Recent Posts Widget

XXX STORY : RATNA

https://cerita-porno.blogspot.com/2012/06/xxx-story-ratna.html

"Please Rha, Gue mohon" Pinta Satria saat itu
"Sorry sat, gue udah punya cowo idaman gue sendiri" Tolakku
"Siapa ? Si Valdri ? Halah, Cowo Kaya gitu lo jadiin idaman ?" Bentak satria sambil tertawa lepas

PLAAAK ! Tamparan Manis mendarat di pipi cowo bajingan itu ..

"ati-ati lo ya kalo ngomong" Bentakku
"Ckckckck, Ratna Sayang, gue kaya raya, bokap gue direktur perusahaan besar, mobil ? Segudang ! Rumah ? banyak ! Muka gue ganteng ! banyak cewe yang mau sama gue ! apalagi yang kurang hah ?" jelas satria panjang lebar
"So ? Gue gak peduli sesempurna apapun lo itu ! gue gak butuh duit ! Gue butuh kasih sayang!" Seketika itu juga aku meninggalkannya
"Lo bakal nyesel rha ! Pada akhirnya gue yakin lo bakal milih gue, daripada si valdri miskin itu !" terdengar teriakan kecil satria, gue gak peduli


**************************

Gue Ratna, biasa di panggil dengan sebutan 'Rha' ..
mungkin temen-temen gue sedikit kesulitan menyebutkan nama gue, mau panggil 'Rat' jadi kaya tikus
mau panggil 'Na' jadi kaya nyokap ke anaknya ..
well, dari situ gue dipanggil 'Rha'

Cowo yang tadi bernama satria widblablablabla, gue lupa nama panjangnya ..
dia anak orang kaya, mobilnya banyak, duitnya apalagi, punya rumah sendiri ..
buat cewe murahan, itu sangatlah PERFECT !
tapi gak buat gue ..

Valdri, cowo yang di sebut satria tadi adalah kecengan gue *Ehem*
dia cowo biasa, gak punya mobil, motor, apalagi rumah sendiri, tapi dia lumayan pintar, bahkan sangat pintar menurut gue ..
gue suka valdri sejak terjadi kecelakaan kecil 1 bulan lalu ..

kalau gak salah ........


**************************


"Yaudah gue duluan ya" Ucapku saat hendak berpisah dari teman-temanku untuk pulang duluan
tanpa sengaja

BUUK !

"Anjriiit ! Kalo jalan liat-liat bego !" Bentakku kesal dalam keadaan masih tertidur di lantai
Gue merasakan ada sesuatu yang ganjil, FFFFFFUUUUUUUUU
"Heh awasin tangan lo dari toket gue, mesum banget lo bangss......"
"Hmpph, hah, hah, sorry, gue gak liat lo barusan"
*OMG Ganteng banget nih cowo*
"Oh, ha, ha, i...iiya gak pa, gak papa kok hee,hee" Speechless banget ..
"Ah eh, so..sorry, gue gak mmm..mmaksud mesum" Ucap cowo itu sambil melepaskan tangannya dari gumpalan daging berbentuk 33C Milik gue

Seketika itu juga dia membantu gue mengambil buku-buku yang berhamburan dan memberikannya ..
"Sorry banget ya, emmmm ..."
"Ratna, nama gue ratna" ucapku
"Iya, sorry banget ya ratna, gue gak hati-hati" ucapnya
"Sorry sorry, enak banget hidup lo ! Udah nabrak gue, megang toket gue, terus di selesaikan dengan ngomong Sorry ?" bentak ku kasar
"y...ya h..harus giman..nna dong ?" Ucapnya terbata
"Traktir gue makan ! Atau gue laporin rektor !"
"ii..iiya deh, yuk ke kantin, malu disini banyak yang liat" Ajaknya

kita berduapun pergi ke kantin belakang
"Langsung aja pesen, ntar gue yang bayar" ucap cowo ganteng itu
gue pun langsung memesan 2 gelas Jus mangga, ya memang aku minta traktir itu untuk memancing cowo tampan di hadapanku ini, hihi ..
"katanya mau makan ? Kok pesen minum aja ?" Tanyanya
"Udah kenyang ! eh, maksud lo tadi apaan pegang-pegang ..." Kataku sambil menunjuk ke 2 buah gunung kembar itu
"hah .. eh .. g..ga ss..ssengajja" Ucapnya terbata
"HAHAHAHA ! Biasa aja kali, gak usah deg-degan gitu, gue cuma bercanda" Ucapku
"Gue ratna, eh udah tau ya, lo siapa ?" Tanyaku
"G..gue v..val..dri" Ucap valdri terbata
"Yaelah, udah biasa aja, jangan gemeteran gitu, susah gue ngertiinnya"
"ehehe, i..iya deh"

sejak kejadian itu, gue dan si ganteng valdri makin akrab, kita sering jalan berdua, walaupun valdri keliatannya masih malu-malu (atau emang pemalu ?)
kita sering nonton bareng, sampai diem di rumah gue atau di kostan valdri, hanya sekedar ngobrol-ngobrol ..
karena valdri gak pernah ngasih reaksi yang 'Waah' atau reaksi 'Mupeng' makanya gue percaya dia ..
hingga suatu malam di kost-an valdri yang terletak di lantai 3 sebelah tempat jemuran, tempat biasa kita ber-2 nongkrong ..
"Ratna, gue boleh ngomong sesuatu ga ?" Tanya dia ..
"Kenapa val ?"
"Gue suka lo rat, lo mau gak jadi cewe gue ?" Pyasssssssssss, dunia seakan berubah berwarna-warni (Emang dari dulu nyon !)
Perlahan valdri mendekatkan bibirnya ke bibir gue, ketika sedikit lagi kami berciuman ..

PLAAK !

"Jangan sekarang val, belum waktunya" Kata gue, yang lalu turun tangga untuk pulang ..
Dijalan, perasaanku deg-deg-an, senang, bahkan kaget ..

**********************

setelah kejadian itu, aku tak sabar ingin menemui valdri, untuk meminta maaf, dan untuk menerima cintanya ..
tapi, sampai saat ini, kalau dihitung mungkin sudah hampir 1 bulan, tidak ada kabar dari valdri ..
padahal biasanya dia selalu membalas SMS ku ..
hingga kuputuskan untuk pergi ke kostannya ..

Tingtongtingtongtingtongtingtong
Bunyi untuk bel kamar 16 harus dibunyikan sebanyak 7x untuk menunjukan kamar berapa yang ingin di temui ..
tak lama, keluarlah sosok tampan yang kurindukan selama ini ..
Dia sepertinya kaget akan kedatanganku, atau karena bajuku ?
karena kuperhatikan dia sedang melihat ke arah belahan toketku ini >.<

"Ehm" Pembuyar lamunan tingkat simple, selalu berhasil ..
"eh, ada apa ratna ?" Tanya dia polos
"nanti gue jelasin, boleh langsung ke kamar lo ga ?"
"yaudah masuk"
aku dan dia langsung menuju ke lantai 3

di kamarnya, aku langsung menutup pintu ..
"kenapa rha ?" Tanyanya sambil langsung duduk di kasur
"Lo kemana aja ?" tanyaku
"Oh, gue lagi minta cuti 2 bulan, mau refreshing dulu haha, kenapa ?"
"Oh, gue kira lo ditabrak kereta api, terus langsung mampus !" kataku bercanda
"yaelah sialan lo haha"
"Oh iya val, lu masih inget bulan lalu ?"
"Oh, waktu gue nembak lo itu ya ?"
"Yap, gue udah punya jawabannya sekarang"
"Oh ya ? apa apa apa ?"
Aku langsung mendekatinya, lalu mencium bibirnya, sangaaaaaaat lama ..
Kami saling memejamkan mata ..
kulepaskan ciumanku, lalu aku bilang

"Aku mau jadi pacar kamu" jawabku
valdri langsung menyambar bibirku lagi, jilatan, sedotan, lumatan, peraduan lidah, kami lakukan ..
hingga tak terasa, tangan valdri mulai meraba gunung putri ku ..
"FFFFFFFFFFFFUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUUU UUUU" itulah yang ada di dalam pikiranku
tapi entah mengapa, aku tak bisa menolak, aku hanya terdiam ..
valdri membuka T-Shirt dengan belahan dada berbentuk V ku ..
hingga terlihat Bra ku yang langsung di bukanya juga ..
dan terlihatlah Toketku yang berukuran 33C yang tak pernah di sentuh lelaki manapun itu, dia langsung melepaskan ciumannya dari bibirku, dan berpindah ke gunung kembar itu
rasanya geli, basah, dan, Nikmat ..
walaupun dalam otakku, aku tidak suka, entah kenapa birahi mengalahkannya,
aku hanya terdiam, menikmati aktivitas cowo idamanku ini ..
Valdri lalu melepaskan ciumannya di toketku, dan berkata ..
"Kok kamu gak ngelawan ? udah pernah ya ?" Tanyanya
"belum, ini yang pertama, gatau kenapa, aku gak bisa marah" Jawabku jujur
"That's love" jawabnya santai
"WTF is that ?" tanyaku heran
"Cinta, kalau kamu jatuh cinta, apapun akan kamu lakukan untuk orang yang kamu cintai, termasuk SEX" katanya
dia lalu memakaikan lagi Bra ku, dan kausku ..
"Tenang aja rha, gue gak bakal segampang itu maenin lo" katanya
Gue masih bingung abis !
Dafuq is love ? Is that a food ? a stuff ? or what ?
"You'll never know what is love, but u still can feel it, without see it" Kata valdri dengan ucapan yang membuatku tenang ..

aku kira valdri hanyalah cinta sementara, atau bahasa Spanyolnya Cinta monyet ..
ternyata, benar kata valdri, cinta tak akan terlihat, hanya akan terasa ..
dan dari situlah perjalanan cintaku dan valdri Di mulai ...
Gue Masih inget banget, pertama kali gue kissing, pertama kali toket gue di raba, di remes, di jilat dsb. itu semua dilakukan oleh cowo idaman gue, yap valdri ..
sejak kejadian beberapa minggu lalu itu, kami berpacaran layaknya pasangan biasa, walau tanpa 'Sex' hubungan kami tetap nyaman dan menyenangkan ..
semenjak kami berpacaran, hal paling jauh yang kami lakukan hanyalah berciuman, berpegangan tangan, berpelukan, membosankan ? Tidak, itu sangat membuat gue nyaman !

********************

Sudah 2 Bulan kami berpacaran ..
tak ada hal yang 'Waah' atau something yang membuatku terkejut ..
hingga, aku ingat, 3 hari lagi aku ulang tahun ..
sebenarnya aku tidak mau memberi tahu siapapun, bukan takut minta di traktir, aku ingin mendapatkan ucapan selamat dari orang yang benar-benar ingat ulangtahunku
entah kenapa, 3 hari itu terasa berat untukku ..
valdri jadi nyebelin Banget !
tiap di SMS, pasti ada aja alesan buat mengakhiri percakapan itu
tiap di telphone, pasti bilang lagi sibuk, apasih maunya !
sampai 1 hari menjelang ulang tahunku, aku jalan-jalan ke Mall, refreshing gitu ceritanya ..
dan, OMFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFFG !

"Valdri !!! " Bentakku saat itu
"Eh ratna, lagi apa disini ?" Tanyanya santai
"Sibuk ? Hah ? Kamu bilang sibuk ? Sibuk apaan jalan berdua sama cewe gini !" Amarahku memuncak
"Ohehe, kenalin ini ....."

PLAAAAAAK ! Tamparan rasa lemon campur wasabi mendarat di pipi kiri valdri ..

"Ken..kenapa kamu tampar aku ?" Kata valdri sambil memegangi bekas tamparanku
Kulihat wanita yang bersama valdri terlihat ketakutan ..
"Heh, kalau lo mau sama dia, ambil aja, gue gak butuh !" Bentakku sambil menunjuk ke arah wanita itu
lalu pergi, karena sudah banyak penonton yang ingin menikmati pertunjukan gratis itu ..

sepanjang perjalanan, aku tak bisa berfikir jernih ..
cinta matiku, seorang cowo ganteng, baik, cerdas kaya valdri, ternyata tukang selingkuh ?
OMG, apa yang kurang dari gue ?
Gue Cantik (Lumayan laah), Kurus (Gak Oversize), Pinter ? Lumayan (Lulus Cumlaude dari ITB [Institut Tambal Ban]) ..
bisa-bisanya valdri selingkuh sama cewe kaya gitu ..

"AAAAAAAAAAAAH FUUUUUCK !" Bentakku dalam hati
aku terus memegangi HP ku, siapa tau valdri akan Mengirim SMS atau menelphone untuk minta maaf ..
ternyata NIHIL !
aku semakin putus asa ..

************************
Tibalah hari ulang tahunku yang (Harusnya) Menggembirakan !
dalam hati, aku berharap valdri datang, tapi di sisi lain, Gue Masih kesel abis !
Akupun melewati malam pesta kecil-kecilan itu dengan berdiam di taman belakang ..
hingga ..

"HAPPY BIRTHDAY TO YOU, HAPPY BIRTHDAY TO YOU, HAPPY BIRTHDAY,HAPPY BIRTHDAY, HAPPY BIRTHDAY RATNAAA" alunan lagu dengan suara 2 orang, pria dan wanita
aku melihat kebelakang,
Valdri ? Dan wanita itu ? ngapain mereka
"Ngapain lo disini" Tanyaku sambil membuang muka
"Hey, jangan gitu dong, aku mau kasih kamu hadiah, kok ngambek" Kata valdri santai
"Oh mau ngasih hadiah aja, bukan min....Mmmmh" belum selesai ucapanku, valdri sudah mencium bibirku saat itu
"Uhuk, Ehem" Pengalih perhatian tingkat simple,dilakukan oleh wanita itu
"Oh iya, sayang, ini Diana, ade ku, lagi liburan kesini" Kata valdri memperkenalkan
"HAH ? A..adik kamu ?" Tanyaku bingung
"Hihi, iya ka, makannya jangan asal nampar, kasian tuh ka val nya" Kata diana dengan imut
"Kenapa kamu gak bilang dari kemarin ?" Bentakku pada valdri, sambil melinangkan air mata
"Gimana mau bilang, baru mau ngomong aja udah digampar" kata valdri sambil tertawa kecil
"kok kamu ketawa ? kamu harusnya marah sama aku" Kataku dengan melinangkan air mata lebih banyak
"Why ? cuma salah sangka kok hahaha" Ucapan valdri, begitu santai, tenang, dan damai, katanya yang lalu memelukku dengan hangat


*Valdri, kamu manusia kan ? Bukan malaikat yang tuhan kirim buat nyenengin hidup aku aja kan ?*

************************
5 Bulan berlalu


"Ratna sayaang, aku mau kerumah kamu boleh gak ?" Isi pesan dari valdri
"Mau Ngapaiin Sayaaang ?"
"Hmm, ada deeh, On my way" balasnya singkat

15 menit berlalu
"Aku udah di depan rumah kamu nih"
"Sebentaar" Balasku singkat, dan langsung berlari ke pintu gerbang

Kulihat valdri sepertinya sangat bahagia, entah apa yang terjadi ..
"Sayang, aku mau ngasih tau kamu sesuatu" katanya sambil senyum-senyum
"Apa tuh sayang ? kok kayaknya seneng banget ?" tanyaku heran
"Aku, dapet beasiswa kuliah di Harvard looh" Katanya senang, lalu memelukku
"HAH ? HARVARD ?" Aku kaget, aku melepaskan pelukannya, lalu menangis dengan sukses
"Kenapa kamu nangis sayang ?" Tanya valdri heran
"Kamu mau pergi ke amerika ?" kataku sedih
"I...iiya ss.ssayang"
"Kamu mau tinggalin aku gitu aja ?"
Valdri terdiam, aku masih berlinang air mata ..

"Yaudah, berdiri dulu dong sayang, nanti aku jelasin" Kata valdri menenangkanku
akupun berdiri, dan mengajaknya masuk ke dalam
"ke kamar aku aja, gak ada siapa-siapa kok" kataku
kami berdua langsung menuju ke kamarku
ketika sampai ..

"Kamu beneran mau ke amerika ?" Tanyaku
"iya sayang, ini kesempatan aku buat ngerubah hidup"
"Terus aku ?"
"aku gak akan lama kok sayang, begitu lulus, aku langsung balik ke indonesia"
"Kamu pikir kuliah itu bisa lulus dengan waktu 1-2 minggu ? Enggak val, kuliah itu ngabisin waktu paling bentar 3 tahun !" Kataku sedih, sangat sedih, aku merasa rapuh
"ya tapi, aku janji, aku bakal balik lagi kok" Kata valdri, dia lalu mencium bibirku, kami berdua berpagutan dengan mesra

tapi begitu aku sadar, hatiku benar-benar Rapuh, aku tidak tahu apa jadinya saat tidak ada valdri ..
aku sangat sedih saat itu ..
6 bulan adalah waktu yang cukup lama untukku dan valdri ..
waktu yang sangat lama untuk mengenal satu sama lain, untuk saling mencintai ..
tapi entah kenapa, perkataan valdri yang bahkan tak sampai 5 detik dia ucapkan, membuatku hancur berantakan ..
Amerika bukanlah tempat yang dekat
setidaknya, tidak sedekat Pondok indah - Fatmawati

"Kamu kapan berangkatnya ?" Tanyaku
"Bulan depan sayang, udah dong jangan nangis lagi" kata valdri, sambil kembali memelukku dengan hangat

"1 Bulan, hanya 1 bulan sisa waktuku bersama valdri sampai kami berpisah kurang lebih 3-4 tahun, aku harus memanfaatkannya dengan baik" Pikirku saat itu

"Hmm, 1 bulan ya ? yaudah, 1 bulan ini kita habisin waktu berduaan aja yuk, mungkin nanti kita gak bisa kaya gini lagi" Ucapku dengan nada sedih
"boleh sip, tapi .."
"tapi ??"
"Gak apa-apa, yaudah, minta cuti aja yuk" Ucap valdri dengan semangat

**********************

setelah perjanjian itu diucapkan, benar saja, 1 bulan terakhirku bersama valdri dihabiskan dengan jalan-jalan, bercanda, apapun yang bisa ku lakukan saat itu ..
hingga, tak terasa 21 hari sudah terlewati, sisa 10 hari lagi waktuku bersama valdri ..

disuatu malam yang sangaaaat indah, sayang sekali untuk dilewatkan hanya dengan membaca cerita ini
aku dan valdri sedang berada di Bandung, di salah satu hotel di Tengah kota ..
aku melihat pemandangan keluar jendela ..
saat memandang bintang, aku seakan melihat kenangan-kenanganku bersama valdri, saat valdri menabrakku di kampus, saat pertama kali valdri menciumku, saat kami bercanda

"Arghhhhhh, Valdriii, kenapa lo harus pergii" Pikirku sedih, sangat sedih, hingga ku ingat saat itu, aku melinangkan air mataku
terasa tangan kurus namun hangat memelukku dari belakang, dan menghapus air mataku

"Kenapa nangis sayang" suara hangat valdri menenangkanku
aku tak bisa bicara lagi, aku sangat sayang valdri, sangaat sayang, entah bagaimana cara untuk mengungkapkannya
aku bangkit, lalu mendorongnya ke kasur terdekat, aku mencium bibir valdri, sambil melinangkan air mata
"Val, gue sayang banget sama lo, kenapa lo harus pergi" kataku dengan suara parau

valdri membalikkan posisi kami, sekarang aku berada di bawah
"Maaf sayang, aku gak ada pilihan lain, ini satu-satunya cara biar nantinya kita bisa hidup bahagia" Kata valdri seakan berakting di sinetron ' Puting Yang Tertukar '

Aku kembali mencium bibirnya, dia membalasnya dengan lembut, aah ..
apa yang harus kulakukan, aku ingin memberinya kenangan yang tak akan dia lupakan, tapi apa ?
aku tak bisa memberi apa-apa padanya, Oh iya !
Aku masih perawan, tapi, apa harus aku memberikan keperawananku padanya ?
apakah di amerika nanti dia tidak akan bermain dengan wanita lain ?
Ah lupakan itu, aku tidak peduli, aku hanya ingin valdri bahagia !


"Sayang, kamu boleh ambil keperawanan aku sekarang" Kataku tegas
"HAH ?" valdri terdiam sejenak
"kamu serius say ?" Tanyanya
"I..iya, aku s.sserius"
"tapi kenapa ?"
"Mungkin kamu anggap ini hal biasa, tapi buat aku, mungkin ini kenangan terakhir kita berdua" kataku sedih, lalu kembali mencium bibirnya
"Cepet val, aku gak peduli lagi, kamu boleh ambil keperawanan aku, karena aku sayang banget sama kamu" kataku
"Enggak ratna, aku gamau ngerusak orang yang aku sayang" kata valdri
"Tapi aku yang mau, aku juga gak terpaksa, aku ikhlas" kataku, sambil membuka T-Shirt
"Tapi ratna ..." valdri terlihat masih ragu
aku tak peduli, kulepaskan Bra-ku, Hotpants ku, beserta celana dalamku, dan langsung membungkus tubuhku dengan Selimut
"lakukan val, semoga kamu gak pernah lupa hadiah dari aku ini" kataku, langsung mencium bibirnya

aku melepaskan selimut yang membungkus tubuh perawanku
kuarahkan tangan valdri untuk meremas Gunung 33C ku ..
valdri terlihat masih ragu ..
langsung saja kubuka T-shirt birunya
valdri bereaksi, dia mulai membalas lumatanku, dibarengi dengan pilinan-pilinan kecil di puting payudaraku
kubuka boxer yang valdri kenakan saat itu, kuraba penisnya yang sudah sangat tegang ..
kulihat, dan Fuck, lumayan besar juga kelamin cowo ganteng ini, apakah cukup di vaginaku ?

entah reflex atau apapun itu, kukocok penisnya, dan kuarahkan ke mulutku, ku hisap, ku sedot batang penisnya, apapun kulakukan saat itu ..
valdri memutarkan badannya, orang bilang, kami sedang di posisi 69 ..
aku melakukan Blow Job pada valdri, dan dia memainkan vagina perawanku dengan mulut dan lidahnya
Rasanya, geli, tapi nikmat ...

dia memainkan clitoristku, rasanya, aah, tak bisa di ungkapkan ..
hingga terasa tubuhku bergetar, rasanya ada sesuatu yang ingin keluar, tubuhku mengejang untuk beberapa saat, dan kurasakan, vaginaku mengeluarkan cairan hangat, membasahi pahaku, dan (mungkin) mulut valdri

"haah, aah, sayang enak banget, kamu barusan ngapain sih" Kataku heran
valdri tak menjawab, dia hanya menatapku dengan pandangan kosong, Why ?
"Masukkin aja deh sayang, kayaknya lebih enak" kataku sudah tak sabar
"i..iiya sayang" Shit, masih ragu juga dia ..
perlahan, valdri mengarahkan penisnya ke arah liang kenikmatanku
dia menggesekkan penisnya di belahan vaginaku, dan mencoba mendorong untuk memasukkannya, Meleset
dia coba lagi, meleset lagi, akupun mengerti, ku pegang penis kekasih kesayanganku ini, ku arahkan ke liang perawanku, dan kuberi aba-aba
"dorong sayang, pelan-pelan ya, aku masih perawan" kataku siap
dia mendorong penisnya perlahan, sangat perlahan ..
dia menariknya keluar lagi, lalu mendorongnya kembali ..
hingga, kurasa dia terhenti sejenak, dan mendorongnya dengan sedikit tenaga, dan .....

"AAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHH" Erangku hebat, karena rasa perih yang tak pernah kurasakan sebelumnya
"P..pperiih ss.ssa.yyaangg, mmmhhh..ahhh" kataku lalu menangis
"Tahan ya sayang" valdri mencoba menenangkanku
dia memulai lagi aktivitasnya, tarik, dorong, tarik, dorong, kurasa seperti orang sedang menggergaji ..
rasa sakit di vagina ku perlahan berkurang, berganti rasa nikmat ..

"mmmh...sayang..ennak...bb...bannggeett" desahku
"mmmmmhhh...aaah..aaah..mmhh...ahhh" desahanku makin hebat

kurasakan vaginaku gatal, sepertinya ingin mengeluarkan sesuatu lagi, namun sepertinya ini lebih, dahsyat ..
dan, benar saja, selang beberapa detikk

"aaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhhh hhhh" tubuhku mengejang kenikmatan, valdri menghentikan sejenak aktivitasnya ..
dan dia lanjutkan lagi, kurasakan tempo genjotannya makin cepat ..

"aaaah,, sayaang, akuu kelluuaaaaaaarrrr" erangnya
dia mencabut penisnya dari vagina ku
sebagai seorang cewe yang baik, akupun menggenggam penisnya, dan langsung menghisapnya
kurasakan, penisnya mengeluarkan cairan hangat, Sperma ?

aku mencoba menghisapnya terus, kubersihkan batang penisnya hingga ujungnya ..
begitu selesai, kucoba telan spermanya, dan ..

Weeeks, rasanya menjijikan ..
tapi aku coba telan semua sprema pacarku ini ..

kulihat darah keperawananku bercecer di kasur
"Aku sudah tidak perawan, Fuck" Pikirku sambil tertawa dalam hati ..
apalah arti keperawananku, dibandingkan kasih sayang valdri selama hampir 7 bulan ini ..
walaupun sebenarnya aku ingin menjaga keperawananku untuk suamiku kelak ..
setidaknya, aku sudah memberi valdri, kenangan yang (Mungkin) tidak terlupakan ..

******************************

8 hari sejak direnggutnya keperawananku sudah kami lalui bersama ..
Sex yang kami lakukan saat itu tidak kami ulangi lagi, walaupun sebenarnya jika valdri meminta, aku mungkin akan memberinya ..
tapi valdri sama sekali tidak mengungkit hal itu ..
saat hari ke 9 ..
aku sadar, Valdri tidak menginginkan Tubuhku, dia benar-benar mencintaiku, tidak seperti kebanyakan cowo brengsek diluar sana ..
dia sangat tulus mencintaiku ..
hingga tibalah saatnya valdri berangkat ..
aku mengantarnya ke airport, ditemani Keluarga valdri dan keluargaku

"Hati-hati ya nak" ibuku berkata itu pada valdri, sambil memberikan amplop kecil di tangan kanannya
"Jaga diri bro" aku lupa siapa yang bilang begitu, kurasa adiknya, atau temannya ? What the hell ..
Take off masih 30 menit lagi, tapi kurasa 15 menit sebelum take off, penumpang harus sudah berada di dalam pesawat ..
15 menit lagi waktuku untuk memandangi wajah lelaki yang sangat kusayangi itu ..
aku lalu menarik tangannya menuju ke tempat yang lebih sepi ..

"Tante, pinjem valdrinya sebentar yaaa" kataku, lalu pergi
di tempat yang sepi itu, aku memeluknya, seakan itu pertemuan terakhir kami, aku tak ingin melepaskannya ..
valdri hanya terdiam, lalu balik memelukku

"Jaga diri ya sayang" kataku
sebenarnya aku ingin bilang "Jangan selingkuh ya disana", tapi aku sadar, Perkataanku itu akan menjadi 'Priceless' ..
pergaulan remaja amerika, lebih parah dari indonesia bro ..

"Tunggu aku ya sayang, aku pasti balik lagi, buat ngelamar kamu" kata valdri dengan damai, lalu mencium bibir ku cukup lama ..

lalu ..

"Ehm, udah kamu ke pesawat sana, nanti terlambat lagi" Ucapku sambil berusaha tersenyum, walaupun sebenarnya aku sangat sangat sangat sedih ..

valdri berlari, lalu membalikan badannya, dan berkata ..

"Aku sayang kamu, aku janji gak akan selingkuh sama cewe manapun disana" katanya, lalu dia tersenyum dengan manis, dan kembali berlari ..

OMG, sinetron abis ..
tapi itulah kejadian sebenarnya, 15 menit terakhir sebelum valdri berangkat ke negeri paman Sam itu ..

"Val, Jaga diri ya .. aku bakalan nunggu kamu terus disini, sampai kamu balik lagi" Ucapku dalam hati ..


******* The End ********
XXX STORY : RATNA, Pada: Rabu, Juni 27, 2012
Copyright © 2015 CERITA DEWASA Design by bokep - All Rights Reserved