panas yg terik matahari seakan mengeluarkan terik yg amat sangat panas..
dan dijalan ada seorang anak mengayuh sepeda bututnya dengan berjuang keras menuju sekolah nya
SMA Bina Harapan Pusaka (Bhp) .
Huftt.. gila panas banget hari ini ini .. cakap anak itu dengan menyeka keringat diwajahnya dngan lengannya .
dia bernama ray yg sedang berjalan kesekolah untuk pendalaman materi karena mendapat jam siang , tingginya 179 cm
lebih tinggi dari teman sebayanya dan memiliki tubuh yg atletis ,rambut mohawk style seperti style anak muda jaman sekarang wajahnya yg tampan memang disegani disekolahnya ,
dan terlebih dia juga anak yg pandai disekolahnya .
huftt..nyampe juga akhirnya gw diskolah .. dengan tertatih menyeka keringat kembali ,dan segera dia memakirkan sepeda bututnya itu .
mskipun ray itu tampan tapi dia hanyalah seseorang yg sederhana apa adanya .
Ray.. baru dateng ! tegur suara merdu dibelakang ray sambil menepuk pundaknya .
ray menoleh kebelakang dan melihat perempuan cantik tinggi 171cm dan dengan senyumnya yg membuat smua cwok luluh dihadapannya .
ehh..dinda iya nih! lu juga baru sampe?? sahut ray sambil menatap tubuh yg tinggi dan berisi juga lekuk tubuh seperti model .
iya , tuh dianterin papa ehh gimana persiapan un nya?? jawabnya .
ahh gini-gini ajah din.. baca-baca ngulas pelajaran lalu ajah . jawabku dengan seulas senyum.
yuk masuk kelas, panas bgt soalnya hari ini ! jawab dinda sambil merapatkan jarinya seolah hormat karna panas yg terkena panas terik matahari .
yuk , jawabku .
kebetulan sekolah ku ini berlantai 4 jadi untuk hari ini mendapat kelas lantai 2 ruangan 1
kami jalan bersamaan melirik dinda yg berjalan disampingku dan hatiku bergumam "kenapa yah guw ? tiba-tiba ada perasaan gelisah gni " .
maklum ray dan dinda adalah teman sejak kecil yang selalu bersama sekolah dasar , sekolah menengah pertama , bahkan sekolah menengah atas pun mereka bersama dan sekelas !
ray tipe pemalu kepada wanita dan tidak berani mengungkapkan perasaannya padahal dinda adalah orang yg disukainya sejak lama mereka smp .
tiba-tiba dinda menoleh kehadapan ku mungkin dia tau aku memerhatikannya terus dan membalas senyuman manis .
"ohh my god,senyumannya membuat guw makin suka ma lu din ! " gumam ray .
setelah sampai dikelas ruangan kelas sudah riuh dengan suara kegaduhan murid lainnya sedang bercerita ,bercanda ria, namun ray tak memperdulikan itu sampai duduk dimeja nya pun masih menatapi dinda yg duduk diseberang nya selisih 2 meja .
woy! tegur seorang teman ray .
ngelamun ajah ngelirik dinda lu ray , hahaha suka bilang aje ! sahut teman nya satu lagi .
kedua sohib itu adalah riyan dan noval yg ray kenal sejak smp mereka seperti sodara kandung selalu bersama dan mereka berdua tahu ray suka pada dinda .
ahh.. gila yee lu bedua guw ini ga ada nyali nembak cewe yg guw suka! sahut ray
weits bro , muka ganteng bro badan oke sixpack so ? kenapa ga berani jgn gede badan aje ! sahut riyan sambil menertawakanku .
iya betul.. pinter pula lu ye ga ? sahut noval .
ahh tetep ajah guw ga kaya lu bedua playboy hahaha.. ujarku sambil menertawakan mereka .
tiba-tiba guru datang ,semua murid terhening dengan kehadirannya .
selamat siang anak-anak.. ujar guru itu bernama pak burhan guru mtk .
siang pak ! sahut murid dengan serentak .
pendalaman materi hari ini dari geometri . ujar pak burhan
#2 jam kemudian
pendalaman materi mtk selesai ray menegur dinda .
hey din.. tegur ray .
ehh iya, kenapa ray?? sahut dinda dengan senyumnya.
kantin bareng yuk .. ujar ray .
ayuk traktir yah , hhehe .. ujar dinda cengengesan .
ahh bayar sendiri din , lukan banyak duit .. ujar ray
setelah dikantin dinda memesan makanan favoritnya ray pun tahu apa makanan
favoritnya itu dan memesannya sama yaitu somay dan es jeruk dikantin .
ehh din.. guw pngen nanya?? ray membuka pembicaraan sambil menaruh sendok somaynya dipiring .
iya boleh lah.. emang lu pengen nanya apah ?? sahut dinda sambil menyuapkan somay dan mengunyahnya.
ehmm.. nanti pulang sekolah guw tunggu lu didepan toilet . jawab ray dengan agak ragu .
uhuk..uhuk. dinda terbatuk entah trsedak atau trkaget dengan pertanyaanku .
din. lu gapapa ?? ujar ray.
gapapa . ngapain didepan toilet sih ray?? ucap dinda sambil mengambil tisu dan mengusap bibirnya yg manis .
guw .. guw .. ujar ray dengan terbata-bata.
tiba-tiba tett..tet..tet. bel sekolah berbunyi menandakan masuk pendalaman materi ke 2
belum sempat ray mengutarakan perasaannya kepada dinda.
"sial ,kenape sih bel bunyi disaat guw mau nembak dinda!" ujar dalam hati ray kesal
#2 jam kemudian ditempat mereka janji berdua didepat toilet .
didepan toilet itu ada tempat duduk agak panjang ray menunggu dinda dan ..
hai ray!. tegur dinda sontak membuat kaget ray.
ahh gila din kaget guw ! mau buat guw jantungan ! ujar pria dengan rambut mohawk itu .
abis ngelamun mlu , kamu mau ngmong apah ray?? ujar dinda agak heran.
belum menjawab pertanyaan dinda ray melihat dinda dari atas sampai bawah dengan cermat sungguh indah
rambut terurai hitam berkilau dengan lekuk tubuh yg seperti gitar sepanyol..
"ga salah guw dulu sampe sekaran suka ma lu din.. gila badan lu montok"
tuhh . ihh ngelamun lagi aku pulangg nih.. ujar dinda merengek .
hehe iyah maaf din.. ehmm guw suka ma lu , mau ga jadi pacar guw udahlama sih dari kecil
kita kenal guw udah suka ma lu tapi guw belum berani ngucapinnya maklum hehe guw cemen.. ujar ray menceritakan perasaannya kepada dinda yg tersampaikan .
dinda hanya tersenyum manis dan tiba-tiba..
mencium bibir ray dengan panas , ray pun hanya tersentak kaget atas perlakuan dinda
lalu dia membalasnya ciuman panas dinda tak kalah hebat , lalu situasi disekolah semakin sepi tak berhuni disore itu hanya ada mereka berdua melakukan
french kiss kemudian dinda melepas ciumannya .
hhuh .. ray kamu tau ga sih udah lama aku tungguin kata-kata itu keluar dari kamu .. ujar dinda merintihkan airmata .
lalu dengan cepat ray menghapus airmata yg jatuh dipipi dinda lalu menciumnya kembali menciumnya dengan kelembutan dan tanpa sadar ray memojokan tubuh dinda didinding depat toilet lalu ciuman mereka semakin panas
french kiss pun dilakukan mereka berdua karna saling mencintai satu sama lain sejak lama dan sekarang sekolah ini lah saksi mempadu kisah kasih mereka yg sejak lama terpendam .
entah mengapa ada napsu ray menggebu" tangan kanan ray meremas buah dada dinda yg sintal dan kencang itu mskipun masih terbungkus bh dan seragam .
lalu suara lenguhan dinda dalam ciuman french kiss pun muncul mendesah namun sambil memainkan lidah kami saling bertemu menyedot lidah satu sama lain , lenguhan dinda makin keras mskipun ray mencium dinda karna tangan ray makin aktip meremas buah dada dinda
. ehmm.hmm.. lenguhan dinda .
lalu mereka menyudahi french kiss mereka dan sambil menarik nafas tersengah karna hampir 10 menit mereka melakukan french kiss
lalu ray mulai membuka kancing seragam dinda lalu ..
eits.. tahan ray sayang masuk ke toilet dlu ajah yuk.. ujar dinda menarik tangan ray dan mereka masuk ke toilet
ditutup lah toilet itu .
din.. guw sayang ma lu . ujar ray
iya ray aku juga syang ma kamu . ujar dinda
lalu bibir mereka kembali bertemu dan melakukan french kiss
tangan ray mulai membuka kancing seragam dinda satu persatu kemudian terlihat lah payudara indah miliknya
dinda yg kencang yg bulat yg belum terjamah oleh lelaki lain karena dinda memang orang yg tertutup baru ray lah yg bisa menjamah nya
kemudian membuka tali bh yg brwarna ungu dengan motif bunga dan terpampang lah kedua payudara itu indah sekali seakan tak mau melepas pandangan
dari payudara kencang bulat dengan puting merah mereka lalu tanpa basa basi lagi ray mula menyusu pada payudara itu smentara tangan yang lain memainkan putingnya yg merah merekah itu .
masih dalam french kiss lenguhan dan desahan dinda semakin keras terdengar .
ehm..hmmm.hmmmm.hmm... dinda menlenguh keenakan.
dan kami menyudahi french kiss lalu trdengarlah lenguhan dinda yg sedang menikmati kedua buah dadanya dijamah oleh ray
yg piayai memainkan puting dan menghisap satu persatu puting yg merah merekah itu .
uhh..ahh.uhhhm..hmmm..ray..teyuzs.enak hisap..teyuz..ahhh..
lenguhan dinda semakin menikmatinya .
lalu ray mulai membuka rok abu-abu nya dinda setelah itu terpampang lah cdnya yg selaras dengan bh nya
yg ray lepas brwarna ungu bermotif kembang/bunga , smentara ray masih memainkan tangannya memilin puting dinda yg terduduk dicloset
kemudian dia berjongkrok dan menerawang apa yg ada dibalik cd ungu bermotif bunga yg mulai basah kemudian ray mengelus" nya dari luar cd ungu itu desahan dinda pun
semakin menjadi-jadi dengan lembut jari telunjuk ray terus mengesek-gesekan ke memiay dinda yg masih terbalut cd dan semakin basah .
ahh..hmmm..sttt.sthmm..uhh..ray..u.enak..tyuz..
lenguhan dinda menjadi -jadi .
hingga ray pun tak tahan pistol perkasanya sudah mengeras dibalik celananya menyembul dibalik celana abu-abunya mendengar dan melihat dinda merasa menikmatinya diperlakukan demikian olehnya.
dibuka lah cd ungu bermotif bunga itu dan terpampang lah memiay indah yg sudah basah karna cairan nikmat yg keluar dari memiay dinda yg halus tanpa bulu terlihat rapat dan menggiurkan untuk dijamah.
kemudian ray memulai mengendus memiay dinda dia merasakan harum yg membuat nya makin terangsang membuat pistol ray semakin tegak berdiri menyembul seperti tiang bendera sekolah, dan dijilatlah memiay dinda dengan lembut dan perlahan dia makin mengeluh menjadi-jadi .
uuhhh..hahk.hmm..ahhk..ekh..ehmmm.ahh..ray..
lenguhhan dinda menikmati kewanitaannya diperlakukan halus oleh ray.
sengaja ray mengenyot memiay dinda semakin menggelinjang mata dinda terbelalak kelangit-langit toilet .
ray mencari klitoris dinda dengan rakus dia terus menghisapnya dan akhirnya menghisa klitoris dinda lalu digigit agak lembut sehingga membuat dinda terpekik kaget seperti tersetrum nikmat ,
ahkk..ray..nakal..pelan.pelan..ukhh..ahhk...
hingga terus dan akhirnya dinda berteriak kepada ray dia hampir mencapai orgasme nya
uhmm..akh..erghhh..dinda..mau..ke.luar..say..angg. .ukh..
lenguh dinda hampir mencapai orgasme nya dan ray tau itu semakin rakus dia mengenyotin klitorisnya semakin rakus sekali
seperti binatang kelaparan hingga dinda tak kuasa menahan dan akhirnya..
akhh..dinda..kelu..arr..uhh..akhh..ehmmm..
lenguh dinda mencapai orgasme sambil menekan kepala
ray meminta dia meminum cairan cinta itu tanpa berbicara apa-apa ray mengerti maksudnya lalu..
slurp..slurp..slurp..
dinda tersenyum dan disaat ray membersihkan cairan cinta dari memiay dinda mengelus kepala ray dengan lembut .
kamu udah pengalaman yah ray pintar banget ngelakuinnya.. ujar dinda angkat bicara.
slurp..slurrrppp... ehmm engga kok aku liat difilm-film slurp.. jawab ray meneruskan membersihkan cairan cinta dinda.
memang ray pertama kali melakukan hal itu karna dia terobsesi dari film porno adengan cwo menjilat dan menghisap klitoris pasangannya hingga kluar dan sama seperti
dinda mengeluh hebat mengeluarkan cairan kental dari organ kewanitaan..
kemudian setelah selesai .
udah sore kerumah aku ajah yuk sayang.. ujar dinda merengek manja
lho?? emang dirumah orang tuamu ga ada?? jawab ray mengernyitkan dahi binggung.
ga ada ray sayangg mama papa pasti udah pergi ke luarkota jam 5 sore tadi , sambil menrangkul ray manja .
yaudah beres-beres dulu yah sayang .. jawab ray sambil mencium kening pacar barunya yg sekaligus pujaan hatinya sejak kecil .
dan mereka pulang menggunakan sepeda butut milik ray berboncengan sambil dinda merangkul dari belakang dengan manja memeluknya tanda sayangg padanya..
matahari terbenam terlihatlah bayangan mereka berdua yg menuju masa paling membahagiakan untuk mereka berdua terjalin hubungan istimewa yg dirajut dari kecil mulai sekarang .
yaitu cinta dan kasih sayang
Kesedihan Dinda
tiba lah dirumah dinda yang megah nan mewah itu ray agak tercengang melihat rumah mewah itu ,
"gila din rumah kamu gede bgt yah.." ujar pria dengan rambut mohawk sekaligus pacar baru dinda .
"ahh biasa ajah kok , yuk masuk kedalam jangan diluar gtu ga enak ma tetangga." ucap dinda sambil menarik ray masuk kerumah
megah dan mewah itu .
dan dibuka pintu besar itu masuklah mereka berdua kedalam rumah dan bisa kalian tebak ray makin dibuat tercengang kaget melihat dalam rumah mewah nan megah itu , dihiasi keramik dan guci-guci besar dan ukuran sedang lalu sekilas dia agak tercengang melihat karpet bermotif harimau .
"udah duduk dulu jangan kebanyakan benggong gtu ntar kesambet ." tegur dinda membuat ray tersadar dari lamunannya .
"ohh..hm..iya..enggh.. iya iya." jawab ray salah tingkah dibuatnya .
"hihihi kok kmu jadi salah tingkah gtu anggap ajah rumah kmu sendiri sayangku." jawab pacar baru ray itu sambil mencubit pipinya ray manja .
"jujur yah din baru kali ini aku masuk rumah orang gedongan ternyata keluargamu serba kecukupan yah ?" tanya ray sambil melihat sekitar ruangan dan duduk diruang tamu .
"hehe bisa ajah tapi jujur juga yah kadang aku kesepian papa dan mama sibuk dengan kerjaannya aku dapat kurang perhatian sendiri selalu ." jawab dinda mulai dengan wajah agak sedih lalu.
"udah ga usah sedih gtu kan ada aku kan jadi ga kesepian lagi deh hehe .. ." jawab ray sambil membelai rambut dinda dengan lembut tanda sayang.
kemudian seulas senyuman menghias bibir manisnya menggantikan kesedihan dan kesepiannya karna kehadiran ray yg sangat berharga bagi dinda lalu dinda menyenderkan kepalanya dipundak ray yg tegap itu tersentak kaget membuat ray agak gugup lalu dinda memerhatikannya dari posisinya itu dan ray mulai kebinggungan kenapa memerhatikannya seperti itu .
"ehmm..emang ada yg salah dari muka aku yah kok kmu ngeliatin kya gtu ??" ujar ray heran dan kebinggungan melihat pacar barunya memerhatikannya seperti itu .
"hahaha enggak kok , aku lucu ajah kalo teringat waktu kita kecil dlu hingga dewasa gini kita udah saling mencintai." jawab dinda dengan senyum manis ,
lalu tatapan kami bertemu sedetik ,dua detik ,tiga detik kemudian entah siapa yg memulai bibir kami saling bertemu mulailah kami berciuman lembut dan mesra
terasa sekali bibirnya lembut nan kenyal lalu ray mengenyot bibir bawahnya dinda dan memainkan lidah nya menari mengelitik bibirnya badannya mulai bergelinjang kecil kemudian ciuman kami semakin panas membuka rongga mulut ray dan dinda mengexplore dengan lidahnya setiap sudut mulut ray,
ray pun tak mau kalah mengexplore dan menyapu seluruh rongga mulut dinda hingga lidah mereka berdua bertemu saling bersilat lidah dan mengenyot hingga french kiss pun berlangsung agak lama hingga nafas mereka berdua memburu menikmatinya ,
ray pun menyudahi ciumannya itu entah sejak kapan kancing seragam dinda sudah terbuka 2 kancing sehingga terlihatlah leher dinda sdikit berbulu dan jenjang mulailah ray menjilatinya lembut kemudian lenguhan keluar dari mulut manis dinda lama kelamaan jilatan ku menjadi cupangan dilehernya yg jenjang dinda hanya bisa meringis menikmatinya
lalu jilatan ku semakin turun kebawah , dan sekarang ada didada yg membuat ray terkaget -kaget sejak kapan baju seragam dan bh dinda lepas dari tubuhnya sehingga terpampang buah dada yg bulat kencang seperti menantang untuk dilumat ,
"wah sejak kapan din kmu buka bh dan seragam? ." ujar ray terkaget.
"ukh..udah jilat ajah puting ku ini permainkan dengan lembut seperti kamu lakuin diseko...ukhh..akh..hmm.. ." pembicaraan dinda belum selesai terpotong oleh lenguhan yg tanpa tau ray sudah menghisap payudara itu dan tangan satunya memilin .
"iyah..ohh..heahh..uhh..hmmm...stt..stt..ahhh. . ." ceracau dan lenguhan dinda karena putingnya dihisap dan dikenyot lalu yg satunya pun dipilin pilin ,
kini ruangan tamu itu hanya terdengar lenguhan ,ceracau dan desahan dinda yg semakin hebat ray pun terus tiada bosannya memainkan puting dipilin dengan gemas dan dikenyot bergantian layaknya mengkenyot empeng bayi puting merah merekah itu bergantian ray mulai merasakan napsunya menggebu gebu segera dia melepas celana abu -abu dan lagi-lagi membuat ray tercengang kaget melihat memiaynya tanpa terbalut cd .
"hah! jadi tadi selama disekolah kmu ga pake cd yah syangg??" ujar ray terkaget kaget ingin mengatakan "i don't believe it !" dalam hatinya .
"hehehe iyah udah kmu emutin memiay aku yah sayang kaya yg ditoilet sekolah rasanya enak , nikmat ." jawab dinda seolah ingin mencapai orgasmenya lagi dan merengek manja kepada ray untuk melumat memiay nya .
mulailah ray aksika pertama dijilati sekitar memiay dinda yg putih dan tak berbulu itu kemudian mejilati kedua belahan memiay dinda dia menlenguhh keenakan , kemudian barulah ray mulai melumat memiay dinday yg legit itu
mengulum klitorisnya dinda mendesah hebat dan lenguhannnya begitu membuat tongkat yg berada cd ray tidak karuan semakin tegak .
kemudian ray pun melucuti pakaian nya sendiri satu persatu seragamnya hingga terpampang
cd bercorak abri dengan batang menonjol tegak dibalik cd itu saat dibuka cd itu muncul lah sang perkasa
batang kemaluan milik ray tegap mengacung panjang dan besar siap untuk menerkam memiay sang pujaan hati dinda .
kemudian ray mengesek-gesekan batang kemaluannya kebibir memiay dinda yg pink kemerahan seperti bapau memiaynya lemput mendorong memasukan kepala kemaluan ray berhasil masuk mendorong
terus hingga akhirnya
"akhh..hakhh..akhh..uhh..ahh..sakit.."
teriak dinda lalu mengalir darah menandakan selaput daranya sudah sobek mulailah genjotan ray dimulai dengan speed agak rendah
hingga kecepatan high tinggi dinda membuat lenguhan dinda semakin erotis seisi ruangan
"hmm..uhhh.uhh..akhh.enak..teyuzs..tubu.hh..ini..m ilikmu
seutuhnya..yeahh.. "
dinda ceracaunya bunyi antara kulit kami bertemu pun semakin keras
diiringi bertambahnya pompaan batang kemaluan ray menghujam memiay dinda .
"plok..plok.plook..plok"
terus semakin kuat entah beberapa saat dalam posisi doggy style mencoba ray menghujam dari belakang
dan akhh.. nikmat nya lebih karena merasakan memiay dinda peret dan keset sekali seakan memijat batang kemaluannya dalam posisi doggy style.
"uhmm..ahkhh..heahh..ahh.ahh.ah..ahhhh"
terus ray pompa belum ada tanda ray mau meledakkan sperma nya
entah berapa kali dinda orgasme dalam posisi doggy itu pada saat dia mau orgasme lagi .
"ukhh..ehemmm..heahh..ah..aku..ma..u.mau..ke..luar ..lagi.. "
kemudian ray balik badannya terlentang kembali dinda dan ray menciumi rakus mengulum bibirnya,
hingga menambah kecapatan pompaannya ke memiay dinda mata dinda terbelalak makin lebar karena cepat sekali pompaan itu
membuat tubuh dinda seakan lepas dari nyawanya menikmatinya dan..
"huuu..ummm..um..um..mmmmm...mm..mmm.."
lenguhan panjang tanda dinda orgasme tertahan karna aku mengulum dan melumat bibirnya hingga tak berdaya dinda terkapar sementara ray menikmati pijitan dari memiay dinda seakan mengurut setiap inci
batang kemaluannya .
"akhh..enak..nya..memiay..mu..aku..jadi..pengen..k eluar.."
akhirnya dipompa kembali dinda sekuat tenaga ray karena dia ingin mencapai nya semburan itu tak terbendung lagi
dinda makin terbelalak ray memompa nya kembali dan..
"akkkhh..khhh..kh..kel..uar.."
menyemburlah air many itu keliang paling dalam dinda hingga keluar meleleh dari memiay dinda kembali ray
merasa lemas dan akhirnya rebah sambil memeluk dinda pujaan hatiinya dinda pun berkata
"ray aku sayangg ma kmu tanpa kamu hidupku akan lebih
sedih dan hancur daripada aku tidak dapat kasih sayang dari orang tua ku .."
ray tersenyum dan tertidur pulas dengan posisi mencium kening dinda,
yah hari itu semakin larut dalam kesenangan yg menghapus rasa kesepian dinda dan segala kesedihannya pun terhapus .
2 Tahun Kemudian
Hari yang cerah dipagi hari nan sejuk dan kicauan burung menyanyi menyambut datangnya pagi hari
ini , matahari yang cerah namun tak sepanas hari itu disaat ray mengayuh sepeda seperti 2 tahun lalu pada saat dia pendalaman materi disekolah .
disuatu kamar ditempat tidur terlungkup seorang pria dengan selimut menandakan dia masih malas untuk bangun padahal
matahari sudah menerangi kamarnya , yah benar dia adalah ray yang sejak 2 tahun lalu menjelma menjadi
seorang yang berbeda sejak kelulusan 2 tahun yang lalu .
#Hari Kelulusan 2 tahun yang lalu
dimana saat mereka sudah menyelesaikan ujian nasional yang membuat mereka bekerja keras
untuk belajar mati-matian akhirnya mereka semua melewatinya dengan lancar
"Ray...!!"
teriak seorang perempuan dari belakang
lalu ray terkaget karena dia sedang berjalan menuju perpustakaan
tiba-tiba ada seorang wanita dari belakang memeluknya dia merasakan
dua buah dada kencang menyentuh belakang punggungnya menekannya dan dia sudah bisa
menebak pasti itu adalah dinda wanita pujaan hatinya .
"aduhh..din jangan keras-keras meluknya sesak perut guw blm makan ."
ujar ray yg merasa sesak diperut karena dipeluk dinda erat.
"hehe..sorry deh sorry ray sayang."
ujar dinda cengengesan
"iyah gapapa , oh yah kekantin yuk din setelah un hari terakhir ini selesai perut guw pada main gambus semua nih keroncongan ."
ajak ray sambil memegang tangan dinda
"yuk! pokoknya kemanapun kamu aku pasti ikut kok hehehe.."
jawab dinda manja sambil memeluk ray dari samping .
"ehmmm..din guw ga bisa jalan nih lagu pula malu sama anak-anak tuh kita diliatin gini kalau kamu meluk gini ."
ujar ray yg melihat sekeliling memerhatikannya karena dinda memeluknya manja .
"ehehe..yaudah maaf ray sayangg yuk ke kantin ."
lalu mereka berdua berjalan ke kantin sambil dinda memeluk lengan ray bagai seekor kera yg bergelayutan
dengan orang-orang atau murid lain memerhatika mereka tanda iri tapi dinda memperdulikan itu dia terus memeluk lengan ray.
lalu tiba-tiba datang lah kedua sohib ray , riyan dan noval dari arah kantin .
"wew gila mas bro mentang-mentang udah jadian lupa ma kite berdua nih??"
tegur riyan seraya menepuk pundak ray .
"iya sob sorry tadi guw cari lu bedua dikelas ga ada tumben ngilangnya cepet yah guw kekantin niatnya sndiri eh ketemu cwe guw yaudah guw minta tmenin die aje akhirnya."
jawab ray menjelaskan kepada 2 sohib nya itu.
"yaudah sip gapapa lah ray guw ma riyan tadi pas selesai un langsung menuju kantin tanpa ngasih tau lu sorry yak perut ga confort nih hehe.."
jawab noval menjelaskan lagi.
"yaude sob guw kantin dulu lah lu udah kan udah kenyang kaya.a malingin gorengan haha.. "
ucap ray meledek mereka berdua .
"huuuu..kamseupay enak aje lu , emang lu tuh haha,yaudeh sob guw balik duluan ma noval."
ujar riyan seraya berjabat tangan ala laki-laki jaman sekarang .
"dinda manis jagain ray yah dikantin disuka garongin ikan tuh dikantin pak somad hahaha.."
ledek noval kepada dinda dan mereka pun pergi.
kemudian ray dan dinda sudah sampai dikantin lalu memesan nasi putih dengan lauk ikan goreng dan gorengan tempe,tahu kepada pak somad lalu dinda hanya
memesan es jeruk saja, entah kenapa dia tidak menemani ray makan juga hanya memesan es jeruk .
"ehh . din ga mesen makan kok malah pesen es jeruk ajah ??"
ujar ray heran .
"hhhmm.. lagi ga napsu makan !"
jawab dinda ketus .
"lho. kok jadi cemberut gtu ? tersinggung ma perkataan tmen aku tadi ya ??"
ujar ray tambah heran kenapa dengan dinda ini .
"bukan. aku sedih ray ujian nasional udah selesai sebentar lagi pemberitahuan kelulusan dan ambil ijazah ."
jawab dinda dengan mimik muka sedih.
"terus apa yang bikin kamu cmberut dan sedih gtu??
ujar ray .
"aku sedih pasti nanti ga ketemu ma kamu lagi ga bisa bareng kamu lagi kalo udah lulus."
jawab dinda .
"udahh ga usah sedih gitu aku ga akan sering main kerumah kamu kok ."
ujar ray seraya membelai rambut dinda mesra ditengah-tengah kantin yang agak sepi .
lalu pelayan pak somad pun mengantarkan pesanan ray dan dinda agak sedikit lama
memang karna dia harus menggoreng ikan lagi mungkin sudah habis tadi sebab banyak yang makan diwarungnya itu .
dan setelah pelayan pak somad itu pergi dinda langsung meminum es jeruk itu ray pun dengan segera baca doa lalu menyerbu
nasi dengan lauk ikan goreng dengan tahun dan tempe goreng juga sambal namun ray terhenti makan karena melihat dinda murung berduram durja
lalu ray heran padahal dia sudah bilang akan kerumahnya meskipun sudah lulus .
"huftt .. "
dinda menghelah nafas panjang dengan sedih diwajah cantiknya .
"kenapa sih din? kok malah makin murung ajah gtu tambah sedih pula ."
ujar ray tambah heran sambil berhenti makan melihat dinda murung seperti itu .
"aku akan pindah ke amrik ray buat ngambil study kuliah disana ."
jawab dinda dengan wajah sedih tak terbendung .
"apahh?? ke amrik.. emang ga bisa apa kuliah disini ajah kan bnyak universitas bagus ."
jawab ray kaget mendengar penjelasan dinda pujaan hatinya .
"hmm.. iya aku tau makanya aku sedih bgt ray karena itu kemauan orang tua aku padahal aku udah berusaha keras menolaknya tapi apa daya aku karena mereka adalah orang tua aku , dan aku ... hiks..hiks.. "
dinda menangis belum sempat menyelesaikan kata-katanya .
lalu ray terbelalak kenapa hari ini harus terjadi kenapa pada saat dihari kelulusannya yang harusnya
bisa membuatnya bahagia bisa bersama pujaan hatinya namun semua itu seakan sia-sia .
namun dengan tegar ray bisa menerima semua itu berusaha memberikan yg terbaik untuk pujaan
hatinya sekarang yg bisa dia lakukan adalah bagaimana menghiburnya, lalu ..
"yuk ikut aku ."
ujar ray sambil menarik lengan dinda mengajak ke sesuatu tempat meninggalkan kantin .
"eehh. ray kita mau kemana ..??"
jawab dinda heran mau kemana pujaan hatinya itu mengajaknya .
lalu ray mengajak dinda ketaman sekolah yg terletak dibelakang sekolah
sambil berlari mereka sampai lah ditaman sekolah itu , dinda pun agak kagum melihat keindahan taman itu udara yang sejuk ,bunga yang bermekaran
dan pohon yg rindang tepat ditempat mereka berdiri diatas mereka lalu ray duduk bersender pada pohon rindang itu sambil melihat dinda yg melongo karena baru sekali
dia ketaman belakang sekolah sebab dia sepulang sekolah langsung pulang memang dinda tipe cwe yg tidak suka nongkrong-nongkrong seperti cwe lainnya itulah yg membuat ray tertarik padanya ,
"ini tempat rahasia aku din kalau pikiran aku lagi penat aku kesini , aku tau mskipun letaknya dibelakang sekolah pasti kamu jarang kesini kan ??"
ujar ray angkat pembicaraan .
lalu dinda duduk disebelah ray dan menyenderkan kepala dipundak ray , ray pun berkecamuk dalam pikirannya tentang masalah dinda yg akan pergi ke amrik
"damn! kenapa sih dinda harus pergi ke amrik , padahal pengen bgt guw melewati masa-masa guw berdua selamanya ma dia waktu pas kelulusan ."
hati ray bergumam .
kemudian dinda memerhatikan ray seperti seakan tau apa yg dipikirkan ray lalu dia membuka pembicaraan ditaman yg sepi itu .
"ray kmu ga usah mikir yg engga-engga aku nanti diamrik ga akan macam-macam karena hati aku hanya kamu ."
ujar dinda menenangkan ray mskipun dia berat sekali harus meninggalkan ray org yang paling berharga .
"hmm.. aku punya sesuatu buat kamu meskipun ga seberapa ."
ujar ray .
lalu sambil merogoh kantung celana seragamnya dia mengeluarkan sebuah gelang
dengan manik-manik cantik dan ditengahnya bermotif hati sungguh cantik secantik wajah dinda menurut ray , karena dia sudah bersusah payah menabung untuk membeli gelang itu yang harusnya
diberikan pada saat kelulusan namun tidak jadi karena mendengar dinda akan pergi keamrik setelah kelulusan .
"maaf yah din cuma itu yg bisa aku kasih aku dan aku harap saat kamu ingat atau kangen aku disana lihat ajah gelang itu mskipun ga terobati semua rasa kangennya ."
ujar ray .
kemudian ray pun mendapatkan hadiah nya yang diberikan kepada dinda .
"..cupp."
cium dinda dipipi ray dengan mesra
sementara itu ray hanya melongo sambil memegang pipinya yang baru saja dicium oleh
dinda terasa hangat sekali dipipinya ray ,namun kesedihan datang dalam hati ray kembali
"mungkin ini pertama dan terakhir kali lu cium pipi guw gni dinda, guw sedih bgt tapi mau gimana lagi buat kebaikan lu harus relakan support lu ke amrik." hati ray bergumam .
"tuh malah ngelamun sayang.."
ujar dinda dan membuat tesentak ray tersadar dari lamunannya .
"ehmm..ahh..eng..ga kok hehe seneng ajah dicium pipinya tadi ma kamu din ."
jawab ray .
"hihi bisa ajah kamu tapi masih ada lagi yg aku pngen kasih tapi ga disini ?".
jawab dinda mengerlingkan mata nakal .
"hah ?? apah .. ??".
ujar ray heran sambil mengernyitkan dahinya
kemudian tanpa berbicara lagi dinda mengajak ray entah kemana menarik lengan ray lalu ray hanya mengikuti saja sang pujaan
hatinya itu membawanya dan mau memberikan sesuatu itu sambil heran lalu memikirkan ray berpikir keras kira-kira hadiah apa yg bakal dikasih oleh dinda .
sampai lah kerumah dinda,mereka berdua langsung masuk membuka pintu rumah dinda yg megah itu kemudian melewati ruang tamu lalu dinda berhenti didepan kamar mengambil kunci
kamarnya lalu menyuruh ray masuk dahulu ray masuk dengan masih berpikir keras apa yah yg akan diberikan dinda ..
hampir 5 menit ray menunggu dikamar dinda yg semua bernuansa merah muda dengan spring bed merah muda yg luas
lalu diatas tempat tidur itu banyak boneka kebanyakan boneka itu adalah teddy bear yg memegang hati berwarna merah muda , kemudian dinda
akhirnya datang juga membawa es jeruk dan diletakkannya dimeja belajar milik dinda .
"ray sayangg aku mandi dulu yah ? kamu mau ikut hihihi .."
ujar dinda mungkin hanya meledek ray .
"ahh. kmu din ada-ada ajah yah udah kmu mandi...eeh.."
ray terkaget dinda menarik lengannya dan membawanya masuk kekamar mandi oleh dinda .
kemudian sudah dikamar mandi dinda serba berwarna kuning redup selaras dengan keramik nya dengan shower dan bak mandi berukuran sedang mungkin bisa untuk mandi busa berdua pikir ray ,
lalu ray terkaget-kaget sudah melihat dinda hanya menggunakan bh dan cd berwarna merah marun menampaknya badannya dinda yg aduhai sedap dipandang membuat ray menahan ludah nya .
dipandangi tubuh dinda keatas dan bawah dinda hanya tersenyum saja lalu ray memerhatikan buah dada dinda yg bulat dan kencang meskipun tidak besar tapi membuat ray teringat bagaimana menyetubuhi
waktu itu dengan puting merah merekah mengacung keras dan memiay dinda yg rapat tembem yg pernah dia bor dengan batang kemaluannya sehingga kehilangan perawan dinda oleh ray .
dan dinda memeluk ray erat menyebabkan kedua belahan dadanya menekan dada ray kenyal dan empuk .
"ehmm..ahh..ray aku mau kita ngelakuin itu lagi ma kamu .."
desahan kecil dinda mungkin karena payudaranya tertekan dada ray .
kemudian ray mencium leher dinda dengan ganas lalu dimencupang leher dinda lalu dengan lidah yg mejulur mejilati sekaligus mengenyot
leher dinda dibuka lah bh dinda terpampang lah kedua bukit kembar yg kencang bulat dengan puting merah merekah mengacung siap untuk diemut.
masih dibagian leher ray terus mencupang menjilati lembut hingga pada akhirnya turun ke bagian dada dan mulailah naik kepuncak puting yg merah merekah itu kemudian terus dihisapnya
dengan ganas oleh ray sambil memainkan lidahnya juga menyebabkan seluruh ruangan kamar mandi bergema suara desahan dinda .
"uhhh..aih..uh..hhhh..hmmfhhh!!"
sementara itu ray terus mengenyot dan memilin puting yg merah merekah itu satu lain membuat semakin basah dibalik cd dinda ray melihat matanya terpejam
menongak keatas berarti tanda kalah dinda menikmatinnya ,kemudian semakin lama ray memilin puting yg mengacung itu sedikit keras dan hisapan nya pun diperkuat oleh ray
membuat dinda 2x lebih menikmatinya serasa dia berada terbang jauh bersama ray ,entah kenapa pikiran dan kesedihan mereka terlupakan sejenak karena mereka sekarang
sedang meraih kepuasan klimaks dari persetubuhan mereka berdua .
ray menyudahi menghisap payudara dinda sekarang dia pun memainkan lidahnya turun
ke perut dinda dia pun merasa geli dibuat ray kemudian memainkan lidahnya memutari pusar
perut dinda yang indah , lalu tanpa diarahkan ray dinda naik ke bak mandi lalu kepojok bak mandi
lalu mengengkang kedua kaki kepinggiran bak mandi karna dinda dipojok dan bersender disana ray sedikit heran
kenapa dinda seperti pasrah melakukannya tanpa dipikir panjang buka lah cd merah marun itu dihisaplah memiay dinda tanpa pikir panjang lagi
"ugghhh...hmfhh..ahh.."
lenguhan dinda saat ray memainkan klitorisnya dihisap dan dijilat dengan lembut
membuat dinda menggelinjang kekanan kekiri lalu ray melihat dinda meremas remas payudaranya sndiri tangan ray pun membantu memainkan payudara
kencang dan bulat itu sambil wajah ray terbenam dikedua paha dinda dan memainkan klitorisnya dinda .
"ummmfhh..ahhhkhh..hmmfhh..ahh..hhh."
sepertinya ray merasakan lubang kemaluan atau memiay dinda semakin basah seiring ray terus menghisap dan memainkan klitorisnya tersebut
lalu dengan cepat ray pun langsung menggulum klitoris kedalam mulut ray dan didalam mulut ray klitoris dinda dijilati dengan lidah dengan cepat
membuat dinda tidak tahan mencapai puncak orgasmenya karena merasa nikmat tak terbendung diklitoris memiay nya .
dan permainan tangan ray pun meremas juga memilin puting dinda pun semakin cepat dan kasar membuat dinda terpekik menikmati double attack dibagian
payudaranya juga memiay kemaluan miliknya dan...
"rayyyy...hookhh...hhh..ahhh..hmfhh..akhh..yu..kel ..uarrr...ahhh..uuhh ".
ray merasakan cairan itu keluar memuncrat dengan deras kearah mukanya hingga terkena baju seragam nya
seperti gunung yg meletus mengeluarkan lahar dalam jumlah banyak tanpa basa basi lagi ray menghisap semua cairan itu
dan ditelannya sampai habis tak tersisa bahkan yg berserakan pun dihisap dan ditelannya .
ray sudah tak tahan kemudian dinda terkulai lemah karena menikmati orgasmenya dinda pun hanya bisa melihat ray melepaskan satu persatu seragam ray kemudian
terpampang cd merah terang yg dibalik cd itu menyembul besar dan tegak batang kemaluan ray dengan segera melepaskan cd dan langsung terlihat batang kemaluan yg panjang agak besar milik ray lalu diarahkannya kememiay dinda .
"iya..masukin sayang masukin kedalam yang..akhh..da..lam..uhhh..hmm..ahh.."
lenguhan dinda pun kembali terdengar saat batang kemaluan ray itu sudah masuk kedalam memiay dinda kemudian ray menggenjot
hingga buah dada dinda terjungkal jungkal mengikuti irama goyangan badan dinda yg digenjot keluar masuk oleh ray , ray pun dengan penuh semangat karena ini yg terakhir ray menyetubuhi pujaan hatinya itu
karena ray ingin membuat ini menjadi tak terlupakan untuknya dan juga untuk dinda lalu .
kemudian ray merangkul dinda lalu dinda melingkarkan kakinya ke pinggang ray lalu ray mengangkat dinda berdirilah ray dengan posisi dinda digendong mulailah ray menaik turunkan badan dinda yg digendongnya batang kemalunya kini benar menancap dengan posisi itu .
lama mereka melakukan itu kamar sluruh kamar mandi bergema suara lenguhan dan desahan .
"owhhh..akhh..uhh.owkhh..hhmmm..mmm..akhhh..ra y.."
"erggh..yeah..din..enak..memiay..kamu..masih..semp it..erg..hhh."
kemudian berhenti melakukan posisi ray mau mengganti posisi ke doggy style lalu diarahkan dinda menungging dinda seperti mengetahuinya lalu
sekarang terpampanglah dinda menungging tinggi dengan memiay nya yg berkedut lalu perlahan ray mengarahkan ke memiay dinda lagi dan agak sempit memang namun .
bless .. masuklah semua batang kemaluan ray .
kembali ray pun terus menggenjot dengan smooth but sure kemudian ray mulai merasakan lubang kemaluan dinda menjepitnya semakin keras padahal dinda belum orgasme .
kemudian baru lah terdengar lenguhan dia menandakan mau keluar .
"ahhh..uhh..hhh..ra..yy..ak..yu..heahh..akhh..ma.. u..keluar.."
"eergghh..ehh..aku..juga..din.."
dan ray menambah speed genjotan nya kemudian dinda sudah benar-benar tidak kuat menahan orgasme nya yg menggi karena ray menggenjotnya
semakin cepat membuat dinda akan benar-benar meledakkan nnya dalam juga banyak sekali seperti dari orgasme yang pertama nikmat sekali merasa
terbang dilangit melayang tanpa batas menikmatinya dan akhirnya..
"heeahh..akhhh...ahhhhhh..uhh..aku..kelua..rr"
kemudian ray terus mengenjot terus tak lama ray pun menyusul .
"erghh..din..aku..ke..luar.."
erangan ray menusuk dalam memiay dinda
dan menyemburkan sperma dalam jumlah banyak sekali ke dalam memiay dinda .
dan pada akhirnya pun dinda terkulai lemas kemudian ray mengecup dahi dinda kemudian
PLOOPP..
terlepas lah batang kemaluan ray mulai menciut lalu dibiarkannya dinda terkulai lemas dibak mandi itu .
airmata turun dari mata ray membasahi pipi nya dan entah airmata apa kah itu air mata bahagia atau kah kesedihan yg membasahi pipi nya dinyalakan
shower merenungin air mata apakah itu .
setelah merenungi bermandikan shower apakah air mata yang menetes dipipi ray itu tiba-tiba dia tahu sesuatu hal yang paling penting
BAHWA HIDUP ADALAH PILIHAN DIMANA KITA HARUS MENGORBANKAN SESUATU ATAU APA PUN YANG BERHARGA UNTUK MERAIH KEBAHAGIAAN YANG AKAN DIPILIHNYA ,
ray menyadari itu kemudian dia mengopong dinda yg tidur ke spring bed miliknya setelah keluar dari kamar mandi kemudian ray masuk kekamar mandi kembali untuk mematikan shower dikamar mandi lalu mau melanjutkan mandi kembali ,
kemudian beberapa menit kemudian dinda terbangun dia masih telanjang bulat lalu dinda seperti kebinggungan mencari melihat kanan kiri harusnya dia bersama ray dan dia histeris teriakan nama ray dia seperti sudah kehilangan ray dan dia tidak mau itu terjadi menganggap itu mimpi
"rayy.. kamu dimana.. jangan tinggalin aku .. hiks..hiks.. "
tangis dinda pecah sambil duduk bersandar ujung sring bed lalu menyimpulkan kedua kaki nya dan menangis dengan sangat sedih ,sementara itu ray tidak
mendengar dia sedang berendam dibak dan sempat tertidur lalu bangun tersadar saat itu dia mendengar ada yang merintih seperti orang menangis dari kamar mandi
terdengar samar-samar ray pun segera mengambil handuk digantungan handuk dinding kamar mandi dinda tanpa cd hanya mengenakan handuk berjalan membuka pintu kamar mandi
dan dilihatlah dinda yang terlihat
menelungkup sambil menangis diujung spring bednya , ray berlari dan..
"hey . hey .. kenapa kamu nangis gtu aku disini .. "
ujar ray memeluk dinda yg tertelungkup dan membelai rambutnya ,
lalu dinda mengangkat mukanya dan menatap ray lalu memeluk ray hingga mereka berdua terbaring ke spring bed empuk itu ,
pecahlah kembali tangisan dinda namun saat memeluk ray posisi dinda diatas ray dan masih bugil tak sehelai benang pun menutupi badan indah itu menekan dada ray
dengan kencang dengan payudaranya membuat batang kemaluan ray lama kelamaan menegang kembali dari balik handuk .
"ray . hiks..hiks..kemana ajah sih kamu aku takut kamu tadi tiba-tiba menghilang gtu ."
ujar dinda menangis sambil menatap muka ray .
"ahh kamu jgn cenggeng gtu dong ahh tuh cantiknya ilan ."
jawab ray tersenyum mengoda dinda yang mewek .
lalu dengan lembut ray membelai rambut dinda penuh kasih sayang karena tak ada keraguan lagi dalam hatinya untuk melepas kepergian
dinda untuk kuliah diamrik sana yah negara yang sangat jauh , namun itu demi kebaikan dinda mencari ilmu dinegeri yg diterkenal dengan patung liberty nya itu tanpa sadar dinda sudah
melumat bibir ray dengan lembut dia menghisap-hisap bibir bawah ray sambil mengigit kecil tak mau kalah ray pun membalas ciuman dinda itu pun dengan hal yang sama dengan yang dhlakukan dinda .
dinda pun mengelinjang kecil karena ray menjilati dan menghisap bawah bibirnya lalu masuk lah sekarang ray kedalam rongga mulut dinda menelusuri setiap inci rongga mulut itu dinda pun melakukan hal yang sama dengan
ray dia tak mau kalah dari ray , akhirnya lidah mereka bertemu mulailah bersilat lidah mereka berdua saling menjilat lidah satu sama lain mengulum , bahkan dihisap-hisap .
sampai akhirnya mereka melepaskan ciuman itu karena kehabisan nafas tapi ray tak mau begitu saja selesai kini dia mulai menjilati leher dinda yang jenjang sedikit berbulu itu sudah
ada beberapa cupangan dileher dinda mungkin waktu dia mencupang lehernya pada saat berhubungan penetrasi dikamar mandi tadi tapi tak memperdulikan hal itu ray pun menambah beberapa cupangan
itung membuat dinda mendesah dan juga mengelinjang sepertinya dia orgasme dinda perlahan pun mulai naik kembali seraya kemaluan ray ini yang keras menegang seperti tiang listrik dibalik handuk , dan masih
posisi dinda diatas terus lah dia jilat ,kulum kulit leher dinda dan mencupangnya menambahkan bekas cupangannya kembali dinda mengelinjang diatas badan ray payudaranya mengesek -gesek dada bidang ray seraya gerakan
dinda yg mengelinjang itu tak hanya disitu jilatannya ray kini turun ke dada dinda lalu mengitari dua buah dada milik dinda yang kencang dan bulat penuh itu dengan puncak puting yang merah merekah mengacung tegak
menandakan dinda mulai naik kembali orgasme nya lalu ray pun menyergap puting itu sebelah kanan yang sebelah kiri pun tak luput dari tangan ray yang lihai memilin milin puting itu .
"eerghh..ahhh..hh..emm."
desahan dinda pun mulai terdengar keras sekali dari yang tadi pada saat ray menjilat dan mencupangi leher jenjang dinda yang sedikit berbulu itu
lalu dinda pun hanya bisa menikmati yang dilakukan pujaan hatinya itu sepertinya ray menjadi kembali menjadi bayi yang menyusu kepada ibunya
membuat dinda pun seperti diawam kenikmatan yg berdesir diseluruh tubuhnya merasa bergetar namun nikmat .
"emmm..ahhh..huuhh..hhmm".
entah sejak kapan handuk yang ray pakai pun menjadi lepas kesamping mungkin karena tidak
kuat membalut/menutupi batang kemaluan nya yang panjang yang menegak bagaikan tiang kini ray pun merasa nafsunya
kembali dengan cepat dia meminta bertukar posisi dan sekarang lah dinda dibawah ray sekarang menghentikan memainkan payudara kencang dengan
putih merah merekah itu sekarang dia menatap dinda dengan senyuman seulas ray yang membuat dinda membalas senyuman itu tiba-tiba langsung saja ray menikam
mulut dinda dengan bibirnya rakus membuat dinda tersedak namun lama kelamaan dia mulai menikmati permainan lidah ray yang seperti itu namun disatu sisi tangan kanan
ray sudah mengarahkan batang kemaluannya kearah memiay dinda yang basah langsung saja ray menghujam masuk dan berhasil masuk hanya 3/4 karena memiay dinda masih sempit
padahal sudah berkali-kali ray menyenggamai lubang kewanitaan milik dinda itu akhirnya dengan perlakuan ray seperti tadi dinda sentak nyeri dan mendesah namun tak jelas karena bibir dinda
dan ray masih melakukan french kiss
"huokhh..emmm..emm.."
lalu ray mencoba kembali menghujam kan batang kemaluannya itu dan ..
Blesss.. masuk lah semua ray lalu menghujam genjotan pada memiay dinda dengan
high speed membuat dinda kalang kabut mengikutin genjotan ray namun sungguh luar biasa nikmat bagi dinda ,
berusaha mempertahan kan speed itu sepertinya dinda sudah menandakan mau orgasme .
"ukh..okhh..ehmm..mm.mau.kelu..arr".
kemudian ditambah menjadi expert menghujam memiay dinda genjotan ray semakin
kencang lenguhan ditambah desahan dinda itu pun dan pada akhirnya ray juga ingin mencapai
puncaknya namun dinda keluar terlebih dahulu .
"okhh..okhh..heaaaa..ahh.keluar...ahh".
namun ray tak memberi ampun mengenjot dinda mskipun dinda sedang orgasme sudah keluar namun
sensasi inilah yg dicari ray memiay dinda berkedut sempit sekali sesak membuat ray mengenjot menghujamkan batang
kemaluannya dan ..
"ergh..eghh..aku.keluar..din..ohh..hh".
pada akhirnya ray menumpahkan cairan sperma itu diliang memiay dinda pada akhirnya
mereka terkulai lemas masih batang kemaluan tertancap dilubang memiay dinda ray pun tertidur dinda
pun lelah sekali menghadapi permainan genjotan ray yg expert tadi namun dinda tidak tidur hanya memerhatikan ray
dan membelai kepala juga rambut ray yang mohawk itu ,dikecup kening ray lalu turun lah air mata dari wajah cantik dinda
"terima kasih ray aku tak akan melupakan mu apapun yang terjadi meskipun nanti aku di amrik ".
seulas senyum terindah dari bibir manis dinda dibalutkan airmata yang mengalir dari pipi nya
####
hari kelulusan tiba ray menerima hasil kelulusannya dengan nilai yang sangat mengembirakannya
namun tak membuat nya begitu gembira ketika dia melihat dinda setelah mengambil surat kelulusan dan ijazahnya pergi menghindari ray kemudian ray pun mengejar
tapi dia melihat sesosok pria paruh baya menunggu diluar gerbang dengan mobil mercedez benz clasic warna hitam kemudian dinda masuk sempat langkah ray terhenti namun ray mengejar kembali keluar gerbang
dan berusah mengejar mobil yg dinaiki dinda namun tak terkejar meskipun lari dengan kencang pun .
"dindaaa! hoshh.hosh..aku akan tunggu kamu sampai kamu pulang dari amrik sampai kapan pun .hosh..dan jaga gelang itu baik-baik ".
akhirnya ray tidak dapat mengejar lebih jauh lagi mobil yang ditumpangin dinda itu karena kelelahan berteriak sambil berlari kemudian .
"arrrrggghh.....!!!".
teriak ray keras menongakan kepala keatas dan berlinanglah air mata ray namun dia sudah
bisa jauh lebih tegar dan menerima kepergian pujaan hatinya dihari kelulusannya ini .
tok..tok..tok..
"hey mau sampai kapan tidur terus bangun udah siang ray!! ibu mau berangkat kerja jaga dirimu baik-baik ".
teriak seseorang wanita paruh baya itu adalah ibunya ray .
kemudian ray terbangun mengepakan kedua tangan seperti mengepakan sayap sambil menguap mengucak
matanya yg sayu dan .
"mimpi itu lagi 2 tahun yang lalu semenjak itu seperti nya memang aku tak bisa hidup tanpa kamu yah".
kini ray menjelma menjadi sosok yang dewasa ,cool, styles dan juga dengan rambut gondrong
ala emo boy juga ketampanan yang tak hilang dari wajahnya sambil tersenyum simpul menatap sinar matahari
yang menyilaukan matanya .
*Hari Tanpa Dirimu .
pagi hari menjelang siang yang benar-benar menyilaukan seluruh kamar ray lalu melihat kearah matahari itu
ray tersenyum simpul menandakan dia menikmati hari ini meskipun masih ada yang kurang dalam hatinya lalu dia segera bangkit dari tempat tidur dan langsung menuju kamar mandinya
kemudian ..
"arghh.. seger dah .."
ujar ray sambil mengusap-usap rambutnya dengan handuk satu lagi , kini rambut nya gondrong ala emo boy lalu bentuk badannya
pun semakin atletis dadanya yang bidang perutnya yang sixpack seperti iklan l-men .
ray pun melihat kearah jam dinding yang menunjukan 11.30 karena dia ada mata kuliah jam 13.00 berjalan lah
ray kelemari pakaian memakai cd nya juga celana jeans hitam PSD memakai kaos t-shirt Kick Denim warna merah ,
tentang ray selama dua tahun ini memang banyak perubahan dari diri tapi hanya sikap pemalu nya lah yang berubah sekarang menjadi
dewasa ,cool tempat kuliahnya pun dia mendapat univ. negeri karena memang dia disegani dalam bidang keahlian yang diambilnya yaitu Sastra Inggris dan indonesia .
wajahnya pun yang tampan dengan badan tinggi tegap dan atletis banyak yang mau dengan ditempat kuliahnya sekarang
namun alhasil perempuan yang mendekatinya pun hanya menelan pilu pahit karena ditolak ray dengan alasan ray hanya menganggap
mereka teman tak lebih,meskipun begitu ada satu perempuan yang tidak mau menyerah mengejar sampai sekarang meskipun
ray tidak terlalu memerhatikannya .
"wah nyokap ga masak lagi dah ahh perut guw laper banget ini .. damn!"
ray kebinggungan karena ibunya tidak menyiapkan makanan untuk nya yah mungkin karena ibunya tidak sempat membuatkannya .
tentang keluarga ray mereka hanya hidup berdua ibu lalu ray saja yg dirumah itu karena setahun yang lalu ayah ray meninggal dunia karena sakit jantung namun ray
sudah bisa mengikhlaskannya .
lalu ray mau tidak mau jalan ke kampus agak cepat dia lihat jam tangan swiss army nya itu menunjukan pukul 12.20
dengan cepat ray menuju motor satria F milik nya yang berwarna biru putih ,menyalakan starter menekan kopling melesat lah dia menuju kampus .
#sementara dikampus .
"oyy..bro baru dateng lu val ??"
jawab seseorang menegur noval yang baru turun dari motor vixion
miliknya .
"iye.sob gimana kabar lu yan?".
jawab noval menjawab sahutan itu dan tidak lain adalah riyan sohib ray juga .
"baik ! ehh val lu BBM ray gih lagi dimana suruh dateng agak cepet ajah ngantin dulu kita ngumpul ".
ujar riyan menyuruh noval untuk menghubungin ray .
"oke! sip."
ujar noval
lalu seraya menaruh helm nya noval merogoh saku celana jeans biru nya mengambil
BB nya dan menulis kepada ray
"SOB LU DIMANA AGAK CEPET DATENG KEKAMPUS NGUMPUL DIKANTIN KITA ."
pesan yang dikirim viam BBM ke ray berharap bisa datang agak cepat .
kemudian riyan dan noval menuju kantin sekolah sembari menunggu ray mereka memesan
kopi mulailah perbincangan mereka .
#sementara ray .
dia sudah dilampu merah dekat kampus dan
TING..TUNG..TING..TUNG.
tanda ada massage dari seseorang kebetulan lampu merah masih lama
dengan cepat ray merogoh kantung jaket nya dan membalas massage via BBM dari noval ,
"IYE..GUW KESANA LAGI DILAMPU MERAH DEKET KAMPUS NIH ".
dikirim lah balasan ray itu seraya memasukan BB gemini miliknya itu,
kemudian lampu merah sudah menjadi hijau ray langsung menekan kopling tancap gas
menuju kampus menuju sohib nya itu berdua kumpul .
tak lama hampir sampai menuju kampus nya ray karena tergesa-gesa ray menyerempet seseorang wanita.
CITTTT...
Bunyi rem mendadak ray lalu membuka kaca helmnya dan dia turun dari motor untuk menolong perempuan itu , dan dilihat lah
perempuan yang terserempet olehnya itu kemudian..
"ehh.. PUNYA MATA GA SIH ATAU GA BISA NAIK MOTOR !!".
ujar perempuan itu murka karena dibagian siku berdarah luka robek .
"emm..argh..sorry..mbak ".
jawab ray panik diwajahnya yang tampan itu .
"sorry..sorry lu tuh yah .... ".
tesentak terhenti keluhan perempuan itu saat melihat wajah ray yang tampan .
"aduhh. mbak sorrr...rry banget ".
ujar ray seraya merapatnya kedua tangan nya memohon maaf .
"hmm ganteng juga nih bocah lumayan lah buat simpenan
sekaligus koleksi guw karena guw udah bosen ma yang lain".
ujar perempuan itu dalam hatinya bergumam .
"oke guw maafin lu .. cuma guw ga mau lu ga bertanggung jawab guw mau kerumah sakit ngobatin nih luka ".
ujar perempuan semok itu .
"yah lagi buru-buru mba aduh .. yaudah nih saya kasih pin dan nmr hp saya untuk biaya berobat nanti berapa hubungin saya ajah saya ganti ".
jawab ray sambil mencatat disecarik kertas lalu diberikan kepada perempuan semok itu dengan belahan dada yg mengoda namun ray tak memerhatikannya .
"oke.. awas kalau ga bisa dihubungin !".
ujar perempuan itu pura-pura kesal padahal dia senang mendapat nmr hp juga pin anak ganteng itu .
"engga mbak maaf yah saya buru-buru mbak ".
jawab ray .
lalu setelah membangunkan perempuan itu ray langsung memakai helmnya kembali yg digelantungkan
dilengannya tadi kemudian berlari kecil ke arah motor F nya lalu menstarter kemudian menekan
kopling dan masukin gigi tancap gas pergi ray .
kemudian perempuan yg ditabrak nya itu hanya tersenyum simpul dan mengikat lukanya dengan slayer miliknya
yang diambil dari tas lalu pergi .
akhirnya sampai juga ray dikampus dengan halangan yang dilewatinya menyerempet seorang perempuan karena tergesa-gesa dan perut lapar. dengan segera memarkirkan
motor satriaF nya mematikan mesin kemudian membuka helm juga jaketnya , ray pun berlari menuju kantin
kampus dengan tertatih-tatih melewati lorong demi lorong ,pada akhirnya melihat kedua sohibnya itu diujung kantin sambil menikmati kopi .
"hosh..hosh..sorry telat bro..slurrpp..ahh."
ujar ray kelelahan berlari sambil mengambil kopi yg dipegang noval dan diminum ray .
"iye . telat sih telat jangan nyuruput kopi guw juga , kalee..!! ".
ujar noval agak memarahi ray namun hanya bergurau dia tau ray kelelahan .
"hahaha udah ikhlasin ajah val .."
ujar riyan tertawa .
"egh..sob guw nyerempet perempuan tadi ..hosh.. ".
ujar ray terbata-bata karena masih kelelahan .
"maksud lho ray..?? ".
jawab riyan dan noval bersamaan .
"haha bisa barengan gitu lu bedua ! iya guw nyerempet perempuan tadi pas tadi mau kesini ketemu lu bedua ..nyamm.nyam.".
ujar ray sambil mengambil roti yang ada dimeja dan memakannya .
"terus dia minta tanggung jawab ga? ".
ujar riyan .
"perempuannya cakep kagak ? bahenol kagak !?? ".
ujar noval padahal pertanyaan riyan belum dijawab dia menimpanya .
"yah gtu deh agak judes,tapi montok kaya.a guw ga terlalu jelas liatnya guw panik ,
yah guw kasih nmr hp ma pin bb guw biar ga disangka guw kabur karena ga mau nganterin dia kerumah sakit dan ngehubungin
guw kalau kenapa-napa ma lukanya ". ujar ray pancang lebar .
dan kampus sudah mulai membunyikan bel masuknya mereka bertiga pun menyudahi perbincangan mereka ,kemudian mereka bertiga berjalan menuju kelas mereka
ray ditegur oleh banyak wanita yg melewatinya dilorong kampus menegur namanya "hai, ray!".
begitu lah teguran semua wanita yg lewat menegurnya kedua sohibnya itu hanya bisa meledeknya , namun
satu hal yang tak bisa kedua sohibnya itu tahu bahwa hatinya ray tak bisa
menerima wanita lain selain dinda yang dinegeri patung liberty itu berada .
I NEVER STOP LOVING YOU .
dinda ..
mata kuliah pun selesai ray pun keluar dari kelas ,noval dan riyan pamit pulang duluan
kepadanya dan akhirnya dia berjalan sendiri lalu seseorang menegurnya menepuk pundaknya dari belakang.
"hai..ray."
tegur seseorang besuara lembut menepuk pundaknya .
kemudian ray pun menoleh..
"ahh..tari kenapa ?? ".
ujar ray yang mengetahui dia itu adalah tari .
tari adalah seseorang mahasiswi kedokteran, dan tari pun adalah orang yang mengejar ngejar ray tak pernah menyerah yah mungkin itulah sifat tari .
namun secara fisik tari tidak jauh berbeda dari dinda seperti kembar namun rambut tari agak bergelombang .
"kenapa benggong ! hayoh mikirin aku yahhh yg cantik .hihihi.. ".
ujar tari meledek ray .
namun ray termenung masih melamun seakan yang ada dihadapan ray ini adalah dinda yah benar ,
dinda yang pergi kenegeri patung liberty itu berada , ray memegang tangan tari yang dalam lamunan nya adalah
sesosok dinda kemudian ray mencium kedua tangan tari dengan lembut lalu kembali di tatap dalam dinda yg ada dihadapannya padahal itulah tari tiba-tiba ray memeluknya erat sekali ,tari pun hanya diam saja
heran kenapa tiba-tiba melakukan itu namun tari senang sekali lalu tangan tari membalas pelukannya ray dengan erat .
ray pun sekarang melepas pelukannya masih memegang tangan tari tiba-tiba didekatkannya muka ray pelan-pelan ,tari yang melihat
itupun hanya memejamkan mata . diciumlah bibir tari yang hangat itu ,awalnya tanpa nafsu namun kemudian ray mulai membuka bibir tari pelan-pelan dan memasukan lidah ray kedalam mulut tari yang masih
malu-malu melakukan french kiss meskipun begitu tari mulai membuka rongga mulutnya kini lidah ray menari-nari dirongga mulut tari entah kenapa tiba-tiba tari menikmatinya mulailah dia menjulurkan lidahnya menyambut lidahnya ray yang menari-nari dirongga mulut tari ..
"ummfhh..umfhh..".
desahan tari melakukan french kiss pun mulai terdengar meskipun samar-samar ciuman ray pun semakin ganas hingga tari tidak bisa menyeimbangi
permainan lidah ray lagi dan tangan ray mulai aktif melakukan remasan pada buah dada tari yg masih terbungkus bh dan dress hanya sampai sepaha yg dipakai nya .
"ufhh..hmfhh..ufhh..".
kemudian terus hingga akhirnya dinda yg adalah tari makin menikmatinya remasan
dan permainan lidah ray yang ganas, kemudian ray melepaskan ciumannya kini turun keleher dan menghisap juga menjilat leher yang putih
bersih itu tak lupa ray mencupangnya meninggalkan bekas merah.
"akhhh..ray..uhh.."
terdengar lenguhan juga desahan tari , dan ray pun tersadar kemudian menghentikannya perlakuannya sambil melihat kearah tari ternyata bukan dinda yang tadi dia lihatnya
tersentak ray kaget lalu mundur berapa langkah diam mematung sambil menatap tari yang heran kenapa tiba-tiba berhenti karena dia menikmatinya ,
ray pun merintihkan air mata namun segera membalik badan nya supaya tari tak melihat airmatanya itu namun sia-sia tari melihatnya meskipun hanya sekejap ..
"ray kamu kenapa kok nangis..?? ".
ujar tari binggung melihat ray seperti itu ,
"udah stop .. jangan deket guw lagi tari ! lu udah liat kan perbuatan guw tadi ma lu guw minta maaf guw ga akan ngelakuin lagi dan yang yg terakhir ."
ujar ray seraya pergi berlari menuju parkiran meninggalkan tari .
"ray.. tunggu ray.... ".
teriak tari sambil merintikan air mata karna tak mau ray salah paham kalau dia tak marah .
kemudian ray berlari dengan sekuat tenaga menuju parkiran kampus yang dimana sudah gelap malam dikampus diambil lah kunci motor satriaF nya ray
dan dia sudah menaikinya dipakailah helm nya namun .
TING..TUNG..TING..TUNG..
ada pesan masuk dari hpnya baru saja mengstarter motornya namun dia
mengambil Bb gemini milik ray itu kemudian membaca pesan via BBM dan dari perempuan yang ditabraknya
siang itu .
"Guw pngen ketemu lu malem ini jam 8 dikosan guw cpet lu kesini nanti guw kirim alamatnya lewat sms ".
isi pesan via BBM dari perempuan itu .
lalu ray melihat jam tangan swiss army nya dan menunjukan pukul 19.00 masih ada waktu sejam dari janji perempuan itu
tapi ray agak binggung mengapa mengajak bertemu malam-malam begini dibenak ray .
lalu ray pun menekan kopling dan memasukan gigi lalu menancapkan gas melaju keluar kampus dengan pikiran yang kalang kabut
entah perasaan gelisa apah yg ray rasakan sekarang perasaan bersalahkan atau perasaan suka yang muncul lagi melupakan dinda .
sambil memikirkan itu ray memacu satriaF nya dengan cepat menembus angin malam yg menerka seluruh badannya ..
malam hari yang terang dengan bintang-bintang bertaburan dilangit yang biru dimalam hari kemudian bulan sabit menghias juga langit malam itu
tambah terang benderang lah malam itu , udara yang dingin menusuk jaket milik ray itu yang sedang mempacu motor satriaF nya dengan kecepatan sedang dan kini kepalanya mulai memikirkan yang tadi ray lakukan
dikampus dengan tari, untung saja kampus pada waktu itu sepi karena tari dan ray memang pulang agak malam karena mereka berdua disuruh dosen membantunya karena kepintarannya sehingga ray pun harus membantu dosen dalam mengcheck skripsi tugas mahasiswa lain nya .
"arghh..shit! apa sih yang udah guw lakuin ke tari bego banget guw ".
gumam ray dalam hatinya menyesali perbuatannya
sambil memacu satriaF nya kerumah perempuan yang ditabrak itu yaitu tidak lain namanya adalah sari karena ray sudah diberitahu namanya
olehnya via BBM , namun ray tetap saja kepikiran tentang yang dia lakukan oleh tari sekilas dia melakukan itu bukan hanya sekedar nafsu belaka ,dia selalu melihat dinda setiap dia bertemu tari
lalu menjadi timbul rasa kangen yang tak terbendung dalam lubuk hati ray yang paling dalam karena dia ditinggal oleh sang pujaan hatinya itu ke amrik. Semakin dia melihat tari semakin kesadarannya tentang dinda
semakin menjadi-jadi mungkin bisa melakukan hal yang lebih tak berkemanusiaan seperti tadi karena belum ada hubungan apa pun oleh tari namun ray berani menjamah payudara tari dan mencium nya .
dengan keras dia memikirkan tentang tari dan perbuatan yang ray lakukan padanya berusaha keras ray memantapkan hatinya untuk tidak melakukan hal senonok itu apapun yang terjadi , sekarang hati ray sudah terlal tenang mungkin
karena dia melihat kelap kelip lampu kota menghiasi perjalanannya memacu satriaF biru putih miliknya itu langsung saja menekan kopling masukan gigi ke gigi 4 ray pun ngacir dengan kencang
menembus angin malam yang menusuk jaket nya ditengah kota .
#kemudian tari .
tari yang sudah sampai dirumah nya hanya terdiam seribu bahasa bahkan ditegur orang tuanya pun dia hanya bisa membalas dengan senyum simpul setelah itu tari sudah memasuki kamarnya
dan duduk didepan meja rias lalu jatuhlah air mata tari itu entah kenapa namun dengan terisak dia berbicara pada depan cermin itu
"ray aku sayang sama kamu aku seneng bgt tadi kmu ngelakuin itu mencium aku dan segalanya tapi aku juga tau bahwa yang dipikirkan kamu pasti bukan aku kan.. hiks..hiks.. ".
isak tangis tari pecah seraya melungkupkan kepalanya dilipatan tangannya dan menangis terisak untuk ray orang yang dia sayangi karena dia tidak menyesal .
memang baru pertama tari berciuman oleh pria, memang tidak masuk akal seorang mahasiswi cantik seperti tari baru pertama kali ciuman dan dijamah buah dadanya oleh pria .. yah kalian bisa tebak
pria yang bisa melakukan itu hanyalah ray karena tari tak perduli apapun yang akan dilakukan ray oleh dia tak akan menolak selama dia melakukan itu dengan ray bukan laki-laki lain .
tentang tari dia juga memang tidak jauh berbeda oleh dinda seperti pinang dibelah dua namun yang membedakannya adalah rambut nya jika dinda lurus panjang sebahu maka tari tidak terlalu panjang dan agak sedikit bergelombang , entah apah yang membuat dirinya mirip dengan dinda
sang pujaan hatinya ray padahal tari ada sama sekali hubungan dengan kerabat atau saudara dinda itu yang membuat aneh mengapa hampir bisa semirip itu .
lalu ..
"ehm aku tau pasti ray merasa bersalah sekali tanpa sadar melakukan hal itu kepada ku meskipun dalam hati aku senang aku tak mau liat ray sedih besok jika bertemu , aku akan pura-pura memaklumi nya supaya dia tak terasa bersalah kepadaku ".
ujar tari panjang lebar dalam hati sambil menatap cermin rias nya dengan ukuran sedang ,lalu dihapuslah airmata itu kini senyuman menghias wajah cantik tari .
#kemudian ray
ray pun sudah sampai dikosan sari tampak sepi disekelilingnya yah karna mungkin ini daerah komplek perumahan namun pikiran heran ray pun kembali mencuat
"ahh. gila nih perempuan masa guw disuruh kekosnya dia malem-malem gini pula arggkhh..! ".
ujar ray dalam hati yang sejak tadi berpikir keras.
kemudian sesosok tubuh wanita keluar dari pintu garasi samar-samar karena tidak ada penerangan dibagasi itu kemudian
ray tercenggang kaget takut kalau -kalau ibu kos yang punya kos yang keluar ,namun dugaan ray salah besar itu adalah sari yang mulai terlihat mukanya saat sudah mau mendekati gerbang yah bantuan cahaya bulan lah yang memperlihatkan wajah sari tersentak ray tertegun melihat tubuh sari
cantik dengan rambut sebahu hanya memakai tengtop warna cream secara sekaligus celana hot pants benar-benar minim seakan sengaja memperlihatkan lekuk kedua pantatnya yg montok dan pahanya yang putih mulus itu .
tanpa sadar sari sudah ada didepan ray tapi ray masih terdiam melihat keindahan tubuh sari apa lagi jika melihat payudara sari yg menggunakan tengtop cream itu bewhhh.. besar sekali .
"heeh! biasa ajah kali ngeliatinnya ga gitu juga".
ujar sari sambil menepuk pundak ray yang memandangin dirinya .
"emm..ekh..iya..iya ada apa sih nyuruh guw dateng malem-malem ".
jawab ray terbata bata namun mengalihkan pembicaraan sambil dengan nakal ray memerhatikan tubuh sari .
"yah gapapa sih tapi lagi butuh temen ajah ! kalau lu ga mau yaudah.. ".
ujar sari dia ingin melihat respon ray setelah dia berbicara seakan tidak mau memaksa ray datang kemari padahal dalam hati dia yang senang ray datang .
"yahh . dia ngambek dah hahaha.. yaudah guw tmenin ! habis guw pikir ada masalah gitu ma luka lu yg guw serempet tadi siang makanya cepet-cepet guw kesini ".
jawab ray tertawa sembari turun dari tempat dia duduk dimotor F nya
"masuk ajah kedalem bawa sekalian masuk motornya tapi jangan dinyalain udah malem ".
ujar sari lalu dimasuk kedalam menunggu didepan garasi .
kemudian ray pun masuk membuka sedikit pintu gerbang yg tidak terlalu tinggi itu sekitar sedada orang dewasa ,perlahan ray menarik motor F nya masuk kedalam dan diparkirnya didepan pintu garasi yang sudah tertutup itu
ray membuka jaketnya .
"emang lewat pintu itu ga bisa yah sar ??
ujar ray sambil menunjuk pintu yang ada disebelah kanan garasi .
"udah ga bisa dibuka udah dikunci ma yg punya kos kalo udah malem gini ".
jawab sari seraya membukakan pintu kecil yang ada digarasi .
kemudian masuk lah ray kedalam garasi itu menuju kamar kos milik sari lewat garasi lalu berjalan menelusuri bagian belakang rumah
itu kos yg cukup luas itu dan sampai lah dikamar kos sari tetapi pintu belakang bukan pintu depan sari menjelaskan kalau semua yg ngekos disini kalau sudah malam dilarang lewat pintu kos depan yang menghubung ke ruang keluarga kos"an itu tempat mereka berkumpul .
"wah gila luas juga yah padahal ngekos ada pintu belakang pula ".
ujar ray sambil melihat sekeliling kamar kos milik sari perempuan semok yang dia rerempet itu .
"hahaha.. biasa ajah guw bayarnya tahunan disini makanya luas bukan kamar guw ajah kamar lainnya juga ga kalah luasnya ".
jawab sari sambil mengunci pintu belakang kosnya .
"eehh. tapi sar guw kan cwo ini kan kosan cwe kan?? lah entar ketauan yg kamar sebelah atau ketauan ma yg punya kos kalo lu malem-malem ngajak cwo kekamar ber 2 lagi ! ".
ujar ray mengernyitkan dahi sekaligus heran pada sari mengajak dia ke kosnya malam-malam .
"tenang ajah kali ! kamar sebelah juga udah biasa ngelakuin yg kaya guw lakuin sementara yg punya kos paling udah tidur lagi pula kamarnya jauh dari kamas kos guw ga pernah ngecek pula karena kalo dia udah tidur dibangunin gimana pun pasti ga bakal bangun tidurnya kya mati ! ".
jawab sari menjelaskannya dengan terperinci .
sementara dalam hati ray masih binggung dengan apa yg dipikirkan sari ini lalu ray duduk disofa berukuran sedang yang ada dikosan sari sekaligus kamarnya dan sari pun juga duduk disebelah ray
semenit mereka membisu tak ada percakapan diantara mereka skrg yg terd
engar hanyal suara jangkrik yang memainkan bunyi mereka .
kemudian ..
"ray,guw pngen nanya ma lu ? ".
ujar sari menatap ray serius .
namun ray tidak berani menatap sari yang duduk disebelahnya itu karena kalau dia menatap balik dia maka pandangan
ray pun pasti akan jatuh ke belahan dada sari yg membuat batang kemaluan ray mulai menaik dari balik celana dalam .
"iya nanya apaant?? ".
jawab ray sambil menatap kedepan tidak berani menatap sari yg memerhatikannya serius disebelahnya.
"ihh.. nyebelin bgt guw mau ngmong malah ga merhatiin guw muka yg pngen diajak ngmong malah liat kedepan ! ".
ujar sari sedikit kesal dibuat ray .
"yaudah nih tu guw merhatiin lu nih.. ".
jawab ray merubah posisi duduknya ,sekarang dia memerhatikan wajah sari yg manis .
"nah gtu dong ! lu dah punya cewe belom?? ".
ujar sari dengan jawaban yang memang pantas ditanyakan karena sari mulai menaruh hati pada ray
"ada tapi lagi jauh disana ga ada kabar .. ".
jawab ray tiba-tiba raut muka nya murung karena teringat kepergian dinda .
"owwh.. sorry guw ga tau ray udah lah ga usah sedih gtu cenggeng amat jadi cwo . ".
ujar sari melihat muka ray seperti itu sari tak enak hati untuk menanyakan lebih jauh .
kemudian ray benar-benar termenung setelah mendengar pertanyaan dan menjawab dengan
terpaksa hatinya akan mengingat kepergian nya yaitu pujaan hati nya , sari pun yang tak mau ray sedih memegang wajah ray dan diarahkannya ke wajahnya
kemudian dicium lah ray lembut oleh sari kemudian ray pun kaget dibuat nya tiba-tiba sari mencium ray seperti ini lalu sari terus memojokan ray sampai diujung sofa
ray tidak berkutik saat lidah sari terus mencicipi rongga mulutnya inci demi inci dengan ganas sepertinya sari sudah ahli sekali melakukannya kemudian ray pun tidak mau kalah akhirnya
mulailah tangan ray meremas remas buah dada sari yangg besar masih menggunakan tangtop dan bh sungguh kenyal membuat sensasi tersendiri bagi ray yang meremasnya namun itu pun tak menghalangi sari
untuk terus mengkoyak seluruh mulut ray dengan ganas lantas ray pun membalas nya dengan remasan yang semakin menbuat tubuh sari akhirnya menggelinjang pada saat itu lah ray melepaskan ciuman sari kemudian ray mendorong sari sekarang dipojokannya dia diujung sofa seperi yang sari lakukan kepada ray ,
kemudian sari hanya pasrah saja saat ray melumat bibirnya dengan ganas tangan ray pun aktip melepas tangtop sari hingga keperut kini terpampang lah dua buah dada yg ukurannya sekitar 36 B besar sekali masih terbalut bh warna pink bercak putih ,sambil mencium ganas sari dia mencari kaitan bh yang ada dibelakang punggung sari berhasil lah
ray membuka kaitan bh sari dibukanya bh itu sambil masih mengulum permainan lidah dengah sari tangan sari pun membantu melepaskan bhnya itu dan sekarang terpampang lah payudara besar milik sari dengan puting sudah mengacung berwarna kecoklatan tanpa basa basi ray menyerbu puting itu dia melumatnya mengulum nya dengan lembut membuat sari menggelinjang .
"ukkh..huuuhh..hmm..mm..".
desahan sari yang terdengar saat mengulum putingnya .
kemudian tangan ray yang satunya memimilin milin puting satungnya sambil ada sedikit gerakan meremas namun tangan ray tangan cukup untuk meremas dalam satu genggaman tangannya
karena buah dada sari yang besar nan kencang itu ,seketika malam itu dikosan sari sudah terdengar desahan kecil nya karena diperlakukan enak pada
payudaranya yang besar dan kencang itu sebagai yang punya pun sari tentu menikmatinya juga mengeluarkan desahan nya .
lantas sekarang ray membuka hotpants yang dipakai sari membuka kancing kaitan celana hotpants itu membuka resleting nya merogoh kedalam disaat ray merogoh kedalam dia terkaget karna
ray tidak menyentuh cd yang dipkai oleh sari kemukinan sari tidak menggunakan cdnya .
"nakal yah lu sar ga pake cd ..".
ujar ray sebentar lalu kembali mengulum puting kecoklatan milik sari itu .
"ummhh..guw..udah..uuhh..mengantisipasinyaa..aahh" .
ucap sari mengatakan dia mengantisipasinya pasti akan melakukan hal ini .
sepertinya ray agak kesulitan membuka hotpants milik sari lantas dia pun mengusap-usap bibir memiay sari
dengan ujung telunjuknya yang dimasukan dari lubang resleting hotpants dinda itu keluarlah desahan sari
menjadi-jadi saat ray mulai menekan jari telunjuknya itu dan mengusap-usap hingga terkena klitoris sari sedangkan sari
merasakan kenikmatan double dipayudara/buah dada nya dan dimemiaynya yang diusap lembuj dibibir memiay nya itu hingga bergesekan dengan klitorisnya .
"huum..emmmah..ahh..hhmm..".
tubuh sari pum mengelinjang disofa kenan kekiri kadang terjungkal diatas sedang ray pun merasa sesak
dibagian batang kemaluannya karena sudah mengeras seperti tiang dibalik celana jeans hitam dan cd nya lalu ray berhenti menjamah sari dia melucuti semua pakaiannya
hingga sekarang hanya cd ray kelihatannya basah dibalik cd itu batang kemaluan ray meminta mencuat keluar sari pun bangun dari sofa dan menjongkok didepan batang kemaluan ray
yang dimana masih berbalutkan cd merah pudarnya itu kemudian dijilat lah batang kemaluan itu yg masih terbungkus cd ,lembut sekali menjilatinya sari melihat ekspresi wajah ray yang mengerang keenakan lalu sari pun melorotkan
cd ray itu dan batang kemaluan ray andalannya keluar dengan ukuran sedang namun panjangnya itu membuat semua yang dimasukinnya merasakan nikmatnya dalam setiap genjotan dimemiay .
"wih punya lu panjang yah ray ..umgh..umgh.umh"
ujar sari yang memuji batang kemaluan ray lalu mengulumnya dengan mulutnya
ray hanya bisa memejamkan mata saat sari mengulum batang kemaluannya yang panjang itu
tapi anehnya semua batang kemaluan ray dilahap habis mulut sari dan seperti profesional sari memainkan batang
kemaluan itu maju mundur ritme gerakan mulutnya ,
"errggghh..ehh..gila.enak..sar"
ujar ray mengerang nikmat .
ray semakin tidak tahan dengan permainan yang dilakukan sari pada batang kemaluannya sepertinya dia mau keluar
namun ray menarik kepala sari yang mengoral batang kemaluannya kemudian diciumlah bibir sari yang lembut itu hingga melakukan french kiss,
ini kesempatan bagi ray karena mereka berdua sudah dalam posisi berdiri dibuka lah hotpants sari itu sekarang dan waw memiay sari dengan gundukan besar lalu ditumbuhi bulu-bulu tipis yang sudah basah itu menandakan dia juga sedang menikmati
langkah-langkah menuju penetrasi ini,kemudian didoronglah sari perlahan kearah sofa lalu ray pun melepas french kissnya dengan sari kini ray berjongkok kearah memiay sari yang sedikit berbulu tipis itu basah dengan gundukan mengoda setiap akhwat yang melihatnya lalu tanpa pengarahan dari
ray langsung saja sari melebarkan kedua pahanya itu dan tertampang lah memiay itu menantang ray untung segera menghisap klitorisnya langsunglah
ray menyeruput memiay sari itu menjulurkan lidahnya seperti menggelitik memiay sari itu ia pun hanya bisa mengelinjang hebat dan mendesah
"emm..eshhh..huuuhh..ahh."
desahan sari diiringin gelinjangan badannya .
kemudian ray menemukan klitoris nya dan mengulum dengan kuat lalu dipermainkannya klitoris itu dengan lidahnya ray .
membuat sari tak tahan mau orgasme .
"esshh..huuuh..ahh.ray..gakuat..masukin.a..jah..sh h."
ray menyudahi nya lalu bangun berdiri dan siap mengarahkan
long rudal milik ray itu kedalam memiay sari ,lalu diarahkannya batang itu dengan tangan ray mengarah memiay sari sekarang sudah memasuki bibir memiay sari
slow but sure and pushh..
JLLEEBB..
masuklah semua batang patang milik ray itu perlahan dia mencari posisi yang enak kemudian
dinaikan lah kaki kiri sari ke pundak ray kemudian mulai lah genjotan ray tanpa ampun very expert membuat sari kelabakan
mulutnya kini komat kamit bukan baca mantra melainkan menikmati genjotan very expert dari ray juga mendesahnya tak karuan .
"hookhh..heaaahh..akhhh..akh.
uhh..okhh..em..yeah..ahh"
hampir 10 menit ray mengenjot sari terus dengan kecepatan expert itu
membuat sari makin tak tahan mengejar orgasmenya yang mencapai ujung tanduk .
bunyi pantat mereka pun nyaring terdengar malam hari itu menjadi pertempuran sengit antara sari dan ray memadu kasih
"PLOOK..PLOK..PLOOK..
PLAK..PLAK.."
bunyi tamparan ray ke pantat sari nan kenyal itu
kemudian akhirnya kualahan menerima serangan
serangan very expert dari ray sampai lah orgasme perempuan montok ini
menerima hujaman dari ray ..
"emhfhh..ahh..akhh..huokhh..
okh..heaaaa...hhhmm..kelu..ar."
sementara itu ray masih semangat terus mengenjot nya tidak secepat tadi mengenjotnya
karena orgasme sari membuat memiay itu sempit dan berdenyut denyut seakan memijit mijit kemaluan ray
dia pun ingin mencapai klimaksnya tidak tahan mengenjot sambil merasakan kedutan yang seperti menghisap masuk
batang kemaluan ray itu dan akhirnya ditariknya keluar Dari memiay sari sehingga bibir memiay juga ikut trtarik dan..
"ergghh..akhh..emm.
.mmm..ah"
erangan ray menumpahkan seluruh spermanya keperut sari .
setelah roboh mereka berdua kembali duduk disofa namun dalam keadaan telanjang bulat
dan nafas sari yang tersenggal senggal .
"hosshh..ray makasih yah udah lama guw ga puas seperti ini cuma lu yang ..hosh
guw puas."
ucap sari seraya memeluk sari .
kemudian ray pun membalas pelukan sari terasa payudaranya menekan dada ray
yang bidang .
yah malam itu segala pikiran ray kembali tenang
seakan tak terjadi apa-apa saat dikampus dia membuat
hal yang memalukan kepada tari sambil membayangkan dinda
namun sari bisa membuatnya melupakan itu dan juga melupakan bayangan dinda sejenak,
malam yang menyenangkan .
mungkin kah sari akan menjadi kekasih ray yang baru
untuk melupakan dinda yang ada didalam hatinya ray ,
lalu bagaimana nasib tari ,
*problem in the problem
pagi hari disuatu rumah yang tidak terlalu besar bisa dibilang sederhana dan itulah rumah ray ,
cuaca pagi hari itu sangat lah bersahabat burung berkicauan memperdengarkan lantunannya merdu , angin pun berhembus
sepoi-sepoi dan meniup pepohonan yang rindang yang ada halaman depan rumah ray ahhh... sungguh sejuk pagi itu ,namun tanpa diduga dipagi
hari yang bersahabat itu ray masih mengangkat selimut tinggi-tinggi menutupi wajahnya yang tampan dan berambut ala emo boy itu menandakan dia masih malas untuk bangun .
memang ray adalah mahasiswa yang berprestasi sekali dikampusnya kadang dia tak segan membantu pekerjaan dosen yang menumpuk justru itulah yang membuat ip ray itu selalu mendapat 4 ! maka dari itu dia itu selalu sibuk dimalam hari
untuk menyelesaikan skripsinya itu yang kadang menumpuk tapi ray itu tak akan pantang menyerah sebelum mengerjakan skripsi nya itu sampai tuntas karena tinggal beberapa minggu lagi dia akan uts pastilah deadline setiap malam nya ray sehingga waktu tidurnya
diubah menjadi pagi hari .
tak lama datang lah sebuah mobil suzuki swift berwarna putih parkir didepan gerbang ray kemudian setelah mesin mobil itu berhenti dan dimatikan keluarlah sesosok
wanita/perempuan dengan paras cantik itu dengan lipgloss menghias bibir manisnya itu dengan lesung pipitnya lalu rambut sebahu ala-ala wanita karir dengan blass on tidak terlalu tebal dipipinya bisa kalian tebak
itu adalah sari .
memang akhir-akhir ini hubungan ray dan sari semakin dekat seperti pasangan baru jadian namun itu hanyalah pikiran sari yang menganggap dirinya sudah
bisa ada hati ray padahal tak begitu ray hanya menganggap sari itu teman tapi sekaligus pelampiasan seksnya semata jika rasa ingin napsu seksnya itu menggebu-gebu tapi dia tak tega membicarakan
hal itu langsung kepada orangnya itu tak tega untuk mengatakannya ray jadi dengan terpaksa dia hanya menjalani dengan sari hanya lah sebagai HTS namun dalam arti THS teman hasrat seks .
wangi tubuh sari itu mengundang mata lelaki yang pagi itu jogging termenung terpesonanya dengan keseksian tubuh sari dan kecantikannya namun sari tak memperdulikannya mungkin agak sedikit mencolok memang berpakaian seksi pula
menggunakan shirt tangan buntung terpampanglah ketiak sari kalau dia mengangkat keduan tangannya dan bertuliskan LoveMeBoy menonjol karena payudaranya besar bulat serta kencang yang mencuat maju kedepan ,kemudian menggunakan rok jeans biru pendek sepaha hanya beberapa jengkal jari rok itu menutupi bokongnya yang menantang bulat mungkin jika sari nungging pun hemm.. mamamia lezatos pasti akan terbuka warung nya tapi untung saja sari tidak melakukannya ..
mulai masuk kepagar rumah ray sepertinya tidak dikunci di BBM pun untuk ray membukakan pintu gerbang tapi tak ada yang keluar dari rumah itu bahkan batang hidung ray pun tak muncul , tetapi jika sari masuk begitu saja mungkin kurang sopan dibilangnya. sari pun binggung kemudian dia membulatkan tekat masuklah dia dengan membuka
pengait pintu gerbang itu dan mendorongnya sedikit supaya tubuh seksi nya bisa masuk lalu ditutup kembali sari tak memasukan mobilnya bisa saja dia memasukannya namun dia namun tak enak hati dengan yang punya rumah itu karena berpikir belum dibukakan tapi sudah nyelonong ajah masuk yah mau gimana lagi, kemudian sari pun menuju pintu utama rumah
yang berwarna hijau itu selaras dengan warna rumah itu .
Tok..tok..tok..
bunyi pintu diketuk oleh sari yang pastinya bukan bunyi suara ayam karena ayam itu bersuara
petok..petok..petok..
"sepada,permisi ! ray ..".
ujar perempuan seksi itu
sedangkan ray yang didalam kamar pun lama kelamaan terganggu dengan bunyi ketukan pintu itu lalu disingkaplah selimut yang
tadi menutup wajahnya tinggi-tinggi.
"iya .. iya . hoaammzz...".
jawab ray dibalik kamar menyahut namun tak terdengar sampai luar .
kemudian ray keluar dari kamarnya berjalan kearah pintu untuk membukakan siapa yang datang pagi hari ini karena tidak mungkin ibu nya pulang secepat itu sambil mengantuk dan menguap dengan mata 3/4 tertutup masih ngantuk berat karena dia tidur jam setengah 5 pagi .
dibuka lah pintu itu dan ..
"hey ray !..".
ujar perempuan itu ,dalam benak ray adalah sari .
"umnyemm..emm pagi juga."
jawab ray ngelantur lalu dia terdiam sesaat karena melihat dari bawah memakai highhels .
kemudian ray makin menatap keatas terus keatas dan dia tersadar bahwa perempuan seksi nan glamour itu adalah
sari ! "what the hell" dalam hati ray .
"jiaaakhh !! sorry sar sorry .. yuk masuk kedalem."
ujar ray mengajak masuk sari kedalam rumahnya sebagai tuan rumah yang baik meskipun masih dalam keadaan ngantuk berat coyy.
"ohh iyah ray maaf jadi ganggu tidur kamu."
jawab sari manis sambil tersenyum .
sambil masuk ray pun menyuruh sari duduk .
"duduk sar lu ga usah malu-malu anggap rumah sendiri haha.. ."
ujar ray memaksa tertawa padahal iya ingin sekali melanjutkan tidur .
"kalo kamu masih ngantuk tiduran ajah dipaha aku ."
sahut sari sepertinya dia tahu ray masih ngantuk sekali karena matanya sayu .
namun ray agak heran kepada sari yang duduk disebelahnya ini , sejak kapan sari
bisa memanggil ray dengan sebutan "kamu" . what? apah dia ga sadar ? .
namun ray menghiraukannya pikiran itu mungkin hanya terbawa suasana .
"bener nih gapapa yah gw tiduran dipaha lu?? ."
ujar ray meyakinkan .
"iya gapapa kok rileks ajah ma aku mah hihi..".
jawab sari lembut sambil tertawa kecil .
seperti tersambar petir ray pun tambah binggung setan/roh halus apah yang
telah merasuki sari ini tiba-tiba gaya berbicaranya pun halus dan feminim sekali
lalu ketawa nya pun biasanya lepas namun sekarang ketawa seperti perempuan menjaga tata
sopan tertawanya , aneh sangat memang melanda pikiran ray namun tak perduli itu tiduran lah ray dipaha sari tetapi pada posisi duduk
seperti itu rok jeans biru sepaha yang dipakai sari pun agak naik sehingga ray bisa merasakan kedua paha yang halus itu .
"hihi ray kamu kayak anak bayi ajah yah tiduran gini dipaha ku hehe..".
ujar sari meledek ray tertawa kecil.
"ahh. sial lu ! ehh ada apah pagi pagi gini date.... emh..".
jawab ray sedang mau menanyakan maksud kedatangan sari pagi ini , namun
sepertinya sari sudah melumat bibir ray yang posisinya ada dibawah paha sari .
dengan rakus sari melumat bibir ray lalu menjulurkan lidahnya kerongga mulut ray
kemudian mengaduk aduk seruangan rongga itu baru lah bertemu lidah ray dan bersilat
lidahlah mereka berdua ,tangan ray pun nakal masuk dari bawah baju shirt lengan buntung milik sari itu
mencoba buah dadanya yang besar terus naik naik dan akhirnya digenggam lah payudara itu lalu diremas agak terkaget karna
sari tak memakai bh/bra miliknya hanya terbungkus tangtop seperti rompi tidak begitu
tebal namun bisa menutupi putingnya , tak berpikir panjang memilin puting itu yang masih
terbungkus tangtop itu .
"umfhh..umm..
umm..mm..".
suara desahan sari .
semakin keras ray memilin puting itu bertambah lah gelinjangan tubuh sari dan desahannya tetapi mulutnya
terbungkam oleh ray dengan keras sekali , namun ray tidak menduga .
"ray ! aku pul...angg."
ujar sesosok perempuan membuka pintu rumah ray yang tadi tidak ia kunci
dan orang itu adalah dinda yang tertegun melihat pujaan hatinya memadu mesra ciuman oleh
wanita lain menjamah payudara nya pula dengan merogoh bawah bajunya disofa , dinda yang pada
awalnya ingin memberi surprise untuk ray karena kepulangannya namun yang dinda lihat adalah pemandangan
yang membuatnya merintihkan air mata lalu membiarkan mereka berdua ray pun tersentak kaget lalu berusaha mengejar dinda
karena sudah dipergoki oleh dinda pujaan hatinya yang selama ini ditunggu kepulangannya ,ditinggalah pergi sari karena ray mengejar dinda
tapi dinda hanya bisa berlari berlari dan berlari sambil merintihkan air mata yang berlinang dipipinya sambil berlari
kemudian sekuat tenaga ray mengejar lari dinda itu kemudian dia berhasil menahan/memegang lengan kiri dinda sang pujaan hatinya itu.
"din denger dulu . aku bakal jelasin semua ! ga usah lari lagi ."
ujar ray sambil memegang tangan dinda menahan dia berlari lagi .
dinda pun menoleh dan melihat kearah ray matanya
berlinang air mata karena tersakiti pujaan hatinya yang
selalu dipikirkannya di amrik sana malah berduaan dan berciuman mesra
penuh nafsu dengan wanita lain .
"GA PERLU ADA YANG KAMU JELASIN !!! UDAH CUKUP AKU MELIHAT ITU SEMUA DASAR BREN***K KAMU !!
ujar dinda dengan api amarah yang melandanya .
lalu dinda melepaskan pegangan ray yang tadi memegang lengannya kini dia berlari kembali
entah bagaimana sudah sampai dijalan raya tiba-tiba dinda ingin menyebrang berlari namun ada mobil
toyota avanza melaju kencang ke arah dinda .
"DINDAAA !! AWASSS!!."
ujar ray namun teriakannya tak dihiraukan dan .
Ciiittt...
gubrak..dubrak..brukk..
tertabraklah dinda terpental ray melihat dengan jelas bagaimana tragedi itu
mobil itu menabrak pujaan hatinya berlinanglah air mata itu dari wajah tampan ray ,kemudian mobil itu kabur
dan ray berlari ketengah jalan untuk melihat pujaan hatinya sungguh mengenaskan keadaan pujaan hatinya itu
tubuhnya berlinang darah lalu diangkat kepala dinda dan ..
"TIDAKKK !! DINDA .... !!!
teriak ray pecah teriakannya mengundang warga mengerubungi dinda dan ray beberapa warga ada yang menelpon ambulans
sedangkan ray hanya bisa terisak menangis sambil menelungkup wajah dinda yang berlumuran darah .
kemudian ambulans datang dibawa lah dinda kerumah sakit dengan segera
ray pun menemani dinda yang tertidur di tempat tidur ambulans , beberapa menit kemudian
sampailah dinda dan ray dirumah sakit suster dan 1 dokter langsung menghampiri ambulans itu
kemudian dipindahkan tubuh dinda keatas tempat tidur berjalan yang dibawa perawat laki-laki
kemudian ray mengikuti setiap mereka semua membawa tubuh pujaan hatinya itu dan berharap akan selamat .
" maaf mas ! mas tunggu disini biar kami yang mengurus pasien .
ujar suster seraya menahan ray untuk masuk ruangan UGD .
tak lama berselang sekitar 45 menit ray menunggu dengan
H2C Harap Harap Cemas datang lah sari menghampiri ray dengan
raut muka yang amat sangat sedih mendalam berusaha sari memegang tangan ray
namun ray tampak menolak lalu sari hanya diam sekarang sambil
melihat org yg dia syg itu termenung amat sangat sedih , hampir 1 jam menunggu
dan dokter keluar dari UGD dan dengan cepat ray menanyakan keadaan dinda .
"dok gimana keadaan dinda ?".
ujar ray menatap serius dokter yang menangani dinda .
"anda keluarganya ?".
jawab tegas dokter itu .
"bukan dok saya tunangannya ! gimana dok ?".
ujar ray memegang kedua pundak dokter itu .
tanpa berkata apa-apa dan menyingkirkan tangan ray dari dokter itu
kepada ray yang mengaku tunangannya sementara sari hanya duduk termenggu melihat
ray kalang kabut menanyakan dinda .
"maaf tunangan anda tidak dapat kami tolong."
ujar dokter tegas sambil memejamkan mata lalu pergi .
sari pun menutupi mulutnya dan terbelalak kaget mendengar pernyataan dokter itu
namun kesedihan mendalam dirasakan ray lalu tubuh ray pun seperti tak bertulang tiba-tiba jatuh
tersujud kemudian dia memukul mukul lantai dan menongak kembali
sambil berlinang air mata ..
"engga ~ ini pasti ga mungkin !! dinda masih hidup dia masih hidup !!."
ujar ray kehilangan kendali diri.
"ray tenang tenang ray .."
sari menenangkannya .
kriingg..kriing..kringg..
jam weker ray berbunyi kencang sekali kemudian ray terbangun dan memanggil
nama dinda sambil terbangun
"engga..engga. dindaaa !!
ujar ray seraya terbangun .
lalu ray menarik nafas lega karena untung saja itu hanya sebuah mimpi , mimpi
yang baru pertama kali dia rasakan sebelumnya tak pernah terbayangkan mimpi mengerikan itu
apalagi kehilangan pujaan hatinya itu , kemudian ray terbangun mematikan weker yang masih berdering ditataplah
foto dia dan dinda berpeluk ria masa di SMA dulu dengan gelang pemberiannya , jam sudah menunjukan 11.45
matahari sudah mulai terik dari kamarnya kemudia berangkat mandi dan setelah selesai ray berpakaian menggunakan
baju matchbeth hitam dan celana black jeans miliknya .
dipacu lah satria F miliknya itu kekampus dngan cepat hari ini begitu berlalu saja tiba-tiba disampai dikampus kemudian memakirkan motor nya
kemudian ..
"hey~ ray ."
ujar perempuan menepuk pundak dari belakang ray .
dan ray menoleh kearah tangan yg menepuk pundaknya disebelah kanan ray pun blm sempat turun motor namun ray dibuat terkaget kaget
wanita itu tari namun dia melihat gelang manik-manik dengan hati ditengahnya ,
itu adalah gelang pemberian ray pada dinda padahal gelang itu hanya satu buah ia masih
ingat saat berpuasa disekolah tak jajan mengumpulkan uang untuk membeli gelang itu kepada dinda,
tapi what the hell ??
kenapa bisa terjadi kenapa tari
yang menggunakan gelang itu siapakah tari sebenarnya ??
*Terungkap Tari Sebenarnya ,
ray pun binggung dengan gelang yang dipakai tari itu ,
benar dia tidak mungkin salah karena gelang itu hanya diproduksi 2 tahun yang lalu !
sekalinya ada pun pasti tidak semirip dan sedetail yang asli nya yang diproduksi 2 tahun lalu , sementara
ray berpikir keras darimana gelang itu bisa ada ditari dan tari pun menyadarkannya dari lamunannya itu .
"ray ! ihh.. malah benggong liatin gelang ditangan aku ?? kenapa bagus yah .. ".
ujar tari mengkagetkan ray dari lamunannya .
"em..ehh.. heeh bagus kok tapi kamu dapat gelang itu darimana??."
jawab ray dan bertanya pada tari darimana dia mendapat gelang yang benar-benar mirip gelang yang diberikan ray kepada dinda .
"hmmm.. ini emang pemberian sejak aku kecil mungkin atau mungkin hadiah kelulusanku entahlah ..".
ujar tari pun heran kapan dia mendapat gelang itu padahal dia mengenakannya .
"lho?? kok kamu malah binggung gitu , padahal kan itu gelang kamu kan ??? ."
tanya ray seraya bangkit dari jok motornya dan berdiri didepan tari menatapnya penuh heran .
"emm. iya sih tapi aku tuh binggung kapan juga yah aku dapat gelang ini ?? karena orang tua aku setiap ditanya pun pasti ga mau berbicara apapun namun mereka hanya bilang ada waktu bayi ."
ujar tari tambah binggung kenapa dan ada apah dengan gelang yang dia pakai saat ini arena tak bisa mengingatnya padahal jika seseorang mendapat sesuatu seperti barang sejak
kecil pasti akan terus teringat sampai tua sekalipun.
"emm boleh aku liat gelangnya ? ."
ujar ray sambil memegang tangan tari dan mulai mengangkatnya
untuk memastikan sesuatu pada gelang itu .
"iya gapapa kok.. sihlakan jangan modus nih nanti tangan aku dicium hihihi..".
jawab tari sambil cekikikan .
ray mengangkat tangan tari sekitar sepundaknya kemudian diperhatikan baik-baik dengan cermat setiap manik pada gelang mahal itu
sampai waktu ray SMA dulu saat tak punya apa-apa kecuali sepeda butut dan harga dirinya juga kepintarannya itu rela sampai berpuasa
beberapa bulan sampai kelulusan untuk membeli gelang tersebut yang harga beuhh.. seperti membeli gelang emas , tapi gelang itu memang istimewa manik nya itu dari perak lalu diwarnai warna warni dan hati ditengah berwarna merah muda itu lebih
istimewa seperti transparan namun bisa menyala saat malam entah gelang apa itu maka dari itu ray mau membelinya karena istimewa seperti orang
yang akan dia beri waktu itu istimewa dihatinya .
namun setelah diteliti baik-baik hati ray bergumam "oww shitt.. emang bner ini gelangnya tapi ..tapi.. kenapa sama tari ?."
bahkan ray pun tak hentinya memegangi tangan tari untuk memperhatikan gelang itu berkali kali padahal sudah jelas memang itu gelangnya,
sampai tari pun agak pegal dibagian lengan dan ketiak .
namun ada satu hal yang akan membuat ray yakin apakah gelang itu benar benar milik dinda yang diberikan oleh ray .
"tari ikut aku yuk .?".
ujar ray sekarang tangan ray tanpai sadar pegangan tangannya belum lepas dari tari .
"eehh kemana ??."
jawab tari binggung kemana ray akan membawanya .
tanpa membalas kata-kata tari lalu ray pun menarik nya ke dalam kampus , banyak mahasiswa dan mahasiswa melihat
ray dan tari berpegangan tangan sehingga banyak fans nya ray dikampus itu kecewa melihat pemandangan itu lewat didepan mereka ,tari pun hanya bisa merunduk kebawah
dan bersemu merah pipinya karena baru kali ini ray memegang tangannya dan .. dan .. ahh tak mungkin diucapkan dengan kata-kata meskipun hanya sekedar menarik tangan nya ,tari pun sangat bahagia
pasti seisi kampus heboh pasti nantinya menggosipkan ray dan tari namun tak perduli bagi nya yang penting selalu bersama sama oleh ray .
kemudian sampai lah ray dan tari pada lab komputer yang kosong karena ray tahu bahwa jadwal hari ini. karena setiap hari kamis pasti akan selalu kosong sampai gerbang kampus pun tertutup
tak seorang pun ke lab komputer sebab tidak ada jadwal komputer , kemudian ray pun masuk terlebih dahulu namun tari hanya tertegun
lalu ditarik lah tangan nya dan dia pun masuk kedalam ,ditutuplah pintu lab lalu ray menuju saklar mematikan lampu hanya setengah dari ruangan
lab yang besar itu dan menyala lah gelang pada dipergelangan tangan tari dengan cahaya hijau pada hatinya saja yang menyala lalu ray mendekati tari
kembali yang didepan pintu lab sejak masuk , dan diperhatikannya gelang itu oleh ray lalu
astaga benar dugaan ray gelang itu bertuliskan nama ray dan dinda diatas hati merah muda transparan itu yg sedang menyala mungkin hanya bisa diterawang
oleh cahaya dari gelang itu .
"enggak .. enggak mungkin !!."
ujar ray kaget saat tahu gelang itu memang punya dinda .
"enggak kenapah ?? ada yang salah ..".
jawab tari dengan nada penuh heran saat ray melihat ukiran nama yang ada digelangnya itu .
ray mundur agak menjauhi tari dan bersender ditembok kiri , karena pintu masuk lab itu
memang dari pojok kiri . kemudian ray berjongkok dan menulungkupkan kepalanya kedalam . tari pun binggung segera dia mendekat ray lalu terheran ada apa dengannya
yang membuat ray seperti ini , ray pun sebenarnya masih tak percaya kalau wanita /perempuan ini sedang ada dihadapannya ini adalah tari sebenarnya adalah dinda ! .
tapi ray binggung apa yang terjadi sebenarnya ini jika benar tari adalah dinda dan dinda adalah tari lalu kenapa dia tak ingat tentang diri ray orang yang amat disayangi
apakah dia bersandiwara ?? tapi tidak mungkin tari bersandiwara berpura-pura menjadi orang lain sebab kalau tari berpura-pura sekarang harusnya dengan kondisi sepi dilab ini
harusnya dia mengungkapkan dirinya sebenarnya namun tari hanya kebinggungan sambil menanya ray apa yang yang ahhh.. permainan apa lagi ini , apakah ini mimpi ??
#back to 2 years ago
dinda melihat ray yang memandangi nya dari jauh sepertinya dugaan dinda memang benar, ray mencari dirinya .
lalu dinda berlari menuju keluar gerbang karena keluarganya sudah menunggu disana melewati kelas dan kini dinda lari melewati lapangan , sedangkan ray hanya bisa mengejar dan
terdengar dia teriak kepada dinda untuk berhenti . kalian tahu kenapa begitu? kenapa dinda kabur tak menghiraukan teriakan ray ??
karena kita tidak mungkin mengucapkan selamat tinggal kepada seseorang yang kita cintai maupun sayang karena itu
akan terasa sangat berat dilakukan dan akan melukai yang akan ditinggalkan dengan kesedihan yang mendalam itu lah yang dirasakan dinda ,
sampailah didepan didepan gerbang namun sepertinya ray berhenti berlari dinda melirik ray tersenggal-senggal nafasnya karena berlari mengejar dinda dan melihat dinda bersama laki-laki paruh baya mungkin itu papahnya dinda tapi memang itu benar , saat mobil
mercedez bent classic berwarna hitam itu jalan dinda sepertinya melihat ray mengejar kembali namun ray agak nekat mengejar lalu mobil yang dia naiki sekarang untuk kebandara .
"din . papah melihat orang itu terus mengejar mobil kita apa dia orang berharga buat kamu??,kasihan dia mengejar seperti itu apa kita berhenti saja dan kamu temui dia ? ".
ujar laki-laki paruh baya itu tidak lain papahnya dinda .
"iya din, mamah juga kasihan melihatnya berlarian mengejar mobil kita terus ."
sekarang ujar mamah nya dinda .
kemudian dinda tidak lagi menoleh kearah kaca mobil belakang itu
yang terlihat ray mengejar mobil yang dinda naiki , dan memejamkan mata
lalu merintihlah air mata dinda menangis namun air mata itu tanda iya tak rela harus mengucapkan selamat tinggal
kepada ray pasti ray akan akan sedih untuk selamanya , mungkin ini yang terbaik untuk dia nanti ini lah yang ada dibenak dinda.
"engga pah , mah jalan terus ..".
jawab dinda yang sejak tadi merintihkan air mata dan terdiam lalu angkat bicara dan juga seraya menghapus air matanya.
kemudian dinda mendengar teriakan keras ray mengatakan ,
"dinda jangan pernah lupain aku .. aku akan tunggu kamu sampai kapan pun !!
dan jaga baik-baik gelang itu..".
menoleh lah dinda akhirnya kebelakang dari balik jendela mobil itu dia melihat ray terjatuh menangis lah dinda terisak tak kuat menahannya
dipeluknya mamah/ibu nya itu erat dan menangis lah dipelukannya .
"huuuaaa..hikss..hiks..".
tangis dinda dipelukan ibunya .
pada akhirnya mereka berdua melanjutkan perjalanan sekarang mereka tiba di pintu tol , karena lewat jalan raya biasa pasti macet akan memakan banyak waktu sejenak
keadaan didalam mobil itu terhening semua saat itu , saat dinda menangis dipelukan ibunya kemudian ditaruhkan lah kepala dinda di pundak ibu/mamahnya lalu mengusap dan membelai kepala rambut anak
kesayangan nya itu akan ke amrik kuliah disana sekaligus tinggal disana .
kemudian hari itu berubah menjadi tragedi yang membuat keluarga dinda tewas semua namun
tuhan berkehendak lain dinda pun selamat dalam tragedi itu , disaat mobil mereka melaju sepertinya ada mobil yang kehilangan kendali atau mungkin rem nya blong terlihat dari spion mobil mercedez bent hitam classic itu dan
menghantam sisi kanan mobil itu kemudian mobil yang menumpangi keluarga dinda tersebut miring kekanan dan masih dengan kecepatan tinggi lalu terjungkal lah mobil mereka terguling guling entah bagaimana nasib dinda dan keluarganya itu sedangkan mobil yang menabrak itu terhenti dan memang benar mobil itu blong ,
ciittt..dubrak..gubrak..gubrak..jegerrr..
~~~~~
akhirnya keluarga dindapun tewas seketika saat perjalanan kerumah sakit tapi sungguh anugerah tuhan
dinda selamat namun dokter bilang bahwa dia akan amnesia lupa akan diri bahkan masa lalu atau keluarga aslinya yang sudah meninggal,
namun keluarga yang menabrak keluarga dinda itu mengganti rugi kepada dinda dan mengadopsinya hingga koma beberapa bulan dinda tak siuman sambil mengenakan gelang yang ada ditangan nya itulah memory
yang tersisa dari dinda yang mengingatkannya pada ray namun seperti awal mereka bertemu kembali ,namun sebenarnya rasa syg itu tak pernah hilang dari hatinya. yang lupa hanya otak bukan hatinya dinda yang sekarang berubah
nama menjadi TARI dengan penampilan berbeda entah takdir atau apah lalu bertemu lah dirinya dengan sesosok lelaki bernama ray.
takdir yang membawa mereka untuk kembali untuk menyatukan mereka
meskipun dinda berubah menjadi tari tapi hatinya seutuhnya untuk ray karena memory itu yang masih melekat dihati dinda meskipun berubah indentitas karena amnesia nya saat kecelakaan .
####
ray masih binggung apa yang terjadi tari adalah dinda what the hell ??.
lalu tari pun merasa sedih orang yang dicintainya seperti itu entah karena gelang ini sedikit demi sedikit tari/dinda itu pun memberanikan diri untuk memeluk ray
kemudian terasa lah kehangatan seseorang yang dulu yang pernah ia rasakan yahh.. benar kehangatan pelukan ini adalah dinda sang pujaan hatinya apakah kali ini dia berhalusinasi lagi apakah ray akan melakukan hal yang tidak senonok lagi pada tari tapi ray blm tahu bahwa sebenarnya memang dia dinda yang amnesia .
lalu berdirilah mereka berdua ,
"please.. kasih tau aku kamu siapa sebenarnya, kamu dinda kan ?? ."
ujar ray sambil menatap kedua mata tari .
"emm.. aku.. aku binggung tapi aku adalah tari bukan dinda yang ray maksud ."
jawab tari sekaligus dinda ini yang sedang amnesia .
lalu mereka tertegun mereka saling bertatap pandang deg..deg..
tiba-tiba samar-samar dinda merasakan sekilas memory tentang ray dan dirinya di SMA dulu namun dinda merasakan sakit dikepalanya seperti
jarum yang amat besar menusuk kepala tari .
"arggh..auww. kepala ku ray ."
teriak tari kesakitan dengan kedua tangannya memegang kepalanya .
"kamu kenapa tari .. aku bawa kerumah sakit yah yuk ,".
ujar ray yang tadi menahan badan tari mau jatuh .
lalu ray menarik tari namun yang terjadi tari tidak mau dibawa kerumah sakit dia hanya bilang ingin bersama ray terus
kemudian hati ray gusar mendengar perkataan itu membuat dirinya menjadi salah tingkah , saat itu lah tiba-tiba tari melumat bibir ray memberanikan diri .
ray terbelalak kaget namun dia menikmatinya juga lalu terbuka lah bibir ray dan langsung lidah tari itu menyapu bersih bagian rongga mulutnya ray .
kemudian mereka pun bersilat lidah ,saling melilit saling mengenyot lidah satu sama lain
lalu ray pun berani menarik dress tari keatas terpampang lah cd dan bra warna kuning, ray pun dengan nakal
mengesek-gesekan jarinya dicelah bibir memiay tari yang masih terbungkus cd kuning itu desahan pun keluar dari mulut tari
namun tertahan oleh ray karena ciuman panas mereka belum lepas .
"umffhh..umm..
umfhh..".
kemudian digesek-gesek terasalah mulai basah pada bagian daerah skitar memiay tari itu ,kemudian tangan kanan ray aktip menyelinap kedalam
bh itu dan menemukan buah dada kencang dan bulat seperti punya dinda lalu pas seukuran genggaman tangan ray sama juga dengan dinda ,kemudian diremaslah
buat dada itu perlahan .
kini tari merasakan double attack dari ray tetapi mereka masih berpagutan ciuman panas itu ,
tari tak tahan memiay dan buah dada nya dipermainkan membuat tari merasa keenakan seakan tak mau
ini berhenti sampai orgasme nya keluar .
teruslah ray menambahkan tekanan pada memiay tari yg adalah dinda lalu masih sambil menggeseknya ,
buah dada dinda pun masih terbungkus bh pun menjadi ajang permainan ray untuk merangsang tari ini mencapai orgasme nya .
kemudian ciuman mereka setelah lama berpagut panas kini terlepas desahan pun terdengar menggema dilab komputer ,
"okhh..uhh..
hmm..".
ditambah gelinjangan tubuh tari ini kemudian ray benar benar nafsu nya mulai memuncak
ditarik cup bra kuning itu dan astaga !
puting payudara merah merekah khas dinda benar-benar tapi ray tak pikir panjang
karena nafsunya dihisaplah puting yang sudah mengacung itu lalu menggulumnya seperti bayi sedang menyusu kepada ibunya .
"heeekhh..umhh..
hmfhh..ahh..".
desahan tari pun menggema , namun untung tak ada seorang pun yang mendengar mungkin karena ruangan ini sepi sekali jika memang tak ada jadwal pemakaian lab.
kini dinda/tari sudah mencapai tanduk kenikmatan orgasmenya seakan ingin menggebu-gebu ingin keluar namun ...
TETT..TETT..TET..
bel kampus pun terdengar tersontak ray kaget kemudian disudahi lah permainan nya itu
padahal sebentar lagi dia ingin melihat tari seperti apah jika orgasme apakah akan sama seperti dinda
mencakar-cakar nya namun dilain sisi paling kecewa adalah tari yang sebentar lagi akan tertuntaskan orgasmenya namun tertunda .
"eeh. sini aku bantuin benerin smua ..".
ujar ray sambil menutup kembali buah dada kiri tari itu dengan cup bra yang tadi terangkat ke atas .
"iyah makasih yah ..".
jawab tari berdiri dan menurunkan dress selutut nya itu menutupi kembali cd dan bra nya .
kemudian tari tersenyum manis sekali, karena senyuman tari itu seperti pengobat kerinduan nya
terhadap dinda sang pujaan hatinya. lalu mereka keluar dari lab dan sambil berlari mereka berpegangan tangan menuju kelas masing masing , apakah ray akan mengetahui bahwa
tari adalah dinda yang selama ini dia rindukan ? bahkan entah sampai kapan akan begini hati ray masih tak bisa menahannya
ia mulai sadar tari lama kelamaan sudah masuk kedalam hatinya mengobati kerindiuan pada sang pujaan hati dinda ,
padahal ray belum tahu bahwa tari adalah dinda
dan dinda mengalami masa yang sulit sebelum menjadi tari yang belum mengetahui nasib keluarga aslinya ..
*Sari Merelakannya .
hari itu disuatu malam yang dingin malam yang membuat siapapun pasti akan mengigil karena kedinginan menerima angin malam
yang meniup malam itu setelah hujan , namun tidak menyurutkan ray untuk mengantar tari kerumahnya . dia sebenarnya berkeinginan untuk menanyakan kepada orang
tua tari siapakah tari itu punya adik kembar atau siapa sebenarnya , untuk meyakinkan hati ray bahwa tari itu apakah dinda . namun tak diduga ray memang tari itu adalah dinda
namun hanya tuhan belum mengizinkan nya untuk tahu siapa tari sebenarnya , buktinya saat ray sudah sampai dirumah tari
dilihatlah dirumah tari yang nan sepi tak ada tanda tanda kehidupan atau bisa dibilang tak ada orang lain selain dirinya juga tari .
"masuk ajah ray ga usah malu-malu ."
ujar tari seraya menarik lengan ray kedalam rumahnya .
kemudian ray pun masuk kedalam sementara tari terus mengajak ray hingga keruang tamu lalu menyuruhnya duduk ,lalu duduk lah ray disofa merah marun itu diikuti dengan tari yang duduk juga disebelahnya bergelayut saja dipundak dan lengan ray seperti tak melepas ray ,
"aduh. tari udah ga usah gelayutan gini dipundak aku dong , pegel tau .. ".
ujar ray yang merasa risih namun mau gimana lagi.
"iihh.. gamau ahh aku mau gelayutan terus ma kamu ray ga mau ngelepas kamu hwee ..".
jawab tari lalu menjulurkan lidahnya .
namun ray pun langsung saja melumat lidah yang tadi menjulur itu kemudian tari menikmatinya sebentar membalas permainan lidahnya ray
lalu melepas ciuman itu .
"emm.. kamu yah main sosor ajah kesempatan dalam kesempitan ."
ujar tari yang sekaligus adalah dinda itu kemudian menyentuh bibir ray dengan jari telunjuknya .
"abis lidah kamu ngelewein gitu dari pada aku tarik keluar pakai tangan hayoh.. haha ".
jawab ray membalas perkataan tari .
kemudian mereka sejenak terdiam tiba-tiba kepala tari sudah ada dipundak ray , ia pun menatap tari yang ada dipundak nya teringatlah ray dengan dinda
kembali membuat nya menjadi benggong tak menghiraukan tari karena dia sedang mengingat bagaimana pertama kalinya
dia menyenggamai dinda pujaan hatinya itu yang membuat nya tak perawan lagi .
"huuh! ray melamun sih.. mikirin apa??."
ujar tari mengangkat kepala dari pundak ray mungkin dia kesal karena ray bengong tanpa menghiraukannya .
"iya maaf .. maaf udah ga usah cembetut gitu jelek tau hehe ..".
jawab ray meledek tari tersebut manyun .
"yaudah ada syaratnya ..".
ujar tari tersebut.
"lho kok ada syaratnya ??".
jawab ray heran ada syarat dan kenapa harus ada syarat nya .
"ehhmm.. cium bibir aku kaya waktu dilab itu yah hihi.".
ujar tari malu-malu tapi mau .
kemudian tanpa menjawab apapun ray menatap tari tajam hingga membuat tari mundur mundur karena heran mengapa ray menatap tajam seperti itu apa dia
tidak suka saat tari mengatakan hal itu , tari pun sudah terpojok diujung sofa merah marun itu .
"ehh kenapa kamu jadi merem gitu hehe.. takut aku kasarin lagi yah cium nya".
ujar ray sekarang meledek tari .
"ahh kmu yah ikhh .. dasar ."
jawab tari sambil memukul pundak ray manja .
"hahahaha.. tapi bdw ortu kamu kemana sepi bgt ?".
ujar ray yang akhirnya menanya orang tua tari kemana kepada tari .
"ehmm.. kalau gini hari blm pulang mungkin sebentar lagi. ".
jawab tari menuntaskan rasa penasaran ray .
ray menyadari ada yang aneh dengan rumah itu dari sekian banyak foto didinding
ruang tamu tari itu hanya terlihat foto tari sekeluarga bisa dibilang tidak ada foto saat tari masih kecil
dengan orang tua nya atau foto saat kenangan tari sewaktu kecil pun tak ada ! membuat ray tambah heran dan semakin
berpikir keras apa yang sebenarnya terjadi dikeluarga tari ini , apa mereka memang tidak memasang foto masa kecil tari atau hilang ..
tanpa sadar tari mencium bibir ray yang posisinya saat itu memang wajah ray masih mengarah ke wajah tari ,tetapi bola mata
ray sedang celingak celinguk memerhatikan foto - foto keluarga tari. namun tanpa mengetahui bila bibirnya sekarang sudah dilumat oleh tari ganas sepertinya tari tak tahan karena
menahan nafsu yang sempat tertunda saat orgasme sudah dipuncak , lidah tari sekarang menari-nari menelusuri rongga mulut ray kembali tapi ray pun membalasnya dengan di julurkannya lidahnya membuat lidah ray bertemu dengan lidah tari kemudian mengulum ,serta menyedot nyedot lidah satu sama lain seperti
bayi yang menyedot empeng . mulailah tangan ray melakukan aksinya kembali, sama saat dia dikampus menarik dress selutut itu sepinggang kini terpampang cd berwarna kuning tari yang mulai basah kembali .
ditekan lah kedua bibir memiay dinda/tari dari balik cd kuning itu dengan jari telunjuk ray lalu mengesek gesek kan nya membuat tari menggelinjang kecil , tangan ray yang satunya pun dengan bergerilya masukan nya kedalam dress yang sudah dinaikan sepinggang itu lalu menyelinap dari celah cup bh dinda lalu ray pun sekarang memegang
salah satu payudara nya yang kencang juga bulat diremas remas lah oleh ray .
"emmmfhh..emm..emm.
heem...".
desahan tari pun tak terdengar karena bibir ray dan juga tari masih berpagutan kemudian terus semakin menggila serangan double attack milik ray
itu . sekarang tangan nya mulai memilin puting buah dada itu yang kencang dan bulat . sepertinya putingnya sudah mengacung keras sehingga dengan mudah ray memilin milin nya , sekarang
terlepaslah pangutan ciuman mereka mulut tari seperti komat kamit karena
kenikmatan yang dirasanya sama seperti dikampus, karena tadi yang tertunda semoga tertuntaskan orgasme nya .
"hooo..haakhh..ehm..
houu..uch..".
desahan tari yang merdu tanda sepertinya sebentar lagi diakan orgasme kemudian tanpa diduga ..
ting..nung.....
bunyi bel rumah tari mengkagetkan mereka berdua tertunda lah orgasme dinda yang amnesia itu yang sekarang menjadi tari ,kemudian dengan cepat mereka membereskan pakaian mereka berdua yang berantakan kemudian ray sekalian izin pamit lewat pintu belakang, karena seperti itu adalah orang tua tari jika ketahuan lewat depan oleh orang tua tari bisa jadi berantakan nanti disangka mereka ray dan tari berbuat aneh-aneh berdua , keluar lah ray dari pintu belakang segera mengambil satriaF biru putih miliknya itu tidak dinyalakan mesin nya karena takut terdengar orang tua tari yang baru masuk kedalam rumah
hingga keluar gerbang baru lah dia menyalakan mesin motor itu kemudian berjalan lah ray pulang kerumah nya .
####
untung saja ibu ray sedang menginap dirumah orang tuanya karena memang ibu ray jarang pulang kerumahnya sendiri sebab jarak rumah itu dari kantor ibunya ray jauh sekali ,
sedang kan dari rumah orang tua ibunya ray sekaligus nenek ray itu lebih dekat dengan kantor ibu ray itu , jadi ibu ray tak akan bertanya habis darimana dia pulang malam seperti ini ..
namun pemandangan dirumah ray aneh tiba-tiba dari kejauhan dia melihat suzuki swift berwarna putih dengan wanita cantik dan seksi di cap mobil depannya duduk seperti menunggu seseorang iya benar.. yang ditunggunya memang ray dan perempuan itu adalah sari yang selalu saja membuat
ray tercenggang kaget atas kehadiran nya malam-malam seperti ini .
"gila lu sar ngapain dateng malem-malem gini ??".
ujar ray yang masih ada diatas motor nya .
"abis lu ga ada kabar ray bbm guw ga bales ditlpn ga diangkat ? kemana ajah sih .! ".
jawab sari agak menghentak ray karena memang akhir-akhir ini ray tak ada kabar .
"ngmong didalam ajah udah malam ga enak diluar nih kunci rumah guw , lu masuk duluan ajah kedalam rumah.. guw mau naro motor dulu ."
ujar ray itu .
kemudian sari masuk duluan kerumah ray dan masuklah dia kedalam menghilang dari balik pintu , sedangkan ray memarkirkan motor satriaF biru putih miliknya itu
dimasukannya melewati gerbang rumahnya lalu kedalam dan dimatikannya mesin itu lalu membuka jaket dan helm ray . termenung sebentar ray kenapa dimalam yang dingin seperti ini sari kuat sekali
memakai baju minim seperti tadi ,yah meskipun samar-samar dia tak jelas melihat nya kemudian masuk lah ray kerumah membuka pintu. lalu mencari sosok perempuan itu diruang tamu namun tidak ada mungkin ketoilet , ditaruhnya helm dan jaketnya itu disofa berwarna cream miliknya itu lalu ray berjalan menuju kamar ray membuka pintu ray dan ..
astaga ! ada sari didalam kamar ray yang hanya menggunakan bra dan cd nya saja berdiri menatap ray yang baru mau masuk tapi tiba-tiba disuguhkan pemandangan yang aduhai~ menyejukan mata nya itu .
"sar lu ngapain sar ?? mau ganti baju yah . yaudah sorry ..".
ujar ray mau pergi keruang lain seraya mau menutup pintu lagi .
"ray !! yah elah ga sini masuk ajah gapapa ..".
jawab perempuan itu yang cuek telanjang dikamar milik ray itu .
"lu bukannya mau ganti baju yah ?? ".
ujar ray tak jadi pergi karena memang sari menahan nya pergi kebetulan .
"engga masuk ajah ..".
jawab sari .
kemudian ray masuk kedalam kamar mata nya tidak bisa pernah berhenti melihat kemolekan tubuh sari
yang benar-benar menonjol ke segala arah , bokong padat berisi dengan cd yang hanya menutupi bagian kemaluan saja .
sedangkan bRa nya pun mencuat kencang kedepan bahwa buah dada itu kencang dan besar sekali .
tetapi ray heran sambil mengernyitkan dahi mengapa sari telanjang segala begini didepan aku pula apa iya dia lagi pengen haha..
didudukan nya ray dikasur miliknya itu oleh sari kemudian dia melakukan gerakan erotis yang membuat ray ter nganga dan benggong melihat itu
kadang sari meremas remas buah dada nya sendiri yang masih terbungkus bra kemudian mengengkang didepan ray lalu mengesek -gesekan jari-jarinya ke memiay miliknya
yang masih terbungkus cd yang hanya membungkus memiay nya saja .
"emm.ekh maksud nya ngelakuin itu apah sar?? ."
ujar ray gerogi melihat sari menari erotis.
lalu tanpa berkata apa-apa
sari mendekati ray yang termenggu melihat
gerakan erotisnya kemudian mengangkat wajah ray dan berbicara dalam inggris..
"look at me baby , looked my body so hot hemm.. give me your the best because i miss you..".
ujar sari seraya tangan kanan nya mengikuti lekuk tubuhnya yg molek itu membuat ray kalang kabut.
namun ray agak kebinggungan dibuat nya kemudian dengan mata yang sedang dirasuki birahi sari pun membuka kaus yang dipakai ray dan tentu saja ray hanya mengikuti saja apa yang
akan sari lakukan pada diri ray , kemudian membuka resleting celana ray dan pengait yang ada dicelana nya mulai lah ray telanjang masih menggunakan cd dan nampak terlihat
menyembul besar dibalik cd nya itu .
dengan erotis pun sari mengusap usapnya akhh.. semakin dinikmat sampai ke awang , kemudian tambah berjongkok sari lalu dia mencium buah zakar
ray yang masih terbungkus cd tak kalah juga dijilatnya dengan erotisisme nya ini .
tangan ray akhir nya bergerak lalu membuka bra milik sari itu kemudian terjatuh kebawah badan sari lalu mencuat lah payudara/buah dada yang besar itu kemudian memilin puting sari yang kecoklatan, perlahan tapi pasti tiba-tiba permainan
sari terhadap dirinya menyiksa batang kemaluan nya itu akhirnya selesai, sekarang desahan erotis keluar dari mulutnya ..
"yeaah..ekhh..
hhmmm..".
sepertinya nafsu ray pun akhirnya mengalahkan kewarasannya dengan cepat membangunkan sari dari jongkok nya kemudian dilumatlah bibir
sari itu terus dia menghisap-hisap lidah sari kemudian sari pun agak kualahan menghadapi permainan lidah dari ray yang membuat nya gelingan tak menentu ,
sari melucuti celana dalam yang hanya membalut memiay nya saja sekarang terpampang lah memiay nya yang basah . ray pun menghentikan ciuman itu disuruh lah sari menungging masih dalam keadaan berdiri
kemudian ray mengarahkan batang itu kearah memiay sari yang masih keliatan rapat padahal sudah hilang perawannya entah kapan .
dengan nafsu menggebu-gebu dia langsung saja menghujam dari belakang memiay sari itu dan .
BLESS...
dengan mudah masuk dengan sempurna karena memang sepertinya cairan yang membasahi memiay sari itu melancarkan batang kemaluan ray pun masuk
dengan mudah sekali tidak seperti waktu itu dikosan nya , lalu digenjot lah sari dengan very expert khas dengan ray hingga membuat seisi kamar ray penuh dengan desahan
perempuan seksi dan cantik ini yang disenggamai nya.
"ukhh..ukhh..
yeeaahh..umfhh..ho..oo..
oo..okhh..".
dan bunyi kedua adalah suara pantat sari yang beradu dengan selengkangan ray menimbulkan sensasi
yang khas namun membuat ruangan tidur ray itu mengema ..
PLOK..PLOK..PLOK..
PLOK..
sungguh entah kenapa sensasi ini lebih nikmati dari yang waktu dikosan sari itu
apakah karena tadi nafsunya yg tak tersampaikan kepada tari entahlah dia tak memikirkan nya lagi sekarang
tugasnya adalah harus memuaskan perempuan ini hingga berkesan untuk nya malam ini , tanda tanda menunjukan ray mau keluar
sepertinya tak ada namun seperti sari sudah mencapai orgasmenya berteriak keras sekali .
"uuu..ukh..kh..he..emm
okh..ookkh..ookh..kelu..arr..".
namun ray merasa tak mau melepas posisi itu meskipun semburan cairan itu menghangatkan batangnya
dan lubang memiay sari mulai berkedut makin sempit tiba-tiba nafsu memuncak tanda mau keluar ditarik lah tangan sari kebelakang
oleh ray kemudian digenjot lah lagi dengan hujaman yang membuat sari merasakan orgasme yang fantastis dari yang sebelum nya .
terus lah digenjot digenjot badan sari dengan posisi sari yang masih kuat menungging dalam keadaan berdiri dan tangan ditarik kebelakang
oleh nya seperti joki mengendarai kuda nya dengan cepat , dan desahan sari pun kembali ..
"eekhh..oo..okkh..
ukh..hu..ukh..yeah..akh..akh..".
dan sepertinya ray mau keluar sehingga dia bertanya kepada
sari .
"ergh..okhh..guw..ma..u.
.keluar..dimana..nih..sar..erggh"
meringis ray menahan gejolak nafsu nya yang akan menyemburkan sperma dalam jumlah banyak sepertinya ,
tapi blm tahu akan mengeluarkannya dimana .. tiba-tiba posisi ride horse pun dilepaskan oleh sari dan memiay nya pun terlepas
juga dari batang kemaluan ray dengan cepat sari menjongkok kemudian mengulum batang itu kemudian dikocok oleh mulut sari ray meringis hebat dan ..
"argggh..yeaa.
.kelu..ar..errghh..yeah.."
keluar lah sperma dalam jumlah banyak ke mulut
sari itu sekarang mulutnya penuh dengan sperma dari ray yang hangat dan kental
ditelan lah sperma itu sampai benar-benar tak ada yang keluar lagi dan tersisa setetes pun .
mereka sempoyongan dan ambruk bersama dikasur ray ..
#30 menit kmudian
sari terbangun dalam posisi telanjang bulat dia tersenyum manis ke arah ray karena telah
memberikan malam pertempuran yang sangat luar biasa yang tak akan sari lupakan saat itu menangis lah
sari beranjak pergi dari tempat tidur/kasur ray namun ray terbangun dengan cepat menarik tangan dari sari ..
"hey .. what's wrongg?? ".
tanya ray yang binggung kenapa sari menangis .
lalu sari memeluk ray dengan erat dan menangis lah terisak
menandakan ada sesuatu about her feeling?
"ray aku minta maaf yah aku ingin pergi ke tokyo ada job disana ..".
jawab sari yang menghapus airmatanya .
jadi ini kegusaran dalam hati sari dia akan ke tokyo berarti ini waktu yang tepat
buat bilang ke sari tntang hubungan ray dan tari tentang kedekatan mereka .
"sar aku mau jujur sebenarnya aku udah suka ma cwe lain , dan kalau sama kamu aku hanya suka kita berhubungan seks seperti ini untuk menyalurkan
nafsu ku maaf yah selama ini aku juga ga jujur ma kmu , aku juga sedih kmu bakal ke tokyo ."
ujar ray menceritakan semua tentang yang ia rasakan tak mau menutupinya .
sari hanya terdiam sesaat dan menarik
nafas membuat buah dada nya agak bergoyang goyang .
"hufft.. aku udah tau semua ray kmu emang berani yah jujur namun aku udah tau semua cuma menunggu ajah apakah kamu akan jujur atau tidak ma aku , gasalah yah
semenjak kehilangan tunangan aku hanya kamu yang berhasil menggantikan dia di
hati aku mskipun aku hanya pelampiasaan nafsumu aku relaa, aku juga tak keberatan kmu mempunyai
kekasih asal kamu jangan pernah lupa ma aku yah yang nanti akn pulang lagi kesini dari tokyo untuk bertemu kamu ."
jawab sari menjelaskan semua karena dia rela melakukan apapun untuk ray
meskipun dia hanya sebagai pelampiasan nafsu ray .
ray pun ikut menangis karena ketulusan hati seorang sari yang merelakan segalanya
untuk ray bahkan rela kembali dari tokyo nanti hanya ingin bertemu diri nya yaitu ray ..
setelah malam yang panjang itu paginya pun sari ijin pamit kepada ray
dan juga untuk tidak lupa mencalling ray saat dia ditokyo kemudian sari
bertitip pesan agar ray tidak mempermainkan hati perempuan yang dia sukainya sekarang ..
dan pergilah sari menaiki mobil suzuki swiftnya itu menuju bandara ..
*New life and say good bye to past
kini hidup ray berubah menjadi lebih bermakna lagi, tidak hanya dibayang oleh nafsu yang menghantarkan nya kedalam sesuatu hubungan yang palsu tanpa ada sebuah ikatan cinta dan sayang dimana haruslah seseorang itu
mengalaminya pada saat mereka menjalinnya untuk waktu yang lama membutuhkan proses panjang. Sesaat ray hanya merenungi itu semua merenungi apa yang telah terjadi selama ini dalam waktu yang memang menurutnya panjang namun terasa cepat dilewati. Tapi , kini semua telah
terjadi saat orang yang berharga bagi ray pergi meninggalkannya entah kapan kembali karena hati ray kian sepi bagai angin yang sepoi menerpa pohon yang rindang dan menggerakkan ranting juga dedaunan membuatnya terasa sepi, yahh... hari-hari nya pun dilewatinya dengan begitu tenang seperti biasa. Karena sari sudah berangkat ke tokyo sedang kan tari tiba-tiba menghilang begitu saja
dari kampus bahkan orang terdekat dikampus dari tari pun tak tahu kemanakah dia pergi.
Entah pikiran apa yang merasuki ray tiba-tiba dia terus memikirkannya, bisa dibilang memang tak
ada kesan apapun dalam perjalanannya dengan tari. Tapi, hal ini yang membuatnya gelisah memikirkan tari
yang secara tidak langsung kapan. Dia mulai memasuki pikiran ray dan hatinya membuat ray menemukan pengganti untuk menemani hati nya yang sudah tidak
kuat lagi merasakan kesedihan yang membayanginya sejak dinda meninggalkannya
Terkadang hidup ini tak bisa ditebak atau dipikirkan
namun hidup tergantung oleh kita yang menjalani atau melakukannya
seperti apa kah hidup yang ingin kita capai .
itu lah yang diupdate ditwitter milik ray kutipan dari hatinya yang paling dalam
yang ia rasakan sekarang sungguh pilu, pahit, namun apa daya mau tidak mau dia harus
menerimanya dengan lapang dada dan mencoba sekeras mungkin mempertahankan hatinya !.
#sebulan kemudian .
ini adalah hari dimana dia berkumpul janji bersama sohib ray diwaktu SMA sampai sekarang
disalah satu kafe ternama karena memang ray memang sedang ingin menghilangkan penat setelas menghadapi utsnya yang sudah tuntas.
TING..TUNG..TING..TUNG..
hp bb ray berbunyi menandakan bahwa ada
bbm masuk, dilihatnya layar hp nya itu berisikan
"ray lu udah stay dicafe??."
dengan sigap jari ray membalas bbm dari val_vadilah nama yang ada dibbm ray saat itu
"udah daritadi setan!. cepet lu kesini val ..".
setelah 15 menit kemudian datang lah noval masuk ke kafe dan langsung duduk tanpa basa basi atau menyapa
ray terlebih dahulu tak seperti biasanya karena noval tahu bahwa suasana hati ray pun sedang kacau saat itu, tidak tentu
bukan memikirkan nilai ip uts keluar.. namun tentang hatinya.
"haaahh. gila yah lu ray tmen dateng sapa kek atau tegor gitu malah diem gitu ga kaya biasanya ."
ujar noval merasa sohibnya itu seperti menanggung beban berat tentang percintaannya.
"emm.. salah ga kalau gw itu nyari pasangan lain yang udah bisa ngerelain sesuatunya tak kembali."
jawab ray kepada noval .
seulas tentang noval. dia meskipun nyentrik dan
terkesan trendy, gaul atau apalah kata anak jaman-jaman anak sekarang ..
dia itu psikolog man! wajar ajah kalau ray curhat ma dia kadang-kadang membuatnya
yakin mendengar jawaban langsung dari psikolog, bisa dibilang calon psikolog karena belum sarjana.
"ga ada yang salah, namanya hati manusia pasti akan berubah-ubah sesuai dengan pasangannya. Exactly nih yah
kalo lu emang nyaman ngejalani tanpa tak jelas gimana, atau ngapain tuh dinda tersyg lu itu ga ada kabar yah lanjutin aja kalo ngerasa feel lu comfort kya gitu it's okey .
tapi seandainya lu udah ga nyaman lagi atau ga comfort lagi ngejalani hari demi hari tak ada kasih syg yang u dapet
boleh ajah dong sebagai manusia kita ga mungkin hidup dalam kesedihan lalu cari lah pelambuhan hati yang baru."
ujar calon psikolog ini menjelaskan keraguan/kegundahan dalam hati ray.
"bener juga yah lu val. thanks yah ga salah lu ngambil psikolog kuliah. bisa aja ada orang ngadu debat
dengan orang macem lu pasti tersanjung."
ujar ray sambil meminum caramel coffee miliknya.
"vanilla latte dong mas! hahaha bisa ajah lu yah..".
ujar noval sambil memesan coffee miliknya pada mas-mas yang mengantar coffee ray tadi.
lama mereka berbincang-bincang datanglah sohib ray yang satu lagi yaitu riyan
datang sambil cengengesan dan bilang maaf maaf karena telat datang alias ngaret janjian nya .
"hehehe.. sorry bro ngaret."
ujar riyan cengengesan lalu duduk ditempat 2 sohibnya itu.
"bro.. gw dapet kabar kurang enak bro."
ujar riyan tiba-tiba mukanya serius.
"maksud lo apaant? kabar apaan emang."
ujar ray menanggapi riyan.
"hstt..fuhhh.. iyah bro emang ada kabar genting apa bisa sampai heboh dikampus?."
ujar noval sambil menghisap rebatang rokok karena mereka bertiga memang dioutside area cafe tidak didalam.
kemudian riyan terdiam sejenak namun diamnya riyan itu malah membuat noval dan ray pun tambah
binggung sebenarnya dia ingin membicarakan hal apa?. mungkin saja ada anak pindahan atau apa kali yah membuat seorang riyan berdiam diri
sejenak seperti itu menceritakannya. Tapi, riyan tak tega untuk menceritakannya kepada noval dan terlebih lagi ray karena dia ingin menceritakan sesuatu yang pasti akan menghebohkan buat ray
juga pujaan hatinya yang pergi meninggalkannya kecelakaan pada 2 tahun yang lalu!
"ray.. setelah mendengar cerita gw lu harus sabar! emmm.. gw baru dapet kabar lagi pada heboh dikampus katanya
tari itu pernah kecelakaan 2 tahun lalu."
ujar riyan angkat bicara.
suasana pun menegang ray pun hanya terbelalak mendengar perkataan riyan menjelaskan
bahwa tari pernah kecelakaan 2 tahun yang lalu, itu berarti tepat sekali dengan kepergian dinda. Tapi,
apakah ada kaitannya dengan dinda yahh benar.. apa dinda yang sengaja berpura-pura menjadi tari but imposible. namun ray kembali terkaget-kaget
saat mendengarkan penuturan riyan yang selanjutnya.
"..dan akhir-akhir ini tari ga pernah nonggol tuh dikampus nah, beberapa hari yang lalu
orang tua tari datang menjelaskan bahwa tari masuk rumah sakit."
ujar riyan menjelaskan sepertinya dia tau semua gosip yang beredar atau berhembus dikampus.
ray pun bangun dari tempat duduknya dan berjalan meninggalkan riyan dan noval
namun riyan menahan ray memegang lengannya ..
"sorry.. ray tapi ini emang harus gw kasih tau ke lu, karena akhir-akhir ini emang lu deketkan ma dia.. dan sekarang
mending ke rumah tari aja cari tau semua tanya sama orang tuanya.."
ujar riyan memberi masukan kepada ray.
sedangkan noval hanya bisa diam saja dan mengangguk angguk saja mendengar
masukan dari riyan, lalu pergi lah ray meninggalkan dua sohibnya itu.
sekarang ray mengendarai F nya hanya dia lah yang setia menemaninya kemana pun kapan pun, karena ray sekarang sedang
dilanda rasa yang membuat pikiran dan hatinya kacau balau membuatnya binggung mencari suatu jawaban tentang hatinya berlabuh.
kepada siapa? tari kah yang mulai mengisi hari-harinya yang kosong tanpa ada dinda,
atau bertahan kepada cinta pada dinda yang entah bagaimana kabarnya. sekarang ray pun memacu satriaF nya itu menuju
rumah tari untuk menanyakannya penjelasan dari mereka kenapa tari bisa kecelakaan lalu mau menanyakan dimanakah tari dirawat dirumah sakit mana.
sampai lah sekarang dirumah orang tua tari
kebetulan kedua orang tuanya sedang duduk dibangku teras dan sepertinya wajah mereka berdua berduram durja sedih entah kenapa.
"permisi...".
ujar ray sopan kepada ke 2 orang tua tari.
"ohh iyahh. wah ada tamu, ayo sihlakan duduk..".
ujar seorang ibu itu dan dia memang ibu tari namun bukan ibu kandungnya.
"ohh.. iya nak sini duduk."
ujar bapak itu yang memang bukan orang tua asli tari.
pembicaraan pun dimulai ray menanyakan pada mereka
berdua apakah tari memang benar kecelakaan 2 tahun yang lalu, awalnya mereka berdua hanya terdiam
dan saling bertatapan kemudian angkat bicara.
"nak kami mau menceritakan sesuatu tentang tari. Tapi, apa nak ray ini bisa tidak memberitahukannya kepada orang lain."
ujar bapak tari itu, sedangkan ibunya itu mulai merintihkan airmata.
"emm.. iya pak saya janji."
jawab ray tegas
kemudian menceritakanlah bapak tari atau lebih tepatnya ayah angkatnya tari karena bukan
orang tua kandungnya karena 2 tahun mereka membuat kesalahan yang fatal,
kronologisnya 2 tahun lalu mereka berdua ingin bepergian ke
bandung namun pada saat kecepatan tinggi rem mereka blong mereka pun kehilangan kontrol
dan kendali, terjadilah mobil keluarga tari menghantam bagian kanan mobil mercedez hitam itu hingga hilang kendali miring kekanan dengan kecepatan tinggi lalu terguling.
sementara mobil yang ditumpangi tari berhasil selamat dari mau tapi justru mobil yang mereka hantam menjadi maut. namun mereka bertanggung jawab dan tak lari begitu
saja menjelaskan kepada polisi bahwa itu memang murni kecelakaan bukan karena kelalaian, hingga dibawa ke rumah sakit keluarga yang dikabarkan penumpang dimobil mercedez hitam itu tak ada yang selamat. Tapi,
ada keajaiban salah satunya masih ada yang hidup seorang anak perempuannya lalu dokter memberitahukan mengalami amnesia terbentur sangat keras pendarahan hebat dikepalanya dan kemungkinan ingatan aslinya tak akan kembali lagi, itulah yang membuat keluarga yang merasa bersalah itu mengasuhnya
dan membesarkannya memberi nama anak perempuan itu tari..
"jadi.. begitulah ceritanya kami sangat merasa berdosa sekali."
ujar bapak itu yang bernama subroto.
kemudian ray termenggu mendengar cerita itu sekaligus sekarang dia mengerti
keluarga yang tak selamat satupun kecuali anak perempuan yang amnesia itu adalah keluarga dinda!
ohh my god, jadi selama ini dinda adalah tari yang selama ini tak sadar telah ada disamping ray..
"huuftt.. saya juga bisa mengerti pak pasti memang sulit menceritakannya dan kebetulan sepertinya saya
tahu keluarga yang mengalami kejadian itu, mereka adalah keluarga kekasih saya yang awalnya ingin pergi ke bandara untuk
pindah ke amerika."
ujar ray bertutur dengan lapang dada menerima kenyataan.
"benarkah?? ohh saya sungguh-sungguh minta maaf kepada kamu nak..".
ujar pak subroto itu sangat menyesalinya.
"hiks.. iya nak maaf kami ..".
angkat bicara ibu subroto namun terisak dengan tangis.
kemudian ray menatap wajah mereka berdua lalu mengangguk saja menjawab
permintaan maaf mereka dan menyuruh mereka..
"sudah lah bapak dan ibu tak usahlah menangisi yang sudah terjadi, buat apa
menangisinya memang itu adalah takdir tuhan yang tidak ketahui akan begitu kejadiannya yang penting
kita sudah bisa menyesalinya dan sebisa mungkin memperbaiki itu."
ujar ray menenangkan hati mereka yang merasa bersalah kepadanya.
~~~~
setelah mengetahui semua dari orang tua tari yang sebenarnya bahwa orang tua dinda meninggal dalam
kecelakaan yang mereka ada hubungannya dengan itu supaya merahasiakan kejadian itu kepada tari, biarlah dia hidup dengan
hidupnya yang baru yang sekarang tanpa harus mengetahui semua yang sebenarnya terjadi.
kini ray menjengguknya yaitu tari dirumah sakit
dengan membawa bunga mawar untuk tari, sampai lah ray dikamar 202 milik tari lalu dibukalah pintu kamar tempat dinda/tari itu dirawat..
"hay.. tari."
ujar ray tersenyum manis.
"ehh ray.. sini sini masuk."
jawab tari memanggil ray masuk.
"gimana keadaan kamu ? gapapa kan..".
ujar ray seraya duduk kursi jengguk dekat tempat tidur pasien.
"yah gitu dweh.. kepala aku masih sering pusing tapi gapapa, eeh aku mau ngasih tau kamu sesuatu ray."
jawab tari membuat ray heran.
"apah?? emang ada kaitannya ma aku..".
ujar ray mengernyitkan dahi.
lalu tari menceritakannya bahwa selama dia tidak siuman dia bermimpi dengan ray,
pernah besatu sekolah dengannya bahkan punya kenangan indah bersama ray berdua hingga dia menjelaskan
tentang gelang istimewa yang dipakai oleh tari itu pun sebagai pemberian ray untuknya sampai dia menjelaskan yang ada dimimpinya
bahwa ray kesekolah menaiki sepeda butut. hahahaha mereka berdua hanya tertawa mendengar cerita
yang ada dimimpi tari namun air mata ray jatuh membasahi pipinya tari tak tahu bahwa itu memang kejadian nyata
real moment yang pernah dia lalui bersama dinda yang sekarang sudah menjadi tari. Tapi, ray bahagia meskipun begitu
tari tetap mencintai dia meskipun sudah menjadi orang lain, hanya hatinya dinda lah yang tersisa dari kenangan itu.
"ray... kok kamu nangis sih?? ga suka yah aku mimpiin kamu pakai sepeda butut.."
ujar tari sedih dan menghapus airmata dari pipi ray.
"enngg.. enggak kok dinn ehh maksud aku tari..".
jawab ray hampir saja dia keceplosan mengucap nama tari jadi dinda.
"yaudah ga usah nangis dong.. aku ga mau liat kamu nangis lagi..".
ujar tari mengusap-usap pipi ray.
"hmm.. iya nih ga nangis lagi nih, wek wek..".
jawab ray meledek sambil menjulurkan lidahnya.
"hahaha.. dasar kamu yah ray."
tawa tari pun menghiasi wajahnya.
kemudian tangan tari terus mengelus pipi ray dengan lembut menandakan dia sayang kepada ray,
kini tangan ray memegang tangan dinda yang mengelus pipinya dan dipegang erat tangannya lalu ray merebahkan kepalanya dipinggir tempat tidur hampir saja dia tertidur kemudian tari menanyakan apa yang dibawa oleh ray..
"ohh iyah hehe.. ini bunga mawar untuk kamu..".
ujar ray menyodorkan setangkai mawar ada kertas kecil ditangkainya..
"ahh makasih hmm.. harum, ehh bentar kertas apa ini??.
jawab tari heran sambil mengambil kertas yang ada ditangkai mawar itu.
setelah dia ambil kertas itu ray hanya menyuruh tari membuka
kemudian membacanya lalu ray pun mengambil ancang-acang, itulah yang membuat
tari terbelalak kaget membaca isi kertas kecil itu berisikan will you marry me??."
dan melihat ray telah setengah berjongkok dibawah tempat tidur pasien kemudian mengeluarkan
sebuah kotak berwarna merah marun dibuka lah oleh ray kotak itu dan ternyata sebuah cincin, yang indah sekali
membuat tari menutup mulutnya entah kenapa dan berkaca-kaca matanya ..
"sama seperti ditulisan kertas itu. girl, if you love me please marry me??."
ujar ray romantis sekali sambil menyodorkan cincin itu.
kemudian surprise pun tak hanya disitu kemudian seluruh teman dekat tari dan ray datang ke kamar pasien tari secara tiba-tiba
memang ini yang sudah direncanakan ray juga termasuk orang tua angkat ray pak subroto dan ibu subroto..
TERIMA..TERIMA..TERIMA.
riuh suara itu menyuruh tari menerima lamaran dari ray dan itu pun
saat dimana sang perempuan itu memilih untuk masa depannya..
"ray kamu sungguh yah.. ingin buat aku jantungan??."
ujar tari sambil menatap ray dingin.
lalu semua menjadi hening saat tari mengatakan itu..
"kok kamu bilang jantungan kamu ga suka yah..?."
ujar ray agak sedih namun..
"bukan ! kamu mau buat aku jantungan yah karena seneng banget mendapat surprise seperti ini, dan
aku ga bisa dong menolak pasti aku mau...".
ujar tari tersenyum manis puas mengerjai semua yang hadir termasuk ray.
ray pun gembira sekali mendengar itu dari tari dengan cepat dia memeluk
tari yang masih sentengah terbaring di tempat tidur pasien dengan erat, kemudian
ruangan itu pun kembali riuh menyorakkan selamat kepada ray karena telah menjalani hidup baru.
setelah jungkir balik hari pernikahan sepertinya ray tidak tahan untuk berbulan madu bersama pasangan hidupnya,
untung saja ray sudah menyelesaikan kuliahnya dengan ip yang begitu memuaskan sama halnya dengan tari sudah menyelesaikan kuliahnya
dan sudah mendapat gelar Drs.tari subroto, sohib ray pun kini juga mendapat pasangan hidup mereka masing-masing memamerkan pasangan, yah begitulah mereka
meskipun sudah sarjana tetap saja kekanak kanakan..
###
malam itu dimana hanya ada ray dan tari mereka berpagut mesra dalam ciuman yang
tak memikirkan masa lalu yang hanya membuat malam bulan madunya sekarang ini hancur, dengan
ganas ray melumat bibir dinda yang sekaligus tari dengan mesra saling memburu begitu juga tari yang tak mau
kalah dari ray dalam permainan bermain lidah dengan ray. tangan ray pun meremas remas buah dada
kencang milik tari itu yang terbalut bra hitam membuat desahannya pun terdengar dalam ciuman panas ..
"umffhhh..ummm..
ufhh.."
terus lah ray mejamah buah dada itu tangan yang satunya mencoba membuka bra tari
dan sekarang terpampang lah buah dada khas milik tari sekaligus dinda ini yang masih saja kencang dan bulat penuh dengan
puncak/puting yang merah merekah, tanpa basa basi langsung saja ray mengulum puting itu seperti empeng bayi digigitnya kecil membuat yang
punya buah dada yang kencang itu memekik dan mendesah menikmatinya ..
"akhh..pel..ann..sayangg..
ukhh..nah..uhh..huu..hhmm."
mendengar desahan itu ray pun semakin bernafsu untuk membantu tari
mengejar orgasmenya batangnya pun menegak keras dibalik cd, namun nanti ada
saatnya batang panjang itu menghujam memiay nya tari, kemudian dibuka lah cd hitam berenda tari yang selaras
dengan bra nya tadi yang terlepas sekarang terpampang memiay tari yang memiliki bulu-bulu halus dan serangan double attack ray pun dimulai
tangan kiri ray mulai mengkoyak memiay tari menusuk-nusuk dengan jarinya ray memainkan klitorisnya sedangkan tangan kanan
memilin puting merah merekah itu dengan perlahan seperti orang yang mencari siaran radio, desahan dan gelinjangan dari tubuh tari
pun semakin menjadi-jadi kepala tari pun menonggak keatas menikmatinya lalu desahan desahan itu menggema diseluruh kamar ..
"emm..ohhh..
okhh..yeahh..uhh..".
ray pun mulai menyadari sepertinya taripun sudah mau mencapai puncaknya kenikmatan orgasme yang tinggi karena terasa
semakin banyak cairan yang dia rasakan saat memainkan klitoris tari namun ray menambah speed nya menusuk nusuk lebih cepat dan keras dengan tangannya
lalu ray pun mengulum lebih cepat pada puting merah merekah itu begitu juga dengan tangan satunya memilin milin keras tanpa belas kasihan .
"hoo..okkhh..okh
emm..uhhh..aku..m..au..kelu.arr..akhh.".
tari pun semakin tak kuasa menahan orgasmenya yang meledak ledak mulai mendorongnya seperti ingin
meledakan bagai krakatau.. kemudian ray menyudahi double attack itu pada tari dan membuka cdnya kemudian mencuatkan
laras panjang milik ray langsung saja diarahkannya batang kemaluan itu kememiay tari tak ada halangan atau kendala dengan pelan tapi pasti memasuki
setiap inci batang kemaluan ray kedalam memiay dinda yang hampir meledak mencapai puncak orgasme ..
BLESS..
masuklah seluruh batang kemaluan ray dengan speed low/rendah dia menggenjot memiay dinda perlahan
ingin menikmati h
isapan dan denyutan memiay dinda/tari yang kuat mencengkram kuat batang kemaluannya membuat ray mengerang..
"erghh..mans..tap..".
terus naik speed genjotan ray sekarang speed medium
membuat desahan tari keluar lagi dari mulutnya karena
tadi sempat terhenti dispeed genjotan low tadi ..
"uuuhh..emm..
yea..hh..uhh..em..hmm"
lalu ray mencoba genjotan patah-patah jadi dia akan menghujam kuat memiay tari kemudian
berhenti kemudian menghujam lagi dengan keras lalu terhenti lagi seperti itu berulang ulang dan hasilnya luar biasa
membuat tari terpekik namun nikmat ..
"huukhh..uhh..ahhh..
huuhh..aiihh..ahh..hukhh..emm..".
terus lah sekarang it's show time kecepatan genjotan
expert pun dimulai sebelum itu dia meminta izin terlebih dulu..
"sayang.. siap-siap yah aku akan menghujam cepat sekali..".
ujar ray akan melakukan genjotan expert keahliannya.
lalu dimulailah karena tari hanya mengangguk saja
karena tak bisa berkata apa-apa karena mungkin memang
dia membisu sementara hanya bisa mendesah nikmat yang keluar dari mulutnya itu,
terus lah menggenjot dan menghujam penuh. speed expert lalu seperti biasa tari kualahan
menghadapi hujaman ray yang sungguh memabukan seperti ganja ditubuhnya membuat tubuhnya
melayang-layang dengan desahannya pun membuat seisi kamar ini menggema lalu bunyi irama paha ray membentur paha tari pun
membuat persetubuhan ini makin nikmat mengejar nafsu yang membuat mereka berdua dalam awang desir kenikmatan ..
"ukhh..hah..uhhh..
he-eh..ehh..uhh..emm..".
desahan pun terus keluar dari mulut tari membuat seisi ruangan menggetar menggidik mengejar nafsu gelombang
orgasme tari, kemudian tangan ray pun menjamah buah dada yang bergoyan-goyang seirama dengan menggelinjang dan genjotan lalu memilinnya, kemudian tanpa ada
perlawanan sepertinya tari tak bisa berkata apa-apa selain desahan lalu dia sudah diujung orgasmenya siap meledak namun genjotan expert dari itu
sungguh luar biasa tak membiarkan tari menarik nafas untuk berbicara kalau dia..
"akkkhh..he-akhh..
keluar..uhh..".
akhirnya orgasmenya pun meledak badan tari pun sempat menghentak tinggi keatas
menikmati orgasmenya, ray pun hanya bisa diam saja memberi waktu untuk pujaan hatinya itu. kemudian tanpa
sadar memiay tari pun seperti memelintir, mencengkramnya kuat sekali seperti tidak mau melepaskan. juga denyutan didalam memiay itu
seperti memijit mijit setiap inci batang kemaluan ray ..
"eerrrgghh..ekhh..".
erangan ray pun mencuat saat dia membenamkan batang itu sepertinya dia juga ingin mencapai birahinya
digenjot lagi tubuh tari namun kali ini kaki tari melingkar dipinggang ray, terus ..terus dan pada puncaknya
seperti ada dorongan kuat yang membuat ray tak kuasa menahannya dihujamnya memiay tari dalam dalam lalu..
"arkhhh..keluar..uh..".
sperma dalam jumlah banyak menyembur kedalam memiay dinda/tari lalu mencabutnya batang kemaluan itu dan
ambruk lah ray disamping tari lalu dengan tenaga yang ada tari pun memeluk ray orang yang sangat dia cintai.
sementara ray masih menatap wajahnya tari yang sudah tertidur mengenang hari-hari yang mereka lewati sungguh begitu
berat hingga sampai sekarang seorang dinda harus menjalani hidupnya yang baru sebagai tari subroto dengan tidak untuk mengenang
masa lalu yang pahit terus melihat ke depan menghadapi semua rintangan yang menghadang didepan. melewatinya bersama bersama ray
pujaan hatinya karena hati dinda hanya untuk 1 orang yaitu ray meskipun diri dinda sudah tenggelam oleh kecelakaan naas itu.yang ray pikirkan hanyalah dinda yang telah berubah menjadi tari
dan apapun yang terjadi tari adalah tari dengan hati yang mencintainya, menghilanglah
masa lalu dan ucapkan selamat datang pada masa yang baru .. bagi mereka berdua.
*The End*.
