"Heh tunggu bentar, main pergi" aja lo" teriak seorang perempuan yang baru saja kutabrak tersebut
"oh sorry deh, gue buru" nih, byeeee" kataku tak peduli sambil terus berlari menuju kampusku
oh iya, gue valdri, mahasiswa tingkat awal di salah satu kampus di negeri antah berantah ini, Amerika ..
walaupun ini cerita yang udah lama gue alamin, tapi setidaknya masih menarik untuk dibaca
kejadian itu terjadi saat gue masih kuliah di jurusan Otomasi industri di bandung, Indonesia ..
gue inget banget kejadian itu, tanggal 28 Mei, bertepatan dengan hari ulang tahun pacar gue ..
28 Mei, Pagi yang indah, sangat sayang untuk dilewatkan dengan berjalan" diluar, nikmatnya itu tiduran pake selimut sampe sore #okey
rencana awal, gue mau tidur sampe puas, bangun, makan, mandi, tidur lagi ..
kapan lagi dapet libur 2 hari ? wah, itu udah rezeki besar ..
tapi semuanya berubah ketika negara api menyerang .. #Eh #sorry
tapi semuanya gagal, ketika Hp gue bunyi, awalnya gue cuekin, palingan Sms ngasih tau paket internetan mau abis ..
tapi kok lama juga ya ? akhirnya gue cek juga tuh HP ..
"Halo ?" kataku di telp. dengan nada malas
"Pagi sayaaang, udah bangun belum ? katanya mau ajak aku jalan" nih" terdengar suara cewe yang ceria di seberang sana
"oh ah, emm, ehem, i..iya s..sayang, aku siap" dulu ya, nanti aku jemput" kataku gelagapan
"okedeh cepet ya *Click* " suara tersebut lenyap .
"Mampus deh gue" pikirku dalam hati
akupun langsung mengambil handuk dan berlari ke kamar mayat, eh kamar mandi ..
begitu selesai, akupun memeriksa lemari, dan mengambil baju yang kurasa cukup keren ..
ambil kunci motor, dan Vroom Vroom, Meluncur komandan !
-------------------------------------
setelah beberapa tikungan, tanjakan, turunan, dan belokan kulewati, sampailah motor unyu ini di depan rumah si bebeph ..
"aku udah di depan gerbang" isi pesanku pada pacarku itu (Ini bahasa kok jadi aku kamu lagi ya, cut ! ganti lo gue aja !)
"tunggu" balasan singkatnya ..
tak sampai 5 menit, pintu ruang tamunya pun dibuka, dan terlihat sesosok wanita berbaju kuning dengan celana jeans putih, rambut panjang, wajah cantik, dan sebuah papan pengumuman di atas kepalanya, yang bertuliskan
"PUNYA VALDRI" #Okey #ngarep ..
"lama banget sih kamu" tukas wanita cantik bernama ratna tersebut ..
"iya hehe, maaf ya, tadi ada semut ketabrak, jadi aku anterin ke rumah sakit terdekat dulu" candaku
"iih, bercanda melulu, jadi pergi gak nih ?" tanyanya
"boleh, mau kemana ?"
"pake mobil aku aja yuk, kasian kamu kalo pake motor, pasti lama" ajaknya
"yaudah, ini parkirin dulu aja di dalem" kataku sambil turun dari motor dan memasukkan si unyu kedalam garasi ..
"yuk, langsung" ajak ratna
------------------------------------
Dijalan
"Mau kemana sayang ?" tanyaku sambil berkonsentrasi menyetir
"kemana aja, yang special, ini kan ultah aku" jawabnya sambil menatap padaku
"ke tukang martabak aja ya ?, kan ada yang special tuh disana" kataku bercanda lagi
"iiih dasar ya kamu, bercanda melulu" katanya sambil mencium pipiku
*DEG* *DEG* *DEG*
akhirnya, gue mendaratkan mobil di Walmart indonesia (baca: Alfamart) terdekat, untuk membeli cemilan
15 menit kemudian, berbelanja pun selesai, dan tinggal memilih lokasi yang romantis untuk pacaran ..
"kemana ya ?" tanyaku masih bingung
"gatau ah, pokoknya harus tempat yang special TITIK !" katanya sedikit kesal
"ke puncak mau ga ?" tanyaku
"boleh sih, mau nginep dimana ?"
"adalah villa punya pembantu aku disana" kataku bercanda lagi
"iiihhh, bercanda melulu hahahaha" ratna tertawa lepas, baru kali ini aku liat dia sampai seceria ini ..
-----------------------------------
1 jam 30 menit, waktu menunjukan pukul 15.23 WIBHG (Waktu indonesia bagian HP gue)
karena cukup lelah, akupun mengajak ratna untuk istirahat di dalam kamar villaku tersebut ..
yap, Villa itu punya gue, bukan hasil minta dari bokap nyokap ..
tapi hasil "DIKASIH" bokap .. beda ya "MINTA" dan "DIKASIH" itu camkan itu
bokap ngasih villa itu buat modal gue entar, bokap gamau gue terus" an bergantung sama dia, makanya dia cuma ngasih sesuatu yang "BESAR" ..
dia bilang "Terserah mau kau apakan villa itu sekarang, tapi disaat dewasa nanti, kamu gak boleh minta sama papa"
dulu pernah kepikiran pengen dijual, hingga akhirnya gue mikir "mendingan dipake deh, jarang banget punya villa sendiri"
dan benar saja, itu berguna sampai sekarang ..
Back to the story ..
gue dan ratna masuk kamar yang sudah bersih, karena emang ada penjaganya yang suka bersihin dengan bayaran yang bokap gue bayarin, walaupun gak seberapa, tapi hasil kerja penjaga itu memuaskan juga ..
"yuk tidur sayang, cape banget" ajakku
akupun melepaskan celana panjang dan kemejaku, hingga tersisa T-Shirt dan celana boxer saja ..
ratnapun begitu, dia melepaskan kemeja kuning beserta celana jeans putihnya ..
hingga dia hanya memakai hotpants dan tanktop putih ..
WOW, Sexy juga cewe gue ini ..
"hayo liat apa, nafsu yaa, hahaha" katanya lalu melompat ke kasur
"ah, emm, ahaha gitu deh " jawabku deg-deg-an ..
kami sudah biasa tidur begini, walaupun aku belum pernah "menjamahnya" .. tapi hubungan kami baik-baik saja, hingga sekarang ..
kamipun tidur pulas ..
begitu bangun, kulihat jam sudah menunjukan pukul 19.12 ..
kulihat ratna masih tertidur dengan cantiknya, tanktop nya terbuka sedikit di bagian atasnya, mungkin bergeser karena gerakan saat tidur ..
melihat pemandangan itu, cowo mana yang gak nafsu ? kalo gak nafsu, berarti lo homo
*DEG**DEG**DEG*
kucoba berfikir positif, tapi gak bisa ..
akupun menyibak tanktop itu lebih kebawah, sehingga terlihat penuh sebuah payudara wanita cantik ini ..
perasaanku semakin deg-deg-an ..
kuselipkan tanganku, dan kugenggam buah dada itu, hmm, hangat dan empuk ..
kuremas remas, hingga tak sadar, Mr. P ku sudah bangun :O
kulihat wajah cantik ratna yang masih tertidur, kuangkat kepalanya, dan kuciumi bibirnya, hmm ..
inikah rasanya berciuman ?
hangat, manis, dan ... ?
terlalu menikmati permainan, sampai aku tak sadar ratna sudah membuka matanya, dan .....
"mmmmmmhhh !" suaranya tertahan bibirku, dia langsung melepaskan badannya beserta ciumannya
"kamu ngapain sih" tanyanya dengan nada yang ... lembut ?
"eh emm, mma..mmaaf sayang, a...aku" aku bingun mau bilang apa ..
"hihi, dasar, sini lanjutin lagi" katanya sambil memajukan badannya dan mencium bibirku lagi ..
hmmmmhh .. aroma tubuhnya, walaupun baru bangun tidur, tetap menarik selera ..
kami berpagutan cukup lama, mungkin 10 menit ..
dan kulepaskan ciuman itu ..
"mmm, udah deh sayang, mandi dulu yuk" kataku
"bentar ahh" tolaknya sambil menarik tanganku, dan kembali menciumku ...
wah, naik juga nafsu gue ..
aku mulai meremas payudaranya, dari pelan sampai cepat ..
kubuka tanktopnya, dan terlihatlah, sepasang payudara yang tidak terlalu besar, tapi mengundang selera itu ..
"mmmh, ahh sayang, aku malu deh kalo gini" katanya melepaskan ciuman, dan menyilangkan kedua tangannya di dadanya ..
"gak usah malu deh sayang, hahaha" kataku, lalu kembali menciumi bibirnya ..
ciumanku turun ke leher, ke dada, dan ke puting payudaranya ..
putingnya yang masih berwarna pink, payudaranya yang tidak terlalu besar, namun terlihat kencang ..
kubuka T-shirtku, dan juga boxerku, hingga terlihat Celana dalam berwarna hitam dengan sebuah benjolan ..
ratna terlihat pasrah, tapi apakah .... ??
itu urusan nanti, yang penting, usaha dulu ..
kubuka hotpantsnya, dan terlihat celana dalam berwarna Pink dengan border berwarna kuning ..
Remaja banget kan ? hahaha
kuciumi gundukan vaginanya itu, kusingkap sedikit, dan terlihat gundukan vagina yang cukup bersih ..
kubuka semua celana dalam pacarku itu, dan .. WOOW.
bersih juga vaginanya, masih rapat, belum ada noda, mungkin dia sering mencukur bulunya ..
kujilati sekitar belahannya, ratna mengejangkan tubuhnya ..
terlihat clitorist yang mengundang selera, ku jilati clit itu, ratna menggelinjang, kubuka belahannya, lalu kujilati seluruh bagian vaginanya ..
hmm, kenikmatan yang belum pernah kami rasakan sebelumnya ..
hingga beberapa detik kemudian ..
"aaaaah,, emmmmhh, mmmmmmhha aahhh" ratna berteriak cukup keras, dan tubuhnya mengejang ..
"ahh, haah, haah, enak banget sayang" katanya kelelahan ..
mungkin itu yang namanya orgasme ..
"giliranku" pikirku ..
kubuka celana dalamku, dan tuing ..
keluarlah si udin bakekok ..
"hah, kamu mau ngapain sayang" kata ratna kaget ..
"mmh, gantian dong" kataku ..
"aku harus gimana ?" tanya dia bingung ..
"kamu kocokin aja, di emut atau di hisap juga boleh" kataku ..
"hah ? y...ya udah aku..c...cobain ya" katanya gelagapan ..
aku berbaring di kasur itu, dan ratna duduk disebelahku sambil menggenggam si udin ..
hangatnya tangan ratna tak akan pernah kulupakan hingga saat ini ..
dia ...........
dia memaju mundurkan tangannya di batang kemaluanku ..
dari perlahan hinggal cepat ..
aku hanya meremasi payudaranya, sambil sesekali kami berciuman ..
"Sayang, emut dong" pintaku ..
ratna lalu menurunkan kepalanya ke arah kemaluanku, dan membuka mulutnya ..
pertama dia hanya menjilati kepalanya, lalu memasukkan seluruhnya kedalam mulutnya yang mungil itu ..
dia hisap perlahan, makin kencang, sambil menaik turunkan kepalanya, sesekali giginya mengenai penisku ..
kumaklumi, mungkin baru pertama kali ..
akupun tak kuasa menahan nafsu ..
"udah sayang, langsung aja" kataku sambil bangkit ..
"Pelan-pelan ya sayang, aku belum pernah" pintanya dengan wajah memelas ..
"hah ? belum pernah ?" tanyaku cukup kaget ..
dia hanya mengangguk pasrah ..
bimbang terasa dalam hatiku, jika dihatiku terdapat rasa, sayang dan nafsu, dan 2-2nya sama kuat ..
sekarang kurasakan itu, di sisi lain, aku menyayangi ratna, aku tak ingin merusaknya ..
tapi di sisi lain aku bernafsu ingin melepaskan birahi ini ..
hingga terfikirkan olehku satu kalimat
"Sex bukan cinta, hanya nafsu, jangan buktikan cinta dengan sex"
akupun mengurungkan niatku, aku melepaskan tubuh ratna, dan ratna malah bingung
"kenapa sayang ? kok gak jadi ?" tanyanya .
"aku gak bisa sayang, aku sayang kamu, aku gak pengen ngerusak kamu" kataku lesu, kupakai kembali celana dalamku, boxerku dan juga T-shirtku ..
"tapi sayang, aku mau, aku pengen kamu tau kalau aku serius sama kamu" katanya sambil memelukku
"aku tau sayang, tapi kalau hubungan kita udah pake sex, kedepannya bakal susah buat kita" akupun menjelaskan penolakanku ..
"tapi, aku mau ngebuktiin aku sayang banget sama kamu, cuma ini yang bisa aku kasih" katanya dengan suara yang mulai parau ..
"aku tau kmau sayang banget sama aku, tapi kamu bisa ngebuktiinnya dengan hal lain, gak dengan sex" aku balas memeluknya
ku ambil tanktop, celana dalam, juga hotpantsnya, kuberikan padanya, menyuruh agar dia memakainya ..
dia menurut juga, walaupun air matanya sudah keluar ..
aku bingung
harusnya ketika cewe mau diperkosa, dia nangis ..
lah ini cewe gak jadi di exe, kok malah nangis
begitu selesai menggunakan seluruh pakaiannya, dia memelukku sambil menangis ..
"beneran kamu gak mau ML sama aku ?" tanyanya
"buat sekarang enggak, aku masih sayang sama kamu" kubalas memeluknya
dia menatapku dengan tatapan sendu, lalu kami berciuman kembali ..
dia menarik tubuhku untuk kembali tertidur, sambil terus berciuman ..
hingga ratna melepaskan ciuman kami, dan berkata ..
"kalau kamu emang mau ML sama aku, aku gapapa kok" katanya
"tapi sayang, memangnya kenapa ?" tanyaku bingung
"aku takut kamu pergi dari aku, aku pengen kita gini terus" katanya dengan air mata yang semakin berlinang
hah ? gue bakal pergi dari ratna ?
wow, terdengar seperti sesuatu yang impossible
gue dengan wajah biasa aja, bisa mendapatkan wanita secantik, sebaik, dan seperfect ratna, dan berniat meninggalkannya ?
kalau memang gue ninggalin ratna, berarti gue udah GILA !
kamipun kembali berciuman dan keluar mencari makanan ..
malam itu terasa begitu indah, rasanya aku ingin selamanya seperti ini bersama ratna, tapi apakah bisa ?
Ratna,
if it's possible to catch the star with this hands, i will catch every sky i see for you
if it's impossible to grab the moon, i will grab the moon with everyway for you
i'll do everything if it can make you happy
i'll fight everything if it make you sad
Ratna, you're my everything
Paginya, aku terbangun dan mencari ratna disebelahku, yang teraba oleh tanganku hanyalah kasur yang empuk ..
aku melihatnya ada di balkon, sedang melihat pemandangan, Mungkin ?
aku coba bangun, dan memeluknya dari belakang, sampai kudengar sesuatu yang janggal ..
dia menangis ? apa ? kenapa ?
"Kamu kenapa sayang ?" tanyaku heran
"eh, eng, enggak, gapapa kok hehe" katanya sambil membalikan badan dan tersenyum, sambil berusaha menghapus air matanya
"nangis gitu kok gapapa, kenapa sih ? Cerita dong" tanyaku
"hihi, gapapa kok sayang beneran" katanya tersenyum ceria sambil memeluk tubuhku yang masi bau haseum ini
"aku cuma keinget aja omongan kamu tadi malem hehe" kurasakan pelukannya makin erat
"hahaha dasar, udah mandi belum kamu ?" tanyaku
"belum baru bangun kok aku juga" jawabnya dengan manis ..
"yaudah mandi bareng yuk" candaku
"iiihh, dasaaaaar !!" katanya manja sambil memukul bahuku
"yaudah aku duluan ya" akupun mengambil handuk dan kemudian berlalu ..
kami keluar mencari sesuatu yang bisa di makan, entah itu murah ataupun mahal ..
harusnya sih murah, kalo mahal biasanya gak bisa di makan, cuma bisa di pake ..
contoh : iPhone, Mobil, Motor .. mereka mahal, mana bisa dimakan ?
kamipun pergi kesebuah restoran (baca: warung pinggir jalan), yang katanya menjual Nasi Tim Ayam ..
ketika kami masuk, suasana sepi, cukup bersih, dan ada seorang pria sedang mengoprek handphonenya ..
kucermati, ternyata itu sebuah Gadget yang cukup pasaran di indonesia, Yup, Blackberry Smartphone
aku kaget juga, tukang nasi tim ayam bisa membeli sebuah gadget yang cukup mahal itu ..
"Mas, 2 dong mas" aku langsung memesan, karena memang sudah lapar
eh si mas'e malah diem aja
"Mas, 2 dong, woi, mas, mas mas" ratna mengetuk-ngetuk meja, mungkin kesal
"sebentar ya mas, mba, ini saya lagi liat poto touring kemarin di Pesbuk"
"lah mas, mau jualan atau mau fesbukan" ratna mengeluh
"iya sebentar mba, ini masih banyak fotonya, eh liat deh ini mba, ini waktu saya nabrak pohon"
DANG !
"Are you fucking kidding me ? I'm not even care what the fuck happen to you, you fucking bastard" aku menggumam dalam hati, asli kesel abis ..
sampai terpikirkan olehku 1 kalimat ..
"Dulu manusia mahluk sosial, sekarang manusia mahluk jejaring sosial"
kami berdua pun pergi karena kesal, bahkan ratna membanting pintu
"eh mas mba tunggu, iya ini saya laden......" BRAK *Sfx Pintu kayu dibanting ..
"Anj!*(#*&, T!*#@, BAN!*(@^*!(, SE&!(*&, KALO MAU FACEBOOKAN GAK USAH JUALAN ! BIKIN KESEL AJA LO !" ratna menghujat
aku menutup mulut ratna dengan sebelah tanganku ..
"kamu kenapa sih, santai aja lah, masih banyak kok yang jualan" kataku mencoba menenangkan
"lagian, bikin kesel aja tuh tukang jualan"
"yaudah, biarin aja, cari yang lain" kataku santai
kamipun berkeliling mencari sesuatu yang bisa di"makan" lainnya ..
hingga bertemulah kami dengan seseorang yang kami kenal ..
"ADI !" teriakku ..
pria itu menoleh dan wajahnya tampak kaget
"Ratna, val..." BUK, belum sempat dia menyelesaikan kalimatnya, sudah kutonjok pundaknya
"anjrit, sialan lo, kemana aja, ilang ga ada kabar, cerita gak dilanjutin #eh" kataku
"eh, ehehehe, i...iya val, g..gue"
"kenapa sih lo, biasa aja"
"udah ceritanya sambil makan aja nanti, aku lapar ini" ratna mengeluh dan langsung jalan
sepanjang jalan ke tempat makan, adi tampak diam ..
akupun membuka pembicaraan
"makin jelek aja lu di, hahaha"
adi hanya menatapku, lalu ..
"haaah" dia hanya menghela nafas
"lagi gak pengen bercanda gue val"
akupun mengerti, dan diam ..
kamipun sampai di warung masakan padang ..
"oke deh di, gimana kabar lo" kata ratna semangat setelah mendapat makanannya ..
"baik rat, kalian berdua gimana ?" tanya nya ..
"ya gini lah di .. gue makin ganteng aja, ratna makin cantik aja, hahaha" kataku bercanda
adi hanya menatapku dengan wajah lesu, bahkan dia tidak tertawa ..
setelah beberapa saat kami bertiga diam ..
tiba-tiba
BRAK *Sfx meja di gebrak
"HEH, MAKSUD LO APA NABRAK-NABRAK PALA GUA !" terdengar suara lelaki dengan tubuh cukup kekar
"so..sorry bang, ga...ga sengaja" terlihat lelaki berbadan cukup kurus disana, sepertinya ketakutan ..
"SORRY SORRY, LO PIKIR DENGAN SORRY GUE BISA MAAFIN LO ?" bentaknya lagi ..
adi terlihat canggung, dan ..
"it...itu kan..."
"it...itu..itu kan" Adi masih terbata ..
"itu kan arif" akhirnya adi menyelesaikan kalimatnya *Sfx Queen - We Are The Champion*
"hah ? arif ? Serius lo ?" tanyaku
akupun mulai melihat kekacauan itu ..
dan, betul saja, cowo kurus yang tidak asing bagiku benar-benar arif ..
teman lamaku di kampus Semprot jurusan Cerita Panas ..
sebenarnya adi juga kuliah di kampus dan jurusan yang sama, satu tingkat di atas kami, namun dia lebih dulu mengundurkan diri ..
entah karena apa ..
aku juga tidak terlalu akrab dengan adi ..
*BRUAK* *Sfx Meja digebrak kembali
"DASAR ANJ*@# LO !" Teriak pria berotot tadi ..
dan ..
*BUK*
Sebuah tonjokan hangat mendarat di pipi .... arif ?
wow, ternyata arif yang mendaratkan kepalan tangannya di wajah pria tadi saudara-saudara ..
dan apa yang terjadi ..
Owww, ternyata pria tadi langsung terhempas 3 Cm, dari tempatnya berdiri tadi ..
"oops, so..sorry mas" arif berkata sambil berlalu dengan santai
adi kemudian berdiri dan mengejarnya ..
aku, dan ratna yang memang sudah lapar dari tadi tidak peduli ..
kami hanya makan makanan pesanan kami ..
tak sampai 5 menit, adi kembali .. Sendirian ?
"si arif mana di ?" tanyaku
"nunggu di mobil, udah kita langsung cabut" kata adi menarik tanganku ..
"tunggu woi, sabar napa" kataku
aku mengeluarkan dompet, dan mengambil selembran uang 50 ribu dollar ..
dan memberikannya pada kasir, dan kami bertiga menuju ke mobil
"God, damn it, shit" expresi arif setelah melihatku ..
"kemana aja lo kampret" aku langsung menghajar pundak arif, dan kami tertawa bersama ..
"ahaha, valdri, valdri, sialan lo dasar"
"udah masuk dulu deh, tar kita cerita-cerita" kataku
kamipun masuk kedalam mobil
><><><><><><><><><><
di perjalanan, kami bernostalgia masa-masa "kuliah" dulu ..
tentang membuat cerita tania dan ghea, tentang membuat cerita ira, tentang membuat Ehem, aku tidak ingin menceritakannya, adi dan arif pun mengerti, mereka tidak menyinggungnya sedikitpun ..
kami semua tertawa, hanya adi yang terdiam ..
"kenapa di ?" tanyaku
"t..ta.n..ni..aa" suara adi seperti orang sakau kehabisan sembako
"hah ? pertamina ?" kataku yang gak 'ngeh'
"TANIA BEGO, ITU TANIA, STOP STOP" aku memberhentikan mobil, adi membuka pintu dan berlari menuju 'tania' itu ..
aku tidak mengerti, apa yang tania lakukan di pinggir jalan seperti ini, untuk memastikannya, kamipun keluar, dan ingin melihat adegan Taniadi (Tania + Adi)
><><><><><><><><><><
"TANIA" teriak adi sekuat tenaga .
wanita itu menoleh, dan ... hanya memberi tatapan kosong ? serius lo ?
kami berdua, aku dan arif berlari me
nuju TKP itu ..
ratna menjaga mobilnya ..
ketika mereka berdua semakin dekat, terlihat suasana sepi ...
"a..adi ? ngapain kamu disin....emmmhhh" belum sempat tania menyelesaikan kalimatnya, adi sudah memeluk dan mencium bibir tania
oh, dramatis sekali adegan ini ..
seandainya aku membawa kamera, sudah kuabadikan moment ini, dan ku upload ke facebook -_____-
"kamu kemana aja sih" tanya adi
"a..aku..aku"
mereka berdua kembali berpelukan ..
"kita pulang aja dulu yuk, nanti aku ceritain semuanya" tania terlihat mengeluarkan air mata, dan tersenyum
adi hanya mengangguk
"val, rif, kayanya gue ada hal yang harus di kangenin sekarang, pisah dulu yup" kata adi sambil tersenyum ..
"ehem ehem, oke deh brader, ini kartu nama gue" kataku sambil memberikan kartu namaku sendiri ..
"buat apaan emangnya val ?" tanya adi bingung
"kalo lo mau ngirim undangan pernikahan, ada alamat gue disitu" kataku sambil tersenyum ..
tania menatapku melongo
mungkin dia pikir "maksudnya apaan nih kampret"
tapi ternyata dia berkata "m..makasih, s..semoga b..beneran he...he"
adi mengangkat tangan, dan ternyata menyetop seekor taxi yang kebetulan lewat ..
"yaudah saudara-saudara sekalian, saya duluan ya" mereka berduapun masuk kedalam taxi, dan pergi ..
><><><><><><><><><><
Kami berdua pun kembali ke mobil
tapi, kami berdua di kagetkan dengan adegan yang sangat "disgusting"
"RATNA !!" aku berteriak ...
"RATNA !" Aku berteriak kencang ..
"WOI NGAPAIN LO !" teriakku lagi ..
seorang pria bertubuh besar, berotot, berkulit hitam, dan lebih seramnya lagi, mukanya jelek sedang mendekap mulut ratna ..
aku berlari ke arah mobilku, dan BUK ..
sebuah tendangan manis, dari kaki jenjang kekasihku menghantam selangkangan orang itu ..
otomatis, pria itu melepaskan pelukan tak senonohnya itu ..
"maksud lo apa ?" tanya ratna
pria itu hanya terdiam dan berlari sambil berteriak ke arahku ..
"waduh, mampus gue" pikirku
kepalan tangan hitamnya hanya berjarak 4 Inci dari wajahku, sampai ..
"STOP" teriakan melengking di dekat telingaku ..
arif ? buset ..
kulihat wajah arif tak seperti biasa, ada kerutan-kerutan halus menandakan ketuaannya ..
eh, maksudnya kemarahannya ..
arif menggenggam kepalan tangan itu dengan gagahnya ..
tapi yang aku sebal, masih sempat-sempatnya dia teriak, mulut lo sebelah kuping gue bego !
tapi sudahlah, yang penting muka ganteng gue ga ancur ..
tapi kaget juga aku, arif yang manis manja kalem kalem kaya celana dalem itu kuat juga .. [No Offense agan go_to_hell ]
"udah rif" aku memukul bahu arif pelan ..
arif pun melepaskan tangannya, Serem loh cyiin >.<
><><><><><><><><><><
setelah keadaan tenang, aku mencoba menanyakan apa maksud pria tersebut ..
awalnya dia terdiam, lalu merogoh sakunya, dan mengeluarkan fotoku, foto lamaku tepatnya ..
anehnya foto itu bukanlah foto seperti biasanya, KOTAK ?
tidak, foto ini sepertinya di gunting dari foto aslinya, hanya tubuhku saja yang di ambil ..
"maksudnya apaan ini mas ?" tanyaku heran
"inget foto ini val ?" tanya pria itu
"maksudnya ? serius saya gak ngerti"
"inget gue ? INGET GUE ? LO INGET GUE VAL ?" nada bicaranya mulai naik, membentak, wah ..
"sorry, lo siapa ?" tanya ratna ..
"gue ..." pria itu terdiam
"gue billy"
"hah ? billy ? billy siapa ?" aku bingung ..
"GUE SEKELAS SAMA LO WAKTU SMP VAL ! DULU KITA BERTIGA SELALU BARENG, SAMPE KEJADIAN ITU VAL ! SAMPE TASYA ...."
omongannya terhenti ..
si billy ini udah gak nyantai lagi ngomongnya, walah walah ..
kulihat, air mata pria jelek ini keluar ..
aneh juga ya, liat cowo, badan gede, berotot, kulit hitam, sangar, jelek, nangis -___-
"tas...tasya ?" aku terdiam ..
ratna hanya memandangiku ..
"l...lo beneran billy ?" tanyaku ..
dia mengeluarkan dompetnya, dan memperlihatkan KTP nya padaku,
billy hamonangan, ya, dia benar billy ..
tapi, bagaimana bisa ?
aku bingung ..
><><><><><><><><><><><
malamnya, aku dan ratna istirahat di kamar itu, ratna mencoba membuka pembicaraan ..
"sayang, dia itu siapa ? terus tasya itu siapa ?" tanyanya
aku hanya menatapnya, kuhampiri tubuhnya, lalu kuciumi bibirnya ..
ratna membalas ciumanku dengan lembut, aku ingin melupakan masa lalu itu ..
yang bisa kulakukan hanyalah dengan mendekap ratna, sampai ingatan masa lalu itu hilang ..
kuciumi bibir ratna semakin ganas, kuraba payudaranya, lembut, kuremas, hingga kubuka T-Shirt pink nya itu ..
"mmmmmhhh" desahan demi desahan keluar dari birahi kami ..
kubuka Bra hitamnya, kuciumi puting payudaranya, ahh ..
"say..sayaang... ahhhh" ratna mendesah ..
kubuka pakaiannku, hingga tersisa celana dalam coklatku ..
kulanjutkan lumatanku ke bagian pahanya, naiikk, naiik .. dan kubuka hot pants hitamnya ..
terlihat celana dalam hitamnya, aah, saat itu ..
kujilati sekitar gundukan itu ..
terasa basah,dan kubuka lah celana dalam itu ..
hmmm, wangi ini ..
birahiku semakin naik ..
sampai, kusadari, waktu itu aku tidak jadi meng'exe' wanita cantik ini ..
tapi apakah harus sekarang ?
ah sudahlah, kalo gak gue exe sekarang, cerita ini malah jadi novel, bukannya cerita panas -____-
yaudahlah ..
terlihat vagina ratna yang masih sempit, emmh ..
aahh, gue udah gak sabaar, kampreeet !!
kujilati vagina harumnya itu, kumainkan lidahku di vaginanya ..
kubuka celana dalamku, dan terbentuklah posisi (70 + 65 - 20 + 56 - 33) x (1/2)
wajahku tenggelam di selangkangan ratna, sedangkan Mr. P ku tenggelam di mulut imut ratna ..
kumainkan lidahku, di vagina perawannya itu, ratna juga terus menghisap Mr. P ku .. ah
nikmatnya saat itu ..
permainan tersebut berlansung sekitar 5-6 menit ..
karena tak sabar, aku pun menghentikan permainanku, dan bersiap-siap pada posisi bertarung ..
"sayang, kamu siap ya ?" tanyaku padanya ..
walaupun dia menjawan tidak, aku akan tetap melakukannya, cowo macam apa aku ..
"ii..iiya sayang" ratna hanya mengangguk pelan ..
kudekatkan Mr. P ku kedekat liat vaginanya ..
kudorong pelan, sangat pelan ..
kepalaku ...
eh maksudnya kepala penisku sudah masuk setengah, kudorong perlahan, terasa rasa hangat yang menyenangkan disana ..
ratna terlihat tegang, namun wajahnya tersenyum ..
kudorong sedikit lagi .. penisku sudah hampir setengahnya masuk ..
kukeluarkan sebentar, kumasukkan lagi perlahan ..
"AAAAHHH" erangan ratna terdengar memilukan
kutarik lagi, kumasukkan lagi, namun di fase ini sedikit sulit
kutarik sedikit lalu kutukean sedikit memaksa ..
"AAaaahh, aaahhh, aahhmmh, emmmh" erangan kesakitan ratna terdengar ..
kubenamkan penisku lebih dalam, kutarik lagi, begitu seterusnya ..
awalnya ratna masih mengerang kesakitan, tapi tidak berlangsung lama, sepertinya mulai terbiasa ..
"mmh, mmh, mmh" erangan berganti desahan kenikmatan
kumainkan penisku di lubang kenikmatan ratna itu, aah, rasanya ..
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHH, aaaaahhh, aaahhh" ratna mengerang kencang, sepertinya sudah sampai ..
tubuhnya lemas, tapi aku belum selesai, kugenjot lebih cepat, lebih cepat, dan .....
belum terjadi apa-apa [Anti-klimaks]
10 menit permainan itu berlangsung, keringat membasahi tubuh kami .
"aaah, val..valdriii. aaahh, akkuu, saayyaang, kkaamm...."
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHH" desahan hebat ratna
sepertinya sampai lagi :O
akupun merasakan akan mengeluarkan sesuatu ..
kugenjot lebih kencang, lebih kencang
"clak clak clak clak" terdengat suara becek yang dihasilkan vagina ratna
lebih dekaat, lebih dekaat ..
dan, it's the time ..
kucabut penisku, dan kuarahkan ke mulut ratna, sepertinya dia mengerti, dia langsung mengocok penisku, dan ..
"mmmmhhhh, aaaahhh" nikmatnya
kulihat tangan ratna, darah keperawanannya yang baru saja ku rebut, bercampur dengan cairan vagina + spermaku ..
kami berdua terkulai lemas ..
kulihat ratna menangis, mungkin menyesal ..
kupeluk tubuh telanjangnya, kuciumi rambutnya yang halus ..
"kamu kenapa sayang ?"tanyaku ketakutan ..
dia masih terisak, lalu membalikan badannya ..
dia mencium bibirku, dengan lembut ..
"aku udah gak virgin lagi val.. itu buat ngebuktiin cinta aku sama kamu" katanya
"kamu jangan tinggalin aku ya" ucapnya lagi, sekarang air matanya semakin deras ..
kupeluk tubuhnya, kuciumi keningnya ..
"aku janji sayang" ucapku singkat ..
kami berdua pun tertidur hingga larut malam ..
><><><><><><><><><><><><><
malamnya, aku terbangun dengan mendapati tubuh ratna masih disebelahku ..
kulihat payudaranya yang imut namun menggairahkan itu, otomatis penisku bangun ..
kuraba, kuremas, lebih beringas lagi ..
hingga kudapati, ternyata mata ratna sudah terbuka daritadi ...
aku kaget, kulepaskan remasanku ..
tatapan ratna masih kosong ..
dia menatapku, dan bertanya ...
"sayang, billy itu siapa ? terus tasya itu siapa ?"
DEG .. DEG .. DEG .. DEG ..
Jantungku berdegup kencang ..
aku kaget ditodong pertanyaan seperti itu ..
"M...mmerrekk..mereka...."Tasya, perempuan itu, perempuan yang membuat aku merasa bersalah sampai sekarang ..
5 Tahun Lalu ..
"Heh tunggu bentar, main pergi" aja lo" teriak seorang perempuan yang baru saja kutabrak tersebut
"oh sorry deh, gue buru" nih, byeeee" kataku tak peduli sambil terus berlari menuju kelasku ..
"gila cantik banget itu cewe" pikirku
tahun ajaran baru dimulai ..
aku naik ke kelas 2 SMP, dan aku baru mengetahui bahwa sekarang aku sekelas dengan seseorang yang bernama Vania Patricia, cewe yang sudah lama ku incar ..
minggu pertama saat tahun ajaran baru, biasanya tak pernah ada KBM, mungkin hanya pengenalan Guru-guru dan pembagian kepengurusan kelas ..
akupun masuk keruangan kelas itu, dan sosok pertama yang kucari adalah vania, mana ya cewe itu ..
kelas saat itu penuh riuh teu puguh ..
setelah mengelilingi seluruh kelas, mataku tertuju juga pada cewe cantik berbadan seksi itu, vania ..
dia sendirian di ujung kelas, sepertinya galau ..
kuhampiri dirinya ..
"Hi, kamu kelas ini juga ?" tanyaku basa-basi
dia hanya memandangku, dan kembali tertunduk
"oh iya, gue valdri" kataku sambil menjulurkan tangan sembari deg-deg-an
dia menatap tanganku dan berkata
"gue vania, sekarang lo pergi deh, gue lagi gak pengen di ganggu" katanya kasar
buset ..
yaudahlah, belum waktunya ..
aku mencari tempat duduk, ternyata semua kosong, kecuali kursi kanan ujung depan ..
tempat paling strategis, yup, depan meja guru, argh ..
biarlah, akupun menuju kesana ..
kursi sebelah kiri sudah di tempati, tinggal yang dekat tembok, yasudahlah, lumayan bisa nyender ..
kulihat teman sebangku ku ..
serem juga mukanya, gimana kalo dia homo
akupun menaruh tasku dan langsung duduk ..
"halo, gue valdri" kataku mengajak kenalan ..
"oh, saya billy" katanya membalas uluran tanganku, tangannya hitam besar ..
akupun kembali terdiam ..
ku ambil earphone ku beserta HP Nokia 6600 ku, kuputar lagu Queen - Bohemian Rhapsody ..
ku nikmati alunan suara freddy mercury di telingaku, hingga kudengar sekilas, bel berbunyi ..
wali kelas ku pun masuk, dan menjelaskan tentang tata cara blablabla, What the hell ..
hingga ..
"Tok tok" pintu diketuk .
kulihat seekor perempuan cantik di hadapan sana ..
oh my gosh, cantik banget, gilaa ..
lebih cantik dari vania, arghhh ..
tapi ketika kusadari, dia perempuan yang ku tabrak tadi -_________-
"maaf bu, saya terlambat, barusan saya ada urusan di exkul PMR" suaranya lembut sekali ..
"yaya terserah, silahkan langsung duduk"
perempuan itu pun duduk, dan ternyata, tepat di belakangku ..
harum parfume nya yang menggoda, emmh, White Musk ..
jelas sekali, harum selembut ini, Bali White Musk ..
"Baik anak-anak, sekarang saatnya memperkenalkan diri kalian masing-masing, dimulai dari baris kanan dahulu" wali kelasku pun langsung kembali duduk
aku berdiri, dan langsung memperkenalkan diri ..
"halo teman-teman sekalian, nama saya Revaldri Vin Ravenson blablablablabla" dan sebagainya ..
teman sebelahku, billy, memperkenalkan diri ..
dan inilah saat yang ku nanti ..
"halo, nama saya Vintasya Putri Whiteblood, bisa kalian panggil tasya" wow, namanya tasya ..
setelah seluruh kelas memperkenalkan diri, kamipun di perbolehkan pulang ..
namun, aku ingin mengenal tasya lebih jauh ..
ketika semua orang telah pergi, hanya tersisa aku, billy, tasya, dan vania ..
kami kebagian piket hari pertama ..
setelah semua selesai, vania pergi terlebih dahulu, ada urusan katanya, who cares ?
"Oh iya, lo yang nabrak gue tadi pagi kan ?" tanya tasya galak
"eh, ehehe iya, halo, gue valdri" kataku menjulurkan tangan
dia hanya menatap tanganku, dan langsung mengambil tasnya, lalu pergi ..
"loh ? napa sih" pikirku ..
"udah biarin aja, ntar juga baik sendiri" kata billy
bisa bicara juga ternyata anak ini -____-
kamipun tertawa ..
><><><><><><><><><><
hari demi hari di kelas 2 aku lalui tanpa ada sesuatu yang menarik ..
bangun, mandi, makan, kesekolah, pulang, main, tidur, bangun, mandi, makan, kesekolah, dsb.
gak ada yang menarik ..
namun, hal yang menarik adalah, aku dan billy sudah seperti sahabat, kami sering saling membantu ..
yang lebih hebatnya lagi, aku dan tasya sudah sangat akrab, bahkan seperti sahabat ..
hingga saat Ujian kenaikan kelas, semua lancar-lancar saja ..
namun ..
semua keceriaan yang kami bertiga rasakan sirna di hari itu ..
semua rasa persahabatan yang kami rasakan selama setahun ini hilang, karena kejadian itu ..
23 Juni ..
1 hari sebelum pembagian rapot kenaikan kelas
kami bertiga sedang jalan-jalan sekitar mall di bandung ..
aku ingat sekali, saat itu kami makan di Hok*-*oka Ben*o ..
masih teringat jelas, saat itu aku yang membayar makanan mereka semua, totalnya saat itu 76500 ..
Bon pembelian itu masih kusimpan sampai sekarang ..
walaupun sudah lecek dan kurang jelas ..
hari itu, kami makan dengan rasa senang, sekaligus lapar yang amat sangat ..
hingga,
"Sya" Ucap billy
"emm" jawab tasya sambil melanjutkan makanannya
kulihat tangan billy gemetaran, kenapa nih ?
"aku udah lama suka sama kamu, dari pertama kita sekelas, aku udah jatuh cinta sama kamu, kamu mau gak jadi pacar aku" Ujar billy dengan nada yang cepat ..
tasya menghentikan aktivitas makannya ..
dia memandang billy dengan "WTF Face"
"M..mmaaf bil, a..aku gg..gak bb..bbisa" jawab tanya gemetaran dengan "Bad Pokerface" nya
"em..emang kenapa ?" tanya billy gamau kalah gemeteran ..
"aa...aku su..ssuka sama ccowo lll..lllain, he he he" jawab tasya lagi
BRAK, Meja di gebrak dengan kerasnya oleh cowo jelek ini ..
"SIAPA COWO ITU SYA ?" amarah billy keluar dengan jeleknya ..
"mm..mmaaf, aku harus pergi" jawab tasya yang lalu pergi menuruni eskalator ..
"udah bro, tenang" kataku menenangkan
dia hanya menepis tanganku, dan pergi ..
"ckckckck, anak muda" pikirku sambil cekikikan ..
><><><><><><><><><><
Malamnya ..
ponselku di hampiri oleh sebuah pesan dari seorang yang misterius, tidak ada namanya disitu ..
"Lagi dimana ?" isi pesan tersebut ..
"ini siapa ?" balasku heran
1 menit
2 menit
3 menit tak ada balasan
5 menit, masih tak ada balasan
"ah paling orang iseng" pikirku singkat
akupun melanjutkan aktivitasku ..
tiduran, yup aktivitas yang tidak membutuhkan suatu gerakan ekstreme itu, merupakan aktivitas yang sangat nyaman dan mudah ..
kita tidak perlu melakukan hal yang namanya "Bergerak" yang kita cukup lakukan adalah "Bernafas" ...
ketika aku sudah hampir terlelap ..
"It's too late, to apologize, It's too late ..... i said it's to late to ...."
"halo ?" ucapan pertama ku lontarkan di sesi telephone misterius itu ..
"kamu lagi dimana val ?" tanya nya ..
"oh kamu tasya, dirumah, emang kenapa" tanyaku
"aku di depan rumah kamu nih, bisa keluar bentar ga" jawabnya ..
kumatikan sambungan telephone itu dan langsung berlari keluar ..
ada sesosok wanita cantik disana
"kenapa sya, malem-malem gini" tanyaku sambil membukakan pintu ..
dia tidak berkata apa-apa ..
"mau jalan-jalan bentar ga ? aku pengen ngobrol" katanya
"ayo deh, bntar ya ambil jacket dulu" kataku ..
--------------------
"ada apa emangnya" tanyaku ..
"enggak, aku keinget aja kejadian tadi siang"
"HAHAHA, waktu billy nembak kamu ?" Tanyaku sambil ngakak
"i..iya val, aku ga enak sama billy" katanya
"hihi, gapapa lah, kita kan sahabat, ntar juga biasa lagi" kataku santai
"bukan gitu val, ss..sebenernya .."
"sebenernya ?"
"aku...."
"kamu .... Power ranger ? HAHAHAHAHA" kataku bercanda sambil ngakak lagi
"iiiih...mmmmmhhhh" tawaanku dikejutkan dengan ciuman hangat dari wanita ini ..
"mmh...mmh" kupaksa melepaskan ciuman itu
"kamu kenapa sih sya .." tanyaku heran
"a..aku suka sama kamu valdriiiiii" katanya sambil menutup wajahnya yang cantik dengan kedua tangannya ..
"Hah ??"
"makanya..tadi aku ga bilang siapa cowo itu, aku takut kalo billy marah sama kamu" katanya panjang lebar
"t..tapi sya, kita kan sahab...mmmhhh" ciuman itu pun dilanjutkan, namun bedanya, yang sekarang, tidak kulepaskan ciuman hangat ini ..
kami berciuman di gelapnya malam yang mendung tanpa bintang itu ..
kami berciuman seakan tak ada yang melihat, atau memang tak ada yang melihat ?
aku pun deg-deg-an, segera kulepaskan ciuman itu ..
"sya, nanti ada orang yang liat" kataku
"enggak ada kok, lagian siapa yang mau keluar malem-malem gini" katanya sambil tersenyum dan kembali mencium bibirku ..
Mmh, benar juga, siapa coba yang mau keluar malem-malem gini ..
yasudahlah, kamipun berciuman sambil berdiri di sisi jalan yang sunyi, sepi ..
hingga perasaanku tidak nyaman ..
ketika kubuka mataku, ada sekelibat bayangan yang melewat di belakang tasya ..
yang kupikirkan pertama adalah
"Anjrit, setan" tapi setelah kucermati lagi, bayangan itu seakan memperhatikan kami ..
dan kusadari itu adalah refleksi dari sesosok manusia di belakang ku ..
ketika ku lihat kebelakang, dia langsung pergi ..
Apakah ...?
seperti yang semproters harapkan, siluet itu adalah Billy ..
ya, awalnya, gue juga mikir itu billy ..
tapi mbah 7Rejects ga sepasaran itu bikin cerita
><><><><><><><><
kuantarkan tasya ke rumahnya ..
FYI, rumah kami berjarak cukup dekat, aku di Komplek C, dan dia di komplek F ..
jadi sekalian jalan-jalan deh ..
diperjalanan aku masih berfikir, siapakah siluet misterius tadi ..
apa mungkin billy ? ah, asa ga mungkin u kno -___-
sampai di depan gerbang rumahku, ada segerombol orang yang sedang nongkrong ..
cukup banyak motor disana, jantungku berdebar, buset, mau diapain gue ..
kuberanikan diri membuka gerbang dengan "Pokerface"
hingga, seseorang menepuk pundakku ..
"de" sapa orang itu singkat
"ya mas ? ada apa" aku mencoba setenang mungkin walaupun jantungku berdegup kencang, mungkin si mas-mas ini mau menyatakan cinta :O
"betul ini jalan maju tak gentar ?" tanya mas itu lagi
"iya mas, mau cari siapa ya ?" tanyaku makin deg-deg-an
"enggak de, kami cari yang namanya Repaldi Bin Rapenson" katanya
"buset, nama gue bagus-bagus Vin Ravenson, jadi Bin Rapenson" umpatku dalam hati
"maksud mas Revaldri Vin Ravenson mungkin ?" kataku gemetaran
"iyalah, terserah, nama kok ribet banget, tau gak de rumahnya yang mana" katanya sedikit kesal
"sa...saya sendiri kok mas, ada apa ya" kataku semakin deg-deg-an
"oooh, kamu repaldi teh ?" katanya yang langsung tertawa terbahak-bahak di iringi teman-temannya
1 hal yang gue pikirkan saat itu adalah
"ya tuhan,semoga mereka bukan gank homo "
"ii..iiya mas, kenapa ya" deg-deg-deg-deg-deg-deg-deg-degdegdegdgegdeg
"enggak de, saya cuma di suruh sama yang namanya Billy hamonangan kalau gak salah, buat ngasih ini buat yang namanya tesi" katanya
"tesi ? artis itu mas ?" tanyaku bingung
"gatau atuh de, ini geura namanya, hese bacanya" katanya dengan nada sunda pisan sambil memberikan secarik kertas
disitu ada tulisan
"Kasih surat ini ke yang namanya Revaldri Vin Ravenson, bilang titip untuk Tasya, dari Billy Hamonangan, makasih bang bros"
Surat ? surat apa ?
mas-mas itu pun memberiku sebuah kotak, dengan secarik surat diatasnya
Dear, Vintasya Putri W.
Mungkin tadi siang aku terlalu frontal ya aku tau kok kamu suka valdri, lagian, aku tau dia lebih ganteng dari aku, dia lebih kaya dari aku, dia lebih segalanya dari aku
tapi, aku cuma pengen bilang, aku sayang kamu sya, lebih dari sahabat sya .. ya, aku tau hubungan kita abis ini gak bakal kaya dulu lagi .. kita ga akan seasyik dulu lagi, ini semua gara" aku sya ..
maafin aku ya ..
oh iya, nanti kelas 3 aku pindah ke bali, jadi mungkin kita gak bisa ber-3 lagi hehe, semoga nanti kita bisa ketemu lagi ya sya ..
surat ini aku titipin ke temen-temenku buat di kasihin ke valdri, saat kamu baca surat ini, mungkin aku udah di perjalanan ke bali sya .. ( atau mungkin udah sampe ? )
yaudahlah ..
val, gue tau lo baca surat ini, tolong jaga tasya ya ..
maaf kalau gue kurang asik selama ini ..
ini ada kenang-kenangan dari gue buat kalian berdua, jaga baik" ya ..
awas jangan dijual
Salam Ganteng
Billy Hamonangan
Buset, orang jelek itu bisa juga bikin surat dramatis kaya gini, susah loh ..
"oke deh mas, makasih banget ya" kataku pada mas-mas itu ..
"oh iya, ini ada titipan lagi dari billy" katanya
"apa mas ?"
BUK !!
"anjiiiinnggg, sakit ..." rintihku kesakitan, setelah perutku mendapat hantaman cukup keras dari kepalan tangan mas-mas homo ini
"eh sakit ya ? maaf saya gak tau kalo segitu sakit, billy nitipnya jangan keras-keras soalnya, ya itu juga gak keras-keras banget kok, kalau salah, saya ulangin deh" katanya panjang lebar
"eng..enggak mas, udah udah .. makasih " kataku sambil memegangi perutku
"okedeh, kami pergi dulu ya .." kata mas-mas homo itu lagi ..
yang gue gak ngerti adalah, nganterin paket kok pake rombongan gitu .. emang ini paket isinya presiden obama ya -____-
yaudahlah, gue gak peduli, gue ambil HP di saku, dan langsung telp. tasya ..
"sya, kamu masih bangun ?" tanyaku
"masih, emang kenapa ?" tanyanya
"tungguin di depan rumah, ada yang penting" kataku, dan langsung kututup telp. nya ..
akupun berjalan ke rumah tasya, dengan perut masih terasa sakit
><><><><><><><
sampai di rumah tasya, kulihat dia sudah menunggu di luar pagar
"apaan yang penting sayang ?" tanya tasya heran
"ini" kataku sambil memberikan surat itu ..
tasya mengambilnya dan membacanya dengan serius, aku menunggu hingga tasya selesai membaca
ketika selesai, kukira dia bakalan sedih, taunya ...
"HAHAHAHAHA. VALDRII VALDRII" katanya cekakakan dengan keras
"loh, kok kamu ketawa" tanyaku
"mana mungkin si billy nulis ginian, HAHAHAHA" lanjutnya
"loh, serius sya, barusan ada geng motor homo nganterin paket ini, sekaligus surat itu"
dia langsung terdiam
"hmm, interesting, coba buka paketnya" kata tasya memerintahku
di dalam kotak yang cukup besar itu, ada 2 buah kotak lagi, yang 1 berwarna hijau merah, dan yang satu lagi berwarna merah kuning
ada sebuah pesan di masing" kotak itu ..
"Princess Vintasya Darahputih" tulisan jelek billy terpapar di kertas berwarna hijau merah, aku yakin itu billy, aku hafal betul jeleknya tulisan orang itu, persis kaya orangnya
dan yang satunya lagi
"Mang Repaldri Bin Mpensan" anjis kampret, nama gue arghh ...
kami mengambil masing-masing kotak kami ..
kami saling memandang ketika hendak membuka kotak itu, dan ternyata, isinya, sangat mengejutkan ..
benar-benar mengejutkan ..
"ii..iini" tasya terbata
"hah ?" gue juga kaget ..
mau tau isinya apa ?
tunggu episode Cinta Udin selanjutnya ..
eh, kalo episode selanjutnya mah engke deui weh, nungguin obama pake behel, heeh ?
wes atuh, saya kasih tau disini ..
isi kotak tasya, adalah sebuah Jam tangan berwarna biru, warna kesukaan tasya, yang harganya cukup mahal ..
dari dulu, kami tahu tasya menginginkan jam itu, harganya kurang lebih 740 ribu RUPIAH ..
gue inget ekspresi muka tasya pas liat jam itu pertama kali di salah satu mall di bandung
><><><><><><><><><
"Val, val liat deh, keren banget jam itu" kata tasya memanggilku
"yang mana sya" tanya billy
"itu loh, yang biru" kata tasya sambil menunjuk jam itu
"wow, iya keren, mahal gak ya" kataku ndeso
"tanya aja" kata billy, sambil memanggil mba mba penjaga toko itu
"mba, yang itu berapa ?" tanya billy
"oh itu de, sebentar ya" kata si mba itu, dan masuk kedalam
tak berapa lama, dia keluar membawa sebuah kalkulator
"itu harga aslinya 765 Ribu de"
"tapi dapet diskon, jadi sekitar ... 738 ribu" kata mba itu lagi
"glek" kudengar jelas ratna menelan ludah disebelahku
"ooh oke mba, tanya dulu ya, makasih" kata billy sambil menggenggam tangan ratna dan mengajaknya pergi
"next time, aku janji bakal beliin itu buat kamu sya, aku janji" kata billy
"tapi itu mahal banget bil" kata tasya
"gak, aku janji, bakal beliin kamu jam itu"
><><><><><><><><><><
dan benar saja janji cowo jelek itu, dia tepati saat ini ..
tasya menggenggam jam itu sambil menangis
kasian juga cewe cantik ini
"billy, jam mahal ini gak bisa gantiin kamu bil" kata tasya sambil bersimpuh
Fyuuh, dasar cewe
nah, ini isi kotak gue
gue gak ngerti, sejak kapan billy tau kalo gue pengen punya Headset Radeon 50 ini ..
FYI, Earphone Radeon harganya bisa sampai 150 ribu .. EARPHONE pemirsa, EARPHONE ..
headphonenya kurang lebih 350 ribu ..
bisa kalian bayangkan berapa harga Headset ini ?
Radeon 50 adalah limited edition dari seri Radeon Series ..
yang anehnya lagi
dari mana dia dapet duit sebanyak itu, sampai bisa ngasih hadiah mahal ini buat kita ??
aku bingung sendirian sedangkan tasya masih menangis sesenggrukan ..
><><><><><><><><><
seminggu sejak kejadian pembukaan kotak itu ..
aku tak berani memakai headset itu ..
kubiarkan masih terbungkus rapi di kamarku ..
hingga kusadari, ada sesuatu yang janggal dari headset itu ..
seingatku, aku tidak pernah membuka sekalipun bungkus headset itu ..
tapi kenapa ada lubang bekas Stapler disitu ..
akupun penasaran dan mengambil headset terbungkus itu ..
ketika kubuka belakangnya, sangat mudah ..
yang berarti sudah pernah di buka sebelumnya ..
hmm ..
kuambil headphone itu, namun karton merek dari bungkusnya terlepas, dan betapa kagetnya aku .. #Jeng Jeeeengg
disitu ada kertas ..
"BILLY, DIMANAPUN LO BERADA, BADAN GEDE, MUKA SANGAR, KELAKUAN BANCI ! PAKE TULIS SURAT-SURATAN SEGALA, KAMPRET" Pikirku kesal
kuambil kertas itu dengan kesal ..
dan kubaca ..
"Val, gue mohon jangan kasih tau isi surat ini sama tasya ..
gue ...... "
"hah ? tasya jantung ?" gue kaget
gue mencoba gak percaya dengan hal itu, dan semua aktivitas gue lakukan dengan biasa" aja dengan tasya ..
sampe suatu hari ..
gue dikagetkan dengan sebuah SMS dari Vintasya Putri Whiteblood itu ..
"valdriiiiiii, i Love you so fucking muchhhhh, hope you'll find someone better than me Muach muach :* salamin salamku buat billy ya sayang :* :* :* ..
Revaldri Bin Mpen ku sayanggggg, kamu gaboleh nangiss yaa pas kerumah aku janji looh :* :* aku nangis loh waktu ngetik sms ini hehe :'(
I LOVE YOU Revaldri Ganteeennggg :* "
"Hah ? kenapa ini tasya ? kok ada yang aneh " pikirku
"jangan jangan" gue langsung lari kerumah tasya
belum mandi, hanya cuci muka ..
dan dengan T-shirt + boxer -____-
rumahnya terlihat sepi ..
perasaanku sedikit tenang, soalnya kalau ada orang meninggal biasanya rame ..
walaupun masih deg-deg-an ..
ku coba bel rumahnya ..
2 menit, 3 menit gak ada yang buka ...
kucoba bel berkali-kali ..
masih tak ada yang membuka ..
mungkin pembaca sekalian udah tau gimana lanjutannya ..
tapi tetep saya kasih tau, untuk menghormati sahabat terbaik saya selama hidup saya ini ..
waktu itu, gue inget ngebel berkali-kali di rumah tasya ..
ampir 15 menit ga ada yang bukain ..
jangan" ..
aku coba telp. nomer tasya ..
"ayo dong syaa, angkatt ..."
"ttuuuuuut, tuuuuuut, tuuuut" masih belum di angkat ..
hingga
"ceklek"
"haaah, akhirnya di angkat juga, kamu dimana sya, aku di depan rumah kamu nih" kataku sedikit tenang
"i..iini siapa" tanya suara di sebrang sana, bukan suara tasya, suaranya terdengar bersedih
"saya valdri, tasya mana ya"
"tasya lagi istirahat nak, kayanya cape banget dia hehehe, oh kamu yang namanya valdri ? tadi tasya titip sesuatu buat kamu sebelum tidur, mau kamu ambil mungkin" kata suara parau disebrang sana
"dimana saya bisa ambil ya" kataku sangat, sangat deg-deg-an
"ke RS ******* Lantai 4 Ruang xxx nomer 3" gue lupa nama ruangannya
"saya kesana sekarang" gue meluncur ke RS itu ..
dengan pakaian masih kucel, gue menuju ruangan yang disebut tadi ..
Gue sampe juga di depan pintu ruangan yang disebut tadi ..
dengan sabar, gue menghela nafas sebentar menenangkan pikiran dan hati ..
"tok tok" gue mengetuk pintu itu perlahan
tak sampai 10 detik, seseorang membukakan pintu itu, kulihat banyak orang di ruangan itu ..
semuanya terlihat bersedih ..
yang gak gue lupain sampe sekarang adalah adalah
sesosok wanita cantik berpakaian rumah sakit berwarna biru muda terkapar di kasur di ujung ruangan itu ..
gue gak sanggup mikirin hal yang terburuk terjadi sama wanita cantik itu ..
Dia, meninggal ?
gak .. tasya gak mungkin meninggal ..
dia sehat, dia cuman kecapean aja ..
gue mencoba menegarkan hati gue sendiri ..
malu juga ya, gue nangis di depan orang banyak, yang bahkan ga gue kenal semua ..
gue inget banget waktu itu gue ngomong ke nyokap tasya, orang yang bukain pintu ..
"tasya kenapa tante ? kata tante dia cuma istirahat" gue inget gue lagi nangis waktu itu ..
"iya nak, tasya kecapean menghadapi semua hal di dunia ini, mungkin disana dia bisa istirahat dengan sangat tenang hehe" kata nyokap tasya sambil berusaha tertawa kecil ..
gue bersimpuh disana ..
gue memandangi jenazah tasya yang terkapar disana ..
mendadak gue inget semua kenangan" kita ..
gue inget semua hal lucu, sampai intim yang kita lakukan saat itu ..
gue inget semua tawaan tasya, saat tasya nangis kehilangan billy, saat tasya pengen jam tangan mahal itu ..
semua gak bakal gue lihat lagi, semua hilang, benar-benar hilang, tasya yang ceria itu sekarang hanya bisa membuat Pokerface tanpa merubahnya sedikitpun ..
lagi sedihnya gue mengenang tasya, nyokap tasya ngasih gue sebuah kotak bergambar Brooklyn Bridge ..
tempat yang sangat dia ingin kunjungi
dia pernah bilang
suatu saat, pas kalian sukses ..
aku harap kalian berdua bisa ada di kota Brooklyn ya hehe ..
kalo kalian udah sukses, jangan lupain aku ya, val .. bill ..
gue sedih .. sangat sedih ..
gue buka kotak itu ..
dan ada banyak kertas di dalamnya, namun 1 barang yang bisa gue "nikmati" saat itu adalah ..
foto Aku, Tasya, dan Billy di dalam kelas sedang makan bertiga ..
teman kami sengaja memotret momen itu, dia bilang "Dokumentasi" ..
ada beberapa foto kami bertiga di kotak itu ..
Semua dokumentasi itu, sekarang menjadi memori sedih ..
hingga sekarang, saat aku sudah mulai lupa pada tasya ..
><><><><><><><><><><><><><><><
Aku tak bisa bilang apa-apa ke ratna saat dia bertanya hal itu ..
"mereka, temen smp aku say hehe" kataku padanya ..
ratna hanya berkata
"ooh, tapi kok tadi cowo itu mau macem-macem ke aku say" kata ratna sambil mencium pipiku ..
"gatau, mungkin bisa kita tanyain besok"
"okedeh, besok" kata ratna, dia mulai menciumi bibirku lagi ..
setelah semua memori senang, lucu, aneh, bahkan sedih masa-masa SMP ku bersama billy dan tasya yang ku-"repeat" dalam hitungan detik itu ..
aku sudah tak bernafsu ..
ratna terus menciumi bibirku, berpindah ke dadaku, hingga kembali ke Mr. P ku yang lemas ..
saat itu, kupahami sifat manusia 1 lagi ..
saat sedih, darah akan mengalir ke hati lebih banyak daripada ke alat kelamin ..
namun akan sebaliknya jika alat kelamin tersebut dirangsang ..
Mr. P ku mendadak bangun perlahan, ratna menciumi kepala Mr. P ku ..
dia bahkan mulai melumatnya ..
menghisapnya, dan mengocoknya ..
"uuuuuh" nafsu juga aku ...
kutarik badan ratna, dan kusosor bibir mungilnya ..
kuciumi bibir mungilnya dengan penuh nafsu ..
dan seperti yang kalian harapkan ..
Show Time ..
tanpa ada aktivitas lain, langsung kutancap tongkat dumbledore itu kedalam goa kenikmatan itu ..
uuuh, nikmatnya gesekan antara kulit luar penisku dengan daging vagina ratna yang sangat sempit itu tak bisa di ungkapkan dengan kata-kata ..
maju .... munduuurrr ... yaap, majuu lagii .. munduuur ..
UUuhh, nikmat itu, menghilangkan segala stress yang kurasakan ..
kupercepat Rhytm Ku ..
dari Slow, menjadi Medium ..
posisi MOT ini mendukungku untuk melihat wajah, toket dan juga vagina ratna secara bersamaan sambil menggenjot vagina legitnya ini ..
wuahh ..
kuganti posisi doggy style, ratna menunggingkan bokongnya yang kecil namun menggairahkan itu dan kumasukkan kembali "My Courage Wand" ini kedalam bagian kenikmatan ratna yang menungging dengan sexy itu ..
kugenjot vagina wanita cantik ini dari belakang, terus ..
Rhytm medium kini kuganti dengan Very Fast ..
"aaaaaaaaaaaaaaahhhhh,aaaaaaaaaaaaaaaahhhhhhhh h. aaaaaaaaaaahhhhhhhh" erangan dan desahan panjang ratna keluar ..
"AAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAAHHHHHHHHHHHHHHHHHH " sekarang malah terdengar seperti berteriak ..
dan kurasakan tumpuan siku ratna melemah, tubuhnya terkulai ..
aku tak peduli, ku ganti posisi WOT ..
aku tiduran dibawah, dan ratna menaiki penisku sambil naik turun dengan sexynya ..
"aahhh, aahhh, aahhh" desahan ratna kembali keluar
kuraba toket kecil ratna itu, mmmh ...
kenyal, kecil, namun menggairahkan ..
kumainkan puting ratna yang menegang ..
ratna masih mengocok penisku dengan menaik turunkan badannya ..
rasa hangat dan nikmat yang kurasakan ..
"AAAHHHH, VALDRIIII" ratna mengerang cukup kuat namun tertahan, dan badannya kembali terkulai lemas
kami berciuman dengan tubuh ratna masih di atas tubuhku, dan penisku masih tertancap keras di vaginanya ..
tanggung, kugenjot penisku dengan posisi ratna terkulai lemas itu ..
"aaahh, sayangg, stop dulu .. akuu .... ahhhhhhh, aahhh"
kupercepat genjotanku dan ...
"aahhhhhhhhh" kucabut penisku dengan cepat ..
dan "croot, crooot" keluarlah lahar vanila itu dengan rasa nikmat dan lemas yang kurasakan
"haah, haaah" nada kelelahan keluar dari kami berdua ..
ratna tersenyum, dan mencium bibirku ..
kuambil bedcover, dan kuselimuti tubuh telanjang kami berdua ..
sambil masih terus berciuman ..
kumainkan toket sexy ini ..
kuremas, kumainkan putingnya ..
ratna tak merespon atau memberikan aksi balasan ..
dia kelelahan mungkin ..
yasudah, kudiamkan ..
kami berdua tidur dengan tubuh masih belum terbalut pakaian [Lagi]
paginya, kami bersiap mencari billy ....
END
