makin nakal...augh...ugh...terus sayang akuuu sudah tak tahan...oh...oh.. " rintih bu resti akan mendekati puncaknya.
Seiring rintihan bu resti tadi, jhono merasakan tidak lama lagi ia akan klimaks. Dipercepat dia menghujami penisnya didalam lubang anus bu resti yang sempit nan hangat itu. Dengan sentakan terdalam seakan mentok didasar dalam lubang anus bu resti, jhono memuntahkan spermanya didalam lubang anus bu resti. Akibat semburan hangat dari sperma jhono membuat bu resti mencapai puncak juga.
" ahhh...ohh....astaga aku takk...kuat la...gi...ahhh...aaaarrghh.... " pekikan bu resti mengalami datangnya orgasme yang ditunggunya.
Kedua tubuh sepasang insan itu lunglai seketika akibat bercinta. Digendong dengan mesra bu resti oleh jhono dan dipangkunya bu resti sambil membelai rambutnya.
" ih ternyata kamu nakal juga yah jhon, aku tidak menyangka kalau kamu bertindak lebih jauh seperti tadi. secara tak langsung kamu memperkosa anus ku dan kita bermain anal sex namanya " ungkap bu resti atas kenakalan jhono yang telah diperbuatnya.
" tapi ibu suka kan? tapi bu kenapa kepunyaanku tidak tidur juga yah sakit rasanya kalau bangun terus " timpal jhono sekaligus mengeluh atas penisnya yg terus ereksi.
" maaf jhon, penismu akan terus tegang selama sepuluh jam meskipun kamu telah klimaks berkali-kali, setelah itu baru deh lemas dan tertidur seperti biasanya " jelas bu resti menerangkan kepada jhono.
" duh kasihan mainan ku masih berdiri aja kamu, sabar yah sayang tunggu tujuh jam lagi kamu akan tidur " timpal bu resti seolah berbicara kepada penis jhono yang masih tegak meskipun mereka bercinta selama tiga jam.
Jhono terkejut mendengar penjelasaan bu resti bahwa penisnya akan tertidur normal setelah melewati sepuluh jam. Tidak terasa sudah jam di dinding menujukan jarum di angka tiga sore, berati jhono menunggu jam sebelas malam agar penisnya lemas kembali.
Sambil menunggu sepuluh jam lamanya agar penisnya kembali normal seperti sediakala. Dia memperhatikan sebuah rak buku mini yang terletak diatas meja kerja bu resti. Ada salah satu buku yang menarik perhatian jhono, diambilnya buku tersebut untuk dibaca.
Sebelum membaca jhono melihat judul buku tersebut yang bertulisan "cara belajar memijat refleksi secara cepat dan benar bagi pemula" dibacalah buku itu dengan seksama, dibolak balik tiap halaman dibuku itu. Melihat jhono yang serius membaca buku miliknya, bu resti mengusili jhono.
Cara usil bu resti dengan cara mengganggu konsentrasi jhono melalui penis jhono yang masih tegak. Dikocoknya penis jhono secara perlahan oleh bu resti tapi jhono tak mengubris permainan tangan bu resti yang mengocok penisnya. Sadar jhono diam tak menghiraukan perbuatan usilnya, bu resti menaikan ritme kocokannya.
Dikocoknya dengan cepat penis jhono oleh bu resti disertai lumatan mulutnya dengan hisapan. Ditaruh buku yang dibaca jhono, kini tangannya mengapai rambut bu resti yang mempermainkan penisnya. Tak butuh lama bu resti mempermainkan penis jhono dengan oral sex nya didapatkan kembali klimaksnya.
Tak terhitung berapa kali jhono mengalami klimaks yang didapatnya serta entah beberapa kali bu resti menelan sperma jhono. Bu resti memanfaatkan waktu sebelum penis jhono mulai kembali normal sekaligus melampisankan nafsu sex nya.
Mereka melakukan bercinta tiap menit tanpa disadari ada sepasang mata yang melihat permainan mereka. Orang yang mengintip bu resti bercinta dengan jhono tak lain adalah putrinya bu resti sendiri yaitu dewi. Entah sejak kapan dewi mengintip mami nya bercinta dengan lelaki lain selain papi nya.
Dibenaknya dewi merasa marah dan kasihan kepada mami nya, dia mengerti keadaan mami nya apalagi kebutuhan biologisnya dewi mengerti. Tak kuasa dewi meninggalkan rumah praktek ibunya dan menuju mobilnya. Setiba didalam mobil, dewi termenung memikirkan yang terjadi kepada mami nya yang dilihatnya barusan dibenaknya dewi membenarkan bahwa papi nya yang patut di salahkan dalam hal seperti masalah yang dihadapi dirinya serta mami nya.
Karena kesibukan sang papi yang bekerja sehingga dalam kehidupan keluarga bagi dewi terasa hampa begitu juga mungkin dirasakan oleh maminya. Tatapan kosong dewi menerawang mengingat suatu peristiwa satu bulan lalu dimana dia pernah mengalami hal serupa yang mempergoki secara tak langsung seperti dia melihat maminya sekarang yang bercinta dengan pria lain. Peristiwa itu dimana tak kala dewi membuntuti sang papi nya jalan bekerja, seharian mata dewi mengawasi gerak-gerik sang papi dari kejauhan.
Tanpa ada rasa menyerah demi mencari kebenaran apa saja yang dilakukan papi nya sehingga jarang berkumpul dengan mami nya serta dirinya. Sepintas papinya keluar bersamaan dengan sekretarisnya masuk ke dalam mobil, dewi menyadari hal itu segera membuntuti mobil papinya yang berakhir menuju sebuah hotel.
Setiba disana papi berserta sekretarisnya memasuki hotel dan memasuki sebuah kamar hotel tersebut. Tanpa diketahui mereka dewi telah mengikuti dan sudah berada di depan pintu kamar papi dan sekretarisnya itu. Telinga dewi menempel di daun pintu mencari sesuatu yang mungkin dapat menguping pembicaraan mereka.
Dan ternyata hal tak terduga dewi mendengar suara sepasang orang bercinta. Suara tersebut tak lain adalah suara papinya dengan sekretarisnya. Bagai tersambar petir di siang hari dewi yang mendengar desahan mereka berdua bercinta. Dalam keadaan pedih, sakit hati, kecewa dan marah dewi meninggalkan hotel tersebut.
Dalam keadaan depresi dia melajukan mobil kerumah kekasihnya akbar. Setibanya dirumah kekasihnya dia bercerita keluh kesahnya kepada akbar kekasihnya, agar berharap dewi mendapat belaian kasih sayang dan perhatian dari kekasihnya yang dibutuhkan dia sekarang karena saat ini hatinya sedang labil dan terguncang.
Bukan perhatian atau pengertian yang diharapkan nya melainkan sebaliknya. Kekasihnya akbar memanfaatkan situasi yang dialami dewi sekarang ini dengan memperkosanya karena dia bernafsu oleh cerita dewi. Akbar memperkosa dewi dengan paksa dan merenggut keperawaanan dewi. Setelah puas akbar memperkosa dewi di tinggal dewi begitu saja.
Singkatnya dalam keadaan tergonjang jiwanya karena ulah perselingkuhan papi serta sekretarisnya ditambah kekasihnya memperkosa dirinya. Sejak dua peristiwa itu dewi pendam dalam hati dan menguburnya dalam-dalam. Disaat dia memendam masalahnya akhirnya dia menutup buku kehidupannya benci akan lelaki.
Terbukti hingga kini dewi sulit membuka hatinya kepada pria lain meskipun banyak yang mengejar dirinya sebagai sang primadona kampus. Dewi tak menyesal akan masa lalu dan mencoba tegar meski rapuh didalamnya disaat melangkah kaki kehidupan. Seiring dia memendam hati yang membenci insan kaum adam berdampak dengan perubahan jiwa dan sifatnya.
Dimana ia pandai kamuflase menutupi emosi yang dirasakan dan tak menampakan rasa yg dia rasa ke orang lain, sehingga dirinya dapat membaca dan peka terhadap perasaan seseorang. Korban dari bakat terpendam seperti mami nya tak lain mami nya sendiri, dia mencoba merasakan sekaligus mengurangi penderitaan siksaan biologis mami nya.
Tak ayal dewi melakukan hubungan sejenis dan sedarah pada mami nya waktu itu. Dan mami nya menanyakan sesuatu kepada dewi di saat mereka melampisakan nafsu masing-masing. Hal yang ditanyakan oleh mami nya tak lain bu resti ialah tentang keperawanan dewi yang membuat dia heran ketika sebuah botol menerobos masuk vagina anaknya tak mengeluarkan setetes darah akibat pecah selaput dara karena botol itu.
Dijawab dewi, keperawanan dia telah hilang setelah diperkosa oleh kawanan perampok ketika dirinya hendak pulang dari kampusnya padahal dirinya telah diperkosa oleh kekasihnya. Bu resti memahami dan tak mencoba mempermasalahkan hal itu kepada dewi setelah mendengar keterangan anaknya mungkin ini di anggap cobaan hidup.
Dewi mengelah nafas setelah mengingat kejadian dan peristiwa masa lalu barusan. Tapi yang membuat penasaran dalam diri dewi ialah dengan siapa mami nya bercinta pada saat dia mengintip hanya tertampang tubuh bagian belakang lelaki itu saja hanya dilihatnya. Dewi menyalakan mobilnya hendak pulang atau pergi menghilangkan kepenatan pikiran diotaknya.
Seketika dia akan menjalankan mobilnya sepintas dewi melihat sebuah taksi parkir tidak jauh dihalaman rumah praktek kerja mami nya. Pantas dewi tak melihat karena tadi taksi itu terhalang oleh mobil pick up. Timbul pemikiran hal lain di otaknya tapi entah apa yang dipikirkannya dan disaat itu juga dia melesat cepat menginjak gas mobilnya menandakan dia telah meninggalkan tempat itu.
Singkat cerita didalam ruang praktek bu resti terdapati jam dinding sudah menunjukan sepuluh malam yang menandai jhono sudah bisa pulang. Mereka lunglai lemas tak berdaya selama sepuluh jam bercinta tanpa henti dan telah memandikan keringat. Dengan gontai jhono melangkahkan kaki yang dipaksakan berjalan menuju kamar mandi. Setelah membersihkan diri jhono menghampiri bu resti yang tergeletak tidur di ranjang diperuntukan pasien prakteknya.
" maaf bu, saya berpamitan pulang karena sudah malam. sebelumnya terima kasih atas pelayanan ibu resti selama ini dan satu permintaan bu kalau boleh saya ingin meminjam buku yang tadi saya baca " ucap jhono tak kala ingin berpamitan kepada bu resti.
" oh baiklah ambil saja buku itu untuk kamu anggaplah hadiah cuma-cuma dari saya. dan jangan lupa jhon itu diatas meja ada amplop coklat kamu bawa yah anggap aja aku mencarter taksimu buat ganti setoran akibat saya siksa kamu hihihi... ya sudah tutup kembali pintunya rapat-rapat saya akan tiduran sejenak " timpal bu resti kepada jhono.
" sekali lagi terima kasih banyak bu " ucap jhono berpamitan kepada bu resti seiring dia menutup rapat pintu tanpa menguncinya sesuai permintaan bu resti.
Segera jhono mengendarai dan melajukan taksinya menuju poolnya. Setibanya di poolnya jhono menuju ruangan bu ita yang ingin menyetorkan uang penghasilannya. Sesaat dia menuju ke ruangan bu ita di melihat sejenak ke ruangan astri tampak dia sudah pulang atau entah kemana.
Tiba juga jhono memasuki ruangan bu ita yang sunyi tanpa penghuni ruangannya dan meletakan amplop coklat bertuliskan namanya tanpa menghiraukan hilangnya bu ita dan astri dari ruangan mereka berdua jhono segera bergegas pulang.
Setibanya dia dirumah kontrakannya tanpa buang waktu dia melepas seluruh pakaiannya dan mengunakan sarung tanpa CD karena didalam kamarnya jhono tidak ada kipas angin yang dapat mengusir kegegerahannya, disaat itu juga ia merebahkan diri sambil membaca buku yang diberi bu resti yang dibacanya tadi. Seiring kantuk melanda menyerang ketika ia membaca karena lelah dan terkuras tenaga jhono memejamkan matanya.
Tak selang beberapa jam jhono tertidur pulas seperti orang mati. Ada suara pintu kontrakannya dibuka oleh seseorang dan melangkah menuju kamarnya yang terdapat jhono tertidur pulas.
END
